Rumus Konversi Suhu Termometer Celcius, Fahrenheit, Reaumur dan Kelvin

3 min read

rumus termometer

Rumus Konversi Suhu Termometer Celcius, Fahrenheit, Reaumur dan Kelvin

Selamat datang di panduan komprehensif kita tentang rumus termometer konversi suhu! Di sini, kita akan mempelajari cara mengubah suhu antara empat skala yang berbeda: Celsius, Fahrenheit, Reaumur, dan Kelvin. Mari kita mulai dan pahami bagaimana masing-masing skala ini saling berhubungan melalui formula matematika yang sederhana namun penting.

Termometer

Adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur. Prinsip kerjanya ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Kami telah membuat ringkasan yang mudah untuk dihafal tentang konversi rumus termometer Celcius, Reaumur, Fahrenheit dan Kelvin dengan mudah.

Celcius

Termometer celcius dibuat oleh Anders Celsius dari Swedia pada tahun 1701 – 1744.

Termometer ini dibuat dari pipa kaca tipis yang kedua ujungnya tertutup dengan tendon bawah yang diisi raksa. Diatas raksa adalah pipa hampa udara yang ujung atasnya tertutup. Alat ini dilengkapi dengan skala untuk menunjukkan suhu.

Untuk menandai thermometer dengan skala Celcius, thermometer mula-mula dicelupkan ke dalam campuran es dan air pada tekanan 1 atmosfer. Termometer dibiarkan beberapa lama sampai tinggi permukaan zat cair dalam pipa thermometer tidak berubah. Ini artinya telah tercapai keseimbangan termal antara es yang sedang mencair dengan thermometer.

Tinggi raksa dalam pipa thermometer kemudian ditandai. Pada tanda ini dibubuhkan angka 00 C.
Kemudian thermometer dicelupkan kedalam uap air diatas permukaan air yang sedang mendidih pada tekanan 1 atmosfer. Sebagai zat termometrik, permukaan raksa naik sampai tinggi tertentu. Setelah mencapai keseimbangan termal maka dibubuhkan angka 1000 C. Jarak 0 – 100 dibuat dengan skala sama yang masing-masing menyatakan perubahan angka 10 C.

Merupakan termometer yang menggunakan skala Celcius (C).
Titik didih air: 100 derajat Celcius (100 C)
Titik beku: 0 derajat Celcius (0 C)

Dari 0 derajat Celcius sampai 100 derajar Celcius dibagi dalam 100 skala.

Fahrenheit

Termometer Fahrenheit dibuat oleh Daniel Gabriel Fahrenheit dari Jerman pada tahun 1986-1736.

Fahrenheit menentukan dua suhu sebagai patokan yang agak berlainan dengan cara Celcius dan Reamur. Suhu tetap bawah ditetapkan menggunakan salju yang dicampur dengan garam amoniak yang lebih dingin daripada suhu es yang melebur pada tekanan udara normal (76 cm Hg). Suhu tetap atas ditetapkan berdasarkan suhu badan manusia yang sehat. Ternyata, kedua suhu itu menunjukkan pada angka 32 dan 212.

Merupakan termometer yang menggunakan skala Fahrenheit (F).

Titik didih air: 212 derajat Fahrenheit (212 F)
Titik bekunya: 32 derajat Fahrenheit (32 F)

Dari 32 derajat Fahrenheit sampai 212 derajar Fahrenheit dibagi dalam 180 skala.

Kelvin

Termometer Kelvin dibuat oleh Kelvin dari Inggris pada tahun 1848-1954.

Termometer Kelvin ditetapkan oleh fisikawan Inggris Lord Kelvin. Skala Kelvin memiliki satuan Kelvin (disingkat K, bukan °K). Pada skala Kelvin, tidak ada skala negatif karena titik beku air ditetapkan sebesar 273 K dan titik didih air ditetapkan sebesar 373 K. Hal ini berarti suhu 0 K sama dengan –273 °C. Suhu ini dikenal sebagai suhu nol mutlak. Para ilmuwan yakin bahwa pada suhu nol mutlak, molekul-molekul diam atau tidak bergerak. Dengan alasan inilah skala Kelvin sering digunakan untuk keperluan ilmiah. Skala Kelvin merupakan satuan internasional untuk temperatur.

Merupakan termometer yang menggunakan skala Kelvin (K).

Titik didih air: 373 Kelvin (373 K)
Titik bekunya: 273 Kelvin (273 K)

Dari 273 Kelvin sampai 373 Kelvin dibagi dalam 100 skala.

Celsius Kelvin termometer
Termometer Celcius dan Kelvin. Sumber foto: Martinvl [CC BY-SA 3.0], via Wikimedia Commons

Reaumur

Termometer Reaumur dibuat oleh Réaumur dari Perancis pada tahun 1731.

Prinsip thermometer Reaumur sama dengan pembuatan thermometer Celcius dimana angka 0 sebagai titik tetap bawah menunjukkan titik lebur es pada tekanan udara normal. Perbedaannya dengan thermometer celcius adalah titik didih air pada tekanan udara normal diberi tanda angka 80. Kemudian, antara kedua suhu itu dibagi menjadi 80 bagian yang sama. Tiap-tiap bagian disebut satu derajat reamur.

Merupakan termometer yang menggunakan skala Reamur (R).

Titik didih air: 80 derajat Reamur (80 R)
Titik bekunya: 0 derajat Reamur (0 R)

Dari 0 derajat Reamur sampai 80 derajar Reamur dibagi dalam 80 skala.

Réaumur - Celsius thermometer
Termometer Reaumur – Celsius. Sumber foto: Jeancz (Own work) [CC BY-SA 4.0], via Wikimedia Commons

Rumus konversi suhu Celcius, Fahrenheit, Kelvin dan Reaumur

Konversi suhu dari Celcius (C) ke Reaumur (R), Fahrenheit (F) dan Kelvin (K) adalah:

Dari Celsius

Skala yang dinginkanFormula
Fahrenheit°F = °C × 1,8 + 32
Réaumur°Ré = °C × 0,8
KelvinK = °C + 273,15

Konversi suhu dari Fahrenheit (F) ke Celcius (C), Reaumur (R) dan Kelvin (K)

Dari Fahrenheit

Skala yang dinginkanFormula
Celsius°C = (°F − 32) / 1,8
Réaumur°Ré = (°F − 32) / 0,44
KelvinK = (°F + 459,67) / 1,8

Konversi suhu dari Kelvin (K) ke Celcius (C), Reaumur (R), Fahrenheit (F)

Dari Kelvin

Skala yang diinginkanFormula
Celsius°C = K − 273,15
Réaumur°Ré = (K − 273,15) × 0,8
Fahrenheit°F = K × 1,8 − 459,67

Konversi suhu dari Reaumur (R) ke Celcius (C), Fahrenheit (F) dan Kelvin (K)

Dari Réaumur

Skala yang diinginkanFormula
Celsius°C = °Ré / 0,8
Fahrenheit°F = °Ré × 2,25 + 32
KelvinK = °Ré / 0,8 + 273,15

Ringkasan Rumus Termometer Celcius, Reaumur, Fahrenheit dan Kelvin

KriteriaCelsiusRéaumurFahrenheitkelvin
Nol absolut-273,15 °C-218,52 °Ré-459,67 °F0 K
Titik beku air0 °C0 °Ré32 °F273,15 K
Suhu badan manusia37 °C29,6 °Ré98,6 °F310,15 K
Titik didih air100 °C80 °Ré212 °F373,15 K

Secara teori, Nol mutlak atau nol absolut adalah suhu terendah yang mungkin terjadi. Pada suhu nol mutlak ini, molekul tidak bergerak (relatif terhadap molekul lain secara keseluruhan). Berada pada temperatur yang rendah memiliki beberapa konsekuensi termodinamika, contohnya, pada nol absulot semua gerakan molekular tidak berhenti tetapi tidak memiliki energi yang cukup untuk berpindah ke sistem lain. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pada temperatur nol mutlak, energi molekular bernilai minimal.

Titik nol pada skala temperatur termodinamika di seperti skala Kelvin di set pada nilai nol mutlak. Berdasarkan kesepakatan internasional, nol mutlak didefinisikan sebagai temperaratur nol pada skala Kelvin dan −273.15° pada skala Celsius. Nilai ini sama dengan −459.67° pada skala Fahrenheit.

Mengapa Suhu Udara Lebih Dingin Saat Ketinggian Tempat Meningkat?

Bacaan Lainnya

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: WikipediaSteemitBrannan & Sons

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya