fbpx

Kimia

adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat dan perubahan materi. Temukan rumus, tabel periodik, penjelasan, contoh soal & jawaban kimia!

Ilmu ini meliputi topik-topik seperti: sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatannya untuk menghasilkan senyawanya.

Interaksi zat-zat melalui gaya antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi. Interaksi antar zat melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.

Ilmu ini kadang-kadang disebut sebagai ilmu pengetahuan pusat karena menjembatani ilmu-ilmu pengetahuan alam; termasuk fisika, geologi dan biologi.

Sering disebut sebagai “ilmu pusat” karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti: fisika, ilmu bahan, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, bioinformatika dan geologi.

Koneksi ini timbul melalui berbagai subdisiplin yang memanfaatkan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu. Sebagai contoh: kimia fisik melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika terhadap materi pada tingkat atom dan molekul.

Interaksi materi

Kimia berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan dua zat atau antara materi dan energi, terutama dalam hubungannya dengan hukum pertama termodinamika.

Kimia tradisional melibatkan interaksi antara zat  dalam reaksinya, yang mengubah satu atau lebih zat menjadi satu atau lebih zat lain.

Kadang reaksi ini digerakkan oleh pertimbangan entalpi, seperti ketika 2 zat berentalpi tinggi seperti: hidrogen dan oksigen elemental bereaksi membentuk air, zat dengan entalpi lebih rendah.

Reaksinya dapat difasilitasi dengan suatu katalis, yang umumnya merupakan zat kimia lain yang terlibat dalam media reaksi tetapi tidak dikonsumsi. (Contohnya adalah asam sulfat yang mengkatalisasi elektrolisis air) atau fenomena immaterial (seperti radiasi elektromagnet dalam reaksi fotokimia).

Semua materi normal terdiri dari atom atau komponen-komponen subatom yang membentuk atom; proton, elektron dan neutron.

Atom dapat dikombinasikan untuk menghasilkan bentuk materi yang lebih kompleks seperti: ion, molekul atau kristal.

Struktur dunia yang kita jalani sehari-hari dan sifat materi yang berinteraksi dengan kita, ditentukan oleh sifat zat-zat kimia dan interaksi antar mereka.

Baja lebih keras dari besi karena atom-atomnya terikat dalam struktur kristal yang lebih kaku.

Kayu terbakar atau mengalami oksidasi cepat karena ia dapat bereaksi secara spontan dengan oksigen pada suatu reaksi kimia, jika berada di atas suatu suhu tertentu.

Senyawa Organik – Rumus Kimia, Soal dan Jawaban

By | 2019-12-27T18:38:42+07:00 Desember 25th, 2019|IPA, Kimia|

Senyawa Organik Senyawa organik adalah golongan besar senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali karbida, karbonat, dan oksida karbon. Studi mengenai senyawaan organik disebut kimia organik. Banyak di antara senyawaan organik, seperti protein, lemak, dan karbohidrat, merupakan komponen penting dalam biokimia. Di antara beberapa golongan senyawaan organik adalah senyawa alifatik, rantai karbon yang dapat diubah gugus fungsinya; hidrokarbon aromatik, senyawaan yang mengandung paling tidak satu cincin benzena; senyawa heterosiklik yang mencakup atom-atom nonkarbon dalam [...]

Stoikiometri – Mengubah gram ke mol – Rasio stoikiometris – Proporsi molar – Tahap Awal – Contoh Soal dan Jawaban

By | 2019-12-22T18:20:58+07:00 Desember 23rd, 2019|Kimia|

Stoikiometri Dalam ilmu kimia, stoikiometri adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif dari reaktan dan produk dalam reaksi kimia (persamaan kimia). Dasar hukum Stoikiometri Stoikiometri didasarkan pada hukum-hukum dasar kimia, yaitu hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, dan hukum perbandingan berganda. Stoikiometri diilustrasikan melalui gambar berikut, dengan persamaan reaksi setara: CH4 + 2 O2 → CO2 + 2 H2O. Di sini, satu molekul metana bereaksi [...]

Asam – Rumus Kimia, Soal dan Jawaban

By | 2019-12-21T22:18:26+07:00 Desember 22nd, 2019|Kimia|

Asam Asam adalah molekul atau ion yang dapat memberikan proton (ion hidrogen H+), atau, alternatifnya, dapat membentuk ikatan kovalen dengan pasangan elektron (asam Lewis). 2 Jenis asam Menurut keorganikannya, asam dapat dibedakan atas 2, yaitu asam organik dan asam anorganik. Organik Asam organik adalah asam karboksilat atau asam yang terbentuk karena persenyawaan dengan senyawa organik (misalnya hidrokarbon). Contoh asam organik: Asam asetat (CH3COOH) Asam benzoat (C6H5COOH) [...]

Senyawa Ionik – Rumus Kimia, Soal dan Jawaban

By | 2019-12-19T01:34:44+07:00 Desember 18th, 2019|IPA, Kimia|

Senyawa Ionik Dalam kimia, senyawa ionik adalah senyawa kimia yang tersusun dari ion-ion yang disatukan oleh gaya elektrostatik yang disebut ikatan ionik. Senyawa ini netral secara keseluruhan, tetapi terdiri dari ion bermuatan positif yang disebut kation dan ion bermuatan negatif yang disebut anion. Ini bisa berupa ion sederhana seperti natrium (Na+) dan klorida (Cl−) dalam natrium klorida, atau spesies poliatomik seperti ion amonium (NH+4) dan karbonat (CO2−3) dalam amonium karbonat. Masing-masing ion dalam senyawa ionik biasanya memiliki beberapa tetangga terdekat, jadi tidak [...]

Senyawa Biner – Asam, Kovalen dan Ionik – Contoh Soal dan Jawaban

By | 2019-12-21T22:00:58+07:00 Desember 17th, 2019|Kimia|

Senyawa Biner Sebuah senyawa biner adalah senyawa kimia yang mengandung 2 unsur yang berbeda. Contohnya: air (H2O), amonia (NH3) dan metana (CH4). Ketiga senyawa tersebut hanya tersusun atas dua jenis unsur yaitu hidrogen dan oksigen pada senyawa air, nitrogen dan hidrogen pada amonia serta karbon dan hidrogen pada metana. Berdasarkan jenis ikatannya, senyawa biner dibedakan [...]

Oksida Rumus – Rumus Kimia, Penjelasan, Contoh Soal dan Jawaban

By | 2020-01-11T06:26:04+07:00 November 25th, 2019|IPA, Kimia|

Oksida Oksida adalah senyawa kimia yang sedikitnya mengandung sebuah atom oksigen serta sedikitnya sebuah unsur lain. Contoh oksida: Sebagian besar kerak bumi terdiri atas oksida. Terbentuk ketika unsur-unsur dioksidasi oleh oksigen di udara. Pembakaran hidrokarbon menghasilkan dua oksida utama karbon, karbon monoksida, dan karbon dioksida. Bahkan materi yang dianggap sebagai unsur murni pun seringkali mengandung selubung oksida. Misalnya aluminium foil memiliki kulit tipis Al2O3 yang melindungi foil dari korosi. [...]

Surfaktan Senyawa Organik – Penjelasan, Contoh Soal dan Jawaban

By | 2019-12-24T17:27:37+07:00 November 24th, 2019|Kimia|

Surfaktan Surfaktan adalah campuran dari senyawa organik. Surfaktan biasanya merupakan senyawa organik yang bersifat amfifilik, artinya mengandung gugus hidrofobik (tidak suka air) dan gugus hidrofilik (suka air). Dimana kita dapat menemukan surfaktan? Surfaktan banyak ditemui di bahan deterjen, kosmetik, farmasi dan tekstil. Produk pangan seperti es krim juga menggunakan surfaktan sebagai bahannya. Karena sifatnya yang menurunkan tegangan permukaan, surfaktan dapat digunakan sebagai bahan [...]

Senyawa Alifatik dan Siklik – Senyawa Organik – Penjelasan dan Contoh

By | 2019-12-27T23:06:27+07:00 Oktober 7th, 2019|IPA, Kimia|

Penjelasan Senyawa Alifatik Senyawa alifatik adalah senyawa yang terbentuk dari ikatan karbon dan hidrogen terbagi menjadi 2 bagian, yaitu senyawa siklik dan senyawa alifatik. Alifatik (bahasa Yunani: aleiphar, berarti minyak atau lemak) adalah senyawa organik yang tidak mempunyai gugus fenil (bahasa Inggris: aromatic ring). Senyawa alifatik dapat berupa: siklik (bahasa Inggris: cyclic), seperti sikloheksana (rumus molekul C6H12. Sikloheksana digunakan sebagai pelarut nonpolar pada industri kimia, dan juga merupakan bahan mentah dalam [...]

Koligatif Larutan: Penurunan tekanan uap jenuh (Δ Tp ), Kenaikan titik didih (ΔTb), Penurunan titik beku  (Δ Tf ), Tekanan Osmotik (π ) – Contoh Soal dan Jawaban

By | 2020-01-11T02:37:12+07:00 Agustus 8th, 2019|Kimia|

Koligatif Larutan Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut tetapi hanya bergantung pada konsentrasi partikel zat terlarutnya. Sifat koligatif larutan terdiri dari dua jenis, yaitu sifat koligatif larutan elektrolit dan sifat koligatif  larutan nonelektrolit Sifat koligatif larutan juga dikelompokan menjadi 4, yaitu:  1. Penurunan tekanan uap jenuh (Δ Tp) 2. Kenaikan titik didih (ΔTb) 3. Penurunan [...]