fbpx

Sejarah Kerajaan Salakanagara (130-362)

Kerajaan Salakanagara

Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara. Kerajaan Salakanagara terpengaruh dari India.

Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda, hal dikarenakan wilayah peradaban Salakanagara sama persis dengan wilayah peradaban orang Sunda selama berabad-abad. Dan yang memperkuat lagi adalah kesamaan kosakata antara Sunda dan Salakanagara.

Disamping itu ditemukan bukti lain berupa Jam Sunda atau Jam Salakanagara, suatu cara penyebutan Waktu/Jam yang juga berbahasa Sunda.

 

Sejarah Kerajaan Salakanagara

Tokoh awal yang berkuasa di sini adalah Aki Tirem. Konon, kota inilah yang disebut Argyrè oleh Ptolemeus dari zaman Romawi Kuno (ahli geografi, astronom dan astrolog) dalam tahun 150, dikarenakan Salakanagara diartikan sebagai “Negara Perak” dalam bahasa Sansakerta.

Kota ini terletak di daerah Teluk Lada, Pandeglang, Banten. Adalah Aki Tirem, penghulu atau penguasa kampung setempat yang akhirnya menjadi mertua duta dari Pallawa Dewawarmanketika puteri Sang Aki Luhur Mulya bernama Dewi Pohaci Larasati diperisteri oleh Dewawarman. Hal ini membuat semua pengikut dan pasukan Dewawarman menikah dengan wanita setempat dan tak ingin kembali ke kampung halamannya.

Ketika Aki Tirem meninggal, Dewawarman menerima tongkat kekuasaan. Tahun 130 Masehi ia kemudian mendirikan sebuah kerajaan dengan nama Salakanagara beribukota di Rajatapura. Ia menjadi raja pertama dengan gelar Prabu Darmalokapala Dewawarman Aji Raksa Gapura Sagara. Beberapa kerajaan kecil di sekitarnya menjadi daerah kekuasaannya, antara lain Kerajaan Agninusa (Negeri Api) yang berada di Pulau Krakatau.

Rajatapura adalah ibukota Salakanagara yang hingga tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-Raja Dewawarman (dari Dewawarman I – VIII). Salakanagara berdiri hanya selama 232 tahun, tepatnya dari tahun 130 Masehi hingga tahun 362 Masehi. Raja Dewawarman I sendiri hanya berkuasa selama 38 tahun dan digantikan anaknya yang menjadi Raja Dewawarman II dengan gelar Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra.

Prabu Dharmawirya tercatat sebagai Raja Dewawarman VIII atau raja Salakanagara terakhir hingga tahun 363 karena sejak itu Salakanagara telah menjadi kerajaan yang berada di bawah kekuasaan Tarumanagara yang didirikan tahun 358 Masehi oleh Maharesi yang berasal dari Calankayana, India bernama Jayasinghawarman. Pada masa kekuasaan Dewawarman VIII, keadaan ekonomi penduduknya sangat baik, makmur dan sentosa, sedangkan kehidupan beragama sangat harmonis.

 

Nama Raja-Raja Kerajaan Salakanagara

  • 130-168 M Dewawarman I (Julukan: Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara. Keterangan: Pedagang asal Bharata – India)

  • 168-195 M Dewawarman II (Julukan: Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra. Keterangan: Putera tertua Dewawarman I)

  • 195-238 M Dewawarman III (Julukan: Prabu Singasagara Bimayasawirya. Keterangan: Putera Dewawarman II)

  • 238-252 M Dewawarman IV (Menantu Dewawarman II, Raja Ujung Kulon)

  • 252-276 M Dewawarman V (Menantu Dewawarman IV)

  • 276-289 M Mahisa Suramardini Warmandewi (Puteri tertua Dewawarman IV & isteri Dewawarman V, karena Dewawarman V gugur melawan bajak laut)

  • 289-308 M Dewawarman VI (Julukan: Sang Mokteng Samudera. Putera tertua Dewawarman V)

  • 308-340 M Dewawarman VII (Julukan: Prabu Bima Digwijaya Satyaganapati. Putera tertua Dewawarman VI)

  • 340-348 M Sphatikarnawa Warmandewi Puteri sulung Dewawarman VII

  • 348-362 M Dewawarman VIII (Julukan: Prabu Darmawirya Dewawarman Cucu Dewawarman. Keterangan: VI yang menikahi Sphatikarnawa, raja terakhir Salakanagara)

  • Mulai 362 M Dewawarman IX Salakanagara telah menjadi kerajaan bawahan Tarumanagara

 

Pengaruh Kerajaan Salakanagara dari India

Pendiri Salakanagara, Dewawarman, merupakan seorang duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat. Sedangkan pendiri Tarumanagara adalah Maharesi Jayasingawarman, pengungsi dari wilayah Salankayana, Bharata karena daerahnya dikuasai an Magada. Sementara Kerajaan Kutai didirikan oleh pengungsi dari Magada, Bharata setelah daerahnya juga dikuasai oleh kerajaan lain.

 

Sejarah Nusantara – Kronologi Dari Zaman Prasejarah Sampai Sekarang

Nusantara pada periode prasejarah mencakup suatu periode yang sangat panjang, kira-kira sejak 1,7 juta tahun yang lalu, berdasarkan temuan-temuan yang ada. Pengetahuan orang terhadap hal ini didukung oleh temuan-temuan fosil hewan dan manusia (hominid), sisa-sisa peralatan dari batu, bagian tubuh hewan, logam (besi dan perunggu), serta gerabah. Klik disini untuk membaca kronologi sejarah nusantara dari zaman prasejarah sampai sekarang di Indonesia.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “oooh begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

                       

Sumber bacaan: History of Culture

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-06-25T16:19:29+07:00 November 9th, 2017|Geografi & Sejarah|0 Comments

Leave A Comment