2 Korintus (Second Epistle to the Corinthians) Pasal 1-13

23 min read

2 Korintus (Second Epistle to the Corinthians) Pasal 1-13

2 Korintus – Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Korintus – Pasal 1-13

Melalui surat 2 Korintus, Paulus ingin menerangkan mengapa ia melakukan perubahan rencana perjalanan ke Korintus. Ia juga menyampaikan pujiannya kepada jemaat Korintus karena telah menaati pesan yang disampaikannya pada suratnya yang pertama.

Titus adalah orang yang ditunjuk Paulus untuk mengantarkan surat ini, dengan harapan agar surat yang kedua juga disambut dengan baik oleh jemaat di Korintus.


Pasal 1 (Total ayat 24)

1) Dari Paulus, seorang rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah, dan dari Timotius, saudara kita dalam Kristus, kepada jemaat Allah di Korintus dan kepada semua umat Allah di seluruh daerah Akhaya:

2) Semoga Allah Bapa kita dan Yesus Kristus, Tuhan kita, memberikan berkat dan damai sejahtera kepada kamu.

3) [Paulus Bersyukur kepada Allah] Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus. Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah dari segala penghiburan.

4) Ia menghibur kami dalam setiap masalah yang kami hadapi sehingga kami juga dapat menghibur orang lain yang mempunyai masalah. Kami dapat menghibur mereka dengan penghiburan yang kami terima dari Allah.

5) Kami mendapat bagian dalam berbagai penderitaan Kristus. Dengan demikian, kami juga mendapat penghiburan melalui Kristus.

6) Jika kami menghadapi masalah, maka hal itu merupakan penghiburan dan keselamatan bagimu. Jika kami mendapat penghiburan, itu merupakan penghiburan bagi kamu. Itu menolong kamu untuk menerima penderitaan dengan sabar, seperti penderitaan yang kami alami.

7) Harapan kami terhadap kamu sangat teguh. Kami tahu bahwa kamu juga ikut menderita bersama kami dan juga mendapat penghiburan bersama kami.

8) Saudara-saudara, kami mau supaya kamu tahu tentang penderitaan yang kami alami di Asia. Kami mendapat beban yang besar di sana yang lebih berat daripada kekuatan kami, sampai kami putus harapan atas hidup kami.

9) Dalam hati kami telah yakin bahwa kami akan mati. Hal itu terjadi supaya kami tidak yakin pada diri kami sendiri, tetapi percaya kepada Allah, yang membangkitkan orang mati.

10) Allah sudah menyelamatkan kami dari bahaya kematian yang besar dan akan terus menyelamatkan kami. Kami sudah menaruh pengharapan kami kepada-Nya, dan Dia akan terus menyelamatkan kami.

11) Dan kamu dapat menolong kami dengan doamu. Kemudian banyak orang akan bersyukur untuk kami — bahwa Allah telah memberkati kami, karena banyaknya doa mereka.

12) [Perubahan Rencana Paulus] Inilah yang kami banggakan, dan aku dapat mengatakan dengan segenap hatiku bahwa itu benar: Dalam segala hal yang sudah kami kerjakan di dunia ini, kami melakukannya dengan hati yang jujur dan murni dari Allah. Dan hal itu semakin nyata dalam perbuatan yang kami lakukan bersama dengan kamu. Kami melakukannya karena anugerah Allah, bukan karena hikmat yang dari dunia ini.

13) Yang kami tuliskan kepadamu merupakan yang dapat kamu baca dan mengerti. Dan aku sangat berharap bahwa kamu betul-betul mengerti,

14) seperti tentang kami, yang sudah kamu mengerti. Aku berharap supaya kamu tahu, bahwa kamu dapat bangga atas kami, seperti kami juga bangga atas kamu pada hari Tuhan Yesus datang kembali.

15) Aku sangat yakin akan hal itu. Oleh sebab itulah, aku telah merencanakan untuk lebih dahulu mengunjungi kamu, sehingga kamu mendapat berkat kedua kalinya.

16) Aku telah merencanakan untuk mengunjungi kamu dalam perjalananku ke Makedonia. Kemudian aku akan mengunjungi kamu lagi dalam perjalanan pulang. Aku mau mendapat bantuanmu dalam perjalananku ke Yudea.

17) Apakah kamu mengira aku membuat rencana itu dengan tidak berpikir? Atau mungkin kamu mengira bahwa aku membuat rencana itu seperti rencana dunia, sehingga aku mengatakan, “Ya, ya” dan “Tidak, tidak” pada saat yang sama?

18) Jika kamu percaya kepada Allah, maka kamu juga dapat percaya bahwa kami tidak mengatakan “ya” dan “tidak” pada saat yang sama.

19) Yesus Kristus, Anak Allah yang diberitakan oleh Silas, Timotius, dan aku bukanlah “Ya” dan “Tidak.” Dalam Kristus selalu “Ya.”

20) Dalam Kristus setiap janji Allah ada “Ya.” Sebab itulah, maka kita mengucapkan “Amin” melalui Kristus untuk kemuliaan Allah.

21) Dan Allah adalah satu-satunya yang membuat kamu dan kami kuat dalam Kristus. Allah telah memberikan berkat-Nya yang khusus kepada kita.

22) Ia memberikan tanda kepada kita untuk menunjukkan bahwa kita adalah milik-Nya. Dan Dia memberikan Roh-Nya ke dalam hati kita sebagai jaminan dan bukti bahwa Ia akan memberikan yang telah dijanjikan-Nya.

23) Aku mengatakan itu dan meminta Allah menjadi saksiku bahwa hal itu benar: Alasanku untuk tidak kembali ke Korintus pada waktu itu ialah karena aku tidak mau menghukum atau menyakiti kamu.

24) Aku tidak bermaksud untuk mengatur imanmu. Imanmu sangat teguh, tetapi kami adalah teman sekerjamu demi kebahagiaanmu.

Pasal 2 (Total ayat 17)
1) Jadi, aku telah memutuskan, bahwa kunjunganku kepadamu selanjutnya bukan kunjungan yang membuat kamu sedih.

2) Jika aku membuat kamu sedih, siapakah yang akan membuat aku bersukacita? Hanya kamu yang dapat membuat aku bersukacita, kamu yang telah kubuat sedih.

3) Aku menulis surat ini dengan alasan supaya apabila aku datang kepadamu, kamu tidak akan membuat aku sedih, sebaliknya kamulah seharusnya membuat aku bersukacita. Aku yakin tentang kamu bahwa kamu akan bersukacita bersama aku.

4) Ketika aku menulis surat kepadamu sebelum ini, hatiku sangat terganggu dan sedih. Aku menulis dengan banyak air mata. Aku tidak bermaksud membuat kamu sedih, tetapi supaya kamu tahu betapa banyaknya kasihku terhadap kamu.

5) [Ampunilah Orang yang Bersalah] Ada orang yang membuat kesedihan. Dia melakukannya bukan terhadap aku, tetapi terhadap kamu semua. Maksudku, ia membuat kamu semua sedih dengan berbagai cara. Aku tidak mau melebih-lebihkan hal itu.

6) Hukuman yang diberikan oleh sebagian besar dari kamu kepadanya sudah cukup baginya.

7) Sekarang kamu harus mengampuni dan menghiburnya. Hal itu akan menolongnya supaya tidak terlalu diliputi kesedihan.

8) Jadi, aku mohon supaya kamu menunjukkan kasihmu kepadanya.

9) Itulah alasanku menulis kepadamu. Aku telah mengujimu dan melihat apakah kamu patuh dalam segala sesuatu.

10) Jika kamu mengampuninya, aku juga mengampuninya. Jika aku mengampuni — seandainya ada hal yang telah kuampuni — aku telah melakukan itu untukmu dan Kristus bersamaku.

11) Aku telah melakukan hal itu supaya setan tidak memenangkan apa pun dari kita, karena kita tahu yang direncanakannya.

12) [Kekhawatiran Paulus di Troas] Aku pergi ke Troas untuk memberitakan Kabar Baik tentang Kristus. Di sana Tuhan memberikan kesempatan besar bagiku.

13) Aku tidak merasa tenang karena tidak bertemu dengan saudaraku Titus di sana. Jadi, aku mengucapkan selamat tinggal dan pergi ke Makedonia.

14) [Kemenangan Melalui Kristus] Syukur kepada Allah sebab Ia selalu memimpin kita dalam kemenangan melalui Kristus. Allah memakai kita untuk menyebarkan pengetahuan-Nya di mana-mana, seperti harumnya wangi-wangian.

15) Persembahan kami kepada Allah adalah: Kami, yang merupakan bau yang harum dari Kristus di antara orang yang sedang diselamatkan dan yang menuju kebinasaan.

16) Kepada orang yang sedang menuju kebinasaan, kami adalah bau kematian yang membawa kematian. Kepada orang yang sedang diselamatkan, kami merupakan bau kehidupan yang membawa hidup. Jadi, siapakah yang layak untuk melakukan pekerjaan itu?

17) Kami tidak menjual firman Allah untuk mendapat keuntungan, seperti yang dilakukan beberapa orang, tetapi dalam Kristus kami memberitakan kebenaran di hadapan Allah. Kami berbicara seperti orang yang telah diutus dari Allah.

Pasal 3 (Total ayat 18)
1) [Hamba Perjanjian Baru] Apakah kami akan bangga atas diri kami lagi? Apakah kami memerlukan surat perkenalan kepadamu atau dari kamu seperti orang lain? Tidak.

2) Kamu semuanya surat kami, yang tertulis pada hati kami, yang diketahui dan dibaca oleh semua orang.

3) Kamu menunjukkan bahwa kamu surat Kristus yang sudah dikirim melalui kami. Surat itu tidak ditulis dengan tinta, tetapi dengan Roh Allah yang hidup. Surat itu tidak ditulis pada batu, tetapi pada hati manusia.

4) Kami dapat mengatakan hal itu sebab melalui Kristus kami yakin di hadapan Allah.

5) Aku tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa kami dapat melakukan yang baik dengan kekuatan kami sendiri. Allahlah yang memampukan kami melakukan semua yang kami lakukan.

6) Allah memampukan kami menjadi hamba perjanjian baru, yang bukan hukum yang tertulis, tetapi dari Roh. Hukum yang tertulis membawa kematian, tetapi Roh membawa hidup.

7) [Kemuliaan Perjanjian Baru] Perjanjian lama membawa kematian, ditulis dengan kata-kata pada batu, yang datang bersama kemuliaan Allah. Wajah Musa bersinar penuh kemuliaan sehingga orang Israel tidak dapat terus memandang wajahnya, meskipun kemuliaan itu hanya untuk sementara.

8) Sudah pasti perjanjian baru yang membawa Roh lebih mulia lagi.

9) Maksudku ialah: Perjanjian lama menghukum orang yang berdosa, tetapi mempunyai kemuliaan. Tentu perjanjian baru yang membawa manusia supaya benar di hadapan Allah pasti mempunyai kemuliaan yang lebih besar.

10) Perjanjian lama mempunyai kemuliaan, tetapi kemuliaannya hilang bila dibandingkan dengan kemuliaan perjanjian baru yang lebih besar.

11) Jika perjanjian yang hilang itu mempunyai kemuliaan, maka perjanjian yang kekal pastilah mempunyai kemuliaan yang lebih besar.

12) Kami mempunyai pengharapan itu sehingga kami sangat berani.

13) Kami tidak seperti Musa yang menyelubungi wajahnya sehingga orang Israel tidak dapat melihat, ketika kemuliaan itu menghilang.

14) Pikiran mereka telah tertutup. Mereka tidak dapat mengerti, bahkan sampai sekarang pun penghalang itu menyembunyikan arti perjanjian lama ketika orang Yahudi membacanya. Bagi orang Yahudi penghalang itu belum disingkirkan, dan itu hanya dapat disingkirkan oleh Kristus.

15) Sampai hari ini jika mereka membaca hukum Musa, ada penghalang dalam pikiran mereka.

16) Bila orang bertobat dan mengikut Tuhan, maka penghalang itu disingkirkan.

17) Tuhan adalah Roh, dan di mana ada Roh Tuhan, di sana ada kebebasan.

18) Dan wajah kita tidak lagi berselubung. Kita semua memantulkan kemuliaan Tuhan. Kita sudah diubah menjadi seperti Dia, dan perubahan itu membawa kemuliaan yang lebih besar. Kemuliaan itu berasal dari Tuhan, Roh itu.


2 Korintus (Second Epistle to the Corinthians) Pasal 1-13
Papirus 46 adalah salah satu naskah Alkitab Kristen bagian Perjanjian Baru tertua yang masih ada sekarang. Ditulis dalam bahasa Yunani di atas lembaran papirus, dengan tarikh penulisan paling mungkin antara tahun 175-225 M. Verisi 2 Korintus 11: 33-12: 9.
εν σαργανη εχαλασθην διά του τειχους
dan lolos dari tangan sombong ini
θαι δει ου συμφερον μ [ε] ν ελευσομαι δε
Dalam pandangan dan wahyu Tuhan
ανθρωπον εν χ [ριστ] ω προ ετων δεκατεσσαρων
baik di dalam tubuh maupun di luar tubuh
ματος ουκ οιδα ο θ [εο] ς οιδεν αρπαγεντα τον
ke surga ketiga dan saya melihatnya
orang seperti itu baik dalam tubuh atau
tanpa tubuh ουκ οιδα ο θ [εο] ς οιδεν οτι
ηρπαγη εις τον παραδεισον και ηκουσεν
kata kerja tak terucapkan α ουκ εξον ανθρωπω λα-
λησαι υπερ του τοιουτου καυχησομαι υπερ
δε εμαυτου ουδεν καυχησομαι ει μη εν ταις
penyakit jika saya ingin membual
ουκ εσομαι αφρων αληθειαν γαρ ρω
φειδομαι δε μη τις εμε λογισται υπερ
dia melihat saya atau mendengar apa yang dari saya dan dia
melebih-lebihkan wahyu
Saya kewalahan, saya diberi daging
serat angel satan dengan serat kolase [non]
Saya melebih-lebihkan mendukung tris ini [tuan]
Saya meminta jarak [dari saya dan]
ρηκεν μοι αρκει σοι η χα [ρις μου η γαρ]
dinamika [penyakit sudah selesai]. Ilustrasi dan sumber foto: Wikimedia Commons

Pasal 4 (Total ayat 18)

1) [Harta Rohani dalam Bejana Tanah Liat] Kami mendapat tugas itu karena rahmat Allah. Oleh sebab itu, kami tidak menyerah.

2) Kami sudah meninggalkan rahasia dan jalan yang memalukan. Kami tidak menggunakan cara yang licik dan tidak mengubah ajaran dari Allah. Kami mengajarkan kebenaran dengan terus terang. Kami menunjukkan kepada orang, siapa kami sebenarnya. Dengan cara itu, mereka akan mengetahui dalam hatinya siapa kami di hadapan Allah.

3) Kabar Baik yang kami beritakan kepada orang mungkin tersembunyi, tetapi hal itu tersembunyi hanya bagi orang yang hilang.

4) Penguasa dunia ini telah membutakan pikiran orang yang tidak percaya. Mereka tidak dapat melihat kebenaran Kabar Baik tentang kemuliaan Kristus. Kristus benar-benar gambar Allah.

5) Kami tidak memberitakan diri kami sendiri, tetapi memberitakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan; dan kami mengatakan bahwa kami adalah hambamu karena Yesus.

6) Allah sudah mengatakan, “Terang akan menerangi kegelapan.” Dan Allah yang sama pula sudah membuat terang-Nya di dalam hati kita. Dan Dia memberikan terang kepada kita supaya kita mengerti kemuliaan Allah yang ada pada wajah Kristus.

7) Kami mendapat harta itu dari Allah, tetapi kami hanya seperti bejana tanah liat yang menyimpan harta itu. Hal ini menunjukkan bahwa kuasa yang besar itu adalah dari Allah bukan dari kami.

8) Kami telah menghadapi banyak masalah di sekitar kami, tetapi kami tidak kalah. Sering kami tidak tahu yang harus kami perbuat, tetapi kami tidak menyerah.

9) Kami dianiaya, tetapi Allah tidak pernah meninggalkan kami. Kadang-kadang kami disakiti, tetapi tidak binasa.

10) Kami senantiasa membawa kematian Yesus dalam tubuh kami sehingga hidup Yesus juga dapat terlihat dalam tubuh kami.

11) Kami hidup, tetapi karena Yesus kami selalu berada dalam bahaya kematian. Hal itu terjadi pada kami supaya hidup Yesus dapat terlihat dalam tubuh kami yang fana ini.

12) Jadi, kematian bekerja di dalam kami, tetapi hidup bekerja di dalam kamu.

13) Kitab Suci mengatakan, “Aku percaya, maka aku berbicara.” Iman kami juga seperti itu, maka kami berbicara.

14) Allah telah membangkitkan Tuhan Yesus dari kematian. Dan kami tahu bahwa Allah akan membangkitkan kami bersama Yesus. Allah akan membawa kami bersama kamu, dan kita akan berdiri di hadapan-Nya.

15) Segala hal itu untukmu. Dan anugerah Allah semakin diberikan kepada banyak orang sehingga semakin melimpah ucapan syukur kepada Allah atas kemuliaan-Nya.

16) [Hidup oleh Iman] Itulah alasannya kami tidak pernah menyerah. Tubuh jasmani kami semakin tua dan lemah, tetapi roh di dalam kami selalu diperbaharui setiap hari.

17) Sekarang buat sementara kami menghadapi sedikit masalah, tetapi kesukaran itu membantu kami menerima kemuliaan yang kekal, yang lebih besar daripada masalah kami.

18) Jadi, kami memikirkan yang tidak kelihatan, bukan yang kelihatan. Yang kelihatan hanyalah sementara, tetapi yang tidak kelihatan itu kekal.

Pasal 5 (Total ayat 21)
1) Kami tahu bahwa tubuh kita — tenda kediaman kita di bumi ini — akan dibinasakan, tetapi ketika hal itu terjadi, Allah sudah menyediakan rumah untuk tempat tinggal kita. Rumah itu tidak dibangun oleh manusia. Rumah itu ada di surga untuk selama-lamanya.

2) Sekarang kita merasa lelah di dalam tubuh ini dan kita mau supaya Allah memberikan rumah kita yang di surga kepada kita.

3) Kita akan berpakaian sehingga kita tidak telanjang.

4) Selama kita hidup dalam tubuh ini, kita mengeluh karena beban yang berat. Aku tidak bermaksud akan memindahkan tubuh ini, tetapi kita akan menggantikannya dengan tubuh surgawi, sehingga tubuh yang fana ini akan ditutupi seluruhnya oleh hidup.

5) Itulah yang telah dilakukan Allah bagi kita dan diberikan-Nya Roh-Nya kepada kita sebagai jaminan atas hidup yang kekal.

6) Jadi, kami selalu mempunyai keberanian. Kami tahu bahwa pada saat kami hidup dalam tubuh ini, kami jauh dari Tuhan.

7) Kami hidup berdasarkan iman, bukan berdasarkan yang kami lihat.

8) Aku berkata bahwa kami mempunyai rasa percaya diri. Dan kami sangat merindukan untuk dijauhkan dari tubuh ini dan kembali kepada Tuhan.

9) Tujuan kami hanyalah supaya kami berkenan kepada Allah, baik ketika kami hidup di sini dalam tubuh atau di sana bersama dengan Tuhan.

10) Kita semua harus berdiri di hadapan Kristus untuk dihakimi. Setiap orang akan mendapat upah sesuai dengan yang telah dilakukannya, baik atau jahat selama ia hidup di dunia ini.

11) [Menolong Orang Menjadi Teman Allah] Kami mengerti arti takut akan Tuhan. Jadi, kami harus menolong orang untuk menerima kebenaran. Allah tahu siapa kami sesungguhnya. Dan aku berharap, dalam hatimu kamu juga mengenal siapa kami.

12) Kami tidak berusaha lagi untuk membuktikan kepadamu siapa kami. Namun, kami menceritakan kepada kamu tentang diri kami sendiri, untuk memberikan alasan, supaya kamu bangga terhadap kami. Maka kamu mempunyai jawaban kepada orang yang bangga akan yang kelihatan. Mereka tidak peduli dengan yang ada dalam hati orang.

13) Jika kami gila, itu adalah untuk Allah. Jika kami waras, itu untuk kamu.

14) Kasih Kristus yang menguasai kami sebab kami tahu, bahwa Kristus sudah mati untuk semua orang, maka semua orang sudah mati.

15) Kristus mati untuk semua orang sehingga orang yang masih hidup tidak akan terus hidup untuk dirinya sendiri. Ia telah mati untuk mereka dan dibangkitkan dari kematian sehingga mereka akan hidup untuk Dia.

