Wisata Pulau Madura – Sejarah, Seni, Budaya, Pariwisata, Tokoh Kerajaan

5 min read

Wisata Pulau Madura

Pulau Madura

Pulau Madura terdiri dari 4 Kabupaten: Bangkalan, Sampang, Pamekasan & Sumenep. Populasi +- 3,5 juta (estimasi 2010). Tanaman budi daya yang paling komersial ialah tembakau. Temukan tempat objek wisata di Pulau Madura, seperti di: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep…

Sejarah Pulau Madura

Secara politis, pulau Madura selama berabad-abad telah menjadi subordinat daerah kekuasaan yang berpusat di Jawa. Sekitar tahun 900-1500, pulau ini berada di bawah pengaruh kekuasaan kerajaan Hindu Jawa timur seperti Kediri, Singhasari dan Majapahit.
Di antara tahun 1500 dan 1624, para penguasa pulau Madura pada batas tertentu bergantung pada kerajaan-kerajaan Islam di pantai utara Jawa seperti Demak, Gresik dan Surabaya. Pada tahun 1624, Madura ditaklukkan oleh Mataram.
Setelah itu, pada paruh pertama abad kedelapan belas Madura berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda (mulai 1882), mula-mula oleh VOC, kemudian oleh pemerintah Hindia-Belanda. Pada saat pembagian provinsi pada tahun 1920-an, Madura menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur.

Budaya

Kerapan Sapi di Sumenep
Kerapan Sapi di Sumenep

Seni di Pulau Madura

Seni Tari

Seni Musik

Seni Kriya

  • Batik Tulis Madura
  • Keris, sentra pembuatan senjata keris di Sumenep terdapat di desa Aeng tong tong dan desa desa Palongan Kecamatan Bluto,
  • Sentra Ukiran Sumenep Madura terdapat di desa Karduluk,
  • Sentra pembuatan Perahu Madura terdapat di desa Slopeng dan Pulau Sapudi,
  • Sentra Pembuatan Topeng Madura
  • Sentra Pembuatan Clurit

Pariwisata Pulau Madura

Pulau Madura memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik. Salah satu icon wisata Madura adalah Karapan Sapi. Setiap tahun kerapan sapi diselenggarakan berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan tingkat pembantu wilayah Madura. Selain kerapan sapi ada juga kontes Sapi Sono’ yang diperagakan oleh sapi-sapi betina. Selain itu untuk beberapa di kepulauan Sumenep ada juga kerapan kerbau. Selain karapan sapi yang menjadi objek wisata favorit ada juga beberapa wisata yang semuanya tersebar di 4 wilayah kabupaten di antaranya:

Objek Wisata di Kabupaten Sumenep

Objek Wisata Sejarah, Budaya dan Arsitektur

Karaton Songenep
Karaton Songenep
  • Museum Keraton Sumenep merupakan museum yang dikelola oleh pemerintah daerah Sumenep yang di dalamnya menyimpan berbagai koleksi benda-benda cagar budaya peninggalan keluarga Karaton Sumenep dan beberapa peninggalan masa kerajaan hindu budha seperti arca Wisnu dan lingga yang ditemukan di kecamatan Dungkek. Di dalam museum terdapat juga beberapa koleksi pusaka peninggalan Bangsawan Sumenep seperti guci keramik dari Cina dan Kareta My Lord pemberian Kerajaan Inggris kepada Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I atas jasanya yang telah banyak membantu Thomas Stamford Raffles salah seorang Gubenur Inggris dalam penelitian yang dilakukannya di Indonesia.
  • Keraton Sumenep merupakan peninggalan pusaka Sumenep yang dibangun oleh Raja/Adipati Sumenep XXXI, Panembahan Sumolo Asirudin Pakunataningrat dan diperluas oleh keturunannya yaitu Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I. Karaton Sumenep sendiri letaknya tepat berada di depan Museum Karaton Sumenep,
  • Masjid Jamik Sumenep merupakan bangunan yang mempunyai arsitektur yang khas, memadukan berbagai kebudayaan menjadi bentuk yang unik dan megah, dibangun oleh Panembahan Somala Asirudin Pakunataningrat yang memerintah pada tahun 1762-1811 M dengan arsitek berkebangsaan tionghoa “law pia ngho”
  • Kota Tua Kalianget letaknya di sebelah timur kota Sumenep, disini para pengunjung bisa melihat peninggalan-peninggalan Pabrik garam, Arsitektur Kolonial dan beberapa daerah pertahanan yang dibangun Oleh Pemerintahan Kolonial saat menjajah wilayah Sumenep,
  • Rumah Adat Tradisional Madura Tanean Lanjhang , bisa ditemui di beberapa daerah menuju pantai lombang maupun menuju pantai slopeng,
  • Benteng VOC Kalimo’ok di Kalianget.

Objek Wisata Alam

Hutan Cemara udang di sepanjang bibir Pantai Utara Sumenep sepanjang 30 km, menambah suasana indahnya Bumi Sumekar
Hutan Cemara udang di sepanjang bibir Pantai Utara Sumenep sepanjang 30 km, menambah suasana indahnya Bumi Sumekar
  • Pantai Lombang adalah pantai dengan hamparan pasir putih dan gugusan tanaman cemara udang yang tumbuh di areal tepi dan sekitar pantai. Suasananya sangat teduh dan indah sekali. Pantai Lombang adalah satu-satunya pantai di Indonesia yang ditumbuhi pohon cemara udang,
  • Pantai Slopeng adalah pantai dengan hamparan gunung pasir putih yang mengelilingi sisi pantai sepanjang hampir 6 km. Kawasan pantai ini sangat cocok untuk mancing ria karena areal lautnya kaya akan beragam jenis ikan, termasuk jenis ikan tongkol,
  • Pantai Ponjug di Pulau Talango,
  • Pantai Badur di Kecamatan Batu Putih,
  • Pantai Pasir Putih dan Terumbu Karang Pulau Saor (Kecamatan Sapeken),
  • Kepulauan Kangean dan sekitarnya merupakan gugusan kepulauan Kabupaten Sumenep yang letaknya berada di wilayah ujung timur Pulau Madura. Mempunyai banyak pantai yang eksotik,
  • Wisata Taman Laut Mamburit Pulau Arjasa,
  • Wisata Taman Laut Gililabak Pulau Talango,
  • Taman Air Kiermata di Kecamatan Saronggi,
  • Goa Jeruk Asta Tinggi Sumenep,
  • Goa Kuning di Kecamatan Kangean,
  • Goa Payudan di Kecamatan Guluk-Guluk.

Objek Wisata di Kabupaten Pamekasan

  • Monomen Arek Lancor
  • Pantai Talang Siring, Kecamatan Montok
  • Pantai Jumiang, Kecamatan Pademawu
  • PantaiBatu Kerbuy
  • Api tak kunjung padam
  • Makam Batuampar
  • Vihara Avalokitesara
  • Situs Pangeran Rangga Sukawati
  • Museum Daerah
  • Pasar Batik Joko Tole
  • Gua Istana batumarmar
  • Bukit Bruten desa Bangkes

Objek Wisata di Kabupaten Sampang

  • Pulau Mandangin
  • Pantai Camplong
  • Kuburan Madegan
  • Waduk Klampis Desa Kramat kecamatan Kedungdung
  • Air terjun Toroan
  • Rimba monyet – Nepa Raden segoro
  • Reruntuhan Pababaran
  • Pemandian Sumber Otok
  • Wisata Alam Goa Lebar
  • Monumen Sampang
  • Situs Pababaran Trunojoyo
  • Situs Ratoh Ebuh
  • Politeknik Negeri Madura

Objek Wisata di Kabupaten Bangkalan


Sejarah Tokoh Kerajaan Madura

Madura Barat

  • Pangeran Tengah 1592-1621. Saudara dari:
  • Pangeran Mas 1621-1624
  • Pangeran Praseno / Pangéran Tjokro di Ningrat I / Pangeran Cakraningrat I 1624-1647. Anak dari Tengah dan Ayah dari:
  • Pangeran Tjokro Diningrat II / Pangeran Cakraningrat II 1647-1707, Panembahan 1705. Ayah dari:
  • Raden Temenggong Sosro Diningrat / Pangeran Tjokro Diningrat III / Pangeran Cakraningrat III 1707-1718. Saudara dari:
  • Raden Temenggong Suro Diningrat / Pangeran Tjokro Diningrat IV / Pangeran Cakraningrat IV 1718-1736. Ayah dari:
  • Raden Adipati Sejo Adi Ningrat I / Panembahan Tjokro Diningrat V / Pangeran Cakraningrat V 1736-1769. Kakek dari:
  • Raden Adipati Sejo Adiningrat II / Panembahan Adipati Tjokro Diningrat VI / Pangeran Cakraningrat VI 1769-1779
  • Panembahan Adipati Tjokro Diningrat VII / Pangeran Cakraningrat VII 1779-1815, Sultan Bangkalan 1808-1815. Anak dari Tjokro di Ningrat V dan Ayah dari:
  • Tjokro Diningrat VIII / Pangeran Cakraningrat VIII, Sultan Bangkalan 1815-1847. Saudara dari:
  • Panembahan Tjokro Diningrat IX / Pangeran Cakraningrat / Sultan Bangkalan 1847-1862. Ayah dari:
  • Panembahan Tjokro Diningrat X/ Pangeran Cakraningrat X / Sultan Bangkalan 1862-1882.
  • Pangeran Trunojoyo, Pahlawan Madura salah seorang keturunan Kerajaan Madura Barat dalam memberontak pemerintahan VOC di Jawa dan Madura

Madura Timur

  • Prabu Arya Wiraraja, Adipati Sumenep I pada tahun 1269 dan sebagai salah satu tokoh pendiri Kerajaan Majapahit bersama Raden Wijaya.
  • Pangeran Secadiningrat I
  • Pangeran Secadiningrat II
  • Pangeran Secadiningrat III Adipati Sumenep XIII tahun 1415 – 1460
  • Pangeran Secadiningrat IV Adipati Sumenep 1460 – 1502
  • Pangeran Secadiningrat V Adipati Sumenep 1502 – 1559
  • Raden Tumenenggung Ario Kanduruan Adipati Sumenep 1559 – 1562
  • Pangeran Lor dan Pangeran Wetan Adipati Sumenep 1562 – 1567
  • Pangeran Keduk I Adipati Sumenep 1567 – 1574
  • Pangeran Lor II Adipati Sumenep 1574 – 1589
  • Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro I menjadi Adipati Sumenep 1589 – 1626
  • Kanjeng R. Tumenggung Ario Anggadipa Adipati Sumenep 1626 – 1644
  • Kanjeng R. Tumenggung Ario Jaingpatih Adipati Sumenep 1644 – 1648
  • Kanjeng Pangeran Ario Yudonegoro Adipati Sumenep 1648 – 1672
  • Kanjeng R. Tumenggung Pulang Jiwa dan Kanjeng Pangeran Seppo Adipati Sumenep 1672 – 1678
  • Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro II Adipati Sumenep 1678 – 1709
  • Kanjeng R. Tumenggung Wiromenggolo Adipati Sumenep 1709 – 1721
  • Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro III Adipati Sumenep 1721 – 1744
  • Kanjeng Pangeran Ario Cokronegoro IV Adipati Sumenep 1744 – 1749
  • Raden Buka Adipati Sumenep 1749 – 1750
  • Kanjeng R. Ayu Rasmana Tirtanegara dan Kanjeng R. Tumenggung Tirtanegara Adipati Sumenep 1750 – 1762
  • Kanjeng R. Tumenggung Ario Asirudin / Pangeran Natakusuma I (Panembahan Somala) Sultan Sumenep tahun 1762 – 1811
  • Sultan Abdurrahman Paku Nataningrat I (Kanjeng R. Tumenggung Abdurrahaman) Sultan Sumenep 1811 – 1854
  • Panembahan Natakusuma II (Kanjeng R. Tumenggung Moh. Saleh Natanegara) menjadi Adipati Sumenep 1854 – 1879
  • Kanjeng Pangeran Ario Mangkudiningrat Adipati Sumenep 1879 – 1901
  • Kanjeng Pangeran Ario Pratamingkusuma Adipati Sumenep 1901 – 1926
  • Kanjeng Pangeran Ario Prabuwinata Adipati Sumenep 1926 – 1929

Bacaan Lainnya

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

One Reply to “Wisata Pulau Madura – Sejarah, Seni, Budaya, Pariwisata, Tokoh…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *