fbpx

Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio) Akuntansi – Rumus, Penjelasan, Contoh Soal dan Jawaban

Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)

Rasio likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar atau melunasi utang atau kewajiban dalam skala jangka pendek yang harus segera dipenuhi.

 

Rumus Rasio Likuiditas

Berikut ini beberapa analisa dalam mengukur ratio likuiditas yang dapat digunakan, yaitu :

1. Rasio Lancar (Current Ratio)

Digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menutup atau membayar kewajiban lancar dengan menggunakan aktiva lancarnya. Sebagai ilustrasi, apabila perbandingannya adalah 1:1 dimana artinya Current Ration-nya adalah 100%, berarti aktiva lancarnya memiliki jumlah yang sama banyak untuk melunasi semua kewajiban lancarnya. Semakin lebih besar dari 100% artinya semakin baik.

Current ratio = Aktiva lancar ÷ Hutang lancar x 100%
2. Rasio Cepat (Quick Ratio)

Digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menutup atau membayar kewajiban lancar dengan menggunakan aktiva lancar tanpa memasukan nilai persediaannya.

Quick ratio = (Aktiva lancar – persedian) ÷ Hutang lancar x 100%
3. Rasio Kas (Cash Ratio)

Digunakan untuk membandingkan antara kas dan aktiva lancar setara kas dengan kewajiban lancar. Yang dimaksud dengan aktiva lancar setara kas adalah aktiva yang dapat dengan mudah dan segera diuangkan.

Cash ratio = (Kas + Aktiva setara kas ÷ Hutang lancar) x 100%

 

 

⇒ 4 Jenis Rasio Keuangan ⇐

Rasio keuangan bisa digolongkan menjadi empat kelompok tergantung dari kebutuhan perusahaan, yaitu: Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio), Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio), Rasio Solvabilitas (Solvency Ratio) dan Rasio Aktivitas (Activity Ratio).
 

Contoh Soal Rasio Likuiditas

1. Apa arti dari contoh ini? Contoh : Diketahui : Aktiva lancar Rp 50 juta dan Hutang Lancar Rp 40 juta, maka rasio lancarnya adalah 50 juta / 40 juta = 1.25%

Jawaban:

Artinya setiap 1 Rupiah hutang lancar bisa dijamin dengan 1 rupiah aktiva lancar.

Rasio lancar digunakan untuk mengunkapkan jaminan keamanan (margin of safety) perusahaan terhadap kredit jangka pendek. Jika nilainya kurang dari 1% maka perusahaan dikatakan mengalami kesulitan dalam melunasi utang jangka pendeknya.

Tetapi jika rasio lancarnya terlalu tinggi, maka sebuah perusahaan dikatakan kurang efisien dalam mengurus aktiva lancarnya.

2. Berikut adalah pos-pos yang dilaporkan dalam neraca keuangan sebuah perusahaan PT Maju Langgeng:

  • Kas = Rp 300.000.000

  • Surat berharga yang dapat dipasarkan = Rp 100.000.000

  • Piutang usaha (bersih) = Rp 200.000.000

  • Persediaan = Rp 200.000.000

  • Utang usaha = Rp 400.00.000

Tentukan rasio lancar (current rasio) dan rasio cepat (quick ratio) perusahaan tersebut?

Jawaban:

#1: Rasio Lancar

= Total Aset Lancar / Total Kewajiban Lancar
= (Rp 300.000.000 + Rp 100.000.000 + Rp 200.000.000 + Rp 200.000.000)/Rp 400.000.000
2,0

#2: Rasio cepat

= Total Aset Cair / Total Kewajiban Lancar
=  Rp 300.000.000 + Rp 100.000.000 + Rp 200.000.000)/Rp 400.000.000
1,5
 

Bacaan Lainnya

 

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah untuk berjualan secara gratis 100% di tokoPINTER: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 
Sumber bacaan: Wikipedia, Corporate Finance Institute
 
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

By | 2019-11-20T05:54:17+07:00 November 20th, 2019|Matematika|0 Comments

Leave A Comment