16) Mulai saat ini kami tidak akan menilai seseorang menurut penilaian manusia. Dahulu memang kami menilai Kristus seperti penilaian manusia, tetapi sekarang kami tidak menilai-Nya lagi demikian.

17) Siapa yang ada dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru. Yang lama sudah berlalu dan segala sesuatu dijadikan baru.

18) Semuanya itu dari Allah. Melalui Kristus, Allah telah mengadakan pendamaian antara kita dengan diri-Nya. Dan Allah memberi pekerjaan kepada kami untuk membawa orang berdamai dengan Dia.

19) Maksudku ialah Allah yang ada dalam Kristus telah mendamaikan dunia dengan diri-Nya sendiri. Dalam Kristus, Allah tidak memperhitungkan kesalahan orang. Dan Dia telah memberikan berita pendamaian itu supaya kami menyampaikannya kepada semua orang.

20) Jadi, kami sudah diutus untuk berbicara demi Kristus seakan-akan Allah memanggil orang melalui kami. Kami berbicara atas nama Kristus sekarang, meminta kamu untuk berdamai dengan Allah.

21) Kristus tidak berdosa, tetapi Allah membuat-Nya menjadi dosa. Ia melakukan itu untuk kita sehingga dalam Kristus kita dapat benar di hadapan Allah.

Pasal 6 (Total ayat 18)
1) Kami adalah teman sekerja Allah. Jadi, kami memohon kepada kamu: Jangan sia-siakan anugerah Allah yang sudah kamu terima.

2) Allah mengatakan, “Aku telah mendengar kamu pada waktu yang tepat, dan Aku telah memberikan pertolongan kepadamu pada hari keselamatan.” Maksudku dengan “pada waktu yang tepat” adalah sekarang. “Hari keselamatan” itu sekarang.

3) Kami tidak mau supaya orang menemukan kesalahan dalam pekerjaan kami. Jadi, kami tidak akan melakukan hal yang menimbulkan masalah bagi orang lain.

4) Tetapi dalam segala cara kami menunjukkan, bahwa kami pelayan Allah dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesusahan, dan kesulitan.

5) Kami dipukul dan dipenjarakan. Orang menjadi kacau dan melawan kami. Kami bekerja keras dan kadang-kadang kami tidak tidur dan tidak makan.

6) Kami menunjukkan bahwa kami pelayan Allah: dalam pengertian, kesabaran, kemurahan hati, dan dalam hidup yang sejati. Kami menunjukkan itu melalui Roh Kudus, melalui kasih yang sejati

7) dengan mengatakan kebenaran, dan melalui kuasa Allah. Kami memakai hidup kami yang benar untuk mempertahankan diri kami terhadap segala sesuatu.

8) Beberapa orang menghargai kami, tetapi ada juga yang menghina kami. Ada yang mengatakan hal yang baik tentang kami, tetapi ada juga yang menjelekkan. Ada yang mengatakan kami pembohong, tetapi ternyata kami mengatakan kebenaran.

9) Bagi beberapa orang kami tidak terkenal, tetapi kami terkenal. Sepertinya kami sudah mati, tetapi lihatlah, kami terus hidup. Kami dihukum, tetapi tidak dibunuh.

10) Kami mengalami banyak kesedihan, tetapi tetap bersukacita. Kami miskin, tetapi kami membuat orang menjadi kaya dalam iman. Kami tidak mempunyai apa-apa, tetapi sesungguhnya kami memiliki segala sesuatu.

11) Kami telah berbicara dengan bebas kepada kamu, orang di Korintus. Kami telah membuka hati kami kepadamu.

12) Perasaan kasih kami kepadamu tidak akan berhenti. Kamulah yang tidak lagi mengasihi kami.

13) Aku berbicara kepadamu seperti kamu adalah anak-anakku. Lakukanlah hal yang sama sebagaimana yang telah kami lakukan dan bukalah hatimu juga.

14) [Kita adalah Bait Allah] Kamu tidak seperti orang yang tidak percaya. Jadi, janganlah bergabung dengan mereka, sebab yang baik dan yang jahat tidak dapat bersatu. Terang dan gelap tidak dapat bersatu.

15) Bagaimanakah Kristus dapat sepakat dengan iblis? Apakah orang yang percaya dapat sepakat dengan orang yang tidak percaya? Tidak.

16) Bait Allah tidak mempunyai persesuaian dengan berhala. Dan kita adalah Bait Allah yang hidup, seperti yang dikatakan Allah, “Aku akan hidup bersama mereka dan berjalan bersama mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.”

17) “Sebab itu: Keluarlah dari orang itu dan pisahkanlah dirimu dari mereka, kata Tuhan. Jangan menyentuh sesuatu yang tidak bersih, maka Aku akan menerima kamu.”

18) “Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-Ku, kata Tuhan yang Mahakuasa.”

Pasal 7 (Total ayat 16)
1) Teman-teman yang terkasih, kita mempunyai janji-janji itu dari Allah. Jadi, kita harus membuat diri kita sendiri murni — bebas dari segala sesuatu yang membuat tubuh dan roh kita kotor. Kita harus mencoba menjadi sempurna dalam cara hidup kita karena kita menghormati Allah.

2) [Sukacita Paulus] Bukalah hatimu terhadap kami. Kami tidak pernah melakukan kesalahan kepada siapa pun. Kami tidak pernah meruntuhkan iman siapa pun dan tidak pernah menipu siapa pun.

3) Aku tidak mengatakan itu untuk menyalahkan kamu. Sebelumnya aku sudah mengatakan bahwa kami sangat mengasihi kamu, sehingga kami bersedia hidup atau mati bersama kamu.

4) Aku sangat yakin dan bangga akan kamu. Kamu memberikan semangat kepadaku. Dan dalam semua masalah kami, aku mempunyai sukacita yang besar.

5) Ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak mendapat kesempatan untuk beristirahat. Kami telah mengalami banyak masalah. Di luar ada pertengkaran dan di dalam ada ketakutan.

6) Allah menghibur orang yang berada dalam kesulitan. Dan Dia telah menghibur kami ketika Titus datang.

7) Kami terhibur dengan kedatangannya dan juga dengan penghiburanmu kepadanya. Titus telah memberitahukan kepada kami tentang keinginanmu untuk bertemu dengan aku. Ia mengatakan bahwa kamu sungguh menyesal atas semua perbuatanmu. Dan Titus bercerita tentang perhatianmu yang besar kepadaku. Ketika aku mendengar hal itu, aku semakin bersukacita.

8) Bahkan aku tidak menyesal jika surat yang kutulis untukmu telah membuat kamu sedih. Aku tahu bahwa surat itu membuat kamu sedih, tetapi itu hanya buat sementara.

9) Sekarang aku bersukacita, bukan karena aku telah membuat kamu sedih. Aku bersukacita karena kesedihanmu telah membuat kamu bertobat. Kamu menjadi sedih seperti yang diinginkan Allah, jadi kami tidak melukai hatimu sama sekali.

10) Penyesalan yang dikehendaki Allah membuat orang bertobat. Hal itu membawa orang kepada keselamatan sehingga kami tidak menyesal, tetapi kesedihan yang didatangkan dunia, akan menghasilkan kematian.

11) Kamu mempunyai kesedihan yang diinginkan Allah untuk kamu miliki. Sekarang lihatlah hasilnya: Kesedihan itu telah membuat kamu lebih bersungguh-sungguh. Hal itu membuat kamu mau membuktikan bahwa kamu tidak bersalah. Hal itu telah membuat kamu marah dan takut sehingga kamu mau bertemu dengan aku dan membuat kamu peduli dan mau melakukan yang benar. Kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah dalam masalah itu.

12) Aku menulis surat itu bukan karena mereka berbuat salah, dan juga bukan karena mereka dipersalahkan. Aku menulis surat itu supaya kamu dapat melihat, di hadapan Allah, perhatian yang besar yang kamu lakukan terhadap kami.

13) Itulah sebabnya, kami terhibur. Kami sudah sangat terhibur. Bahkan kami lebih bersukacita melihat Titus begitu bersukacita. Kamu semua membuatnya merasa tenang.

14) Aku bangga atas kamu di depan Titus. Dan kamu membuktikan bahwa aku benar, dan semua yang kami katakan kepadamu benar. Dan kamu telah membuktikan yang kami banggakan kepada Titus.

15) Dan kasihnya terhadap kamu semakin besar apabila ia mengingat bahwa kamu semua taat. Kamu telah menyambutnya dengan hormat dan takut.

16) Aku sangat bersukacita sebab aku dapat mempercayai kamu dengan sesungguhnya.

Pasal 8 (Total ayat 24)
1) [Pemberian Secara Kristiani] Dan sekarang, Saudara-saudara, kami mau supaya kamu tahu tentang anugerah yang telah diberikan Allah kepada jemaat-jemaat di Makedonia.

2) Orang percaya telah dicobai dengan masalah yang besar. Dan mereka sangat miskin, namun mereka telah banyak memberi, karena sukacitanya.

3) Aku dapat mengatakan kepadamu bahwa mereka memberi sebanyak kemampuannya, bahkan lebih daripada kemampuannya. Dan mereka memberikannya tidak dengan terpaksa.

4) Tetapi mereka telah memohon dan meminta, supaya kami mengizinkannya ikut dalam pelayanan kepada semua umat Allah.

5) Dan mereka memberi dengan cara yang sama sekali tidak pernah kami harapkan, yaitu memberikan dirinya kepada Tuhan dan kepada kami sebelum mereka menyerahkan uangnya. Itulah yang dikehendaki Allah.

6) Jadi, kami meminta Titus membantu kamu menyelesaikan pelayanan kasih itu. Tituslah yang telah memulai pekerjaan itu.

7) Kamu sangat kaya dalam segala hal — dalam iman, perkataan, pengetahuan, kemauan yang sungguh-sungguh membantu, dan dalam kasih yang telah kamu pelajari dari kami. Oleh sebab itu, kami mau supaya kamu juga kaya dalam anugerah.

8) Aku tidak memerintahkan kamu untuk memberi, tetapi aku mau melihat apakah kasihmu kasih yang sejati. Aku melakukan hal itu dengan menunjukkan kepadamu bahwa orang lain sangat ingin membantu.

9) Kamu sudah mengenal anugerah Tuhan kita Yesus Kristus. Kamu tahu bahwa Kristus sangat kaya, tetapi karena kamu Ia telah menjadi miskin. Kristus telah melakukan hal itu sehingga kamu dapat menjadi kaya karena kemiskinan-Nya.

10) Inilah pendapatku tentang yang seharusnya kamu lakukan: Tahun lalu kamulah yang pertama yang mau memberi, dan kamu sudah memberi.

11) Jadi, sekarang selesaikanlah pekerjaan yang telah kamu mulai. Maka perbuatanmu akan seimbang dengan keinginanmu untuk melakukannya. Berikanlah dari yang ada pada kamu.

12) Jika kamu mau memberi, pemberianmu akan diterima. Pemberianmu akan dinilai dari yang kamu miliki, bukan dari yang tidak kamu miliki.

13) Kami tidak mau supaya kamu mendapat masalah, ketika orang lain terhibur. Kami mau semuanya seimbang.

14) Saat ini kamu berkelimpahan. Hartamu dapat menolong yang berkekurangan. Suatu hari, jika mereka berkelimpahan, mereka juga dapat menolong kekuranganmu, maka semuanya akan seimbang.

15) Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Orang yang mengumpulkan banyak tidak akan kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit tidak akan kekurangan.”

16) [Titus dan Teman-temannya] Aku bersyukur kepada Allah sebab Ia memberikan kepada Titus kasih yang sama terhadap kamu seperti yang ada padaku.

17) Titus melakukan semua yang kami minta untuk dilakukannya. Ia sangat ingin mengunjungimu, dan itu keinginannya sendiri.

18) Bersama Titus kami mengutus saudara seiman yang sangat dipuji oleh semua jemaat karena pelayanan dan pekerjaannya dalam memberitakan Kabar Baik.

19) Selain itu, ia juga dipilih oleh semua jemaat untuk pergi dengan kami ketika kami membawa pemberian itu. Kami melakukan pelayanan itu untuk membawa kemuliaan Tuhan dan juga untuk menunjukkan bahwa kami sungguh-sungguh mau membantu.

20) Kami sangat berhati-hati supaya tidak ada orang yang mencela tentang cara kami mengurus pemberian yang sangat besar itu.

21) Kami telah berusaha melakukan yang benar di hadapan Tuhan, juga yang baik di depan manusia.

22) Kami juga mengutus bersama mereka seorang saudara kami seiman yang selalu siap membantu. Kami telah mengujinya, dan dia telah membuktikannya dalam berbagai cara. Bahkan sekarang ia mau membantu lebih lagi karena ia percaya kepada kamu.

23) Tentang Titus, ia adalah teman sekerjaku untuk membantumu. Tentang saudara-saudara seiman yang lain, mereka diutus oleh semua jemaat dan mereka membawa kemuliaan bagi Kristus.

24) Tunjukkanlah kepada mereka bahwa kamu sungguh-sungguh mempunyai kasih dan mengapa kami sangat bangga atas kamu, sehingga semua jemaat dapat melihatnya.

Pasal 9 (Total ayat 15)
1) [Bantuan untuk Pengikut Kristus] Sesungguhnya aku tidak perlu lagi menulis kepadamu tentang bantuan untuk umat Allah.

2) Aku tahu bahwa kamu mau membantu. Aku sudah membanggakannya kepada orang Makedonia. Aku telah memberitahukan kepada mereka bahwa kamu yang di Akhaya telah siap memberi sejak tahun lalu. Dan keinginanmu untuk membantu telah membuat orang di sini juga siap membantu.

3) Tetapi aku mengutus saudara-saudara itu kepadamu, supaya kebanggaan kami jangan menjadi sia-sia. Aku mau supaya kamu benar-benar siap seperti yang telah kukatakan.

4) Jika ada orang dari Makedonia datang bersamaku, dan mereka mendapati kamu belum siap, maka kami akan malu. Kami akan malu karena kami begitu yakin terhadap kamu, dan kamu juga akan malu.

5) Jadi, aku berpikir untuk mengutus saudara-saudara itu mendahului kami. Mereka akan mempersiapkan pemberian yang telah kamu janjikan sehingga pemberian itu sudah siap ketika kami datang. Dan itu adalah pemberianmu secara sukarela, bukan pemberian yang kamu sampaikan dengan terpaksa.

6) Ingatlah ini: Orang yang menanam sedikit akan menuai sedikit, dan orang yang menanam banyak akan menuai banyak.

7) Setiap orang hendaklah memberi sesuai dengan kerelaan hatinya. Jangan berikan jika itu membuat kamu sedih. Sebaiknya orang jangan memberi jika ia merasa terpaksa. Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

8) Dan Allah dapat memberi berkat yang berlimpah-limpah kepadamu, lebih daripada yang kamu perlukan, sehingga kamu selalu berkelimpahan. Kamu akan memiliki lebih daripada cukup untuk setiap pekerjaan yang baik.

9) Seperti yang dikatakan Kitab Suci, “Ia memberikan kepada orang miskin dengan murah hati; kebaikan hati-Nya tetap selama-lamanya.”

10) Allah menyediakan benih bagi penabur dan memberikan roti untuk makanan. Allah akan menyediakan yang kamu butuhkan dan menumbuhkannya supaya menghasilkan panen besar dari kebaikanmu.

11) Allah akan membuat kamu kaya dalam segala hal sehingga kamu selalu dapat memberi dengan bebas. Dan pemberianmu melalui kami akan membuat orang bersyukur kepada Allah.

12) Pelayanan itu sungguh membantu kebutuhan umat Allah. Dan bukan itu saja pelayananmu. Hal itu juga akan membawa semakin banyak ucapan syukur kepada Allah.

13) Pelayanan yang kamu lakukan itu merupakan bukti dari imanmu. Orang akan memuji Allah karena kamu menaati Kabar Baik tentang Kristus, yang kamu telah katakan telah mempercayainya. Orang akan memuji Allah sebab dengan sukarela kamu memberikannya kepada mereka dan kepada semua orang.

14) Dan ketika mereka berdoa, mereka berdoa supaya mereka dapat bersama dengan kamu. Mereka merasakan hal itu karena anugerah Allah yang besar, yang diberikan kepadamu.

15) Syukur kepada Allah atas pemberian-Nya yang tidak dapat diterangkan dengan kata-kat a.

Pasal 10 (Total ayat 18)
1) [Paulus Mempertahankan Pelayanannya] Aku, Paulus memohon kepadamu dengan kelembutan dan kebaikan Kristus. Beberapa orang mengatakan bahwa aku rendah hati, apabila aku bersama dengan kamu, dan berani apabila aku jauh.

2) Beberapa orang menyangka bahwa kami hidup dengan cara duniawi. Apabila aku datang, aku akan melawan mereka dengan berani. Aku memohon kepada kamu bahwa aku tidak perlu memakai keberanian seperti itu terhadap kamu.

3) Kita memang hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang dengan cara duniawi.

4) Kami berperang dengan senjata-senjata yang berbeda dengan senjata dunia. Kami mempunyai kekuatan senjata dari Allah yang dapat membinasakan tempat-tempat musuh yang kuat. Kami mengalahkan perdebatan musuh.

5) Dan kami mengalahkan semua kesombongan yang melawan pengetahuan tentang Allah. Kami menawan setiap pikiran dan membuatnya menyerah dan taat kepada Kristus.

6) Kami siap menghukum setiap orang yang tidak taat, tetapi pertama-tama kami mau, supaya kamu taat sepenuhnya.

7) Kamu harus melihat kenyataan di hadapanmu. Jika seseorang yakin, bahwa ia milik Kristus, ia harus mengingat bahwa kami juga milik Kristus, sama seperti mereka.

8) Mungkin benar bahwa kami terlalu bangga atas kuasa yang diberikan Tuhan kepada kami, tetapi kuasa yang diberikan itu untuk menguatkan imanmu, bukan untuk menyakitimu. Jadi, aku tidak akan malu karena membanggakan hal itu.

9) Aku tidak mau supaya kamu menyangka, bahwa aku membuat kamu takut dengan suratku.

10) Beberapa orang telah mengatakan, “Surat Paulus penuh kuasa dan kedengarannya penting, tetapi pada saat dia bersama kita, ia lemah. Dan kata-katanya tidak berarti.”

11) Mereka harus mengerti hal ini: Kami tidak bersama kamu saat ini, jadi kami mengatakan hal itu melalui surat, tetapi jika kami ada bersama kamu, kami akan menunjukkan kuasa yang sama seperti yang kami tunjukkan dalam surat kami.

12) Kami tidak berani menempatkan diri kami bersama orang yang menganggap bahwa mereka sangat penting. Kami tidak membandingkan diri dengan mereka. Mereka menggunakan dirinya untuk mengukur diri sendiri dan memperbandingkan dirinya dengan diri sendiri. Hal itu menunjukkan bahwa mereka tidak mengerti apa-apa.

13) Tetapi kami tidak akan bangga atas hal-hal di luar pekerjaan yang diberikan kepada kami. Kami hanya bangga atas pekerjaan yang diberikan Allah kepada kami. Pekerjaan itu termasuk pekerjaan kami bersama dengan kamu.

14) Kami tidak bangga secara berlebihan. Kami terlalu bangga apabila kami belum pernah datang kepadamu, tetapi kami sudah mengunjungimu. Kami telah datang kepadamu dengan Kabar Baik tentang Kristus.

15) Kami membatasi kemegahan kami terhadap pekerjaan milik kami. Kami tidak bangga atas pekerjaan yang bukan milik kami. Kami berharap bahwa imanmu akan terus bertumbuh dan kamu mau membantu, sehingga pekerjaan kami semakin besar.

16) Kami mau menyampaikan Kabar Baik kepada orang di luar daerahmu. Kami tidak mau bangga atas pekerjaan yang telah dilakukan di daerah lain.

17) “Orang yang bermegah, hendaklah bermegah dalam Tuhan.”

18) Orang yang diterima bukanlah orang yang mengatakan bahwa ia baik, tetapi orang yang baik menurut Tuhan.

Pasal 11 (Total ayat 33)
1) [Paulus dan Rasul Palsu] Aku meminta kepada kamu supaya tetap sabar terhadap aku bahkan pada saat aku sedikit bodoh. Memang kamu sudah sabar terhadap aku.

2) Allah memberikan kecemasan kepadaku karena kamu, apakah kamu tetap setia kepada Kristus. Aku berjanji untuk memberikan kamu kepada Kristus. Kristus harus menjadi satu-satunya suamimu. Aku mau memberikan kamu sebagai perawan suci kepada-Nya.

3) Tetapi aku takut pikiranmu akan menjauh dari kesetiaan yang benar dan murni terhadap Kristus. Hal itu dapat terjadi seperti ketika Hawa ditipu ular dengan cara yang licik.

