Gajah dapat mendeteksi hujan dari jarak 240 km

1 min read

Gajah dapat mendeteksi hujan

Gajah dapat mendeteksi hujan dari jarak 240 km

Para peneliti yang bekerja di Namibia (Afrika bagian barat daya) melacak gajah & hujan selama beberapa tahun. Mereka menemukan gajah yang jelas dapat mendeteksi kejadian hujan dari jarak yang jauh & yang dimana hujan sedang bergerak ke arah mereka.

Peneliti

Untuk mencari tahu mengapa, peneliti menempatkan perangkat pelacakan GPS pada 14 gajah, masing-masing anggota dari kawanan yang berbeda bergerak di bagian yang berbeda dari daerah, selama periode 2002 hingga 2009, dilaporkan oleh « phys.Org ».

Pelacakan

Mereka juga melacak hujan menggunakan data satelit cuaca. Dengan menganalisis data dari kedua sumber tim mampu melihat bahwa perubahan mendadak dalam migrasi gajah-gajah ke arah hujan yang akan tiba.

Apa yang begitu mengejutkan adalah bagaimana gajah mampu bergerak menuju hujan yang masih sangat jauh, kadang-kadang jauh seperti 240 km, kata para peneliti.
Para peneliti tidak bisa menentukan bagaimana gajah dapat mendeteksi curah hujan, tetapi menduga bahwa mereka mungkin bisa mendengarnya – baik gemuruh guntur atau hujan benar-benar jatuh ke tanah.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa gajah dapat mendengar suara frekuensi sangat rendah (yang dapat membawa untuk jarak yang sangat jauh) & juga menggunakannya sebagai sarana komunikasi antara anggota kawanan mereka.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE.
Sumber bacaan: Phys.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *