fbpx

Narkoba – Contoh, Jenis, Pengertian, Efek jangka pendek dan panjang

Jenis Narkoba

Banyak yang dibicarakan tentang narkoba di dunia kita ini—di jalanan, di sekolah, di Internet dan TV. Sebagian benar, sebagian tidak benar. Jangan tertipu. Anda perlu fakta untuk menjaga jangan sampai jadi kecanduan pada narkoba, dan membantu teman Anda untuk tidak menyentuhnya. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Berikut adalah sebagian besar jenis narkoba:

 

Mariyuana (ganja)

Mariyuana biasanya digunakan dengan menggulungnya dalam sebuah rokok yang disebut cimeng/ganja atau paku. Bisa juga dimasak seperti teh atau dicampur di dalam makanan, atau dihisap melalui pipa air yang bernama bong.

Mariyuana sekarang jauh lebih berbahaya daripada sebelumnya. Teknik-teknik penumbuhan dan penggunaan benih secara selektif telah menghasilkan obat yang lebih kuat. Akibatnya, telah terjadi peningkatan tajam dalam kunjungan ruang gawat darurat yang terkait dengan mariyuana oleh anak muda.

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak. Namun, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.

Efek jangka pendek penggunaan mariyuana

Kehilangan koordinasi dan distorsi waktu, penglihatan dan pendengaran, rasa ngantuk, kemerahan mata, meningkatnya nafsu makan, dan otot-otot yang kendur. Detak jantung bisa terpacu. Sesungguhnya, selama jam pertama menghisap mariyuana, risiko pengguna terkena serangan jantung dapat meningkat lima kali lipat. Kinerja si pengguna di sekolah menurun oleh gangguan memori dan menurunnya kemampuan untuk memecahkan problem.

Efek jangka panjang penggunaan mariyuana

Penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan gejala psikotis. Itu juga bisa merusak paru-paru dan jantung, memperburuk gejala penyakit bronkitis yang mengakibatkan batuk dan sesak napas. Juga dapat memperlemah daya tahan tubuh melawan infeksi penyakit paru-paru.

NAMA-NAMA JALANAN MARIYUANA:

Cimeng, Gelek, Pocong, Rumput, Astro turf, Bhang, Blunt, Boom, Chronic, Dagga, Dope, Gangster, Ganja, Grass, Hemp, Herb, Home grown, J, Kiff, Mary Jane, Nederweed, Pot, Purple Haze, Reefer, Roach, Smoke, Skunk, Super Skunk, Texas tea, Weed, White, Widow.

HASHISH: Budhastick, Chocolate, Hash, Shit.

Ganja Mariyuana

Mariyuana (ganja). Sumber foto: Pixabay

 

Alkohol

Alkohol menekan sistem saraf pusat Anda (otak dan tulang belakang), mengurangi inhibisi (gagasan atau peraturan yang cenderung menghentikan seseorang untuk melakukan sesuatu) dan merusak kemampuan seseorang membuat keputusan.

Minum dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan koma bahkan kematian. Mencampur alkohol dengan obat atau narkoba sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal. Alkohol mempengaruhi otak dan dapat menyebabkan kehilangan kontrol, memperlambat gerakan refleks, gangguan penglihatan, terputus-putusnya ingatan dan pingsan. Tubuh remaja masih berkembang dan alkohol mempunyai dampak yang lebih besar terhadap kesehatan fisik dan mental kaum remaja daripada orang yang lebih tua.

Efek jangka pendek penggunaan

Alkohol mempengaruhi otak dan dapat menyebabkan kehilangan kontrol, memperlambat gerakan refleks, gangguan penglihatan, terputus-putusnya ingatan dan pingsan. Jika Anda mengkonsumsi banyak (lebih dari 2 gelas) alkohol, pada saat menyetir, dapat mengakibatkan tabrakan.

Efek jangka panjang penggunaan

Menyebabkan penyakit jantung, stroke, ganguan sistem pernapasan, batu ginjal, disfungsi seksual, ketidakseimbangan hormon, diabetes mellitus, rheumatoid arthritis, osteoporosis, ganguan kulit.

Menggangu sistem pencernaan dan berat badan: sindrom metabolik, efek kandung empedu, penyakit hati, pankreatitis.

Asetaldehida, produk metabolisme alkohol, diduga dapat memicu kanker. Biasanya hati menghilangkan 99% acetaldehid yang dihasilkan. Namun, penyakit hati dan kekurangan enzim genetik tertentu menghasilkan tingkat acetaldehyde yang tinggi. Peminum berat yang terpapar kadar asetaldehida tinggi karena cacat genetik dalam alkohol dehidrogenase telah ditemukan berisiko lebih besar terkena kanker saluran pencernaan bagian atas dan hati. Sumber: Wikipedia (Inggris)

 

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika
Yang terberat sampai hukuman mati
Badan Narkotika Nasional: Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (pdf).

 

Ekstasi

Ekstasi biasanya dikonsumsi secara oral (melalui mulut) dalam bentuk pil, tablet atau kapsul. Memakai lebih dari satu sekaligus dinamakan “bumping”.

Ekstasi adalah narkoba sintetik (buatan manusia) yang dibuat di dalam laboratorium. Para pembuat dapat menambah apa saja pada narkoba ini, seperti kafein, amfetamin dan bahkan kokain. Ekstasi adalah ilegal dan memiliki efek-efek yang serupa dengan halusinogen dan stimulan. Pil-pil itu berbeda warna dan terkadang ditandai dengan gambar-gambar kartun. Mencampur ekstasi dengan alkohol sangat berbahaya dan dapat mematikan.

Efek-efek stimulatif dari narkoba seperti Ekstasi membuat pengguna dapat berdansa untuk waktu yang lama, dan ketika dikombinasikan dengan kondisi yang ramai dan panas seperti di pesta-pesta, dapat menyebabkan dehidrasi yang berlebihan dan kegagalan fungsi ginjal atau jantung.

Efek jangka pendek penggunaan ekstasi

Perasaan pusing, kedinginan atau keringatan, ketegangan otot, daya pertimbangan yang terganggu, depresi, penglihatan yang buram, masalah tidur, perasaan kasih sayang yang semu, perasaan mual, kekhawatiran yang berlebihan, keinginan kuat untuk menggunakan obat, pengepalan gigi yang di luar kontrol, kekacauan, paranoia.

Efek jangka panjang penggunaan

Penggunaan jangka panjang menyebabkan kerusakan pada otak yang lama ataupun untuk selamanya, yang mempengaruhi daya menilai dan daya berpikir seseorang.

“Ekstasi membuat saya gila. Suatu hari saya menggigit sebuah gelas, seperti kalau saya menggigit apel. Setelah mulut saya penuh dengan serpihan gelas, saya baru menyadari hal-hal yang terjadi pada diri saya. Lain hari, saya merobek kain lap dengan gigi selama sejam.” —Ann

Kosakata:
Amfetamin: stimulan sistem saraf pusat, sering disebut “speed”.
Paranoia: kecurigaan, ketidakpercayaan atau ketakutan kepada orang lain.

Contoh pil ekstasi

Contoh pil ekstasi. Methylenedioxymethamphetamine (MDMA, ekstasi). Sumber foto:
Drug Enforcement Administration (USA) / Wikimedia

 

Kokain dan Kokain Crack

Kokain adalah senyawa sintetis yang memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.

Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, di mana daun dari tanaman ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.

Kokain dan kokain crack dapat dikonsumsi secara oral (melalui mulut), melalui hidung (didengus), disuntik dengan jarum atau, pada kasus crack, melalui pernapasan uap dari pemanasannya.

Kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan pengonsumsian termasuk mengunyah, mendengus, menyuntikkan pada pembuluh darah yang besar dan menghisapnya.

Istilah kokain merujuk pada narkoba baik dalam bentuk bubuk (kokain) maupun dalam bentuk kristal (crack). Obat ini dibuat dari tanaman koka dan, di samping metamfetamin1, mengakibatkan ketergantungan psikologis terbesar dibanding narkoba lainnya.

Efek jangka pendek penggunaan kokain

okain menyebabkan high yang sangat intens dan singkat yang segera diikuti oleh perasaan sebaliknya—depresi berat, resah dan ketagihan lebih banyak narkoba. Si pengguna umumnya tidak dapat makan dan tidur dengan cukup. Mereka bisa mengalami peningkatan denyut jantung yang tajam, kejang urat dan konvulsi. Narkoba ini dapat membuat orang merasa paranoid, marah, bermusuhan dan gelisah, bahkan ketika mereka tidak dalam keadaaan “high”.

Efek jangka panjang penggunaan kokain

Di samping efek-efek yang sudah disebut di atas, kokain dapat menyebabkan sifat lekas marah, gangguan suasana hati, ketidak-tenangan, paranoia dan halusinasi auditori (pendengaran). Tingkat toleransi terhadap narkoba ini berkembang sedemikian rupa, sehingga makin banyak yang diperlukan untuk dapat mencapai tingkat “high” yang sama.

Penurunan efek dari obat itu menyebabkan depresi, yang menjadi lebih dalam dan lebih dalam lagi setelah tiap penggunaannya. Hal ini bisa menjadi begitu hebat sehingga seseorang akan melakukan apa saja untuk memperoleh narkoba ini—dengan membunuh orang sekali pun. Dan jika dia tidak bisa mendapatkan kokain crack, depresinya bisa menjadi sangat kuat sehingga dapat mendorong pecandu untuk melakukan bunuh diri.

Kosakata: metamfetamin: stimulan sistem saraf pusat yang sangat adiktif.

 

Met Kristal dan Metamfetamin

Met kristal dan sabu-sabu dihirup, dihisap atau disuntik. Dosis rendah adalah berbentuk pil.

Met kristal adalah bentuk metamfetamin yang menyerupai pecahan kaca kecil atau butiran kristal berwarna biru-putih yang mengkilap. Di jalanan, ia dikenal sebagai “es”, “kristal”, “kaca” dan nama-nama lainnya. Ia adalah stimulan buatan manusia yang sangat ampuh dan adiktif yang menyebabkan perilaku agresif dan perilaku kekerasan atau psikotis. Banyak pengguna menyatakan bahwa mereka menjadi ketagihan sejak pertama kali menggunakannya. Ia adalah salah satu narkoba yang paling sulit untuk direhabilitasi.

Efek jangka pendek penggunaan met kristal dan metamfetamin

Efek-efek negatif dapat berupa pola tidur yang terganggu, hiper-aktivitas, rasa mual, delusi kekuasaan, peningkatan agresivitas dan sifat lekas marah. Ini dapat mengakibatkan perasaan lapar yang berkurang dan penurunan berat badan. Dosis yang lebih tinggi memberi “rush” yang lebih besar, diikuti oleh peningkatan agitasi dan kadang-kadang kekerasan. Efek lain termasuk insomnia, kebingungan, halusinasi, kegelisahan dan paranoia. Bisa menyebabkan konvulsi yang menyebabkan kematian.

Efek jangka panjang penggunaan et kristal dan metamfetamin

Peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, kerusakan pada pembuluh darah di otak, menyebabkan stroke atau detak jantung yang tidak teratur dan kardiovaskular (berkenaan dengan pembuluh darah dan jantung) kolaps atau kematian. Dapat menimbulkan kerusakan pada hati, ginjal dan paru-paru. Para pengguna dapat menderita kerusakan otak, termasuk gangguan daya ingat, dan meningkatnya ketidakmampuan untuk mamahami pikiran abstrak. Mereka yang sembuh biasanya sering mengalami kekosongan memori dan perubahan suasana hati yang ekstrim.
“Met Kristal adalah salah satu dari narkoba pilihan saya, tetapi ada yang lain juga: murah, mudah didapatkan, mudah menjadi kecanduan dan, tentu saja, mudah digunakan. “Saya mencobanya sekali dan BUM! Saya menjadi kecanduan. Salah satu yang terpengaruh dari narkoba ini adalah karier musik saya. Saya memiliki band yang sangat baik dan bermain musik yang sangat bagus dan memiliki anggota yang sangat baik yang bukan saja merupakan anggota band tetapi teman baik. Semua itu berubah ketika saya mulai menggunakan met.” —Brad

NAMA-NAMA JALANAN SABU-SABU:

Ubas, SS, Shabu, Shabu-shabu, Kristal, Batu, Mata ikan, Beannies, Brown, Chalk, Crank, Chicken feed, Cinnamon, Crink, Crypto, Fast, Getgo, Methlies Quik, Mexican crack, Pervitin (Rep Ceko), Redneck cocaine, Speed, Tick tick, Tweak, Wash, Yaba (Asia Tenggara), Yellow powder.

MET KRISTAL: Blade, Cristy, Crystal, Crystal glass, Glass, Hot ice, Ice, Quartz, Shards, Stove top

 

Inhalan (penghirupan)

Inhalan mencakup bahan-bahan kimia yang ditemukan di produk-produk rumah tangga seperti penyemprot aerosol, cairan pembersih, lem, cat, tiner cat, penghilang cat kuku, amyl nitrite dan bahan bakar ringan. Obat ini didengus atau dihirup (menghirup uap).

Inhalan mempengaruhi otak. Bila ada bahan atau uapan dihirup melalui hidung dan mulut, itu akan mengakibatkan kerusakan fisik dan mental untuk selamanya. Mereka mengurangi oksigen dalam tubuh dan memaksa jantung untuk berdetak secara tidak teratur dan lebih cepat. Mereka yang menggunakan inhalan akan kehilangan indra mencium, mengalami rasa mual dan hidung berdarah, dan bisa mengalami masalah-masalah hati, paru-paru dan ginjal. Penggunaan yang tetap dan lama bisa mempengaruhi berkurangnya massa otot, tonus dan kekuatannya. Inhalan dapat menyebabkan seseorang tidak dapat lagi berjalan, berbicara dan berpikir normal. Kerusakan terbanyak terjadi di jaringan otak bila uapan beracun dihirup langsung ke dalam sinus.

Efek jangka pendek penggunaan inhalan

Selain tersebut di atas, inhalan dapat membunuh seseorang dengan serangan jantung atau mati lemas karena uapan yang dihirup menggantikan oksigen di dalam paru-paru dan pusat sistem saraf. Seseorang di bawah pengaruh inhalan juga dapat bertindak dengan kekerasan yang ekstrim

Efek jangka panjang penggunaan inhalan

Bisa menyebabkan penyusutan otot, berkurangnya tonus otot dan kekuatan otot. Bisa merusak tubuh dan otak untuk selamanya.

Kosakata:
Amyl nitrite: cairan kuning muda yang digunakan untuk membuka atau memperlebar pembuluh darah, kadang-kadang disalahgunakan sebagai stimulan.
Sinus: salah satu rongga dalam tulang tengkorak yang bersambung dengan rongga hidung.

 

Heroin

Pada umumnya heroin disuntik, dihirup atau dihisap. Zat heroin sangat adiktif. Heroin masuk ke dalam otak dengan cepat tetapi dapat melambankan daya pikir orang dan reaksi orang, mengganggu kemampuannya untuk mengambil keputusan. Ini menyebabkan kesukaran untuk mengingat hal-hal.

Menyuntikkan narkoba ini dapat menimbulkan risiko AIDS, hepatitis (penyakit hati) dan penyakit lainnya, karena menggunakan jarum suntik yang terinfeksi. Masalah kesehatan ini dapat diteruskan kepada pasangan seksual dan bayi yang baru lahir. Heroin adalah salah satu dari ketiga narkoba yang paling sering terlibat dalam kematian penyalahgunaan narkoba. Kekerasan dan kriminalitas berhubungan dengan penggunaannya.

Efek jangka pendek penggunaan heroin

Para penyalahguna mengalami kekaburan fungsi mental, mual-mual dan muntah-muntah. Kesadaran terhadap rasa sakit tertekan. Perempuan hamil dapat tiba-tiba mengalami aborsi. Fungsi jantung menurun dan bernapas pun menjadi sangat lambat, ada kalanya sampai pada titik kematian.

Efek jangka panjang penggunaan heroin

Pembuluh darah yang terluka atau rusak, infeksi yang disebabkan oleh bakteri pada pembuluh darah dan katup jantung, peradangan dan infeksi-infeksi lain pada jaringan-jaringan yang halus, serta penyakit hati atau ginjal. Dapat berakibat adanya komplikasi paru-paru. Berbagi jarum suntik atau cairan dapat mengakibatkan penyakit hepatitis, AIDS dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan virus yang ditularkan melalui darah.

NAMA-NAMA JALANAN HEROIN: Big H, Brown Sugar, H, Hell Dust, Horse,  Junk, Nose Drops, Skag, Smack, T

 

Proses hukuman mati di Indonesia
Hukuman mati akan dilaksanakan setelah permohonan grasi tersangka ditolak oleh pengadilan dan juga adanya pertimbangan grasi oleh presiden.

Tersangka dan anggota keluarga dari tersangka akan diberitahukan mengenai hukuman mati dalam waktu 72 jam sebelum eksekusi.Pada umumnya, pelaksanaan hukuman mati dilakukan di Nusakambangan. Para tersangka akan dibangunkan di tengah malam dan dibawa ke lokasi yang jauh (dan dirahasiakan) untuk dilakukan eksekusi oleh regu tembak, metode ini tidak diubah sejak 1964.

Tersangka akan ditutup matanya lalu diposisikan di daerah berumput, juga diberikan pilihan tersangka untuk duduk atau berdiri. Tentara menembak jantung tersangka dari jarak 5 hingga 10 meter, hanya 3 senjata yang berisi perluru dan sisanya tidak sama sekali.Jika tersangka tidak tewas, maka diizinkan untuk menembak tersangka di kepalanya dengan izin dari komandan regu tembak. Sumber: Wikipedia

 

LSD

LSD dijual dalam bentuk tablet, kapsul atau cairan. Umumnya ditambahkan pada kertas penyerap dan dibagi-bagi dalam bentuk kotak kecil yang dihiasi. Setiap kotak adalah satu dosis. LSD kepangan dari: lysergic acid diethylamide.

LSD tetap merupakan salah satu zat kimia yang paling ampuh dalam mengubah suasana hati, dan berasal dari jamur ergot yang sangat beracun, yang tumbuh pada gandum hitam dan biji padi-padian yang lain. Efeknya tidak terduga. Jumlah yang sangat kecil dapat menghasilkan efek selama 12 jam atau lebih.

Efek jangka pendek penggunaan LSD

Membesarnya pupil, suhu tubuh yang meningkat, peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, berkeringat, kehilangan nafsu makan, tidak bisa tidur, mulut kering dan tremor. Orang dapat mengalami halusinasi yang mengerikan dan rasa takut yang luar biasa, ketakutan akan kehilangan kontrol diri, takut menjadi gila dan pada kematian serta perasaan putus asa yang luar biasa saat menggunakan LSD.

Efek jangka panjang penggunaan LSD

Kilas balik, atau pengulangan-pengulangan “perjalanan” LSD dapat terjadi meskipun lama setelah memakainya dan efeknya sudah memudar. “Perjalanan” biasanya mulai menghilang setelah 12 jam, tetapi beberapa pemakai memanifestasikan psikosis yang berlangsung lama.

NAMA-NAMA JALANAN LSD: Acid, Battery acid, Blotter, Boomers, California Sunshine, Cid, Doses, Dots, Golden Dragon, Heavenly Blue, Hippie, Loony toons, Lucy in the sky with diamonds, Microdot, Pane, Purple Heart, Superman, Tab, Window pane, Yellow sunshine, Zen.

LSD lysergic acid diethylamide

Narkoba LSD lysergic acid diethylamide. Sumber foto: Drpaluga / Wikipedia

 

Penyalahgunaan Obat Resep

Penyalahgunaan obat resep telah menjadi masalah yang lebih besar daripada narkoba jalanan. Obat-obatan penghilang rasa sakit, penenang, antidepresan, pil tidur dan zat stimulan dapat tampak “aman” karena diperoleh dengan resep dokter, tapi mereka juga bisa adiktif dan keras seperti heroin atau kokain yang dijual di jalanan. Obat Penghilang Rasa Sakit OxyContin, misalnya, sama kerasnya seperti heroin dan mempengaruhi tubuh dengan cara yang sama. Penggunaan yang berkelanjutan daripada obat-obatan penghilang rasa sakit, depresan (“pelamban”), stimulan (“pemacu”) atau antidepresan, dapat berakibat adiksi—dan gejala putus zat yang menyakitkan bagi mereka yang ingin berhenti.

Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfin bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfin antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfin juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfin menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien morfin juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.

Kata “morfin” berasal dari Morpheus, dewa mimpi dalam mitologi Yunani.

Beberapa efek dari narkoba tersebut diberikan sebagai berikut:Obat-obatan penghilang rasa sakit: OxyContin, Fentanyl, morfin, Percodan, Demerol adalah beberapa dari daftar panjang obat-obatan penghilang rasa sakit. Efek-efeknya bisa berupa pernapasan yang diperlamban, rasa mual dan ketidaksadaran. Penyalahgunaan bisa berakibat adiksi.

  • Depresan: Narkoba ini melambankan fungsi otak dan fungsi sistem saraf Anda, ia termasuk Xanax, Zyprexa, Amytal, Seconal, Valium dan banyak yang lain. Efek-efeknya dapat berupa masalah jantung, kenaikan berat badan, kecapaian (kelelahan secara mental atau fisik yang berlebihan) dan berbicara cadel. Penggunaan yang lama dapat berakibat adiksi.

  • Stimulan: Narkoba ini memacu detak jantung dan pernapasan, sama seperti “speed” atau kokain. Termasuk Ritalin, Aderall, Concerta dan narkoba yang terkenal sebagai “bennies”. Efeknya termasuk meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung, sikap bermusuhan dan paranoia.

  • Antidepresan: Prozac, Paxil, Zoloft dan Celexa adalah antidepresan yang paling umum digunakan. Efeknya bisa berupa detak jantung yang tidak teratur, reaksi paranoid, pikiran kekerasan atau bunuh diri dan halusinasi. Penggunaan berkelanjutan bisa berakibat adiksi.

  • Obat-obatan penghilang rasa sakit depresan dan antidepresan bertanggung-jawab atas lebih banyak kematian overdosis di Amerika Serikat dibandingkan dengan jumlah total kematian dari penggunaan kokain, heroin, metamfetamin dan amfetamin.

 

 

Kelompok Narkoba / Narkotika Berdasarkan Efek

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:

  • Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.

  • Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.

  • Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem saraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.

  • Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan saraf-saraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.

  • Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Proses hukuman mati di Indonesia (Wikipedia)Drug Free WorldNCADD

                      

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-06-12T20:14:02+00:00 Juni 12th, 2018|IPA, Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment