fbpx

Ledakan Bintang Di Galaksi Disebut Supernova – Apa Penyebabnya?

Ledakan Bintang Di Galaksi Disebut Supernova

Supernova adalah bintang yang telah meledak di akhir hidupnya.


Peristiwa Supernova

Peristiwa ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang & bahkan bisa juga kecemerlangannya bisa-bisa mencapai ratusan juta kali cahaya semula bintang tersebut, beberapa minggu / bulan sebelum suatu bintang mengalami supernova, bintang tersebut akan melepaskan energi yang setara dengan energi matahari yang dilepaskan matahari seumur hidupnya.

Ledakan ini meruntuhkan sebagian besar material bintang dengan kecepatan 30.000 km/detik (10% kecepatan cahaya) & juga melepaskan gelombang kejut yang mampu memusnahkan medium antar-bintang.


Penyebab Supernova

Dapat terjadi ketika inti dari sebuah bintang masif runtuh atau ketika katai putih (white dwarf in a binary system) dalam sistem bintang biner (yang terdiri dari 2 bintang yang terikat secara gravitasi satu sama lain di dalam sebuah orbit mengelilingi sebuah titik pusat massa bersama) menyerap terlalu banyak materi dari pendampingnya dan keruntuhan gravitasi dipicu. Dalam kedua kasus tersebut, bagian luar bintang meledak dalam pelepasan energi yang luar biasa, menghancurkan planet bintang dan menerangi langit.

 

Ledakan bintang di galaksi disebut Supernova


Bagaimana Proses Akhir Hidup Bintang?

Menjelang akhir hidup mereka, bintang kehabisan hidrogen untuk diubah menjadi helium. Bintang-bintang ini kemudian mulai membentuk unsur-unsur dari helium, seperti karbon dan oksigen. Pada hari-hari terakhirnya, sebuah bintang raksasa mengubah silikon menjadi besi.

Karena reaksi dan fusi tersebut yang menyebabkan bintang runtuh. Kemuadian bintang mengeluarkan cahaya dan energi yang sangat besar dan ini disebut supernova. Cahaya supernova yang dihasilkan oleh supernova, lebih terang dari bintang yang pernah ia miliki.


Beberapa Jenis Supernova

  • Tipe Ia
    Tidak ditemukan adanya garis spektrum (rentetan warna kontinu yang diperoleh apabila cahaya diuraikan ke dalam komponennya) Hidrogen saat pengamatan.
  • Tipe Ib/c
    Tidak ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen ataupun Helium saat pengamatan.
  • Tipe II
    Ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen saat pengamatan.
  • Hipernova
    tipe ini melepaskan energi yang amat besar saat meledak. Energi ini jauh lebih besar dibandingkan energi saat supernova tipe yang lain terjadi.


Jenis Supernova Berdasarkan Energi Ledakannya

  • Supernova Termonuklir (Thermonuclear Supernovae)
    • Berasal dari bintang yang memiliki massa yang kecil.
    • Berasal dari bintang yang telah berevolusi lanjut.
    • Bintang yang meledak merupakan anggota dari sistem bintang ganda.
    • Ledakan menghancurkan bintang tanpa sisa.
    • Energi ledakan berasal dari pembakaran Karbon (C) dan Oksigen (O).
  • Supernova Runtuh-inti (Core-collapse Supernovae)
    • Berasal dari bintang yang memiliki massa besar.
    • Berasal dari bintang yang memiliki selubung bintang yang besar dan masih membakar Hidrogen di dalamnya.
    • Bintang yang meledak merupakan bintang tunggal (seperti Supernova Tipe II), dan bintang ganda (seperti supernova Tipe Ib/c).
    • Ledakan bintang menghasilkan objek mampat berupa bintang neutron ataupun lubang hitam (black hole).
    • Energi ledakan berasal dari tekanan.

Bacaan Lainnya

 

Sumber bacaan: NASA, Reference, Institute for Advance Study

 


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

 


By | 2017-07-30T15:48:20+07:00 Mei 27th, 2015|IPA|0 Comments

Leave A Comment