Api – Warna dan Suhu Api

3 min read

api

Api

Api berupa energi berintensitas yang bervariasi. Memiliki bentuk cahaya (dengan panjang gelombang juga di luar spektrum visual sehingga dapat tidak terlihat oleh mata manusia). Panasnya yang juga dapat menimbulkan asap.

 

Pengaruh Warna Api Terhadap Intensitas Cahaya

Api (warnanya-dipengaruhi oleh intensitas cahayanya) biasanya digunakan untuk menentukan apakah suatu bahan bakar termasuk dalam tingkatan kombusi sehingga dapat digunakan untuk keperluan manusia (misal digunakan sebagai bahan bakar api unggun, perapian atau kompor gas) atau tingkat pembakar yang keras yang bersifat sangat penghancur, membakar dengan tak terkendali sehingga merugikan manusia (misal, pembakaran pada gedung, hutan dan sebagainya).

 

Warna Dan Suhu Api

Rentang suhu dari merah ke putih.

  1. Merah (berkisar dari 500 °C – 1000 °C)

    Hanya terlihat: 525 °C
    Kusam: 700 °C
    Cherry, kusam: 800 °C
    Cherry, penuh: 900 °C
    Cherry, jelas: 1.000 °C

  2. Oranye (berkisar dari 1100 °C – 1200 °C)

    Dalam: 1.100 °C
    Jelas: 1.200 °C

  3. Putih (berkisar dari 1300 °C – 1500 °C)

    Keputihan: 1,300 °C
    Terang: 1,400 °C
    Menyilaukan: 1.500 °C

 

Suhu Api Yang Sedang Terbakar Menurut Jenis Bahannya

Ini adalah panduan kasar untuk menyalakan suhu untuk berbagai zat umum (dalam suhu 20 °C pada tekanan 1 atm):

 

Bahan yang TerbakarSuhu Api
Api arang750–1,200 °C
Metana / Methane (gas alam)900–1,500 °C
Pembakar Bunsen*900–1,600 °C [tergantung pada katup udara, buka atau tutup]
Api lilin≈1,100 °C [mayoritas], titik panas mungkin 1300–1400)
Obor / Propane blowtorch1,200–1,700 °C
Backdraft flame peak**1,700–1,950 °C (3092-3542 °F)
Magnesium1,900–2,300 °C
Obor hidrogenUp to ≈2,000 °C
MAPP gas2,020 °C
Asetilen / Acetylene blowlamp/blowtorch ***Sampai ≈2,300 °C
Las karbit / OxyacetyleneSampai to 3,300 °C

* Pembakar Bunsen, dinamai dari Robert Bunsen, adalah sebuah peralatan laboratorium umum yang menghasilkan nyala api gas tunggal yang terbuka, yang digunakan untuk pemanasaan, sterilisasi, dan pembakaran.

** Backdraft adalah situasi yang dapat terjadi ketika produk kebakaran-gas yang kekurangan oksigen; sehingga pembakaran melambat (karena kurangnya oksigen) tetapi bahan bakar gas mudah terbakar (terutama CO) dan asap (terutama hidro-karbon bebas radikal dan partikel) tetap berada pada suhu di atas titik-api gas bahan bakar.

*** Blow torch adalah tabung gas mungil yang dilengkapi dengan alat penyemprot api di ujungnya.

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Sumber bacaan: MaggiemaggioWikipedia

 

                      

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.