3 Yohanes (Third Epistle of John) Pasal 1, Ayat 1-15

1 min read

3 Yohanes, Surat Yohanes yang Ketiga (Third Epistle of John) Pasal 1, Ayat 1-15

3 Yohanes erupakan surat yang ditujukan untuk melawan para pemimpin palsu yang menganggu kehidupan jemaat. Surat 3 Yohanes ditulis oleh “pemimpin jemaat” (Rasul Yohanes) kepada seorang pemuka jemaat yang bernama Gayus. Penulis surat ini memuji Gayus karena bantuannya kepada orang-orang Kristen lainnya. Ia juga memperingatkan Gayus terhadap seorang laki-laki bernama Diotrefes.

Gayus dalam 3 Yohanes tidak diketahui secara jelas, yang cukup jelas hanyalah ia memegang peranan penting dalam jemaat setempat.

Surat ini ditutup seperti dalam “2 Yohanes“. Dikirim salam dari teman-teman Gayus dan kepada sahabat-sahabat ditempat tinggal yang isinya adalah bagaimana seharusnya hidup berjemaat.


3 Yohanes Pasal 1 (Total ayat 15)

1) Dari penatua kepada Gayus, saudara yang benar-benar kukasihi.

2) Saudara yang terkasih, aku berdoa semoga engkau berhasil dalam segala hal. Aku berdoa semoga engkau sehat secara jasmani, sama seperti hidup rohanimu juga sehat.

3) Aku sangat bersukacita ketika beberapa dari saudara seiman datang dan mereka mengatakan secara terbuka tentang hidupmu yang ada dalam kebenaran dan caramu yang terus mengikuti jalan kebenaran.

4) Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mendengar bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.

5) Saudara yang terkasih, engkau menunjukkan kesetiaan dengan melakukan segala sesuatu untuk saudara-saudara seiman, walaupun mereka adalah orang yang tidak engkau kenal.

6) Mereka telah mengatakan di hadapan jemaat tentang kasih yang ada padamu. Tolonglah mereka dalam perjalanannya dengan cara yang berkenan kepada Allah.

7) Mereka pergi untuk melayani Kristus dan tidak menerima bantuan apa pun dari orang yang tidak mengenal Allah.

8) Sebab itu, kita harus menolong mereka itu. Apabila kita menolong mereka, kita turut ambil bagian dalam pekerjaannya untuk kebenaran.

9) Aku telah menulis surat kepada jemaat, tetapi Diotrefes tidak mau mendengarkan yang kami katakan. Dia selalu ingin menjadi pemimpin bagi mereka.

10) Apabila aku datang, aku akan menjelaskan semua perbuatan yang dilakukannya. Ia berdusta dan mengatakan yang jahat tentang kami. Bukan hanya itu yang dilakukannya. Ia tidak mau menolong saudara-saudara yang melayani Kristus, bahkan dia juga mencegah orang yang mau menolong saudara-saudara itu. Ia membuat mereka itu meninggalkan jemaat.

11) Saudara yang terkasih, jangan mengikuti yang jahat. Ikutilah yang baik. Orang yang berbuat baik, berasal dari Allah. Dan orang yang berbuat jahat tidak pernah mengenal Allah.

12) Semua orang mengatakan hal yang baik tentang Demetrius. Dan kebenaran itu setuju dengan yang dikatakannya. Kami juga mengatakan yang baik tentang dia. Dan engkau tahu bahwa yang kami katakan benar.

13) Banyak hal yang mau kutuliskan kepadamu, tetapi aku tidak mau menulis kepadamu dengan pena dan tinta.

14) Aku berharap segera mengunjungimu dan kita dapat berjumpa dan berbicara langsung.

15) Damai sejahtera bagimu. Teman-teman yang ada di sini menyampaikan salam kepadamu. Sampaikanlah salam kami kepada setiap teman yang ada di sana.

Baca juga:


Bacaan Lainnya

Sumber bacaan: Ligonier, Biblica

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

Memahami Prinsip dan Operasi Utama dalam Perbankan Islam: Riba,…

Perbankan Islam mengikuti prinsip-prinsip syariah yang sesuai dengan ajaran Islam. Ini melibatkan larangan terhadap riba (bunga), mempromosikan berbagai bentuk transaksi yang adil, serta mengutamakan...
PinterPandai
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *