fbpx

Fosil Tengkorak Manusia Jawa Pada Zaman Purbakala

Fosil Tengkorak Kepala Jawa Menimbulkan Pertanyaan Tentang Silsilah Manusia

Para ilmuwan telah mengungkap misteri ketika hominid (sebuah keluarga taksonomi dari primata, mengikutkan 4 genera yang masih hidup: simpanse dan bonobo, gorila, manusia dan orangutan) awal pertama kali meninggalkan Afrika, ke mana mereka pergi, berapa banyak spesies hominid di sana; dan bagaimana mereka berhubungan dengan manusia modern, selama lebih dari satu abad.

Tengkorak yang baru saja ditemukan di Indonesia menambahkan sepotong informasi berharga pada catatan fosil, namun para ilmuwan berbeda tentang letaknya di silsilah keluarga manusia.

Tengkorak tersebut, yang oleh para ilmuwan disebut Sambungmacan 4 (Sm 4), ditemukan di daerah Sambungmacan, Jawa Tengah, Indonesia. Ini adalah Homo erectus jantan berumur separuh baya atau sedikit lebih muda yang mungkin menderita dan sembuh dari luka di kepala. Dua tengkorak parsial dan fragmen tibia sebelumnya ditemukan di daerah tersebut.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa populasi “Manusia Jawa” menjadi semakin terisolasi dari populasi Homo erectus Asia lainnya dan memberikan kontribusi minimal pada keturunan manusia modern.

 

Manusia Jawa

Replika tengkorak “Manusia Jawa”


Homo Erectus Adalah

Jenis manusia yang telah punah dari genus Homo. Dalam bahasa Latin, berarti “manusia yang berdiri tegak”.

Jenis manusia purba lainnya: Meganthropus (Manusia Besar), Pithecanthropus (Manusia Kera Berjalan Tegak), Homo erectus, Homo antecessor, Homo heidelbergensis, Neanderthal.

 

Fosil Manusia Jawa Homo Erectus Paleojavanicus 1891

Manusia Jawa (Homo erectus paleojavanicus) adalah jenis homo erectus yang pertama kali ditemukan. Yang berusia sekitar 500 000 tahun yang lalu. Pada awal penemuan, makhluk mirip manusia ini diberi nama ilmiah Pithecanthropus erectus oleh Eugène Dubois, pemimpin tim yang berhasil menemukan fosil tengkoraknya di Trinil pada tahun 1891. Nama Pithecanthropus erectus sendiri berasal dari akar bahasa Yunani dan latin dan memiliki arti manusia-kera yang dapat berdiri.

 

Ilustrasi tengkorak manusia jawa

Ilustrasi tengkorak “Manusia Jawa”. 1922 rekonstruksi tengkorak Manusia Jawa, karena Trinil 2 hanya merupakan tengkorak, Dubois yang percaya bahwa manusia Jawa sedang berpindah antara kera dan manusia, menarik rekonstruksi dengan rahang seperti kera tapi otak lebih besar dari kera.


Bacaan Lainnya


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “ohh begitu ya…” akan sering terdengar, jika Anda memasang aplikasiHP kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Sumber bacaan: BritannicaNational GeographicUNESCOTalk Origins

             

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

 


By | 2018-04-30T00:22:03+07:00 Oktober 13th, 2017|Geografi & Sejarah, IPA|0 Comments

Leave A Comment