Titus (Epistle to Titus) Pasal 1-3

4 min read

Surat Paulus kepada Titus – Titus (Epistle to Titus) Pasal 1-3

Pasal 1 (Total ayat 16)
1) Dari Paulus, hamba Allah dan rasul Yesus Kristus. Aku telah dipilih dan diutus untuk menolong iman orang pilihan Allah dan untuk menolong mereka mengenal kebenaran. Dan kebenaran itu menunjukkan cara melayani Allah.

2) Iman dan pengetahuan datang dari pengharapan kita atas hidup kekal. Allah sudah menjanjikan hidup itu kepada kita sebelum permulaan zaman dan Dia tidak berdusta.

3) Pada saatnya Allah telah memberitahukan kepada dunia tentang hidup itu. Ia telah melakukannya melalui pemberitaan Kabar Baik. Dan Dia mempercayakan pekerjaan itu kepadaku. Aku memberitakan pesan itu kepada orang karena Allah Juruselamat kita yang memerintahkan aku.

4) Kepada Titus. Engkau sudah kuanggap sebagai anakku sendiri di dalam iman yang kita miliki bersama. Semoga Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, memberikan anugerah dan damai sejahtera kepadamu.

5) [Pekerjaan Titus di Kreta] Aku telah meninggalkan engkau di Kreta supaya engkau dapat menyelesaikan pekerjaan yang masih perlu dikerjakan, dan dapat menetapkan yang menjadi penatua di setiap kota.

6) Orang yang menjadi penatua, haruslah tidak bercacat. Ia hanya boleh beristri satu. Anak-anaknya juga harus orang percaya. Mereka tidak boleh dikenal sebagai anak liar dan tidak taat.

7) Seorang penatua mempunyai tugas mengurus pekerjaan Allah. Jadi, orang tidak dapat mengatakan, bahwa cara hidupnya salah. Ia tidak boleh sombong dan keras kepala, atau cepat marah, tidak minum anggur terlalu banyak. Ia bukan yang suka berkelahi dan bukan yang berusaha untuk menjadi kaya dengan menipu orang lain.

8) Seorang penatua harus siap menolong orang lain dengan menerimanya di rumahnya. Ia suka terhadap yang baik. Ia harus bijaksana dan hidup dengan benar. Ia harus berkenan pada Allah dan harus dapat menguasai dirinya sendiri.

9) Seorang penatua harus dengan setia menaati kebenaran yang kita ajarkan. Dia harus dapat menolong orang dengan ajaran yang benar. Ia juga harus dapat menunjukkan kepada yang melawan ajaran yang benar bahwa mereka itu bersalah.

10) Banyak orang yang tidak mau taat, yaitu mereka yang membicarakan yang tidak berguna dan memimpin orang ke jalan yang salah. Aku menunjukkan secara khusus orang-orang yang mengatakan bahwa semua orang yang bukan Yahudi harus disunat.

11) Seorang penatua harus dapat menunjukkan bahwa mereka salah dan menghentikannya untuk membicarakan yang tidak berguna. Mereka itu membinasakan seluruh keluarganya dengan mengajarkan yang seharusnya tidak diajarkan. Mereka mengajarkan hal itu hanya untuk menipu orang dan untuk menerima uang.

12) Bahkan salah seorang nabi mereka dari Kreta mengatakan, “Orang-orang Kreta adalah pembohong, binatang jahat, dan orang malas yang tidak mau bekerja kecuali makan.”

13) Kata-kata nabi itu benar, jadi katakanlah kepada mereka bahwa mereka salah. Engkau harus tegas terhadap mereka supaya imannya menjadi kuat,

14) dan mereka akan berhenti menerima cerita-cerita dongeng Yahudi dan berhenti mengikuti perintah orang yang tidak menerima kebenaran.

15) Bagi orang yang murni, semuanya adalah murni. Tetapi bagi orang yang penuh dengan dosa dan tidak percaya, tidak ada yang murni. Sesungguhnya, pikirannya telah menjadi jahat dan pengetahuannya tentang yang baik sudah hancur.

16) Mereka berkata bahwa mereka mengenal Allah, tetapi yang jahat yang dilakukannya menunjukkan, bahwa mereka tidak menerima Allah. Mereka orang yang menjijikkan. Mereka tidak mau taat dan mereka tidak berguna melakukan sesuatu yang baik.

Pasal 2 (Total ayat 15)
1) [Menaati Ajaran yang Benar] Engkau harus mengatakan hal yang harus dilakukannya untuk mengikuti ajaran yang benar.

2) Ajarlah laki-laki yang lebih tua untuk menguasai diri, menjadi orang yang sungguh-sungguh, dan bijaksana. Mereka harus kuat dalam iman, kasih, dan kesabaran.

3) Juga, nasihatilah para perempuan yang lebih tua supaya menjadi kudus dalam hidupnya. Ajarlah mereka tidak memfitnah orang lain atau mempunyai kebiasaan minum anggur terlalu banyak. Para perempuan harus mengajarkan yang baik.

4) Dengan cara itu mereka dapat mengajar perempuan yang lebih muda untuk mengasihi suami dan anak-anaknya.

5) Mereka dapat mengajar perempuan muda hidup bijaksana dan murni, mengurus rumah tangganya, baik hati, dan bersedia melayani suaminya. Dengan demikian, tidak ada orang yang dapat mencela ajaran yang sudah diberikan Allah kepada kita.

6) Dengan cara yang sama, ajarlah orang-orang muda menjadi bijaksana.

7) Engkau harus melakukan yang baik agar menjadi contoh bagi orang-orang muda. Bila engkau mengajar haruslah dengan jujur dan sungguh-sungguh.

8) Dan ajaranmu haruslah benar sehingga engkau tidak dapat dicela, maka orang yang melawanmu akan malu dan tidak ada sesuatu yang buruk yang dapat dikatakannya melawan kita.

9) Dan katakan hal-hal ini kepada para hamba: Mereka haruslah selalu bersedia melayani tuannya; haruslah berusaha menyenangkan tuannya; tidak boleh membantah tuannya;

10) tidak boleh mencuri harta tuannya; dan haruslah menunjukkan sikap bahwa mereka betul-betul dapat dipercaya. Para hamba haruslah melakukan itu supaya dalam setiap pekerjaannya, mereka menunjukkan, bahwa ajaran Allah, Juruselamat kita itu baik.

11) Itulah cara hidup yang seharusnya sebab anugerah Allah sudah datang menyelamatkan setiap orang.

12) Anugerah itu mengajar kita hidup tidak melawan Allah dan tidak melakukan kejahatan yang suka dilakukan oleh dunia. Anugerah itu mengajar kita untuk hidup di bumi saat ini dengan bijaksana dan dalam jalan yang benar; yaitu menunjukkan bahwa kita melayani Allah.

13) Kita harus hidup seperti itu sementara kita menunggu kedatangan Yesus Kristus, Allah Yang Mahabesar dan Juruselamat kita. Dialah pengharapan kita yang besar yang akan datang dengan kemuliaan.

14) Ia telah memberikan diri-Nya untuk kita. Ia telah mati untuk membebaskan kita dari semua kejahatan. Dia telah mati untuk menjadikan kita suci, yang menjadi milik-Nya sendiri, yang selalu mau melakukan yang baik.

15) Katakan kepada orang tentang hal itu dengan penuh wibawa untuk menolong dan memperbaiki mereka bila mereka salah. Dan jangan biarkan seorang pun memperlakukan engkau seolah-olah engkau tidak penting.

Pasal 3 (Total ayat 15)
1) [Cara Hidup yang Benar] Katakan kepada orang agar tidak lupa melakukan hal-hal ini: tunduk kepada penguasa dan pemerintah; patuh terhadap mereka dan selalu bersedia melakukan yang baik,

2) tidak mengatakan yang jahat terhadap orang lain, hidup dalam damai sejahtera dengan orang lain, bersikap lemah-lembut dan selalu sopan terhadap semua orang.

3) Dahulu kita juga orang yang bodoh. Kita tidak patuh, kita sesat, dan kita hamba dari banyak hal yang kita inginkan dan yang menyenangkan tubuh kita. Kita telah melakukan yang jahat dan cemburu. Orang telah membenci kita dan kita saling membenci.

4) Kemudian kebaikan hati dan kasih Allah, Juruselamat kita terhadap manusia, telah dinyatakan.

5) Ia menyelamatkan kita karena rahmat-Nya, bukan karena perbuatan yang benar yang kita lakukan. Dia menyelamatkan kita melalui pembasuhan yang membuat kita menjadi manusia baru. Ia menyelamatkan kita dengan pembaharuan melalui Roh Kudus.

6) Allah mencurahkan Roh Kudus-Nya atas kita melalui Yesus Kristus, Juruselamat kita.

7) Kita telah dibenarkan di hadapan Allah oleh karena anugerah-Nya. Dan kita dapat menjadi ahli waris dan menantikan hidup yang kekal.

8) Ajaran itu benar. Dan aku mau supaya pasti bahwa orang mengerti akan hal itu. Maka orang yang percaya kepada Allah akan hati-hati menggunakan hidupnya untuk melakukan yang baik. Semua hal itu baik dan akan menolong semua orang.

9) Jauhkanlah dirimu dari orang yang membuat perdebatan yang bodoh, yang membicarakan silsilah keluarga yang tidak berguna, yang membuat keributan, dan berselisih tentang yang diajarkan oleh hukum Musa. Hal itu tidak berguna dan tidak akan menolong orang.

10) Jika ada orang yang membuat perdebatan, haruslah engkau menegurnya. Jika ia terus membuat perdebatan, tegurlah dia sekali lagi. Jika ia tetap membuat perdebatan, janganlah berhubungan lagi dengan dia.

11) Engkau tahu bahwa orang seperti itu adalah jahat dan berdosa. Dosanya membuktikan bahwa dia bersalah.

12) [Beberapa Hal untuk Diingat] Apabila aku mengutus Artemas atau Tikhikus kepadamu, berusahalah sungguh-sungguh datang kepadaku ke Nikopolis. Aku sudah memutuskan untuk tinggal di sana selama musim dingin.

13) Ahli hukum Zenas dan Apolos akan bepergian dari sana. Lakukan semampumu menolong mereka dalam perjalanannya. Pastikan bahwa mereka mempunyai semua yang diperlukannya.

14) Pihak kita haruslah belajar menggunakan hidupnya untuk melakukan yang baik. Mereka seharusnya melakukan yang baik bagi orang-orang yang membutuhkannya sehingga hidup orang-orang dari kita tidak akan kosong.

15) Semua orang yang bersama aku di sini mengirim salam kepadamu. Sampaikanlah salam kepada orang-orang yang mengasihi kami dalam iman. Semoga Allah memberikan anugerah kepada kamu semuanya.

Bahasa Indonesia Terjemahan Baru [TB] 1974
Bahasa Indonesia Sehari-hari [BIS] 1985
Versi Mudah Dibaca [VMD] 2006
English Amplified Bible [AMP] 2015
아가페 쉬운 성경 1994 (Korea Agape Easy Bible [AEB])
Updated: 2019-11-06 14:37:25
Hosted in Jesoes.com
Created by Quick.Work

Memahami Prinsip dan Operasi Utama dalam Perbankan Islam: Riba,…

Perbankan Islam mengikuti prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan ajaran Islam. Ini melibatkan larangan terhadap riba (bunga), mempromosikan berbagai bentuk transaksi yang adil, serta mengutamakan...
PinterPandai
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *