fbpx

10 Cara Memotivasi Anak Untuk Belajar Agar Menjadi Pintar

Berikut Adalah 10 Cara Memotivasi Anak Untuk Belajar, Agar Menjadi Pintar

Motivasi anak sekolah: rajin & konsentrasi. Pikirkan bahwa masa depan masih panjang!
Apa tidak ingin mendapat / membuat pekerjaan yang disenangi bahkan bisa membuat orang tua, bahkan Indonesia menjadi bangga?!

Jika Anda ingin memotivasi anak Anda untuk belajar, jangan batasi mereka sampai di dinding sekolah saja. Meskipun sekolah adalah hal sangat penting, tetapi keterampilan, pertumbuhan, intelektual dan sosial Anak harus diperhatikan.  Membuka dunia yang baru dengan ide-ide baru, rasa gembira, kesehatan dan akal sehat yang baik, akan memotivasi anak untuk belajar, sehingga akan mendongkrak prestasi akademisnya juga!

Berikut adalah 10 cara motivasi anak untuk belajar agar menjadi pintar:

 

1. Kebiasaan Membaca Dari Kecil

Bergiliran membaca dengan anak yang lebih tua Anda, atau membentuk “waktu membaca keluarga” dengan membaca bukunya secara sendiri-sendiri. Kebiasaan membaca buku dari kecil, biasanya akan terbawa sampai dewasa.

Di era digital seperti ini, bahan yang terbuat dari cetakan adalah penting: novel, koran, bahkan poster dan alas piring dengan kata-kata pada mereka.

Dengan adanya buku digital, mereka tidak 100% terfokus untuk membaca, karena dapat bermain, mengirim pesan kepada teman dll. Untuk sebagian anak yang sensitif karena lampu dari layar digital, dapat melelahkan mata, dengan secara otomatis proses membaca terhenti.  [1]

Tunjukkan pada anak-anak, betapa pentingnya membaca dengan bahan yang cetak: novel, koran, bahkan poster dan alas piring dengan kata-kata atau puisi-puisi.

 

2. Berilah Semangat & Dukungan, Agar Kelak Menjadi Lebih Percaya Diri

Dorong dia untuk mengungkapkan pendapatnya, berbicara tentang perasaannya dan membuat pilihan. Seperti contoh,: mereka dapat memilih lauk makanan pendamping dan memilih kegiatan ekstrakurikuler sendiri. Meminta masukannya pada keputusan keluarga dan menunjukkan bahwa Anda menghargai masukkannya. [2]

 

3. Buatlah Hal Sehari-Hari Sebagai Kesempatan Untuk Belajar

Mendorong dia untuk menjelajahi dunia di sekelilingnya, mengajukan pertanyaan dan membuat koneksi-koneksi yang baik. Seperti contoh: apabila Anda sedang memasak nasi, beri tahu mereka bagaimana proses pembuatan nasi, penyamakan padi, serta koneksikan dengan gandum-gandum lainnya.


4. Tunjukkan Hal-Hal Baru & Berolah Raga

Menunjukkan hal-hal baru yang Anda pelajari dengan antusias. Diskusikan cara yang berbeda Anda menemukan informasi baru, apakah Anda sedang mencari tips berkebun di Internet atau mengambil kelas memasak, olah raga aerobik atau kelas bahasa Inggris.

Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan memori dan kemampuan berpikir. [3]


5. Bertanya Dengan Tepat

Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda peduli dan mereka dapat mengandalkan Anda jika mereka membutuhkan bantuan. Dengan ini, rasa khawatir mereka akan berkurang secara otomatis.

Tanyakan, apa yang dia sedang pelajari di sekolah, bukan hanya tentang nilai atau skor tes. Biarkan mereka menjelaskan dengan kata-katanya sendiri, dengan ini akan membantu dia untuk mengingat apa yang ia pelajari.


6. Persiapan & Organisir

Membantu dan menuruh anak Anda untuk mengatur buku-buku sekolah dan menyelesaikan tugas sehingga dia merasa mengendalikan pekerjaannya secara efektif. Jika tugasnya tampak terlalu banyak, mereka cenderung akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berkhawatir daripada belajar. Memeriksa dan pastikan agar mereka tidak terlalu tertekan dengan hal-hal pelajaran.

Yang dimaksud dengan membantu anak adalah bukan membuat pekerjaan rumahnya, melainkan memberikan dukungan. Agar kelak mereka tidak tergantung oleh siapa-siapa, melainkan kepada dirinya sendiri.


7. Tunjukkan Rasa Antusias Sedini Mungkin

Menunjukkan rasa antusiasme untuk kepentingan anak Anda dan mendorong mereka untuk mengeksplorasi mata pelajaran dan hobi mereka. Jika dia suka hewan kuda, berikan buku cerita tentang berkuda atau bertanyalah untuk menemukan 5 fakta tentang kuda di ensiklopedia.


8. Rayakan Prestasi, Tidak Perduli Seberapa Kecilnya

Rayakan prestasi, tidak peduli seberapa kecilnya dapat membuat Anak untuk terus belajar dan menantang dirinya sendiri. Seperti contoh: buatlah disecarik kertas, tentang apa saja yang mereka raih, misalnya: hasil ulangan baik, mendapat teman baru, mengerjakan PR dengan baik, dll. Sebagai imbalnya, mereka dapat bermain 1 jam lebih lama atau berolah raga / lari di dekat danau / pantai.


9. Fokus Pada Kelebihan & Bakat

Apabila mereka lebih berbakat di suatu hal atau mata pelajaran, akan tetapi tidak berbakat di matematika, berilah dukungan. Jangan dimarahi saja, tetapi harus dibantu bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut.


10. Belajar Sambil Bermain

Berikan mereka kesempatan belajar sambil bermain, seeperti contoh dari balok kayu. Mereka dapat belajar tentang visual, menyusun dant  mengurut. Dengan ini, mereka dapat mengembangkan ekspresi kreatif anak Anda dan kemampuan untuk memecahkan masalah.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “oooh begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

 


By | 2018-05-31T15:22:30+00:00 Juni 1st, 2015|Top 10|2 Comments

2 Comments

  1. puertas baratas 19/07/2017 at 6:13 pm - Reply

    Has dado en el punto con este post , realmente creo que este sitio tiene mucho que decir en estos temas . Volveré pronto a vuestro blog para leer mucho más , gracias por esta información .

    • Aldo Barlian 19/07/2017 at 7:56 pm - Reply

      Gracias por tu participación … (nota: uso la traducción de Google) 🙂

Leave A Comment