4) Kamu sangat sabar kepada setiap orang yang datang kepadamu, yang memberitakan tentang Yesus yang berbeda dengan yang telah kami beritakan kepadamu. Kamu suka menerima roh atau kabar baik yang berbeda dengan Roh dan Kabar Baik yang kamu terima dari kami. Jadi, kamu harus sabar terhadap aku.

5) Aku kira bahwa para ‘rasul besar’ itu tidak lebih baik daripada aku.

6) Benar, bahwa aku bukan pembicara yang terlatih, tetapi aku sungguh mempunyai pengetahuan. Dalam semua cara kami sudah menunjukkannya dengan jelas kepadamu.

7) Aku telah melakukan pekerjaan pemberitaan Kabar Baik kepadamu dengan tidak menerima upah. Aku telah merendahkan diriku supaya kamu menjadi penting. Apakah kamu kira hal itu salah?

8) Aku telah menerima upah dari jemaat-jemaat lain. Aku telah mengambil uang mereka supaya aku dapat melayanimu.

9) Jika aku memerlukan sesuatu, ketika aku bersama kamu, aku tidak merepotkanmu. Saudara-saudara yang datang dari Makedonia memberi semua keperluanku. Aku tidak membiarkan diriku menjadi beban bagimu dan tidak akan pernah menjadi beban bagimu.

10) Tidak ada seorang pun di Akhaya akan menghentikan aku untuk bangga atas hal itu. Aku mengatakannya dengan kebenaran Kristus yang ada di dalam aku.

11) Mengapa aku tidak menjadi beban bagimu? Apakah kamu kira karena aku tidak mengasihimu? Tidak. Allah tahu bahwa aku mengasihimu.

12) Aku akan terus melakukan yang sedang kulakukan sekarang karena aku mau menghentikan mereka mencari alasan untuk bangga. Mereka mau mengatakan bahwa pekerjaan yang dibanggakannya sama seperti pekerjaan kami.

13) Mereka bukanlah rasul yang sesungguhnya. Mereka adalah pekerja yang berdusta, dan membuat orang menganggap bahwa mereka rasul Kristus.

14) Hal itu tidak mengejutkan kami. Setan pun mengubah dirinya untuk membuat orang menganggap, bahwa ia malaikat terang.

15) Jadi, hal itu tidak mengejutkan kami, jika hamba-hamba setan membuat dirinya seperti hamba yang melakukan yang baik, tetapi pada akhirnya mereka akan mendapat upah atas pekerjaan yang dilakukannya.

16) [Paulus Menceritakan Penderitaannya] Aku mengatakan lagi kepada kamu: Tidak ada orang yang menyangka bahwa aku kurang bijaksana, tetapi jika kamu menyangka aku orang yang kurang bijaksana, terimalah aku, sama seperti kamu menerima orang yang kurang bijaksana, sehingga aku dapat sedikit bangga.

17) Aku bangga sebab aku yakin atas diriku, tetapi aku tidak berbicara seperti cara Tuhan berbicara. Aku bangga atas diriku seperti orang yang kurang bijaksana.

18) Banyak orang bangga atas hidupnya di dunia ini. Oleh sebab itu, aku akan bangga juga.

19) Kamu bijaksana, oleh sebab itu kamu akan senang bersabar terhadap orang yang kurang bijaksana.

20) Aku tahu bahwa kamu akan sabar, bahkan kamu dapat sabar terhadap orang yang memaksa dan menggunakan kamu untuk bekerja. Kamu bersabar terhadap orang yang menipumu, atau menganggap bahwa mereka lebih baik daripada kamu, atau memukul wajahmu.

21) Hal itu membuatku malu untuk mengatakannya, tetapi kami terlalu lemah untuk melakukan hal itu kepadamu. Jika ada orang yang berani bangga atas dirinya, aku juga akan berani dan bangga — aku berbicara seperti orang bodoh.

22) Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga. Apakah mereka orang Israel? Aku juga. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga.

23) Apakah mereka melayani Kristus? Aku melayani-Nya lebih banyak lagi — aku gila berbicara seperti itu. Aku sudah bekerja lebih keras daripada mereka. Aku lebih sering dipenjarakan. Aku lebih banyak dicambuk dan sering hampir mati.

24) Orang Yahudi sudah lima kali menghukumku dengan pukulan cambuk 39 kali.

25) Dalam tiga kesempatan berbeda aku dicambuk dengan rotan. Satu kali aku hampir mati dilempar dengan batu. Tiga kali aku berada di kapal yang tenggelam, dan salah satu di antaranya aku berada di laut sepanjang malam dan juga besoknya.

26) Aku sering bepergian dan pernah diancam bahaya sungai, bahaya pencuri, bahaya dari bangsaku sendiri dan dari orang yang bukan Yahudi. Aku berada dalam bahaya di kota, di tempat-tempat yang tidak berpenduduk, dan di laut. Dan aku juga dalam bahaya ketika bersama-sama dengan orang yang mengatakan bahwa mereka saudara seiman, padahal bukan.

27) Aku sudah melakukan pekerjaan yang berat dan melelahkan, dan sering tidak tidur. Aku lapar dan haus, dan sering aku tidak punya makanan. Aku kedinginan dan tidak mempunyai pakaian.

28) Dan banyak lagi masalah lainnya. Salah satu adalah perhatianku kepada semua jemaat. Aku khawatir terhadap mereka setiap hari.

29) Aku merasa lemah setiap kali ada orang yang lemah. Jika ada orang yang jatuh ke dalam dosa karena orang lain, aku merasa kacau.

30) Jika aku harus bangga atas diriku, aku akan bangga atas diriku yang menunjukkan aku lemah.

31) Allah tahu bahwa aku tidak berdusta. Ia adalah Allah dan Bapa dari Tuhan Yesus, dan hanya Ia yang terpuji untuk selama-lamanya.

32) Ketika aku di Damsyik, gubernur yang diangkat oleh Raja Aretas mau menangkap aku. Ia menempatkan tentara di seluruh kota.

33) Tetapi beberapa teman memasukkan aku ke dalam keranjang, kemudian mereka menurunkan aku melalui lubang tembok, sehingga aku lepas dari dia.

Pasal 12 (Total ayat 21)
1) [Berkat Khusus dalam Hidup Paulus] Aku harus terus bangga atas diriku. Hal itu tidak ada gunanya, tetapi aku akan menceritakan tentang penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan dari Tuhan.

2) Aku tahu tentang seseorang dalam Kristus yang telah dibawa ke tingkat tiga dari surga. Hal itu terjadi 14 tahun yang lalu. Aku tidak tahu apakah orang itu ada di dalam tubuh atau di luar tubuhnya, tetapi Allah tahu.

3) Dan aku tahu bahwa ia dibawa ke Firdaus. Aku tidak tahu apakah ia di dalam tubuhnya atau di luar tubuhnya. Ia telah mendengar suara yang tidak dapat dijelaskannya dan yang tidak ada seorang pun yang diperbolehkan menceritakannya.

(4) ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.

5) Aku akan bangga atas orang itu, bukan atas diriku sendiri. Aku hanya akan bangga atas diriku karena kelemahanku.

