Fungsi, Perbedaan, Cara Berpikir Otak Kiri Dan Kanan

Apakah Fungsi Otak Kiri dan Kanan?

Kebanyakan individu memiliki preferensi yang berbeda untuk salah satu gaya berpikir ini. Apakah Anda tahu fungsi otak kiri dan kanan?

Konsep otak kanan dan otak kiri pemikiran yang dikembangkan dari penelitian pada akhir tahun 1960 dari psychobiologist Amerika Roger W Sperry. Ia menemukan bahwa otak manusia memiliki dua cara yang sangat berbeda dari pemikiran.

Orang-orang yang mengidentifikasi sebagai pemikir otak kiri, mungkin merasa bahwa mereka memiliki matematika dan logika yang kuat. Mereka yang mengaku menjadi pemikir otak kanan, di sisi lain, merasa bahwa bakat mereka lebih di sisi kreatifitas.

Fungsi Otak Kiri

Otak kiri merupakan pusat IQ yang akan menjadikan logika kita menjadi semakin baik dan kuat. Otak kiri memiliki fungsi yang identik dengan perhitungan dan perencanaan. Otak kiri sangat kuat dengan hal yang bernuasnsa perhitungan dan perencanaan yang bagus, sebagai berikut:

  • Logika
  • Analisis
  • Sequencing (pengurutan / rangkaian / rentetan)
  • Linear (lurus)
  • Matematika
  • Bahasa
  • Fakta
  • Pemikiran dari kata-kata / arti kata
  • Kata-kata / lirik lagu
  • Pemecahan masalah / penghitungan

Fungsi Otak Kiri Dan Kanan

Fungsi Otak Kanan

Banyak sekali kelebihan dari otak kanan ini diantaranya jika kita manfaatkan. Otak kanan sebagian besar untuk kreatifitas dan mengingat maka ingatanya akan menjadi jangka panjang dan sangat efektif ketika kita mengunakan otak kanan untuk menghafal. Otak kanan memiliki sifat long term Memory atau ingatan jangka panjang. Jika otak kanan di optimalkan maka kita akan menjadi semakin:

  • Kreatif
  • Imajinasi
  • Berpikir holistik (dimensi spiritual: moral dan etika)
  • Intuisi (kemampuan untuk mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan dan dipelajari)
  • Seni (keterampilan motorik)
  • Rhytm / irama
  • Non-verbal
  • Perasaan
  • Visualisasi
  • Tune / nada lagu
  • Melamun

Asal Teori Fungsi Otak Kiri dan Kanan

Teori otak kiri otak kanan berawal dari karya Roger W. Sperry, yang dianugerahi Hadiah Nobel pada tahun 1981. Saat mempelajari efek epilepsi, Sperry menemukan bahwa memotong korpus callosum (struktur yang menghubungkan kedua belahan otak dari otak) bisa mengurangi atau menghilangkan kejang.

Namun, pasien ini juga mengalami gejala lain setelah jalur komunikasi antara kedua sisi otak terpotong. Misalnya, banyak pasien otak split mendapati diri mereka tidak dapat menamai benda-benda yang diproses oleh sisi kanan otak namun mampu memberi nama benda-benda yang diproses oleh sisi kiri otak.

Berdasarkan informasi ini, Sperry menyarankan agar bahasa dikontrol oleh sisi kiri otak. Secara umum, sisi kiri otak cenderung mengendalikan banyak aspek bahasa dan logika, sedangkan sisi kanan cenderung menangani informasi spasial dan pemahaman visual.

Bacaan Menarik Lainnya

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Very WellMental Maths SchoolVery Well

Leave A Comment