Agama Konghucu aberasal dari Tiongkok daratan dan yang dibawa oleh para pedagang Tionghoa dan imigran, diperkirakan sedari abad ke-3 Masehi.

Ajaran Konfusianisme atau Kong Hu Cu (juga: Kong Fu Tze atau Konfusius) dalam bahasa Tionghoa, istilah aslinya adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur.

Dalam agama Konghucu (Rujiao) sebutan Tuhan adalah 天 TIAN (baca, Ti’en) yang berarti Satu Yang Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Esa. Dalam kitab suci agama Khonghucu 五經 Wujing (Kitab Yang Lima) ada beberapa istilah/sehutan Tuhan seperti Huang Tian, Min Tian, Shang Di dsb. Nabi Kongzi menyebutnya dengan TIAN.

Kata Bijak Konghucu (Konfusius) yang Terkenal / Famous Confucius Quotes (Indonesia – Inggris)

By | 2020-10-03T18:45:35+07:00 Oktober 3rd, 2020|AGAMA, Konghucu|

Kata Bijak Konghucu (Konfusius) yang Terkenal / Confucius Quotes Berikut adalah kata bijak Konghucu (Konfusius) yang terkenal: 1. Orang yang mengatakan dia bisa, dan orang yang mengatakan dia tidak bisa… Keduanya benar. The man who says he can, and the man who says he can not… Are both correct. 2. Hidup Anda adalah apa yang dibuat [...]

Ajaran Utama Konghucu (Konfusius / Konfusianisme) – Keyakinan dan Ajaran Konfusianisme

By | 2020-10-04T13:25:43+07:00 September 26th, 2020|AGAMA, Konghucu|

Ajaran Utama Konghucu Ajaran Konfusianisme atau Konghucu yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Temukan ajaran utama Konghucu, keyakinan dan ajaran Konfusianisme. Ajaran falsafah ini diasaskan oleh Konghucu yang dilahirkan pada tahun 551 SM Chiang Tsai yang saat itu berusia 17 tahun. Seorang yang bijak sejak masih kecil dan terkenal [...]

Konfusius (551-479 SM) – Filsuf Tiongkok

By | 2020-09-26T00:53:55+07:00 Februari 7th, 2019|AGAMA, Geografi & Sejarah, Konghucu|

Konfusius (551-479 SM) Konfusius lahir pada tahun 531 SM di negeri Lu, kini merupakan Shantung. Pengalaman hidupnya yang pahit sejak kecil lagi menyebabkannya pekaterhadap penderitaan rakyat kecil. Beliau sangat prihatin terhadap keadaan sekitarnyayang dianggapnya telah rosak dan menyedihkan. Keprihatinannya inilah mendorong semangat Konfusius melakukan perubahan dan pembaharuan, iaitu dengan mendidikmurid-murid yang kelak dapat menyediakan diri [...]