Contoh Soal Rumus Kimia Garam Dan Jawabannya

6 min read

Rumus Kimia Garam

Kimia Garam

Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO) dan ion monoatomik seperti fluorida (F), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Rumus kimia garam adalah Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.

 

Cara Menentukan Rumus Kimia Garam

Agar Anda dapat menentukan rumus kimia garam dan namanya sobat harus memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Pastikan Anda tahu nama anion dan kationnya berikut muatannya. Anda bisa lihat list anion dan kation di postingan anion kation kimia

  2. Untuk nama garam, kation ditulis terlebih dahulu dari pada anion. Jadi Kation-Anion. Urutan kation dan anion ini haya berlaku untuk nama bukan untuk rumus garamnya.

  3. Anda harus mengingat bahwa garam selalu bermuatan netral jadi pastikan jumlah molekuk kation dan anion menghasilkan jumlah ion postif dan negarif yang sama sehingga jika dijumlahkan hasilnya netral.

 

Rumus Kimia Garam
Natrium klorida (NaCl) adalah bahan utama garam dapur.

 

Reaksi Pembentukan Garam

Beberapa reaksi kimia yang menghasilkan garam seperti reaksi antar asam dengan basa ex NaCl. Ada juga yang terbuat dari logam dengan asam kuat encer seperti MgCl2, dari reaksi logam dan non logam seperti CaCl2. Contohnya sebagai berikut:

 

Unsur
1
Unsur
2
ContohRumus
Kimia Garam
yg Dihasilkan
AsamBasaHCl+ NH3→ NH4ClNH4Cl
LogamAsam Kuat EncerMg+ 2 HCl → MgCl2 + H2.MgCl2
LogamNonLogamCa+ Cl→ CaCl2CaCl2
AsamOksida
Basa
2HNONa2→ 2 NaNO3+ H2ONaNO3
BasaOksida
Asam
2 NaOH + Cl2→ 2 NaClO + H2ONaClO

Rumus Kimia garam, tergantung pada jenis garam dan tentu saja kation dan anion yang menyusunnya. Untuk penamaannya sendiri mengikuti aturan penamaan senyawa.

 

Tabel Rumus Kimia Garam

Nama GaramRumus Kimia Garam
Natrium Klorida (Garam Dapur)NaCl
Magnesium sulfat (Garam Epson/Garam Inggris)MgSO4
Kalium IodidaKI
Tembaga SulfatCuSO4
Kasium KloridaCaCl2
Kalium PermanganatKMnO4
Natrium AsetatCH3COONa
Kalsium Asetat(CH3COO)2Ca
Natrium NitratNaNO3
Kalium NitratKNO3
Aluminium NitratAl(NO3)3
Aluminium SulfatAl2(SO4)3

 

Ion

Nama-nama garam diawali dengan nama ion kation (contohnya, natrium atau amonium) diikuti dengan nama ion anion (contohnya, klorida atau asetat).

Ion yang termasuk kation diantaranya

  • Amonium NH4+
  • Kalsium Ca2+
  • Besi Fe2+ and Fe3+
  • Magnesium Mg2+
  • Kalium K+
  • Pyridinium C5H5NH+
  • Quaternary ammonium NR4+
  • Natrium Na+

Ion yang termasuk anion termasuk

  • Asetat CH3COO (asam asetat)
  • Karbonat CO32− (asam karbonat)
  • Klorida Cl (asam klorida)
  • Sitrat HOC(COO)(CH2COO)2 (asam sitrat)
  • Sianida C≡N (asam sianida)
  • Hidroksida OH (air)
  • Nitrat NO3 (asam nitrat)
  • Nitrit NO2 (asam nitrit)
  • Oksida O2− (air)
  • Fosfat PO43− (asam fosfat)
  • Sulfat SO42− (asam sulfat)

 

Besi (II) oksida (FeO)
Besi (II) oksida (FeO)
Besi (III) oksida (Fe2O3)
Besi (III) oksida (Fe2O3)

 

Contoh Soal Rumus Kimia Garam Dan Jawabannya

1. Tentukan Rumus Kimia dari Natium Sulfat dan Barium Oksida?

Natrium Na+
Sulfat SO42-Jadi kita butuh 2 atom natrium dan 1 molekul so rumus kimia garamnya adalahh Na2SO4
untuk Baium Oksida, Ba2+ dan O2- jadi rumus kimia garamnya BaO
Intinya ketika sobat sudah hafal dan paham anion dan kation berikut muatannya sobat akan mudah untuk menentukan rumus kimia dari garam.

 

2. Menghitung pH campuran AL + BK
Sebanyak 250 mL larutan CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 250 mL NaOH 0,2 M, membentuk suatu garam sesuai dengan reaksi :

CH3COOH(aq) + NaOH(aq) ==> CH3COONa(aq) + H2O(l)
(Ka = 1  10^-9). pH campuran tersebut adalah…

Pembahasan:
Mol CH3COOH = M x V = 250 mL x 0,2 M = 50 mmol
Mol NaOH = M x V = 250 mL x 0,2 M = 50 mmol

Reaksi yang terjadi :
CH3COOH(aq) + NaOH(aq) ==> CH3COONa(aq) + H2O(l)
M    50 mmol             50 mmol                 –                           –
R     50 mmol             50 mmol               50 mmol               50 mmol
S         –                                  –                    50 mmol         50 mmol

Karena kedua pereaksi habil bereaksi, maka garamlah yang menentukan pH larutan. Soal ini termasuk menghitung pH garam.

