UI Universitas Indonesia di Jakarta / Depok – Program Studi, Jenjang Pendidikan

UI

Universitas Indonesia, biasa disingkat sebagai UI, adalah sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok, Jawa Barat tepat di perbatasan antara Depok dengan wilayah Jakarta Selatan, dan kampus utama lainnya terdapat di daerah Salemba di Jakarta Pusat.

Moto: Veritas, Probitas, Iustitia = Kebenaran, Kejujuran, Keadilan

 

Jenjang pendidikan UI (Universitas Indonesia)

Program studi yang ditawarkan oleh UI (Universitas Indonesia) meliputi jenjang pendidikan dengan tingkatan berdasarkan acuan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia:

  • Pendidikan Vokasi/Kejuruan: Jenjang Diploma 3 (KKNI Level 5)
  • Pendidikan Akademik: Jenjang Sarjana (S1) (KKNI Level 6)
    • Jenjang Magister (S2) (KKNI Level 8)
    • Jenjang Doktor (S3) (KKNI Level 9)
  • Pendidikan Profesional: Jenjang Profesi (KKNI Level 7)
    • Jenjang Spesialis 1 (KKNI Level 8)
    • Jenjang Spesialis 2 (KKNI Level 9)

 

UI Universitas Indonesia

UI Universitas Indonesia: Bangunan tempat Medical College berada adalah bekas gedung Stovia. Perguruan Tinggi Kedokteran di Batavia tahun 1927. Sumber foto: Tropenmuseum / Wikimedia

 

Program studi UI (Universitas Indonesia)

Program Pendidikan Vokasi

Secara umum program Pendidikan Vokasi bertujuan menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan tenaga ahli profesional dalam menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan teknologi dan/ atau kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Dalam Undang-Undang Pendidikan Tinggi, pendidikan vokasi memiliki jenjang pendidikan yang meliputi Diploma 1 (KKNI Level 3), Diploma 2 (KKNI Level 4), Diploma 3 (KKNI Level 5), Diploma 4/Sarjana Terapan (KKNI Level 6), Magister Terapan (KKNI Level 8), dan Doktor Terapan (KKNI Level 9). Pendidikan Vokasi UI kedepannya diproyeksikan dapat membuka program studi dari jenjang Diploma 3 sampai dengan Doktor Terapan. Namun, saat ini Vokasi UI hanya membuka program pendidikan untuk jenjang Diploma III.

  • Program Pendidikan Diploma III
    • Administrasi Asuransi dan Aktuaria
    • Administrasi Keuangan dan Perbankan
    • Administrasi Perpajakan
    • Administrasi Perkantoran dan Sekretari
    • Akuntansi
    • Komunikasi
    • Perumahsakitan
    • Fisioterapi
    • Okupasi Terapi
    • Manajemen Informasi dan Dokumen
    • Pariwisata

 

Program Pendidikan Sarjana

Program sarjana adalah program pendidikan lanjutan yang diarahkan pada lulusan yang memiliki kualifikasi menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang ilmu tertentu; mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang ilmunya; mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni. Dalam penjenjangan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), pendidikan sarjana berada pada level 6. Program Sarjana Universitas Indonesia memiliki beberapa jenis kelas, yakni: Reguler, Paralel, Kelas Internasional dan Ekstensi (bagi lulusan D3).

  • Fakultas Kedokteran
    • Pendidikan Dokter (Kedokteran)
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Pendidikan Dokter Gigi (Kedokteran Gigi)
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
    • Kesehatan Masyarakat
    • Gizi
    • Kesehatan Lingkungan
    • Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  • Fakultas Ilmu Keperawatan
    • Keperawatan
  • Fakultas Farmasi
    • Farmasi
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    • Matematika
    • Fisika
    • Kimia
    • Biologi
    • Geografi
    • Geofisika
    • Geologi
    • Statistika
    • Aktuaria
  • Fakultas Teknik
    • Teknik Metalurgi dan Material
    • Teknik Mesin
    • Teknik Perkapalan
    • Teknik Komputer
    • Teknik Kimia
    • Teknologi Bioproses
    • Teknik Sipil
    • Teknik Lingkungan
    • Teknik Industri
    • Teknik Elektro
    • Arsitektur
    • Arsitektur Interior
    • Teknik Biomedis
  • Fakultas Ilmu Komputer
    • Ilmu Komputer
    • Sistem Informasi
  • Fakultas Hukum
    • Ilmu Hukum
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Akuntansi
    • Ilmu Ekonomi
    • Manajemen
    • Ekonomi Islam
    • Bisnis Islam
  • Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
    • Sastra Arab
    • Sastra Jepang
    • Sastra Cina
    • Sastra Daerah untuk Sastra Jawa
    • Bahasa dan Kebudayaan Korea
    • Sastra Indonesia
    • Sastra Inggris
    • Sastra Belanda
    • Sastra Perancis
    • Sastra Jerman
    • Sastra Rusia
    • Arkeologi
    • Ilmu Sejarah
    • Filsafat
    • Ilmu Perpustakaan
  • Fakultas Psikologi
    • Psikologi
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    • Kriminologi
    • Sosiologi
    • Kesejahteraan Sosial
    • Antropologi Sosial
    • Ilmu Komunikasi
    • Ilmu Politik
    • Ilmu Hubungan Internasional
  • Fakultas Ilmu Administrasi
    • Administrasi Niaga/Bisnis
    • Administrasi Fiskal/Perpajakan
    • Administrasi Negara/Publik

 

Masjid di UI Ukuwah Islamiyah

Masjid UI Depok. Ukuwah Islamiyah. Sumber foto: BlackKnight / Wikimedia

 

Program Pendidikan Profesi

Pendidikan Profesi adalah program pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Dalam perjenjangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, pendidikan profesi berada pada level 7. Adapun program profesi yang dapat dipilih wajib linier dengan program pendidikan sarjananya.

  • Fakultas Kedokteran
    • Profesi Kedokteran (dr.)
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Profesi Kedokteran Gigi (drg.)
  • Fakultas Ilmu Keperawatan
    • Profesi Keperawatan (Ns.)
  • Fakultas Farmasi
    • Profesi Apoteker (Apt.)
  • Fakultas Ekonomi dan bisnis
    • Profesi Akuntan (Ak.)
  • Fakultas Teknik
    • Profesi Arsitek (Ars.)
    • Profesi Insiyur (Ir.)

 

Program Pendidikan Magister (S2)

Pendidikan Magister adalah program pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana. Dalam perjenjangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, pendidikan profesi berada pada level 8 (Ahli). Adapun program pendidikan magister yang dapat dipilih dapat berasal dari program pendidikan sarjana yang linier yang sebidang atau beberapa program pendidikan magister tertentu menerima lulusan sarjana dari berbagai jurusan.

  • Fakultas Kedokteran
    • Ilmu Biomedik
    • Ilmu Gizi
    • Ilmu Kedokteran Kerja
    • Ilmu Pendidikan Kedokteran
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Ilmu Kedokteran Gigi Dasar
    • Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
    • Epidemiologi
    • Kajian Administrasi Rumah Sakit
    • Ilmu Kesehatan Masyarakat
    • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  • Fakultas Ilmu Keperawatan
    • Ilmu Keperawatan
  • Fakultas Farmasi
    • Ilmu Farmasi
    • Herbal
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    • Matematika
    • Ilmu Fisika
    • Ilmu Bahan-Bahan/Material
    • Ilmu Kimia
    • Biologi
    • Ilmu Kelautan
    • Ilmu Geografi
  • Fakultas Teknik
    • Ilmu Teknik Mesin
    • Ilmu Teknik Metalurgi dan Material
    • Ilmu Teknik Elektro
    • Ilmu Teknik Sipil
    • Ilmu Teknik Industri
    • Ilmu Teknik Kimia
    • Arsitektur
  • Fakultas Ilmu Komputer
    • Ilmu Komputer
    • Teknologi Informasi
  • Fakultas Hukum
    • Ilmu Hukum
    • Kenotariatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Ilmu Akuntansi
    • Ilmu Manajemen
    • Ilmu Ekonomi
    • Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan
    • Magister Akuntansi (MAKSI)
    • Magister Manajemen (MM)
    • Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP)
  • Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
    • Arkeologi
    • Asia Tenggara
    • Ilmu Filsafat
    • Ilmu Perpustakaan & Informasi
    • Ilmu Sejarah
    • Ilmu Susastra (Sastra)
    • Linguistik
  • Fakultas Psikologi
    • Ilmu Psikologi
    • Psikologi Terapan
  • Fakultas Ilmu Administrasi
    • Administrasi dan Kebijakan Bisnis
    • Administrasi dan Kebijakan Perpajakan
    • Administrasi dan Kebijakan Publik
    • Administrasi dan Pengembangan SDM
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    • Ilmu Antropologi
    • Kriminologi
    • Sosiologi
    • Kesejahteraan Sosial
    • Ilmu Komunikasi
    • Ilmu Politik
    • Ilmu Hubungan Internasional
    • Terorisme dalam Keamanan Internasional
  • Program Pascarjana Multidisplin Ilmu
    • Kajian Ketahanan Nasional
    • Kajian Pengembangan Perkotaan
    • Kajian Strategi Intelijen
    • Kajian Wilayah Amerika
    • Kajian Wilayah Eropa
    • Kajian Wilayah Jepang
    • Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam
    • Kajian Kependudukan
    • Kajian Ilmu Kepolisian
    • Kajian Gender
    • Kajian Ilmu Lingkungan
    • Teknologi Biomedis

 

Program Pendidikan Spesialis 1 (Sp-1)

Spesialis adalah jenjang pendidikan tinggi sebagai lanjutan dari pendidikan profesi yang bertujuan untuk penguasaan keprofesian yang mantap dalam bidang tertentu yang dilandasi kemampuan akademik yang komperhensif. Pendidikan Spesialis dibagi menjadi dua tingkatan yaitu spesialis dan superspesialis. Dalam KKNI, program pendidikan spesialis 1 setara dengan pendidikan magister yaitu berada di KKNI Level 8.

  • Fakultas Kedokteran
    • Spesialis Anestesiologi
    • Spesialis Farmakologi Klinik
    • Spesialis Ilmu Bedah
    • Spesialis Ilmu Orthopaedi dan Traumatologi
    • Spesialis Ilmu Bedah Plastik
    • Spesialis Ilmu Bedah Saraf
    • Spesialis Urologi
    • Spesialis Ilmu Kedokteran Forensik
    • Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa
    • Spesialis Ilmu Kedokteran Olahraga
    • Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
    • Spesialis Ilmu Penyakit Dalam
    • Spesialis Ilmu Penyakit Jantung & Pembuluh Darah
    • Spesialis Ilmu Penyakit Kulit & Kelamin
    • Spesialis Ilmu Kesehatan Mata
    • Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
    • Spesialis Ilmu Penyakit Saraf
    • Spesialis Ilmu Penyakit Telinga, Hidung & Tenggorok
    • Spesialis Mikrobiologi Klinik
    • Spesialis Obstetri dan Ginekologi
    • Spesialis Patologi Anatomik
    • Spesialis Patologi Klinik
    • Spesialis Radiologi
    • Spesialis Ilmu Rehabilitasi Medik
    • Spesialis Kedokteran Okupasi
    • Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular
    • Spesialis Kedokteran Penerbangan
    • Spesialis Ilmu Gizi Klinik
    • Spesialis Parasitologi Klinik
    • Spesialis Akupuntur medik
    • Spesialis Onkologi Radiasi
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Spesialis Ilmu Bedah Mulut
    • Spesialis Ilmu Kesehatan Gigi Anak
    • Spesialis Ilmu Konservasi Gigi
    • Spesialis Ilmu Penyakit Mulut
    • Spesialis Ortodonsia
    • Spesialis Periodontologi
    • Spesialis Prostodonsia
  • Fakultas Ilmu Keperawatan
    • Keperawatan Komunitas
    • Keperawatan Maternitas
    • Keperawatan Medikal Bedah
    • Keperawatan Jiwa
    • Keperawatan Anak

 

Program Pendidikan Spesialis 2 (Sp-2)

Program pendidikan spesialis 2 adalah program pendidikan lanjutan bagi lulusan spesialis 1. Jenjang pendidikan spesialis 2 adalah pendidikan spesialis tertinggi dalam pendidikan profesi. Dalam KKNI, pendidikan spesialis 2 setara dengan jenjang Pendidikan Doktor S3 yang berada di KKNI Level 9.

  • Fakultas Kedokteran
    • Ilmu Kedokteran Jiwa
    • Ilmu Kesehatan Anak
    • Ilmu Bedah
    • Obstetri & Ginekologi
    • Ilmu Penyakit Dalam
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Ilmu Bedah Mulut
    • Ilmu Kesehatan Gigi Anak
    • Ilmu Konservasi Gigi
    • Ilmu Penyakit Mulut
    • Ortodonsia
    • Periodontologi
    • Prostodonsia

 

Program Pendidikan Doktor (S3)

Program Doktor (S3) adalah program pendidikan strata 3 (S3) yang ditujukan untuk memperoleh gelar akademik doktor (Dr) sebagai gelar akademik tertinggi. Dalam KKNI, program doktor berada di jenjang tertinggi yaitu level 9 .

  • Fakultas Kedokteran
    • Ilmu Biomedik
    • Ilmu Gizi
    • Ilmu Kedokteran
  • Fakultas Kedokteran Gigi
    • Ilmu Kedokteran Gigi
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
    • Epidemiologi
    • Ilmu Kesehatan Masyarakat
  • Fakultas Ilmu Keperawatan
    • Ilmu Keperawatan
  • Fakultas Farmasi
    • Ilmu Farmasi
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    • Ilmu Bahan-Bahan/Material
    • Ilmu Kimia
    • Biologi
  • Fakultas Teknik
    • Arsitektur
    • Ilmu Teknik Mesin
    • Ilmu Teknik Metalurgi dan Material
    • Ilmu Teknik Elektro
    • Ilmu Teknik Sipil
    • Ilmu Teknik Industri
    • Ilmu Teknik Kimia
  • Fakultas Ilmu Komputer
    • Ilmu Komputer
  • Fakultas Hukum
    • Ilmu Hukum
    • Kenotariatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Ilmu Akuntansi
    • Ilmu Manajemen
    • Ilmu Ekonomi
  • Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya
    • Arkeologi
    • Ilmu Filsafat
    • Ilmu Linguistik
    • Ilmu Sejarah
    • Ilmu Susastra (Sastra)
  • Fakultas Psikologi
    • Ilmu Psikologi
  • Fakultas Ilmu Administrasi
    • Ilmu Administrasi
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    • Ilmu Antropologi
    • Kriminologi
    • Sosiologi
    • Kesejahteraan Sosial
    • Ilmu Komunikasi
    • Ilmu Politik
  • Program Pascarjana Multidisplin Ilmu
    • Ilmu Lingkungan

 

Gedung rektorat UI

Gedung rektorat di Depok yang sering dijadikan ikon UI. Sumber foto: Ilham Kuniawan Gumilang / Wikimedia

 

Sejarah UI (Universitas Indonesia)

Didirikan 1849 (sebagai Dokter-Djawa School Batavia) dan 1954-sekarang (sebagai Universitas Indonesia).

Cikal bakal UI bermula dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Vaksin (Opleiding van eleves voor de genees-en helkunde en vaccine) pada tahun 1849 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda. Ketika itu, pemerintah kolonial Belanda mendirikan sebuah sekolah yang bertujuan untuk menghasilkan asisten dokter tambahan. Pelajar di sekolah itu mendapatkan pelatihan kedokteran selama dua tahun. Lulusannya diberikan sertifikat untuk melakukan perawatan-perawatan tingkat dasar serta mendapatkan gelar Dokter Jawa (Javanese Doctor), bergelar demikian karena dokter ini hanya diberi izin untuk membuka praktik di wilayah Hindia Belanda, terutama di pulau Jawa. Pada tahun 1864, program pendidikan tersebut ditambah waktunya menjadi tiga tahun, dan pada tahun 1875 menjadi 7 tahun. Gelar yang diberikan pun berubah menjadi Dokter Medis (Medical Doctor).

 

1849 – 1946 Zaman Pendudukan Belanda

Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1849 membangun sebuah sekolah tinggi ilmu kesehatan. Pada Januari 1851 sekolah tersebut secara resmi dinamakan sebagai Dokter-Djawa School. Sekolah tinggi ini mengkhususkan diri pada ilmu kedokteran, tepatnya pendidikan tenaga mantri. Setelah sempat mengalami perubahan nama di akhir abad 19, tepatnya di tahun 1898, nama Dokter-Djawa School berubah menjadi School tot Opleiding van Indische Artsen (School of Medicine for Indigenous Doctors) atau dikenal juga sebagai STOVIA. Selama 75 tahun STOVIA berfungsi sebagai tempat pendidikan terbaik untuk calon dokter di Indonesia, sebelum ditutup pada 1927. Namun demikian, sebuah Sekolah Kedokteran kemudian dibangun bersama dengan 4 sekolah tinggi lain di beberapa kota di Jawa.

Sekolah tinggi tersebut adalah Technische Hoogeschool te Bandoeng (Fakultas Teknik) yang berdiri di Bandung pada 1920, Recht Hoogeschool (Fakultas Hukum) di Batavia pada 1924, Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte (Fakultas Sastra dan Kemanusiaan) di Batavia pada 1940, dan setahun kemudian dibangunlah Faculteit van Landbouwweteschap (Fakultas Pertanian) di Bogor. Lima sekolah tinggi tersebut merupakan pilar dalam menciptakan the Nood-universiteit (Universitas Darurat), yang dibangun pada tahun 1946.

 

1947-1960an Zaman Kemerdekaan

Nood-universiteit berganti nama menjadi Universiteit van Indonesië pada tahun 1947 dan berpusat di Jakarta. Beberapa professor nasionalis, salah satunya adalah Prof. Mr. Djokosoetono, melanjutkan fungsinya sebagai pengajar untuk Universiteit van Indonesië di Yogyakarta, yang saat itu menjadi ibukota negara.

Ibukota Indonesia kemudian kembali ke Jakarta pada 1949 setelah Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia. Universiteit van Indonesië Yogjakarta juga kembali pindah ke Jakarta.

Universiteit van Indonesië kemudian disatukan menjadi “Universiteit Indonesia” pada 1950.  Universitas ini mempunyai Fakultas Kedokteran, Hukum, Sastra dan Filsafat di Jakarta, Fakultas Teknik terletak di Bandung, Fakultas Pertanian di Bogor, Fakultas Kedokteran Gigi di Surabaya, serta Fakultas Ekonomi ada di Makasar.

Fakultas-fakultas yang berada di luar Jakarta kemudian berkembang menjadi universitas-universitas terpisah di antara tahun 1954-1963. Universitas Indonesia di Jakarta mempunyai kampus di Salemba dan terdiri dari beberapa Fakultas seperti: Kedokteran, Kedokteran Gigi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Sastra, Hukum, Ekonomi, dan Tehnik.

Pada perkembangan selanjutnya berdirilah Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kesehatan Masyarakat, llmu Komputer dan kemudian Fakultas Keperawatan.

 

1966 Era reformasi

Pemerintah menilai UI telah memiliki kemampuan pengelolaan yang cukup untuk memperoleh kemandirian, otonomi, dan tanggung jawab yang lebih besar dalam berperan sebagai kekuatan moral yang mendukung pembangunan nasional. Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah menerbitkan PP No. 152 / 2000 yang menetapkan Universitas Indonesia sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Dalam masa pelaksanaan UI sebagai BHMN, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan penting seperti UU No. 20 / 2003 tentang
 Sistem Pendidikan Nasional dan PP No. 19 / 2005 
tentang Standar Nasional Pendidikan yang dalam beberapa aspek ternyata belum sepenuhnya mendukung kelancaran penyelenggaraan UI sebagai BHMN.

 

1970an-sekarang Zaman Modern

Sebelum kampus Universitas Indonesia di Depok dibangun pada 1987, Universitas Indonesia memiliki tiga lokasi kampus yaitu di Salemba, Pegangsaan Timur dan Rawamangun. Setelah kampus baru  didirikan di lahan seluas 320 hektare di Depok, kampus Rawamangun yang mencakup beberapa fakultas dipindah, sementara kampus Salemba masih dipertahankan untuk Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi dan Program Pascasarjana.

Tidak lama setelah tahun 2000, Universitas Indonesia menjadi satu dari beberapa universitas yang mempunyai status  Badan Hukum Milik Negara di Indonesia. Perubahan status ini membawa perubahan yang signifikan untuk Universitas Indonesia yaitu otonomi yang lebih besar dalam pengembangan akademis dan pengelolaan keuangan.

Dari perspektif sejarah ini, Universitas Indonesia telah tumbuh secara progresif menjadi sebuah institusi yang mengarah menjadi pemimpin di bidang kemanusiaan dan peradaban dengan menyeimbangkan nilai-nilai akademis, moralitas dan seni. Melalui kelebihan-kelebihan ini, Universitas Indonesia berniat untuk menghasilkan bangsa Indonesia menjadi masyarakat yang lebih makmur dan demokratis, dengan berfokus pada perdamaian, keadilan dan nilai-nilai peduli lingkungan yang kuat.

Dalam sepuluh tahun terakhir, dinamika perkembangan internal dan eksternal yang melingkupi UI sangat terasa pengaruhnya terhadap pasang surut kondisi UI. Di antaranya adalah, disahkannya oleh pemerintah UU no 12 / 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang kemudian menjadi naungan bagi status hukum UI. Menurut UU tersebut, Perguruan Tinggi BHMN dan Perguruan Tinggi BHMN yang telah berubah menjadi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum, ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN-BH). Pelaksaaan UU tersebut, khususnya pasal 66 ayat (2), mengantarkan kepada ditetapkannya oleh pemerintah PP No. 68 / 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia (Statuta UI).

Saat ini UI terdiri dari 13 Fakultas, Program Pasca Sarjana dan Program Vokasi. Ketigabelas fakultas tersebut adalah Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Ilmu Keperawatan, Farmasi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Psikologi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Hukum, Ekonomi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Pengetahuan Budaya, Ilmu Komputer. Program Studi yang terdapat di UI saat ini berjumlah 291 program studi, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 47.166 orang dan 309 orang mahasiswa asing yang mengikuti program bergelar maupun non-gelar.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Universitas Indonesia

                      

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


 

By | 2018-07-07T13:41:04+07:00 Juli 5th, 2018|Geografi & Sejarah|0 Comments

Leave A Comment