Cara dan Strategi Bermain Catur Agar Menang

Permainan Catur

Kata ‘Checkmate’ di permainan catur berasal dari frase bahasa Persia ‘Shah Mat’ yang artinya: Rajanya tidak berdaya. Anda dapat menemukan cara bermain catur dan baca juga strategi bermain catur agar menang, di bawah ini.

 

Catur adalah

Permainan yang dimainkan pada sebuah papan persegi yang terbagi menjadi 64 kotak, dengan 32 buah catur yang terbagi sama rata dalam kelompok warna terang (“putih”) dan gelap (“hitam”). Permainan ini dimainkan oleh dua orang.

 

Strategi Bermain Catur Agar Menang

 

Buah putih dan hitam dalam permainan catur

 

Cara bermain catur

Sebelum bertanding, pemain harus mengetahui peraturan catur, kemudian memilih warna buah catur yang akan dimainkan. Masing-masing pemain memiliki 16 buah catur dengan bentuk dan nama yang berbeda untuk dimainkan: satu raja, satu menteri, dua benteng, dua kuda, dua gajah, dan delapan bidak. Masing-masing buah catur juga memiliki aturan pergerakan yang berbeda-beda.

Pemegang buah putih memulai langkah pertama, yang selanjutnya diikuti oleh pemegang buah hitam secara bergantian sampai permainan selesai.

Sebelum pertandingan, pecatur memilih warna buah yang akan ia mainkan. Pemegang buah putih memulai langkah pertama, yang selanjutnya diikuti oleh pemegang buah hitam secara bergantian. Setiap langkah hanya boleh menggerakkan satu buah catur saja (kecuali untuk rokade, ada dua buah catur yang digerakkan).

Buah catur dipindahkan ke petak kosong, ataupun yang sudah ditempati oleh buah catur lawan, yang berarti “memakannya” atau menyingkirkan buah catur lawan dari papan permainan. Namun ada pula aturan khusus untuk memakan buah catur lawan, yaitu untuk gerakan en passant.

Selama permainan berlangsung, pemain harus memindahkan buah caturnya sesuai dengan peraturan, sambil menyingkirkan buah catur lawan dari papan permainan apabila memungkinkan, yang biasa disebut “memakan”.

Kemenangan pemain ditentukan oleh keberhasilan dalam mengadakan ‘sekakmat’, yaitu posisi saat raja lawan tidak bisa mengelak untuk “dimakan”. Selain sekakmat, kemenangan juga dapat diperoleh apabila lawan menyatakan telah menyerah secara sukarela, yang biasanya disebabkan karena jumlah buah catur yang tidak sebanding atau merasa bahwa sekakmat tidak bisa dihindari lagi. Permainan juga bisa berakhir seri, yang disebut dengan istilah “remis”.

 

Gerakan catur

  • Raja

Hanya dapat bergerak satu petak ke segala arah. Raja juga memiliki gerakan khusus yang disebut rokade dengan turut melibatkan sebuah benteng.

  • Benteng

Dapat bergerak sepanjang petak horizontal maupun vertikal, tetapi tidak dapat melompati buah catur lain. Benteng terlibat dalam gerakan rokade.

  • Gajah

Dapat bergerak sepanjang petak secara diagonal, tetapi tidak dapat melompati buah catur lain dan hanya berada pada satu warna; yaitu hitam atau putih.

  • Menteri

Memiliki gerakan kombinasi dari benteng dan gajah, dan merupakan buah catur terkuat karena bisa bergerak ke segala arah.

  • Kuda

Memiliki gerakan seperti huruf L, yaitu memanjang dua petak dan melebar satu petak. Kudalah satu-satunya buah catur yang dapat melompati buah catur lain.

  • Bidak atau Pion

Dapat bergerak maju (ke arah lawan) hanya satu petak ke petak yang tidak ditempati. Pada gerakan awal, bidak dapat bergerak maju dua petak atau satu petak. Bidak tidak dapat berjalan Mundur. Bidak juga dapat memakan buah catur lawan secara diagonal, apabila berada satu petak di diagonal depannya. Bidak memiliki dua gerakan khusus, yaitu en passant dan promosi.

 

Asal-usul catur

Diduga bahwa catur berasal dari India, kira-kira sebelum abad ke-7, bermula dari suatu permainan yang disebut chaturanga. Ditenggarai bahwa chaturanga juga merupakan awal mula dari permainan strategi lainnya seperti xiangqi, janggi dan shogi. Aturan pergerakan buah catur seperti sekarang ini bermula dari Spanyol sekitar akhir abad ke-15; peraturan catur yang baku akhirnya distandardisasi pada abad ke-19.

Wilhelm Steinitz, juara catur dunia pertama, menyabet gelar tersebut pada tahun 1886. Sejak 1948, kejuaraan dunia diselenggarakan oleh FIDE, lembaga percaturan seluruh dunia; juara dunia saat ini adalah Magnus Carlsen asal Norwegia.

FIDE juga mengorganisasi Kejuaraan Dunia Catur Wanita, Kejuaraan Dunia Catur Anak-anak, Kejuaraan Catur Cepat dan Kilat, dan Olimpiade Catur, suatu kejuaraan beregu antarbangsa seluruh dunia.

 

Strategi Bermain Catur Agar Menang

 

Strategi bermain catur agar menang

  1. Waktu

Dalam strategi bermain catur, waktu yang dapat dipakai adalah penting. Apabila dalam satu permainan memiliki durasi 90 menit atau satu setengah jam dalam 30 langkah, itu artinya Anda perlu menyiapkan 1 langkah maksimal dalam 3 menit karena alokasi waktunya adalah 90/30 dan itu artinya 3 menit per langkah.

  1. Mapping / Pemetaan

Sebelum bergerak melangkahkan pion, lakukanlah pemetaan / mapping. Tujuan dari hal ini adalah untuk menentukan wilayah / bagian mana yang hendak diserang oleh prajurit biasa. Pion kuda pun di sini bertugas mengelabui lawan dan benteng menjaga raja, sementara perdana menteri bisa menekan.

  1. Melangkah Elegan

Permainan catur di awal bisa dibuka dengan langkah elegan dan itu artinya penting bagi seorang pemain untuk menjalankan satu pion namun dengan dua langkah. Alternatifnya, bisa juga dua pion ada pada sisi kanan dan kiri masing-masing mengambil satu langkah saja.

  1. Melangkahkan Kuda sebelum Gajah

Lebih baik kalau yang dijalankan terlebih dulu adalah kuda. Jalankan atau langkahkan kuda lebih dulu dan kemudian baru melangkahkan gajah. Kuda bisa dilangkahkan secara zigzag supaya pertahanan lawan dapat dikacaukan secara lebih gampang.

  1. Melangkahkan Gajah sebelum Benteng

Strategi lainnya yang juga sebaiknya dilakukan adalah menjalankan gajah lebih dulu dan artinya, gajahlah yang diprioritaskan sebelum akhirnya dilanjutkan dengan menjalankan benteng.

  1. Melangkahkan Benteng sebelum Menteri

Pada permainan catur, penting juga untuk tahu strategi di mana yang dilangkahkan dahulu tepat sebelum menteri adalah benteng. Namun strategi ini bisa dilakukan kalau memang kondisi memungkinkan dan tak menjadi strategi yang wajib. Ada baiknya melangkahkan benteng lebih dulu karena benteng ini dapat menjadi penjaga terakhir raja.

  1. Pejabat Menjaga Pion

Pejabat seperti gajah, benteng dan kuda dapat menjaga pion dan sebaiknya hal ini menjadi hal yang diusahakan. Strategi seperti ini diperlukan supaya pihak lawan tak memiliki kesempatan untuk memakan pion kita. Strategi ini juga diketahui menjadi penyelamat dan jurus pamungkas khususnya ketika sudah masuk pada babak-babak akhir permainan.

  1. Merelakan Tentara jika Terdesak

Jangan takut untuk merelakan salah satu tentara ketika sedang bermain catur. Tak masalah kalau memang posisi sedang terdesak karena lawan terus memberikan tekanan kepada Anda. Merelakan salah satu tentara merupakan strategi yang baik sebab dengan cara ini Anda justru bisa memperoleh tentara dari lawan yang bahkan jabatannya bisa kemungkinan lebih tinggi. Terpaksa memang, namun cara ini cukup bagus dan tak begitu merugikan bukan?

  1. Persempit Gerakan Lawan

Jangan biarkan lawan Anda terlalu leluasa dalam bergerak karena ini menjadi kurang baik. Ia bisa menembus pertahanan Anda kapan pun tanpa diduga. Maka dari itu, perhatikan setiap pergerakannya dan kalau bisa Anda turut memperkirakan arahnya sehingga bisa memotongnya.

  1. Penjarkan Prajurit secara Terpola dan Berkala

Ketika hendak memenjarkan prajurit, perlu dilakukan secara matang dengan pola yang tepat. Hal ini perlu untuk diupayakan supaya kekalahan dapat dicegah atau dihindari. Dalam proses memenjarkan prajurit Anda, perlu dilakukan terpola yang artinya menurut masing-masing peran dan ini adalah salah satu taktik yang bisa dilakukan agar tak mengalami kekalahan.

  1. Hindari Penumpukan Pemain Bidak

Ketika bermain catur, penting untuk juga menghindari penumpukan pemain bidak. Intinya, jangan sampai seluruh prajurit kemudian ada dalam bidak dan kemudian malah tak ada jarak karena saking berdekatan. Saat hal tersebut terjadi, ini biasanya menjadi penghambat langkah Anda sendiri maka sebaiknya hindari sebisa mungkin.

  1. Tidak Mengisolasi Prajurit

Ada pula strategi yang sebaiknya diketahui, yakni pemain catur bisa mencoba untuk tidak mengisolasi prajurit dan jangan mencobanya. Kerajaan catur Anda begitu berharga sehingga harus dibela sampai titik usaha penghabisan sebab setiap nyawanya sangatlah penting, jadi cobalah untuk tak mengisolasi prajurit dalam permainan Anda.

  1. Menunda Sekak Hingga Waktunya Tepat

Pada permainan catur, sekak bukanlah hal yang bisa dilakukan kapanpun Anda mau dan bisa. Karena dalam catur selalu berhubungan dengan strategi, maka yang paling penting di sini adalah menunggu waktu atau momen yang tepat hingga Anda akhirnya bisa men-sekak raja lawan. Jika sekak dilakukan terlalu cepat, bisa-bisa usaha Anda malah menjadi sia-sia.

  1. Fokus, Tenang dan Rileks

Tujuan bermain catur adalah untuk hiburan dan meluangkan waktu. Maka agar lawan juga tak menjadi terlalu senang, Anda perlu menenangkan diri, rileks, tapi tetap fokus pada permainan. Ini adalah kunci strategi di mana Anda bisa memenangkan pertandingan catur. Untuk menghabiskan buah dari lawan, waktunya harus benar-benar pas.

  1. 2 Lebih Baik Daripada 1

Strategi berikutnya yang bisa juga dipraktikkan adalah menghubungkan benteng-benteng. Akan lebih baik kalau ada 2 benteng yang bekerja sama karena menjadi lebih kuat ketimbang 1 benteng saja. Dan saat telah terhubung, tumpuk kedua benteng pada lajur terbuka dan akhirnya Anda bisa masuk dalam pertahanan lawan.

  1. Gunakan Kecohan / Tipuan

Sama halnya seperti olahraga lain, dalam permainannya atau dalam sebuah pertandingan selalu ada strategi mengecoh lawan. Menggunakan tipuan dalam permainan catur juga sah-sah saja atau melakukan sergapan yang pada akhirnya mampu membuat lawan terperdaya dengan mudah sehingga Anda memenangkan permainan.

  1. Memakai Strategi yang Lawan Tak Pahami & Minder

Saat lawan bisa dengan mudah menerka apa langkah kita selanjutnya, tentu saja langsung matilah kita. Strategi yang tak mudah untuk dipahami oleh lawan adalah yang paling baik. Selama permainan berlangsung, pastikan bahwa langkah yang diambil oleh Anda tak mudah diketahui dan ditebak oleh lawan.

  1. Buat Lawan Minder

Bagaimana bisa membuat lawan kita menjadi minder? Sangat mungkin, karena yang perlu dilakukan oleh Anda adalah bermain seperti profesional meski memang mungkin Anda masih belajar. Seperti poin sebelumnya, ketenangan dan fokus Anda adalah kunci untuk tampil seperti pemain profesional. Melihat sikap tersebut, lawan pasti akan mulai minder.

  1. Jangan Tempatkan > 4 Pion pada Pembukaan

Ingat bahwa pada pembukaan atau opening di setiap permainan catur, hendaknya pemain berupaya agar tak menempatkan pion dengan jumlah 4 buah lebih di depan. Cara ini hanya akan menjadi faktor penghambat bagi Anda sendiri sebab akan kesulitan untuk mengendalikan pion tersebut. Lawan juga menjadi berkesempatan untuk menghancurkan pertahanan Anda.

  1. Lindungi Raja

Tugas yang paling penting adalah melindungi raja dan ini merupakan peran dari benteng. Karena benteng cukup multifungsi, maka perlindungan terhadap raja bisa dilakukan dari luar sementara kemampuan raja bisa menutupi celah dari dalam. Pertahanan menjadi makin kuat karena kombinasi cara ini.

  1. Memajukan Pion Bebas

Pada babak akhir, memajukan pion secara bebas akan sangat mendominasi lawan karena ini sama dengan memaksa lawan untuk menyerahkan buahnya yang mencoba menjadi penghalang setiap langkah Anda. Raja lalu bisa diaktifkan segera, tukar perwira, sementara benteng bisa berada di belakang pion lawan dalam baris pertahanan. Raja pihak lawan bisa dimatikan dengan langkah ini.

 

Bacaan Lainnya Yang Dapat Membuat Anda Lebih Pintar

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Sumber bacaan: Chess

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-04-29T11:35:40+07:00 Maret 8th, 2018|Geografi & Sejarah|0 Comments

Leave A Comment