M garam = n/V tot = 50 mmol/500 mL = 0,1 M

Karena garamnya adalah AL + BK maka sifat larutan adalah basa.

[OH-]= √(Kw/Ka x M G)  = √((1 x 10^-14)/(1 x 10^-9) x 0,1) = 1 x 10^-3 M

pOH = – loh [OH-] = – log 1 x 10^-3 = 3
pH = 14 -3 = 11

 

3. Menentukan garam yang memiliki sifat asam, basa atau netral. Diketahui beberapa senyawa berikut:
1. CaF2
2. Fe(NO3)2
3. K3PO4
4. Al2S3
5. ZnSO4
Berdasarkan data diatas, garam yang memiliki pH < 7 adalah…

Pembahasan:
Garam yang pH < 7 = garam AK + BL

Untuk jenis dari suatu garam, perhatikanlah cara berikut :
CaF2 ==> Ca2+ + 2F-
+          +
OH-       H+
|          |
Ca(OH)2  HF
(BK)      (Al ) ==> garam bersifat basa dengan pH > 7

Dengan cara yang sama akan kita dapatkan :
Fe(NO3)2 ==> garam BL + AK ==>garam bersifat asam dengan pH <7
K3PO4  ==> garam BK + AL ==> garam bersifat basa dengan pH > 7.
Al2S3 ==> garam BL + AL ==> garam bersifat netral dengan pH = 7
ZnSO4 ==> garam BL + AK ==> garam bersifat asam dengan pH < 7

Jadi jawabannya adalah CaF2 dan K3PO4.

 

4. Menentukan massa garam yang harus dilarutkan untuk membentuk larutan dengan pH tertentu.
Sebanyak p gram CH3COONa dilarutkan dalam satu liter air menurut persamaan reaksi :
CH3COO- + H2O ==> CH3COOH + OH-
Jika Ka CH3COOH = 1 x10^-5 dan pH larutan yang terbentuk sebesar 9, maka banyaknya p garam yang harus dilarutkan adalah… g (Ar C = 12, O= 16, H = 1 dan Na= 23)

Pembahasan:
CH3COONa adalah garam AL + BK sehingga sifat larutan adalah basa. Dapat kalian lihatdari reaksi hidrolisisnya yang menghasilkan OH-. Jadi untuk mencari massa kita mulai dari menentukan berapa konsentrasi OH- nya.

pH = 9
pOH = 14 -9 = 5 ==> [OH-]= 1 x10^-5 M

[OH-] = √(Kw/Ka x M G)
1 x 10^-5 = √((1 x 〖10〗^(-14)/1 x10^-5) x) M G
1 x 10^-10 = 1 x 10^-9 x M G
M G= 1 x 10^-10/ 1 x 10^-9
= 1 x 10^-1 M

Mol G = M x V = 1 x 10^-1 x 1 L = 1 x 10^-3 mol = 0,1 mol

Massa G = n x Mr = 0,1  x 82 = 8,2 gram
Jawaban  8,20.

 

Rumus Kimia Konsep Mol Dan Empiris Beserta Contoh Soal Dan Jawaban

Mol adalah satuan dasar SI (Satuan Internasional) yang mengukur jumlah zat.

Satu mol didefinisikan sebagai jumlah zat suatu sistem yang mengandung “entitas elementer” (atom, molekul, ion, elektron) sebanyak atom-atom yang berada dalam 12 gram karbon-12. Jadi:

  • 1 Mol besi mengandung sejumlah atom yang sama banyaknya dengan satu mol emas;
  • 1 Mol benzena mengandung sejumlah molekul yang sama banyaknya dengan satu mol air;
  • Jumlah atom dalam satu mol besi adalah sama dengan jumlah molekul dalam satu mol air.

Untuk informasi “Rumus Kimia Mol” lebih lanjut, mohon klik disini. Lihat juga contoh-contoh soal dan jawabannya.

 

Soal Rumus Kimia Hidrat (Air Kristal) Dan Jawabannya

Senyawa hidrat adalah molekul padatan (kristal) yang mengandung air (H2O), misalnya pada senyawa MgSO4.8H2O, magnesium sulfat yang mengikat 8 molekul H2O.

Sebagai contoh garam Kalsium Sulfat, memiliki rumus kimia CaSO4 . 2 H2O, artinya dalam setiap mol CaSO4 terdapat 2 mol H2O.

Untuk informasi “Rumus Kimia Hidrat” lebih lanjut, mohon klik disini. Lihat juga contoh-contoh soal dan jawabannya.

 

Tabel Periodik Kimia – Lengkap Dengan Daftar Unsur Kimia Berdasarkan Nama, Warna Dan Jenis

Tabel periodik adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom (jumlah proton dalam inti atom), konfigurasi elektron dan keberulangan sifat kimia. Klik disini untuk membaca tabel periodik yang komplit.