6) Jika aku mau bangga atas diriku, aku tidak mau jadi orang yang kurang bijaksana, sebab aku akan memberitakan kebenaran, tetapi aku tidak akan bangga atas diriku, sebab aku tidak mau orang menganggap aku lebih daripada yang dilihatnya pada perbuatanku atau didengarnya dari perkataanku.

7) Aku tidak boleh terlalu bangga atas hal yang luar biasa yang ditunjukkan kepadaku sehingga hal yang menyakitkan diberikan kepadaku. Malaikat setan diutus untuk memukul dan menahan aku supaya jangan terlalu bangga.

8) Aku memohon kepada Tuhan tiga kali untuk mengambil masalah itu dari aku.

9) Tetapi Tuhan berkata kepadaku, “Anugerah-Ku cukup bagimu. Apabila engkau lemah, kuasa-Ku menjadi sempurna di dalam engkau.” Jadi, aku sangat senang atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus hidup di dalam aku.

10) Aku senang di dalam kelemahan, di dalam hinaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan, dan di dalam kesengsaraan karena Kristus. Dan aku senang dengan hal itu sebab apabila aku lemah, aku sungguh-sungguh kuat.

11) [Paulus Mengasihi Orang Kristen di Korintus] Aku sudah berbicara seperti orang bodoh, tetapi kamu yang membuat aku melakukan itu. Kamu adalah orang yang seharusnya mengatakan yang baik tentang aku. Aku tidak berharga, tetapi para ‘rasul besar’ lebih tidak berharga daripadaku.

12) Ketika aku bersama kamu, aku telah melakukan hal yang membuktikan bahwa aku seorang rasul — aku telah membuat tanda-tanda, tanda-tanda ajaib, dan mukjizat. Aku telah melakukan hal itu dengan banyak kesabaran.

13) Kamu telah menerima semua yang telah diterima oleh jemaat-jemaat lain. Hanya satu hal yang berbeda: Aku tidak menjadi beban bagimu. Maafkanlah aku atas hal itu.

14) Sekarang aku siap mengunjungi kamu untuk yang ketiga kalinya. Dan aku tidak akan menjadi beban bagimu dan tidak menginginkan apa pun dari milikmu. Aku hanya membutuhkan kamu. Anak-anak tidak perlu menyimpan apa pun yang seharusnya diberikan kepada orang tuanya. Orang tualah yang harus menyimpan dan memberikannya kepada anak-anaknya.

15) Aku senang untuk memberikan segala sesuatu yang kumiliki kepadamu, bahkan aku memberikan diriku sendiri kepadamu. Jika aku lebih mengasihi kamu, apakah kamu kurang mengasihi aku?

16) Sudah jelas bahwa aku tidak menjadi beban bagimu, tetapi kamu menganggap, bahwa aku curang dan menipu untuk menangkapmu.

17) Apakah aku telah menipumu melalui orang yang kuutus kepadamu? Kamu telah tahu bahwa aku tidak melakukan hal itu.

18) Aku meminta Titus untuk mengunjungimu dan mengutus saudara kami seiman bersamanya. Titus tidak menipumu, bukan? Kamu tahu bahwa Titus dan aku melakukan hal yang sama dengan roh yang sama.

19) Apakah kamu menyangka bahwa kami mempertahankan diri kepadamu selama ini? Tidak. Kami mengatakan hal itu di hadapan Allah dalam Kristus. Apa pun yang kami lakukan, hai Teman-teman terkasih, adalah untuk menguatkan imanmu.

20) Aku melakukan hal itu sebab aku takut, bahwa jika aku datang, kamu tidak seperti yang aku inginkan, dan aku tidak seperti yang kamu inginkan juga. Aku takut bahwa dalam kelompokmu akan terjadi perselisihan, kecemburuan, kemarahan, pertengkaran demi kepentingan diri sendiri, kata-kata jahat, gosip, kesombongan, dan kekacauan.

21) Aku takut apabila aku datang kepadamu lagi, Allahku akan merendahkan aku di depanmu. Mungkin aku akan sedih sebab banyak di antara kamu yang telah melakukan dosa di masa lampau, sebab mereka belum mau bertobat dari hidupnya yang jahat, percabulan, dan yang memalukan dari yang dilakukannya.

Pasal 13 (Total ayat 14)
1) [Peringatan Terakhir dan Salam] Aku akan datang lagi kepadamu untuk ketiga kalinya. Dan ingatlah, “Untuk setiap perkara harus ada dua atau tiga orang saksi yang tahu bahwa hal itu benar.”

2) Pada saat aku bersama kamu untuk kedua kalinya, aku telah memberi peringatan kepada orang yang berdosa. Sekarang aku jauh dari kamu dan aku mengingatkan semua orang yang berdosa: Apabila aku datang lagi, aku akan menghukum kamu karena dosamu.

3) Kamu menginginkan bukti bahwa Kristus berbicara melalui aku. Inilah buktinya: Kristus tidak lemah dalam menghukum kamu, tetapi Kristus penuh kuasa di tengah-tengahmu.

4) Kristus memang lemah ketika Ia dibunuh di kayu salib, tetapi sekarang Ia hidup dengan kuasa Allah. Kami memang lemah dalam Kristus, tetapi untuk kamu, kami hidup dalam Kristus oleh kuasa Allah.

5) Lihatlah dirimu dengan teliti. Ujilah dirimu sendiri apakah kamu hidup di dalam iman. Kamu tahu bahwa Yesus Kristus ada di dalam kamu, tetapi jika kamu tidak tahan uji, Kristus tidak hidup di dalam kamu.

6) Aku berharap supaya kamu melihat, bahwa kami tidak gagal.

7) Kami berdoa kepada Allah supaya kamu tidak melakukan kesalahan. Tidaklah penting bahwa orang melihat kami berhasil dalam ujian. Yang penting adalah kamu melakukan yang benar, biarpun orang menganggap, bahwa kami gagal dalam ujian.

8) Kami tidak dapat melakukan hal yang bertentangan dengan kebenaran. Kami hanya dapat melakukan hal yang sesuai dengan kebenaran.

9) Kami senang menjadi lemah jika kamu kuat. Dan kami berdoa supaya kamu bertumbuh semakin kuat.

10) Aku menulis ini ketika aku tidak bersama dengan kamu, supaya apabila aku datang, aku tidak perlu menggunakan kuasaku untuk menghukum kamu. Tuhan memberikan kuasa kepadaku untuk menguatkan imanmu, bukan untuk membinasakan kamu.

11) Sekarang, Saudara-saudara, selamatlah. Berusahalah menjadi sempurna. Lakukanlah yang kuminta kamu lakukan. Kamu harus mempunyai kemauan yang sama dan hiduplah dalam damai sejahtera. Maka Allah sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu.

12) Berikanlah ciuman kudus satu sama lain apabila kamu saling memberi salam.

13) (13-12b) Semua umat Allah menyampaikan salam kepadamu.

14) (13-13) Semoga Tuhan Yesus Kristus memberikan berkat, dan Allah memberikan kasih, serta Roh Kudus menyertai kamu semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *