Site icon PINTERpandai

Senyawa Alifatik dan Siklik – Senyawa Organik – Penjelasan dan Contoh

Senyawa Alifatik dan Siklik - Penjelasan dan Contoh

Senyawa Alifatik dan Siklik - Penjelasan dan Contoh

Penjelasan Senyawa Alifatik

Senyawa alifatik adalah senyawa yang terbentuk dari ikatan karbon dan hidrogen terbagi menjadi 2 bagian, yaitu senyawa siklik dan senyawa alifatik.

Alifatik (bahasa Yunani: aleiphar, berarti minyak atau lemak) adalah senyawa organik yang tidak mempunyai gugus fenil (bahasa Inggris: aromatic ring). Senyawa alifatik dapat berupa:

atau:

Pada senyawa alifatik, atom karbon dapat saling mengikat dalam bentuk rantai lurus bercabang maupun bercabang, atau cincin non aromatik (alisiklik), dengan ikatan tunggal, ganda dan 3 ikatan kovalen (stabilitas tarikan dan tolakan yang terbentuk di antara atom-atom ketika mempergunakan bersama elektron dikenal sebagai ikatan kovalen). Ikatan kovalen dapat mengikat unsur lain selain hidrogen, antara lain oksigen, nitrogenbelerangklor.

Pada umumnya senyawa alifatik mudah terbakar (bahasa Inggris: flammable) sehingga sering digunakan sebagai bahan bakar, seperti metana untuk bahan bakar kompor dan asetilen untuk pengelasan (bahasa Inggris: welding).

Contoh senyawa alifatik

Kelompok terpenting dalam senyawa alifatik adalah:

Contoh-contoh penting dari senyawa alifatik molekul rendah dapat ditemukan dalam daftar di bawah ini (diurutkan berdasarkan jumlah atom karbon):

Rumus kimia Nama Nomor CAS Rumus struktural Klasifikasi kimia
CH4 Metana 74-82-8 Alkana
C2H2 Etina 74-86-2 Alkuna
C2H4 Etena 74-85-1 Alkena
C2H6 Etana 74-84-0 Alkana
C3H4 Propuna 74-99-7 Alkuna
C3H6 Propena Alkene
C3H8 Propana Alkane
C4H6 1,2-Butadiena 590-19-2 Diena
C4H6 1-Butuna Alkuna
C4H8 Butena e.g.  Alkena
C4H10 Butana Alkana
C6H10 Sikloheksana 110-83-8 Sikloalkena
C5H12 n-pentana 109-66-0 Alkana
C7H14 Sikloheptana 291-64-5 Sikloalkana
C7H14 Metilsikloheksana 108-87-2 Sikloheksana
C8H8 Oktana 277-10-1 Siklobutana
C9H20 Nonana 111-84-2 Alkana
C10H12 Disiklopentadiena 77-73-6 Diena, Sikloalkena
C10H16 Felandrena 99-83-2 Terpena, Diena Sikloalkena
C10H16 α-Terpinena 99-86-5 Terpena, Sikloalkena, Diena
C10H16 Limonena 5989-27-5 Terpena, Diena, Cycloalkena
C11H24 Undecana 1120-21-4 Alkana
C30H50 Squalena 111-02-4 Terpena, Poliena
C2nH4n Polietilena 9002-88-4 Alkana
Senyawa alifatik / non-aromatik asiklik (butana). Sumber foto: Wikimedia Commons

Senyawa Siklik

Rantai siklik (bahasa Inggris: cyclic compound) dalam kimia menunjukkan rumus bangun senyawa atau gugus yang memiliki rantai karbon tertutup, baik berbentuk lingkaran maupun cincin.

Penggunaannya dikontraskan dengan rantai alifatik. Senyawa siklik terbagi menjadi:

Perbedaan Antara Senyawa Aromatik dan Alifatik

Hidrokarbon alifatik dan aromatik adalah senyawa organik yang terbuat dari hanya atom karbon dan hidrogen. Senyawa-senyawa ini dapat ditemukan terutama dalam minyak mentah dan gas alam.

Perbedaan utama antara hidrokarbon alifatik dan aromatik adalah bahwa hidrokarbon alifatik memiliki rasio karbon-ke-hidrogen yang tinggi sedangkan hidrokarbon aromatik memiliki rasio karbon-terhadap-hidrogen yang lebih sedikit.

Contoh Soal dan Jawaban Senyawa Alifatik dan Siklik 

1. Alkana tergolong senyawa hidrokarbon…

A) alifatik jenuh
B) alifatik tidak jenuh
C) alisiklik tidak jenuh
D) aromatik
E) parafin siklik tidak jenuh

Jawab : a
Senyawa hidrokarbon hanya mempunyai 1 rangkap sehingga dikatakan alifatik jenuh.

2. Rumus kimia dari Butana adalah…

A) CH6
B) C3H8
C) C4H10
D) C2H6
E) C1H6

jawab : C

Butana mempunyai 4 atom karbon dan 10 atom hidrogen.

3. Rumus kimia dari Metana adalah…

A) CH4
B) CH6
C) C2H6
D) C2HO
E) C1HO

Jawab: A
Metana mempunyai 1 atom karbon dan 4 atom hidrogen.

4. Senyawa di bawah ini yang termasuk gugusan Alkana adalah:

A) C4H10
B) C5H10
C) C3H6
D) C2H2
E) C3H2

Jawaban :A                                        

a.)    C4H10

CH3─CH2─CH2─CH3

 n-butana

Tak memiliki ikatan rangkap, mempunyai beda CH2, maka termasuk Alkana

b.)     C5H10

CH2=CH─CH2─CH2─CH3

1-n-pentena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2 maka BUKAN termasuk Alkana

c.)     C3H8

CH2=CH2─CH3

n-propena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2 maka BUKAN termasuk Alkana

d.)    C2H2

CH2=CH2

Etena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2, maka BUKAN termasuk Alkana

e.)     C3H4

CH=C─CH3

1-propuna

Memiliki ikatan rangkap, mempunyai beda CH2, maka BUKAN termasuk Alkana

Senyawa di bawah ini yang termasuk gugusan Alkana adalah:

a) C4H10
b) C5H10
c) C3H6
d) C2H2
e) C3H2

Jawaban :A                                        

a.)    C4H10

CH3─CH2─CH2─CH3

 n-butana

Tak memiliki ikatan rangkap, mempunyai beda CH2, maka termasuk Alkana

b.)     C5H10

CH2=CH─CH2─CH2─CH3

1-n-pentena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2 maka BUKAN termasuk Alkana

c.)     C3H8

CH2=CH2─CH3

n-propena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2 maka BUKAN termasuk Alkana

d.)    C2H2

CH2=CH2

Etena

Memiliki ikatan rangkap,tidak mempunyai beda CH2, maka BUKAN termasuk Alkana

e.)     C3H4

CH=C─CH3

1-propuna

Memiliki ikatan rangkap, mempunyai beda CH2, maka BUKAN termasuk Alkana

Bacaan Lainnya

Exit mobile version