fbpx

Penularan dan Penyebab Virus HIV – Human Immunodeficiency Virus

HIV

Virus imunodifisiensi manusia adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. (bahasa Inggris: human immunodeficiency virus HIV). Temukan dibawah ini penularan dan penyebab virus HIV.

Virus HIV ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya.

 

Bagaimana cara menularnya virus HIV?

Transmisi seksual

Dapat terjadi ketika ada kontak dengan cairan seksual yang terinfeksi (dubur, genital, atau selaput lendir oral). Hal ini dapat terjadi saat berhubungan seks tanpa kondom, termasuk seks vaginal, oral,dan anal, atau berbagi mainan seks dengan seseorang yang positif HIV.

Transmisi perinatal

Seorang ibu dapat menularkan virus HIV ke anaknya saat melahirkan, kehamilan dan juga melalui menyusui.

Transmisi darah

Risiko penularan HIV melalui transfusi darah sangat rendah di negara maju, berkat skrining dan tindakan pencegahan yang teliti.

Dari berbagi jarum suntik

Namun, di antara orang-orang yang menyuntikkan narkoba, berbagi dan menggunakan kembali jarum suntik yang terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi virus HIV sangat berbahaya.

 

Virus HIV

Penularan dan Penyebab Virus HIV – Human Immunodeficiency Virus. Sumber foto: Wikimedia

 

Penyebab virus HIV

HIV adalah variasi dari virus yang menginfeksi simpanse Afrika. Para ilmuwan menduga bahwa simian virus immunodeficiency (SIV) melompat dari simpanse ke manusia ketika orang mengkonsumsi daging simpanse yang terinfeksi. Begitu berada di dalam populasi manusia, virus bermutasi menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai HIV. Kemungkinan ini terjadi sejak tahun 1920-an.

HIV menyebar dari orang ke orang di seluruh Afrika selama beberapa dekade. Akhirnya, virus bermigrasi ke bagian lain dunia. Para ilmuwan pertama kali menemukan HIV dalam sampel darah manusia pada tahun 1959.

 

Istilah HIV dan AIDS dapat membingungkan, karena keduanya terkait tetapi berbeda. HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan Anda dengan menyerang dan kemudian menghancurkan sel darah putih yang melawan infeksi. AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV yang tidak diobati. Orang dengan AIDS dapat memiliki berbagai gejala, karena sistem kekebalan mereka yang lemah membuat mereka beresiko untuk infeksi dan kanker yang mengancam jiwa.

 

Tanda dan Gejala HIV

Sekitar 40% hingga 90% orang mengalami gejala seperti flu dalam waktu 2-4 minggu setelah terinfeksi HIV. Berikut adalah tanda dan gejala HIV, beserta flu… Klik disini untuk membacanya lebih lanjut (akan membuka layar baru).

 

Pengobatan HIV

Pengobatan HIV merupakan sebuah perawatan yang dapat menghentikan perkembangan kondisi dan memungkinkan sebagian besar orang yang hidup dengan HIV memiliki kesempatan untuk hidup panjang dan relatif sehat. Klik disini untuk mengetahui tentang pengobatan HIV, seperti: Pil HIV darurat, obat antiretroviral dan perawatan alternatif.

 

Penyebab Pengembangan dari HIV ke AIDS

AIDS disebabkan oleh virus HIV. Seseorang tidak bisa terkena AIDS jika mereka tidak tertular HIV. Pada akhirnya virus akan melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan hal ini akan berkembang menjadi AIDS (acquired immunodeficiency syndrome), tahap akhir infeksi HIV. Klik disini untuk mengetahui lebih lanjut (akan membuka layar baru).

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-06-23T20:04:17+07:00 Juni 23rd, 2018|Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment