fbpx

Neptunus – Planet Ke-8 dan Yang Terjauh Jika Ditinjau Dari Matahari

Neptunus

Neptunus merupakan planet terjauh (kedelapan) jika ditinjau dari Matahari.

Jari-jari khatulistiwanya tercatat sebesar 24 764 km atau sekitar empat kali jari-jari Bumi.

 

Waktu Evolusi

Kala rotasi Planet Neptunus adalah 16,1 jam. Yang berarti, jika dibandingkan dengan Planet Bumi, dalam satu harinya ia berotasi penuh dalam 16,1 jam.

Kala revolusinya adalah 164,788 tahun. Yang berarti satu tahun di Planet Neptunus lamanya sama dengan 164 tahun 9 bulan menurut perhitungan waktu Bumi.
Contohnya, jika kita di Bumi berumur 25 tahun menurut waktu Bumi, maka di Neptunus usia kita adalah 1 bulan 25 hari. Sebaliknya, jika kita adalah manusia Neptunus dan berusia 25 tahun, maka jika kita berada di Bumi dan dihitung menurut ukuran waktu Bumi, jadi usia kita setara dengan 4 120 tahun menurut ukuran waktu Bumi.

 

Neptunus dan Triton

Neptunus dan Triton.

 

Bentuk Fisik

Neptunus memiliki massa sebesar 1,0243×1026 kg, atau tujuh belas kali massa Bumi dan 1/19 kali massa Yupiter. Planet ini merupakan salah satu dari dua planet (selain Yupiter) yang gravitasi permukaannya lebih besar daripada Bumi.

Jari-jari khatulistiwanya tercatat sebesar 24.764 km, atau sekitar empat kali jari-jari Bumi. Neptunus dan Uranus sering dijuluki “raksasa es”, karena ukurannya yang lebih kecil dan kadar volatil yang lebih tinggi daripada Yupiter dan Saturnus.

 

Neptunus

Perbedaan ukuran antara Planet Neptunus dan Planet Bumi.

 

Inti Planet

Struktur internal Neptunus mirip dengan Uranus. Atmosfer Neptunus membentuk sekitar lima hingga sepuluh persen massanya, dan kira-kira meliputi 10 hingga 20 persen struktur planet tersebut. Tekanan di atmosfer dapat mencapai 10 GPa. Metana, amonia, dan air dapat ditemui di daerah bawah atmosfer.

Struktur internal Neptunus

Struktur internal Neptunus:

1. Atmosfer atas
2. Atmosfer yang terdiri dari hidrogen, helium dan gas metana
3. Mantel yang terdiri dari es air, amonia dan metana
4. Inti yang terdiri dari bebatuan (silikat dan nikel-besi)

Suhu di daerah mantel dapat mencapai 2.000 K hingga 5.000 K. Massa mantel tersebut sama dengan 10 hingga 15 kali massa Bumi, serta kaya akan air, amonia dan metana.

Intinya terdiri dari besi, nikel dan silikat, dengan massa 1,2 kali Bumi. Tekanan di inti diperkirakan sebesar 7 Mbar (700 GPa), jutaan kali lebih besar daripada tekanan di permukaan Bumi. Sementara itu, suhu di inti dapat mencapai 5 126 °C.

 

Satelit

Diketahui memiliki 13 satelit. Satelit terbesar terdiri dari 99,5% massa di orbit sekitar Neptunus dan satu-satunya yang berbentuk sferoid adalah Triton, ditemukan oleh William Lassell 17 hari setelah penemuan Neptunus.

Tidak seperti satelit planet besar lain di Tata Surya, Triton memiliki orbit menghulu, yang menandakan bahwa Triton terjebak oleh gravitasi Neptunus, bukannya terbentuk di tempat; Triton diduga pernah menjadi planet kerdil di sabuk Kuiper.[111] Triton sangat dekat dengan Neptunus sehingga terjebak dalam rotasi sinkronisnya, dan secara perlahan bergerak spiral ke dalam akibat akselerasi pasang dan akan terbelah dalam kurun 3,6 miliar tahun ketika Triton mencapai batas Roche.

Pada tahun 1989, Triton merupakan benda terdingin yang pernah diukur di tata surya, dengan perkiraan suhu sekitar −235 °C.

Satelit kedua Neptunus (menurut urutan penemuannya), yaitu satelit ireguler Nereid, memiliki salah satu orbit paling eksentrik di antara semua satelit di tata surya. Eksentrisitas sebesar 0,7512 memberikannya apoapsis tujuh kali lebih panjang daripada periapsisnya dari Neptuus.

Neptunus dari wahana Voyager 2

Neptunus dari wahana Voyager 2.

 

Status

Sejak penemuannya tahun 1846 hingga penemuan Pluto pada tahun 1930, Neptunus adalah planet terjauh yang diketahui manusia. Setelah penemuan Pluto, Neptunus menjadi planet kedua terakhir selama 20 tahun antara 1979 dan 1999 ketika orbit elips Pluto membawanya lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.

Penemuan Sabuk Kuiper tahun 1992 mendorong banyak astronom memperdebatkan apakah Pluto pantas dianggap sebagai planet atau bagian dari struktur terbesar sabuk tersebut.

Pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional mendefinisikan kata “planet” untuk pertama kalinya, kembali mengelompokkan Pluto sebagai “planet kerdil” dan menjadikan Neptunus sekali lagi planet terakhir di Tata Surya.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Sumber bacaan: WikipediaViews of the Solar System

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


 

By | 2018-04-29T11:13:28+07:00 April 16th, 2018|IPA|0 Comments

Leave A Comment