Site icon PINTERpandai

Kolose (Epistle to the Colossians) Pasal 1-4

Kolose, Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose (Epistle to the Colossians) Pasal 1-4

Surat Paulus untuk jemaat Kolose menggambarkan secara keseluruhan pemahaman teologi untuk menolong pembacanya menemukan manusia yang asli dan kematangan spiritual yang seesuai dengan keinginan Tuhan untuk umat-Nya.

Tuhan itu memberikan penghakiman yang adil dan bijaksana. Dia mengutus Anak-Nya untuk mencapai pendamaian. Yesus yang menangani dosa manusia dengan mati di kayu salib agar kehidupan yang diberikan kepada umat-Nya.

Hidup umat yang benar yang diungkapkan melalui hidup yang benar. Hal ini ditunjukkan melalui ungkapan iman percaya mereka dan dengan dibaptis di dalam Yesus Kristus.

Paulus di dalam suratnya ini pada intinya hendak menyuarakan pemahamannya akan beberapa tema teologi terbesar.

Adanya makna yang ditujukan kepada gereja.[8] Roh Kudus dan gereja terletak jejak-jejak yang dapat membantu pemahaman tentang bagaimana membawa pesan teks kuno ke dalam situasi sekarang ini. Paulus bermaksud agar suratnya dibaca di dalam gereja (4:16).

Hal ini pula mengingatkan gereja bahwa gereja tidak dapat memahami surat-surat Paulus tersebut secara murni. Setiap orang Kristen yang dewasa bertanggung jawab terhadap iman percayanya. Tetapi kebenaran Kristen tetap menjadi milik bersama.

Paulus menulis surat ini untuk memastikan jemaat di kolose adalah warga Kerajaan Allah. Tidak ada keraguan atas pernyataan ini menjadi bukti iman kepada Kristus. Menurut Paulus, gereja adalah tubuh Kristus dan memiliki tugas untuk bersaksi bagi dunia tentang Kerajaan Allah.

Berikut adalah garis-garis besar dari Kitab Kolose:

1. Pembukaan Surat (1:1-2)

2. Perkenalan Paulus dan Tujuannya

3. Permohonan kepada Orang Kristen agar Dewasa (2:6-4:6)

4. Penutup Surat (4:7-18)


Pasal 1 (Total ayat 29)

1:1-2 = Salam

1) Dari Paulus, rasul Kristus Yesus sesuai dengan kehendak Allah dan dari Timotius, saudara kita dalam Kristus.

2) Kepada umat Allah, saudara-saudara yang setia dalam Kristus, yang tinggal di Kolose. Semoga Allah Bapa kita memberikan berkat dan damai sejahtera kepada kamu.

1:3-14 = Ucapan syukur dan doa

3) Kami selalu bersyukur kepada Allah, yaitu Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, apabila kami berdoa untuk kamu.

4) Kami bersyukur sebab kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan kasihmu kepada semua umat Allah.

5) Kamu mempunyai iman dalam Kristus dan kasih terhadap umat Allah sebab pengharapan yang ada padamu. Kamu tahu bahwa yang kamu harapkan tersimpan bagimu di surga. Kamu mempelajari tentang pengharapan itu ketika kamu mendengarkan ajaran yang benar, Kabar Baik

6) yang disampaikan kepadamu. Kabar Baik itu membawa berkat dan bertumbuh di mana-mana di dunia ini, seperti yang terjadi di tengah-tengahmu. Hal itu terjadi sejak kamu mendengar Kabar Baik dan mengerti tentang kebenaran anugerah Allah.

7) Kamu belajar tentang anugerah itu dari Epafras. Ia seorang hamba Kristus yang setia dan bekerja bagi kamu.

8) Epafras juga menceritakan kepada kami tentang kasih yang kamu miliki dari Roh Kudus.

9) Sejak kami mendengar kabar tentang keadaanmu, kami terus mendoakan kamu. Kami mendoakan ini untuk kamu: supaya kamu tahu dengan jelas tentang kehendak Allah, supaya dengan pengetahuanmu itu kamu juga mempunyai hikmat dan pengertian dalam hal-hal rohani;

10) supaya kamu dapat hidup dengan cara yang membawa kemuliaan bagi Tuhan, yang selalu berkenan bagi-Nya; supaya pengetahuanmu akan Allah terus bertumbuh dan menghasilkan segala macam pekerjaan yang baik

11) supaya Allah menguatkan kamu dengan kuasa-Nya sendiri yang besar itu, sehingga kamu dapat bersabar dan tidak menyerah apabila terjadi kesukaran. Kemudian kamu akan bersukacita

12) dan bersyukur kepada Bapa, yang telah membuat kamu sanggup menerima segala hal yang telah disiapkan-Nya untukmu. Bapa telah menyiapkan semuanya untuk umat-Nya yang hidup dalam terang.

13) Allah telah membebaskan kita dari kuasa kegelapan dan membawa kita ke dalam Kerajaan Anak yang dikasihi-Nya.

14) Anak itu menebus kita untuk membebaskan kita. Di dalam Dia kita menerima pengampunan atas dosa-dosa kita.

1:15-23 = Keutamaan Kristus

15) [Melihat Kristus Berarti Melihat Allah] Tidak ada orang yang dapat melihat Allah, tetapi Yesus sungguh-sungguh menyerupai Allah. Dialah yang memegang kuasa atas semua yang sudah diciptakan.

16) Segala sesuatu di surga dan di bumi dibuat dengan perantaraan-Nya, yaitu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, semua kuasa rohani, raja-raja, tuan-tuan, dan para penguasa. Segala sesuatu dibuat melalui-Nya dan untuk Dia.

17) Ia telah ada sebelum segala sesuatu dijadikan. Dan segala sesuatu terus berlangsung sebab kuasa-Nya.

18) Ia adalah kepala dari tubuh, yaitu gereja. Segala sesuatu berasal dari Dia, dan Dialah Tuhan yang dibangkitkan dari kematian, jadi dalam segala hal Yesuslah yang terpenting.

19) Allah dengan segenap diri-Nya berkenan tinggal di dalam Dia.

20) Melalui-Nya, Allah senang untuk membawa segala hal kembali kepada diri-Nya, baik yang di bumi maupun yang di surga. Allah mengadakan pendamaian dengan menggunakan darah Kristus di kayu salib.

21) Pada suatu ketika kamu telah dipisahkan dari Allah. Kamu menjadi musuh-Nya di dalam pikiranmu sebab perbuatan jahat yang telah kamu lakukan melawan-Nya.

22) Tetapi sekarang Kristus telah membuat kamu menjadi teman Allah kembali. Ia melakukan hal itu dalam tubuh jasmani-Nya dengan kematian-Nya. Ia melakukan itu agar dapat membawa kamu kepada Allah. Ia membawa kamu kepada Allah sebagai manusia yang suci, tidak bersalah, dan tanpa ada sesuatu yang menyebabkan Allah dapat menyatakan kamu bersalah.

23) Ia akan melakukan hal itu jika kamu mau terus percaya kepada Kabar Baik yang telah kamu dengar. Kamu harus tetap kuat dan teguh di dalam imanmu. Kamu jangan pindah dari pengharapan yang telah diberikan oleh Kabar Baik. Kabar Baik yang sama telah diberitakan kepada semua orang di dunia ini. Aku, Paulus, menolong dalam pemberitaan Kabar Baik.

1:24 – 2:5 = Pelayanan dan penderitaan Paulus

24) [Pekerjaan Paulus untuk Gereja] Di dalam penderitaanku karena kamu, aku tetap bersukacita. Ada banyak hal yang harus diderita oleh Kristus melalui tubuh-Nya, yaitu gereja. Aku menerima bagianku dalam penderitaan karena tubuh-Nya. Aku menerima penderitaan itu dalam tubuhku.

25) Aku menjadi hamba gereja sebab Allah memberi kepadaku pekerjaan yang harus kulakukan untuk menolongmu. Pekerjaanku adalah memberitakan ajaran Allah.

26) Ajaran itu adalah rahasia kebenaran yang tersembunyi sejak permulaan zaman. Kebenaran itu dahulu tersembunyi bagi semua orang, tetapi sekarang sudah ditunjukkan kepada umat Allah.

27) Allah telah memutuskan untuk memberitahukan kepada umat-Nya tentang kekayaan dan kemuliaan kebenaran itu. Kebenaran yang besar itu untuk semua orang. Kebenaran itu adalah Kristus sendiri, yang ada di dalam kamu. Dialah satu-satunya pengharapan kita akan kemuliaan.

28) Jadi, kami terus memberitakan Kristus kepada setiap orang. Kami menggunakan semua hikmat untuk menguatkan setiap orang dan mengajarnya. Kami berusaha membawa setiap orang kepada Allah seperti orang yang telah bertumbuh untuk mencapai kedewasaan secara rohani dalam Kristus.

29) Untuk melakukan hal itu, aku bekerja dan berjuang menggunakan kekuatan yang diberikan Kristus kepadaku. Kekuatan itu bekerja di dalam hidupku.


Pasal 2 (Total ayat 23)

1) Aku ingin supaya kamu tahu, bahwa aku berusaha dengan keras menolongmu. Dan aku juga berusaha menolong orang-orang di Laodikia dan orang lain yang belum pernah bertemu dengan aku.

2) Aku ingin supaya mereka dikuatkan dan dipersatukan dengan kasih. Aku ingin supaya mereka mempunyai kepercayaan yang teguh, yang berasal dari pengertian. Maksudku, aku ingin supaya mereka sungguh-sungguh mengerti rahasia kebenaran yang sudah dinyatakan Allah. Kebenaran itu adalah Kristus sendiri.

3) Dalam Kristus semua harta dari kebijaksanaan dan pengetahuan tersimpan dengan aman.

4) Aku mengatakan itu kepadamu supaya tidak ada orang yang dapat menipumu dengan menceritakan pikiran yang tampaknya baik, padahal salah.

5) Aku tidak bersama kamu di sana, tetapi hatiku bersama kamu. Aku bersukacita melihat hidupmu yang baik dan imanmu yang teguh dalam Kristus.

6) [Hidup dalam Kristus] Kamu sudah menerima Kristus Yesus, Tuhan itu, jadi teruslah hidup dengan mengikut Dia tanpa mengubah sesuatu.

7) Kamu harus bergantung kepada-Nya saja sebab hidup dan kekuatan berasal dari Dia. Kepada kamu sudah diajarkan tentang kebenaran. Kamu harus terus yakin akan kebenaran pengajaran itu, dan selalu bersyukur.

8) Pastikan bahwa tidak ada orang yang membawa kamu pergi dengan pikiran yang salah dan perkataan yang tidak berarti. Pikiran itu berasal dari manusia, bukan dari Kristus. Pikiran itu adalah pikiran manusia di dunia ini yang tidak berarti.

9) Di dalam Kristuslah berdiam segenap diri Allah, bahkan di dalam hidup Kristus di dunia.

10) Dan di dalam Kristus kamu penuh. Kamu tidak memerlukan apa-apa lagi. Kristuslah Kepala atas segala pemerintah dan penguasa.

11) Di dalam Dia kamu telah menerima sunat yang berbeda. Sunat itu tidak dilakukan dengan tangan manusia. Maksudku, kamu sudah dibebaskan dari kuasa dirimu yang berdosa itu. Itulah jenis sunat yang dilakukan-Nya.

12) Hal itu telah terjadi ketika kamu dibaptis, dan hidupmu yang lama sudah mati, dan kamu telah dikubur bersama Dia. Di dalam baptisan itu kamu telah dibangkitkan dengan Kristus sebab kamu percaya akan kuasa Allah. Kuasa Allah telah dinyatakan ketika Ia membangkitkan Kristus dari kematian.

13) Kamu sudah mati secara rohani karena dosamu dan karena kamu belum dibebaskan dari kuasa dirimu yang berdosa. Allah telah membuat kamu hidup bersama Kristus. Dan Dia telah mengampuni semua dosa kita.

14) Kita telah berutang sebab kita telah melanggar hukum-hukum-Nya. Dalam utang itu tercatat semua hukum yang telah gagal kita lakukan, tetapi Ia telah menyelesaikan utang kita dan mengambil semua utang itu dan memakukannya pada kayu salib.

15) Ia telah mengalahkan para pemerintah dan penguasa rohani. Dengan salib, Allah telah menerima kemenangan dan mengalahkan para pemerintah dan penguasa rohani itu. Ia menunjukkan kepada dunia bahwa mereka itu tidak berkuasa sama sekali.

16) [Jangan Tunduk kepada Peraturan Manusia] Jangan biarkan orang lain menghakimi kamu tentang makanan dan minuman, atau tentang hari-hari raya, perayaan-perayaan bulan baru, atau hari-hari Sabat.

17) Dahulu hal itu seperti bayangan dari yang akan datang. Tetapi hal-hal baru yang seharusnya telah datang, sekarang ditemukan di dalam Kristus.

18) Beberapa orang senang berbuat seakan-akan mereka rendah hati dan suka menyembah malaikat. Mereka selalu membicarakan tentang penglihatan yang telah dilihatnya. Jangan biarkan mereka mengatakan, “Kamu tidak melakukan hal itu, jadi kamu bersalah.” Mereka penuh dengan kesombongan yang kosong sebab mereka hanya memikirkan pikiran manusia, bukan pikiran Allah.

19) Mereka tidak lagi di bawah pengawasan Kristus selaku Kepala. Seluruh tubuh sebenarnya bergantung pada Kristus. Karena Kristus, maka seluruh anggota tubuh saling memperhatikan dan saling menolong. Itulah yang memperkuat tubuh dan mempersatukannya. Dengan demikian, tubuh bisa bertumbuh sesuai dengan yang diinginkan Allah.

20) Kamu sudah mati bersama Kristus dan sudah dibebaskan dari semua yang mempengaruhi dunia ini. Jadi, mengapa kamu masih berbuat seakan-akan kamu masih milik dunia ini? Maksudku, mengapa kamu masih mengikuti peraturan seperti berikut:

21) “Jangan makan ini”, “Jangan cicipi itu”, “Jangan sentuh itu”?

22) Peraturan itu hanya membicarakan hal-hal duniawi yang lenyap setelah dipakai. Peraturan itu hanya perintah dan ajaran dari manusia.

23) Peraturan itu seakan-akan sangat bijaksana, tetapi itu hanyalah ibadat yang dibuat manusia untuk membuat orang seakan-akan rendah hati dan memaksa mereka menyiksa tubuhnya sendiri. Tetapi peraturan itu tidak menolong orang untuk berhenti melakukan yang jahat untuk memuaskan dirinya yang berdosa.

Pasal 3 (Total ayat 25)
1) [Hidup Baru dalam Kristus] Kamu telah dibangkitkan dari kematian bersama Kristus, maka berusahalah menerima yang di surga. Maksudku ialah hal-hal di tempat Kristus, yaitu di tempat yang paling terhormat di surga.

2) Pikirkanlah hanya yang di surga, bukan yang di bumi.

3) Dirimu yang berdosa sudah mati, dan hidupmu yang baru tersembunyi bersama Kristus dalam Tuhan.

4) Kristus adalah hidupmu. Apabila Ia datang kembali, kamu pun akan turut ambil bagian dalam kemuliaan-Nya.

5) Buanglah semua kejahatan dari hidupmu: dosa percabulan, perbuatan yang jahat, hawa nafsu, keinginan yang jahat, dan kerakusan. Hal itu sebenarnya serupa dengan penyembahan berhala.

6) Itu membuat Allah marah [terhadap orang yang tidak taat.]

7) Dahulu kamu juga melakukan hal itu ketika kamu masih hidup seperti itu.

8) Tetapi sekarang buanglah ini dari hidupmu: marah, geram, melakukan atau mengatakan yang menyakiti orang lain, dan bicara dengan menggunakan kata-kata yang jahat.

9) Jangan saling berdusta sebab kamu sudah meninggalkan hidupmu yang lama, yang berdosa, dan yang kamu lakukan pada masa lampau,

10) kamu telah memulai hidup yang baru. Dalam hidupmu yang baru itu, kamu terus dijadikan baru dan menjadi sama seperti Dia yang telah menjadikan kamu. Hidup yang baru itu membawa kamu kepada pengetahuan yang murni tentang Allah.

11) Dalam hidup yang baru tidak ada perbedaan antara orang Yunani dan Yahudi. Tidak ada perbedaan antara orang yang bersunat dan yang tidak disunat, atau orang yang tidak terpelajar, atau orang biadab. Tidak ada perbedaan antara hamba dan orang bebas. Dan Kristuslah segala-galanya, itulah yang penting.

12) [Hidup Baru Bersama Orang Lain] Allah telah memilih kamu dan menjadikan kamu umat-Nya. Ia mengasihimu, jadi lakukanlah ini senantiasa: Tunjukkan kemurahan hati kepada orang lain, berbaik hatilah, rendah hati, lemah-lembut, dan sabar.

13) Janganlah marah satu sama lain, tetapi saling memaafkanlah. Jika orang lain melakukan kesalahan kepadamu, ampunilah mereka, sebab Tuhan juga telah mengampunimu.

14) Lakukanlah segala sesuatu, tetapi yang terpenting adalah saling mengasihi. Kasih yang mempersatukan kamu semua dengan sempurna.

15) Biarlah damai sejahtera yang diberikan Kristus menguasai pikiranmu. Kamu semua telah dipanggil bersama-sama dalam satu tubuh untuk menerima damai sejahtera. Bersyukurlah senantiasa.

16) Hendaklah firman Kristus tinggal di dalam kamu secara melimpah sehingga kamu dapat dengan segala hikmat mengajar dan menasihati satu sama lain. Nyanyikanlah mazmur, kidung pujian, dan lagu-lagu rohani dengan penuh rasa syukur dalam hatimu kepada Allah.

17) Semua yang kamu katakan dan lakukan, hendaklah kamu lakukan bagi Yesus, Tuhanmu. Dan di dalam semua perbuatanmu, bersyukurlah kepada Allah Bapa melalui Yesus.

18) [Hidup Baru di Tengah-tengah Keluarga] Para istri, layanilah suamimu dengan sungguh-sungguh. Itulah hal yang benar bagi pengikut Tuhan.

19) Para suami, kasihilah istrimu dan bersikap lembutlah kepada mereka.

20) Anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal. Hal itu menyenangkan Tuhan.

21) Para bapa, jangan keras terhadap anak-anakmu. Jika kamu keras, mereka akan berhenti berusaha.

22) Para hamba, taatilah tuanmu dalam segala hal. Taatlah setiap waktu, bahkan juga pada saat tuanmu tidak melihatmu. Lakukanlah itu bukan untuk menyenangkan mereka, tetapi dengan tulus hati, sebab kamu menghormati Tuhan.

23) Dalam semua yang kamu perbuat, perbuatlah dengan sebaik-baiknya. Bekerjalah seakan-akan kamu bekerja untuk Tuhan, bukan untuk manusia.

24) Ingatlah bahwa kamu akan menerima upah dari Tuhan. Dia akan memberi kepadamu yang telah dijanjikan-Nya kepada umat-Nya. Kamu melayani Tuhan Kristus.

25) Ingatlah bahwa setiap orang yang melakukan kesalahan akan dihukum karena kesalahan itu. Dan Tuhan memperlakukan yang sama terhadap setiap orang.

Pasal 4 (Total ayat 18)
1) Para majikan, berikanlah yang baik dan pantas kepada para hambamu. Ingatlah bahwa kamu juga mempunyai Tuan di surga.

2) [Hal-hal yang Harus Dilakukan] Berdoalah senantiasa. Dan bila kamu berdoa, selalulah mengucap syukur kepada Allah.

3) Berdoalah juga untuk kami supaya Allah memberi kesempatan kepada kami untuk memberitakan Kabar Baik kepada orang. Sebab hal itulah aku sekarang berada di penjara. Dan berdoalah supaya kami dapat terus memberitakan rahasia kebenaran yang telah dinyatakan Allah tentang Kristus.

4) Berdoalah supaya aku dapat membuat kebenaran itu jelas bagi orang. Itulah yang harus kulakukan.

5) Bijaksanalah dalam tindakanmu terhadap orang yang tidak percaya. Gunakan waktumu dengan sebaik-baiknya.

6) Bila kamu berbicara, kamu harus selalu baik dan bijaksana. Dengan demikian, kamu tahu cara menjawab setiap orang.

7) [Orang-orang yang Bersama Paulus] Tikhikus adalah saudaraku yang terkasih dalam Kristus. Ia penolong yang setia dan melayani Tuhan bersamaku. Ia akan menceritakan kepadamu semua yang terjadi terhadap aku.

8) Itulah sebabnya, aku mengutusnya. Aku mau supaya kamu tahu keadaan kami. Dan aku mengutusnya untuk menguatkan kamu.

9) Aku juga mengutus Onesimus bersama dia. Onesimus adalah saudara yang setia dan terkasih dalam Kristus. Ia berasal dari kelompokmu. Tikhikus dan Onesimus akan menceritakan kepada kamu semua yang telah terjadi di sini.

10) Aristarkhus mengirim salam kepada kamu. Ia sedang di penjara bersamaku. Dan Markus, kemenakan Barnabas juga mengirim salam. Aku sudah mengatakan kepadamu yang harus kamu lakukan terhadap Markus. Sambutlah dia apabila ia datang.

11) Yesus, yang juga disebut Yustus, juga mengirim salam kepadamu. Merekalah orang Yahudi yang percaya, yang bekerja bersamaku untuk Kerajaan Allah. Mereka sangat menghibur aku.

12) Epafras juga mengirim salam. Ia adalah hamba Kristus Yesus. Ia juga berasal dari kelompokmu. Ia selalu mendoakan kamu supaya kamu bertumbuh dan kerohanianmu menjadi dewasa, dan memiliki semua yang diinginkan Allah untuk kamu.

13) Aku tahu bahwa ia telah bekerja keras untuk kamu dan untuk orang-orang di Laodikia dan di Hierapolis.

14) Demas dan saudara kita Lukas, seorang dokter, juga mengirim salam kepadamu.

15) Sampaikan salam kepada saudara-saudara seiman di Laodikia. Juga salam untuk Nimfa dan jemaat yang berkumpul di rumahnya.

16) Setelah surat ini dibacakan kepada kamu, tolong kirimkan juga untuk dibacakan kepada jemaat di Laodikia. Dan surat yang telah kutulis kepada jemaat Laodikia, juga dibacakan kepada kamu.

17) Katakan kepada Arkhippus, “Perhatikanlah supaya tugas pelayanan yang engkau terima dalam Tuhan, dapat engkau selesaikan.”

18) Aku Paulus, mengirim salam dan menulisnya dengan tanganku sendiri. Ingatlah aku yang masih berada di penjara. Semoga Allah memberikan berkat kepada kamu.

Exit mobile version