Basa – Rumus Kimia, Soal dan Jawaban

3 min read

Basa - Rumus Kimia, Soal dan Jawaban

Basa

Definisi umum dari basa adalah senyawa kimia yang menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air. Basa adalah lawan (dual) dari asam, yaitu ditujukan untuk unsur/senyawa kimia yang memiliki pH lebih dari 7. Kostik merupakan istilah yang digunakan untuk basa kuat.

Basa dapat dibagi menjadi basa kuat dan basa lemah. Kekuatan basa sangat tergantung pada kemampuan basa tersebut melepaskan ion OH dalam larutan dan konsentrasi larutan basa tersebut.

Beberapa Contoh Basa

Contoh basaTerdapat di
Aluminium hidroksida (AI[OH]3)Deodoran dan antasida
Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)Plester
Magnesium hidroksida (Mg(OH)2)Antasida
Natrium hidroksida (NaOH)Pembersih saluran pipa
Kalium hidroksida (KOH)Pembuatan sabun
Amonium hidroksida (NH4OH)Pelarut desinfektan

Sifat-sifat Basa

  1. Kaustik
  2. Rasanya pahit
  3. Licin seperti sabun
  4. Nilai pH lebih dari 7
  5. Mengubah warna lakmus merah menjadi biru
  6. Dapat menghantarkan arus listrik
  7. Menetralkan asam
  8. Menyebabkan pelapukan

Netralisasi oleh asam

Ketika dilarutkan dalam air, maka natrium hidroksida yang merupakan basa kuat akan terionisasi menjadi ion natrium dan ion hidroksida:

NaOH → Na+ + OH

di saat yang sama, asam klorida dalam air akan membentuk ion klorida dan ion hidronium:

HCl + H2O → H3O+ + Cl

Ketika 2 campuran ini dijadikan satu, maka ion H3O+ dan OH akan bergabung menjadi satu membentuk air:

H3O+ + OH → 2 H2O

Jika jumlah NaOH dan HCl yang dilarutkan sama persis, maka asam dan basa akan tepat ternetralisasi, sehingga hanya akan terdapat larutan NaCl (atau garam dapur).

Basa rumus kimia
Basa – Rumus Kimia, Soal dan Jawaban. Ilustrasi dan sumber foto: Max Pixel

Contoh basa kuat

Adalah jenis senyawa sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. Contoh paling umum darinya adalah hidroksida dari logam alkali dan logam alkali tanah seperti NaOH dan Ca(OH)2.

Berikut ini adalah daftar basa kuat:

  • Kalium hidroksida (KOH)
  • Barium hidroksida (Ba(OH)2)
  • Caesium hidroksida (CsOH)
  • Natrium hidroksida (NaOH)
  • Stronsium hidroksida (Sr(OH)2)
  • Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)
  • Magnesium hidroksida (Mg(OH)2)
  • Litium hidroksida (LiOH)
  • Rubidium hidroksida (RbOH)

Kation dari basa kuat di atas terdapat pada grup pertama dan kedua pada daftar periodik (alkali dan alkali tanah).

Asam dengan pKa lebih dari 13 dianggap sangat lemah, dan basa konjugasinya adalah basa kuat.

Beberapa jebis kuat seperti kalsium hidroksida sangat tidak larut dalam air. Hal itu bukan suatu masalah – kalsium hidroksida tetap terionisasi 100% menjadi ion kalsium dan ion hidroksida. Kalsium hidroksida tetap dihitung sebagai basa kuat karena kalsium hidroksida 100% terionisasi.

Cara menentukan pH basa kuat

  • Tentukan konsentrasi ion hidroksida.
  • Gunakan Kw untuk menentukan konsentrasi ion hidrogen.
  • Ubahlah konsentrasi ion hidrogen ke bentuk pH.

Contoh

Untuk menentukan pH 0.500 mol larutan natrium hidroksida, karena natrium hidroksida bersifat ionik, tiap mol natrium hidroksida menghasilkan jumlah mol ion hidroksida yang sama dalam larutan.

[OH] = 0.500 mol dm-3

Sekarang dapat menggunakan nilai Kw pada suhu larutan. Biasanya menggunakan 1.00 x 10−14 mol2 dm-6.

[H+] x [OH] = 1.00 x 10-14

Hal ini berlaku jika air tersebut murni. Dengan demikian diperoleh nilai konsentrasi ion hidroksida, sehingga:

[H+] x 0.500 = 1.00 x 10-14

Setelah didapatkan nilai [H+], dan kemudian diubah menjadi pH, akan diperoleh pH 13,7.


Basa lemah

Adalah larutan basa tidak berubah seluruhnya menjadi ion hidroksida dalam larutan.

Amonia adalah salah satu contohnya lemah. Karena amonia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi amonia bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida.

Akan tetapi, reaksi berlangsung reversibel dan pada setiap saat sekitar 99% amonia tetap ada sebagai molekul amonia. Hanya sekitar 1% yang menghasilkan ion hidroksida.

Berikut ini contoh basa-lemah:

  • gas amoniak (NH3)
  • besi hidroksida (Fe(OH)2)
  • Hydroksilamine (NH2OH)
  • Aluminium hidroksida (Al(OH)3)
  • Ammonia hydroksida (NH4OH)
  • Metilamin hydroxide (CH3NH3OH
  • Etilamin hydroxide (C2H5NH3OH)

Jenis Senyawa : Asam, Basa, Ionik, Garam, Oksida dan Organik

Jenis senyawa kimia
Jenis Senyawa : Asam, Basa, Ionik, Garam, Oksida dan Organik. Ilustrasi dan sumber foto: Pixabay

Klik disini untuk mengetahui jenis-jenis senyawa lainnya.


Contoh Soal dan Jawaban

1. Tuliskan rumus kimia senyawa-senyawa berikut!

  • Tembaga (II) Hidroksida
  • Aluminium Hidroksida
  • Nikel (II) Hidroksida
  • Kalsium Hidroksida
  • Raksa (I) Hidroksida

Jawaban:

  • Tembaga (II) Hidroksida = Cu(OH)2
  • Aluminium Hidroksida = Al(OH)3
  • Nikel (II) Hidroksida = Ni(OH)2
  • Kalsium Hidroksida = Ca(OH)2
  • Raksa (I) Hidroksida = Hg2(OH)2

2. Berikan contoh-contoh oksida asam dan senyawa asam yang dihasilkannya bila bereaksi dengan air!

Beberapa contoh oksida asam dan senyawa asam yang dihasilkannya bila bereaksi dengan air adalah:

  1. SO3 menjadi H2SO4 (Asam sulfat).
  2. SO2 menjadi H2SO3 (Asam sulfit).
  3. N2O5 menjadi HNO3 (Asam nitrat).
  4. N2O3 menjadi HNO2 (Asam nitrit).
  5. P2O5 menjadi H3PO4 (Asam fosfat).
  6. P2O3 menjadi H3PO3 (Asam fosfit).
  7. CO2 menjadi H2CO3 (Asam karbonat).
  8. Cl2O7 menjadi HClO4 (Asam perklorat).
  9. Cl2O menjadi HClO (Asam hipoklorit).
  10. B2O3 menjadi H3BO3 (Asam borat).

3. Berikan contoh basa-kuat!

Jawaban:

Contoh:

  • Litium hidroksida (LiOH)
  • Natrium hidroksida (NaOH)
  • Kalium hidroksida (KOH)
  • Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)
  • Stronsium hidroksida (Sr(OH)2)
  • Rubidium hidroksida (RbOH)
  • Barium hidroksida (Ba(OH)2)
  • Magnesium hidroksida (Mg(OH)2)

4. Apa saja sifat-sifat basa?

  • Mempunyai rasa pahit dan merusak kulit. Terasa licin seperti sabun bila terkena kulit.
  • Dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi kertas lakmus biru.
  • Menghantarkan arus listrik
  • Dapat menetralkan asam

5. Berikan definisi basa!

Definisi:

  • Menurut Boyle: adalah zat yang dapat membirukan lakmus merah
  • Menurut Arrhenius: adalah zat yang jika dilarutkan dalam air akan melepaskan ion hidroksida (OH)
  • Menurut Bronsted-Lowry: adalah akseptor proton (H+)
  • Menurut Lewis: adalah donor elektron

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Britannica, Science Direct, LibreTexts, Elementalmatter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.