fbpx

Bagaimana Laut Mati / Dead Sea Mendapatkan Namanya “Mati” ? Mengapa Anda Dapat Mengapung Di Laut Mati?

Bagaimana Laut Mati / Dead Sea Mendapatkan Namanya “Mati”?

Laut Mati mengandung garam yang berjumlah 300 gram per 1 liter air. Hal ini hampir 10 kali lebih asin daripada air laut biasa.

Karena, lingkungan Laut Mati yang tidak bersahabat untuk berlangsungnya hampir semua kehidupan dari hewan dan tumbuhan.

Meskipun beberapa organisme mikroskopis seperti plankton dan bakteri dapat bertahan hidup, tetapi ia dapat hidup di kedalaman laut mati. Tidak ada ikan atau alga / ganggang yang dapat hidup dengan jumlah kadar garam yang sangat tinggi.

 

Laut Mati / Dead Sea


Berendam Atau Berenang

Bahkan untuk berenang atau berendam, kita seharusnya tidak lebih dari sepuluh menit. Sebuah percikan membuktikan dapat mengiritasikan mata, hidung atau mulut. Lebih-lebih bila air di Laut Mati diminum dengan jumlah yang banyak, karena mengonsumsi jumlah garam yang besar dapat menyebabkan dan mempercepat kerusakan organ hati.

 

Laut Mati


Kandungan Mineral Di Laut Mati

Laut ini mengandung lebih dari 35 garam mineral yang berbeda yang ditemukan dalam jumlah besar, termasuk ion kalium, bromine, kalsium, magnesium dan yodium.


Mengapa Anda Dapat Mengapung Di Laut Mati?

Berkat salinitas atau tingkat kegaraman yang sangat tinggi, Laut Mati membuat tubuh manusia yang mudah terapung. Dengan kandungan garamnya setinggi 35 persen, yang dimana 10 kali lebih asin dari rata-rata air laut. Kepadatan tinggi ini dibandingkan dengan massa rata-rata manusia membuat kondisi ideal untuk mengambang lebih mudah.


Bacaan Lainnya


Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Sumber: Dead SeaReference

       
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

 


By | 2018-05-02T09:56:13+07:00 Maret 14th, 2017|Geografi & Sejarah|0 Comments

Leave A Comment