Site icon PINTERpandai

Gusi Bengkak (Gingivitis) – Gusi Berdarah dan Penyakit Periodontal (Penyakit Gusi) – Penjelasan, Pengobatan, Penyebab dan Pencegahan

Gusi bengkak berdarah penyakit gingivitis

Gusi Bengkak (Gingivitis) - Gusi Berdarah dan Penyakit Periodontal (Penyakit Gusi) - Penjelasan, Pengobatan, Penyebab dan Pencegahan

Gusi Bengkak (Gingivitis): Penyebab, Gejala, Obat, dan Cara Mengatasinya

Gusi bengkak (gingivitis) adalah peradangan pada gusi (jaringan gingiva) yang biasanya terjadi karena penumpukan plak di sekitar garis gusi. Kondisi ini sering membuat gusi merah, nyeri ringan, mudah berdarah saat menyikat gigi atau flossing.

Kabar baiknya: gingivitis umumnya bisa pulih bila ditangani lebih awal dengan pembersihan plak/karang gigi dan kebiasaan perawatan mulut yang benar. Namun jika dibiarkan, gingivitis bisa berkembang menjadi periodontitis (infeksi gusi yang lebih berat) yang dapat merusak jaringan penyangga gigi dan membuat gigi goyang atau tanggal putus).


Gejala gusi bengkak (gingivitis)

Gejala bisa ringan sampai jelas. Yang paling sering:

Jika ada nanah, nyeri berdenyut kuat, bengkak menyebar ke pipi, atau demam, itu bisa menandakan infeksi yang lebih serius dan perlu dinilai dokter gigi segera.


Penyebab paling umum: plak dan karang gigi

Penyebab utama gingivitis adalah plak (lapisan lengket berisi bakteri dan sisa makanan) yang menempel di gigi dan garis gusi. Bila plak tidak dibersihkan tiap hari, ia bisa mengeras menjadi karang gigi (tartar/kalkulus) dan hanya bisa dibersihkan dengan tindakan profesional oleh dokter gigi atau dental hygienist.

Faktor yang meningkatkan risiko gusi bengkak


Bedanya gingivitis vs periodontitis

Gingivitis = peradangan gusi tahap awal. Biasanya belum merusak tulang dan masih bisa pulih dengan perawatan yang tepat.

Periodontitis = tahap lanjut. Terjadi kerusakan jaringan penyangga gigi dan dapat menyebabkan kantong gusi makin dalam, gigi goyang, hingga kehilangan gigi.

Ringkasnya:
Gingivitis = gusi meradang (reversible).
Periodontitis = infeksi + kerusakan penyangga gigi (lebih serius).

Diagnosis: apa yang dilakukan dokter gigi?

Dokter gigi biasanya akan:


Pengobatan gingivitis (yang paling efektif)

1) Pembersihan profesional (scaling)

Langkah utama untuk menghentikan gingivitis adalah membersihkan plak dan karang gigi secara menyeluruh. Karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan sikat gigi di rumah.

2) Perawatan harian di rumah (kunci supaya tidak kambuh)

3) Obat kumur: kapan perlu?

Beberapa kondisi memerlukan obat kumur antiseptik (misalnya chlorhexidine) untuk jangka pendek. Ini bisa membantu menurunkan plak/gingivitis, namun sebaiknya atas arahan tenaga kesehatan karena dapat menyebabkan noda pada gigi dan perubahan rasa bila dipakai lama.

Ulat Gigi – Apa yang Menyebabkan Anda Mengalami Sakit Gigi?


Cara aman di rumah untuk meredakan gusi bengkak

Ini langkah sederhana yang umumnya aman:

Catatan penting: bahan yang bersifat asam/iritatif (misalnya lemon), atau menempelkan bahan tertentu langsung ke gusi dapat memperparah iritasi pada sebagian orang. Jika ragu, pilih cara yang aman di atas dan periksa ke dokter gigi.

Kapan harus segera ke dokter gigi?


Pencegahan gusi bengkak (supaya tidak kambuh)


Kasus gusi bengkak (gingivitis) yang parah. Sumber foto: Wikimedia Commons


Sumber tepercaya


Disclaimer: Artikel ini edukasi, bukan pengganti konsultasi dokter gigi. Jika Anda mengalami nyeri berat, bengkak menyebar, demam, atau ada nanah, segera periksa.

Penyakit dari A – Z – Daftar Lengkap, Nama, Jenis, Solusi, Pencegahan, Saran

Exit mobile version