Daftar Teknik Melukis: Jenis, Contoh, dan Efek Visualnya
Berikut ini adalah daftar teknik melukis yang sering digunakan dalam seni rupa. Teknik-teknik ini mencakup: media (cat air, akrilik, cat minyak), cara aplikasi cat (disiram, dititik, disemprot), serta teknik visual untuk membuat ilusi ruang, cahaya, tekstur, dan kedalaman pada permukaan dua dimensi.
Artikel ini cocok untuk pelajar seni, pemula, maupun pecinta lukisan yang ingin memahami perbedaan teknik dan hasil akhirnya.
Cat Air (Aquarel)
Cat air (aquarel) adalah medium lukisan berbasis pigmen + pelarut air dengan sifat transparan.
Permukaan yang paling umum digunakan adalah kertas, tetapi dapat pula pada papyrus, kulit, kain, kayu, atau kanvas.
Karena transparansi, cat air unggul untuk efek layering halus, gradasi lembut, dan nuansa ringan.
Sebaliknya, gouache adalah media berbasis air yang lebih menutup (opaque).
Contoh artis: Paul Cézanne, Stanisław Masłowski, John Singer Sargent, William Blake.
Airbrush
Airbrush adalah teknik melukis yang menggunakan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau pewarna pada bidang kerja.
Hasilnya biasanya sangat halus, rata, dan cocok untuk gradasi yang “menghilang” lembut.
Airbrush pertama (tergantung definisi) dipatenkan pada tahun 1876 (Nomor Paten 182.389) oleh Francis Edgar Stanley dari Newton, Massachusetts.
Baca juga:
Lukisan Paling Terkenal di Dunia
Fresko
Fresco (fresko) adalah teknik lukis mural di atas plester yang masih basah (buon fresco). Pigmen menyatu dengan dinding sehingga kuat dan tidak mudah mengelupas.
Leonardo da Vinci kemudian mengembangkan variasi dengan menimpakan pigmen pada lapisan yang sudah kering.
Contoh artis: Leonardo da Vinci.

Lukisan teknik melukis fresco.
Creation of Adam (Penciptaan Adam) karya Michelangelo.
Sumber foto:
Wikimedia Commons
Lukisan Akrilik
Cat akrilik menggunakan resin akrilik sintetis, mengering cepat, dan bisa menghasilkan efek dari yang transparan seperti cat air hingga padat seperti cat minyak.
Banyak seniman menyukainya karena lebih praktis dan relatif minim asap pelarut dibanding cat minyak.
Cat akrilik populer secara komersial sejak 1960-an dan banyak digunakan seniman modern.
Seniman terkenal: Andy Warhol, Roy Lichtenstein, Bridget Riley, Mark Rothko, Ellsworth Kelly, Barnett Newman, David Hockney.
Lukisan Aksi (Action Painting) / “Abstraksi Gerak”
Action painting adalah gaya melukis di mana cat disiram, ditetes, digiring, atau dioles spontan pada kanvas.
Fokusnya bukan hanya hasil akhir, tetapi juga aksi fisik saat melukis.
Contoh artis: Jackson Pollock, Franz Kline, Willem de Kooning, Elaine Hamilton.
Perspektif Udara (Aerial / Atmospheric Perspective)
Teknik ini menciptakan ilusi kedalaman dengan mengubah warna, kontras, dan kejernihan objek yang jauh.
Objek jauh biasanya tampak lebih pucat, kebiruan, dan kurang kontras karena efek atmosfer (kelembapan, debu, partikel).
Leonardo da Vinci membahas konsep ini secara jelas dalam tulisannya tentang lukisan.

Teknik melukis Joachim Patinir. Lukisan Flemish di Museu Nacional de Arte Antiga – Lisbon, Portugal.
Sumber foto:
Wikimedia Commons
Karena cahaya biru (panjang gelombang pendek) lebih mudah tersebar, objek jauh sering tampak kebiruan.
Sebaliknya, komponen biru pada objek terang bisa “hilang” sehingga objek jauh tampak lebih hangat/kemerahan pada kondisi tertentu.
Siapa yang menciptakan perspektif atmosfer? Leonardo da Vinci.
Contoh artis: Joachim Patinir, J.M.W. Turner, Leonardo Da Vinci.
Anamorphosis
Anamorphosis adalah teknik perspektif cerdik yang menghasilkan gambar terdistorsi bila dilihat dari sudut biasa, namun tampak normal jika dilihat dari sudut tertentu atau melalui cermin lengkung.
Istilah ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti “mengubah” dan populer sejak abad ke-17, meskipun tekniknya sudah muncul sejak era awal perspektif.
Contoh artis: Felice Varini, Hans Hamngren.
Camaieu
Camaieu adalah teknik melukis dalam satu warna (monokrom) atau beberapa corak yang tidak natural untuk objeknya.
Versi monokrom abu-abu disebut grisaille, sedangkan monokrom kekuningan dikenal sebagai cirage.
Teknik ini dipakai untuk meniru efek relief patung atau dekorasi arsitektur, termasuk pada enamel untuk jam tangan, medali, dan kotak kecil (snuffbox).
Contoh artis: Jean Baptiste (1728-1808), Picasso, Matisse.
Pengecatan Kasein (Casein Painting)
Kasein adalah media cat berbasis protein susu yang cepat kering, larut air saat basah, dan menjadi cukup tahan air saat kering.
Efeknya bisa mendekati cat minyak namun lebih matte dan cepat kering.
Karena sifatnya lebih rapuh daripada cat minyak, kasein biasanya diaplikasikan pada papan/panel kaku, bukan kanvas.
Contoh artis: Oscar Howe, Pablita Velarde, John Berkey, Andy Warhol (karya awal seperti Dick Tracy dan Popeye).
Chiaroscuro
Chiaroscuro adalah teknik yang menekankan kontras kuat antara terang dan gelap untuk menciptakan kesan volume,
kedalaman, dan dramatis pada objek tiga dimensi di permukaan dua dimensi.
Teknik ini sangat penting dalam seni Renaisans dan juga dikenal dalam fotografi/film untuk pencahayaan dramatis.
Contoh artis: Rembrandt, Caravaggio, Vermeer, Goya.
Haboku (破 墨) dan Hatsuboku (溌 墨)
Ini adalah teknik lukisan tinta Jepang (suiboku) yang menyederhanakan bentuk menjadi sapuan ekspresif.
Haboku mengandalkan lapisan kontras hitam–abu–putih, sedangkan hatsuboku memakai “percikan tinta” tanpa kontur jelas.
Di Jepang, gaya ini kuat disebarkan oleh pelukis Sesshū Tōyō.
Contoh artis: Alfred Freddy Krupa, Sesshū Tōyō.
Drybrush
Drybrush menggunakan kuas yang relatif kering dengan cat kental sehingga meninggalkan jejak tekstur “serat” khas.
Cocok untuk efek tekstur, detail, dan sorotan pada permukaan kasar—sering digunakan juga pada miniatur.
Contoh artis: Andrew Wyeth, Rembrandt van Rijn, Edouard Manet.
Divisionism atau Pointillisme
Divisionism adalah pendekatan memisahkan warna menjadi titik/sapuan kecil berdasarkan teori warna,
sehingga dari kejauhan warna “menyatu” secara optik di mata penonton.
Pointillism lebih spesifik pada teknik penerapan titik.
Contoh artis: Georges Seurat, Paul Signac, Vincent van Gogh, Camille Pissarro, Chuck Close, dan lainnya.
Baca juga:
Lukisan Ekspresionis: The Scream Edvard Munch “Jeritan”
Teknik Melukis Graffiti

Ciuman persaudaraan (antara Brezhnev dan Honecker) ini adalah salah satu karya paling terkenal dari East-Side-Gallery Artist: Dimitri Vrubel (1960-)
East-Side-Gallery adalah bagian dari Tembok Berlin yang sejajar dengan Spree dan Mühlenstrasse yang dilukis oleh banyak seniman internasional pada tahun 1990 dengan tema Perdamaian dan Rekonsiliasi.
Situs tersebut telah diklasifikasikan sebagai monumen bersejarah. Itu dipulihkan pada tahun 2009 karena vandalisme. Sumber foto:
Wikimedia Commons
Graffiti adalah tulisan atau gambar pada dinding/permukaan publik, biasanya tanpa izin.
Dalam sejarah, graffiti sudah ada sejak Mesir kuno, Yunani kuno, dan Kekaisaran Romawi.
Di era modern, cat semprot dan spidol menjadi media populer, dan gaya graffiti berkembang cepat.
Di banyak negara, graffiti tanpa izin dianggap vandalisme. Namun di sisi lain, sebagian seniman melihatnya sebagai cara mengekspresikan seni atau pesan politik di ruang publik.
Contoh artis: Eduardo Kobra, Shepard Fairey, Dmitri Vrubel, David Choe.
Lukisan Cat Minyak (Oil Painting)
Cat minyak adalah media klasik: pigmen tersuspensi dalam minyak pengering.
Keunggulannya adalah mudah menghasilkan perpaduan nada (blending), lapisan transparan (glazing), dan variasi tekstur.
Mengapa cat minyak populer? Karena daya tahan tinggi, warna stabil, dan waktu pengeringan lambat yang memungkinkan koreksi serta pengerjaan ulang.
Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai
Respons “Ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!
Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing
