Daftar Sumber Energi Terbarukan (renewable energy) 10 Daftar Pada Umumnya dan 8 yang Digunakan di Indonesia

Daftar Sumber Energi Terbarukan (renewable energy)

Berikut 10 daftar sumber energi terbarukan. Energi adalah kebutuhan yang tak terhindarkan di mana kita ingin pembangunan terjadi. Semua teknik pembangkit listrik ini dapat digambarkan sebagai teknik yang terbarukan karena tidak menghabiskan sumber daya apa pun untuk menciptakan energi. Sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang dapat dihasilkan secara terus menerus di alam dan tidak ada habisnya. Ini adalah 10 sumber energi terbarukan yang paling teratas:

1. Biomassa

Biomassa atau bioenergi, energi dari bahan organik selama ribuan tahun, sejak orang mulai membakar kayu untuk memasak makanan. Kayu masih merupakan sumber energi biomassa terbesar kami bahkan hingga saat ini. Sumber biomassa lainnya dapat digunakan termasuk tanaman, residu dari pertanian atau kehutanan dan komponen organik.

Tumbuhan dan hewan digunakan untuk produksi bahan kimia serat atau panas. Emisi bersih karbondioksida akan nol selama tanaman terus diisi ulang untuk keperluan energi biomassa. Pembakaran tumbuhan atau hewan menyebabkan pencemaran udara dan air. Pembakaran kotoran menghancurkan nitrogen dan fosfor esensial. Oleh karena itu, lebih bermanfaat untuk mengubah biomassa menjadi biogas atau bahan bakar nabati.

2. Biogas

Biogas adalah campuran metana, karbon dioksida, hidrogen, dan hidrogen sulfit, penyusun utamanya adalah metana. Biogas dihasilkan oleh degradasi anaerobik dari kotoran hewan dan tumbuhan dengan adanya air. Degradasi anaerob adalah menguraikan bahan organik oleh bakteri tanpa adanya oksigen.

Ini adalah bahan bakar non-polusi, bersih dan murah yang sangat berguna untuk daerah pedesaan. Pembangkit biogas yang digunakan di negara kita terdiri dari dua jenis; pabrik biogas kubah tetap dan pabrik biogas drum terapung.

Baca juga 👉 Bahan Bakar: Bioetanol, Biogas, Biodiesel – Penjelasan, Perbedaan dan Contohnya

3. Energi pasang surut (tidal)

Energi pasang surut bukanlah sumber energi yang sangat populer, tetapi memiliki potensi besar untuk menjadi sumber energi dalam waktu dekat. Energi pasang surut dapat dihasilkan dengan dua cara, generator arus pasang surut atau dengan generasi rentetan.

Tenaga listrik yang diciptakan melalui generator pasang surut umumnya ramah lingkungan dan menyebabkan lebih sedikit dampak pada ekosistem yang sudah mapan. Ini mirip dengan energi angin.

Energi pasang surut adalah satu-satunya bentuk energi yang berasal langsung dari gerakan sistem Bumi-Bulan. Gaya pasang surut yang dihasilkan oleh Bulan-Matahari dalam kombinasi dengan rotasi Bumi bertanggung jawab atas pasang surut.

4. Energi angin

Energi angin merupakan pengubahan energi angin oleh turbin angin menjadi bentuk yang berguna, seperti energi listrik atau energi mekanik. Peternakan angin dipasang di lahan pertanian atau area penggembalaan, memiliki salah satu dampak lingkungan terendah dari semua sumber energi.

Penerapan utama tenaga angin saat ini adalah pembangkitan listrik, secara historis; telah digunakan secara langsung untuk menggerakkan kapal layar atau diubah menjadi energi mekanik untuk memompa air atau menggiling biji-bijian.

5. Energi panas bumi

Energi geothermal adalah panas dari bumi. Itu bersih dan berkelanjutan. Sumber daya energi panas bumi berkisar dari tanah dangkal hingga air panas dan batuan panas ditemukan beberapa mil di bawah permukaan bumi dan bahkan lebih dalam lagi ke suhu yang sangat tinggi dari batuan cair yang disebut magma.

Uap atau air panas keluar dari celah-celah di bumi dan ketika tidak menemukan jalan keluar, lubang dibor dengan pipa di dalamnya untuk menyemburkan air panas karena tekanan tinggi yang memutar turbin generator. untuk menghasilkan listrik.

6. Energi radiant

Energi radiasi adalah salah satu bentuk energi elektromagnetik. Ini bisa berbentuk gelombang tampak – yang kita sebut energi cahaya – atau gelombang tak terlihat seperti gelombang radio atau sinar-x.

Sebagai muatan yang menyebabkan energi tersebut bergerak, energi listrik merupakan salah satu bentuk energi kinetik.

Petir, baterai, dan bahkan belut listrik adalah contoh energi listrik yang bekerja!

99% dari biaya listrik normal dapat dihemat dengan menggunakan energi radiasi. Ia melakukan fungsi yang sama, tetapi tidak memiliki perilaku yang mirip dengan listrik. Pemancar pembesar Nikola Tesla, perangkat energi radiasi T Henry Moray, motor EMA Edwin Gray & mesin Testatika milik Paul Baumann semuanya bekerja dengan energi radiasi. Nikola Tesla membangun salah satu telepon nirkabel paling awal yang didasarkan pada energi radiasi.

7. Tenaga air listrik (Hydro Electricity)

Ini adalah bentuk energi terbarukan yang paling banyak digunakan. Gaya gravitasi air yang jatuh adalah kunci utama dalam pembangkit listrik tenaga air. Pembangkit listrik tenaga air atau mikrohidro skala kecil telah menjadi sumber energi alternatif yang semakin populer, terutama di daerah terpencil di mana sumber tenaga lainnya tidak dapat digunakan.

Situs pembangkit listrik tenaga air memiliki beberapa masalah lingkungan utama seperti genangan air dan pendangkalan, menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati populasi ikan dan hewan air lainnya. Hal ini juga menggusur penduduk lokal dan menimbulkan masalah rehabilitasi dan masalah sosial ekonomi terkait.

8. Gas alam terkompresi

Compressed Natural Gas (CNG) merupakan pengganti bahan bakar bensin, solar atau propana. Ini lebih bersih dan lebih aman untuk digunakan karena mudah berdifusi ke lingkungan jika bocor. Namun, pembakaran itu melepaskan beberapa gas rumah kaca di udara. CNG digunakan dalam mobil mesin pembakaran internal bensin tradisional yang telah diubah menjadi kendaraan berbahan bakar ganda.

9. Energi matahari

Matahari menawarkan sumber energi yang ideal, tidak terbatas persediaannya, mahal, yang tidak menambah beban panas total bumi dan tidak menghasilkan polutan udara dan air. Instalasi tenaga surya dalam beberapa tahun terakhir juga mulai meluas ke daerah pemukiman dengan pemerintah menawarkan program insentif untuk menjadikan energi “hijau” sebagai pilihan yang lebih ekonomis.

10. Energi nuklir

Para pendukung energi nuklir berpendapat bahwa tenaga nuklir adalah sumber energi berkelanjutan yang mengurangi emisi karbon dan meningkatkan keamanan energi dengan mengurangi ketergantungan pada minyak asing. Fisi nuklir digunakan untuk mengekstraksi energi dari inti atom melalui reaksi nuklir terkontrol. Reaktor skala utilitas digunakan untuk menghasilkan uap yang kemudian diubah menjadi pekerjaan mekanis untuk tujuan pembangkit listrik atau propulsi.


Daftar Sumber Energi Terbarukan yang Digunakan di Indonesia

Sumber energi terbarukan ternyata belum dimanfaatkan secara optimal di Indonesia. Sebanyak 90% energi di Indonesia masih menggunakan energi berbahan fosil (batubara, minyak bumi, dan gas alam) dan sisanya, kurang dari 10%, yang memanfaatkan sumber energi terbarukan. Sebuah ironi mengingat Indonesia mempunyai potensi yang tinggi akan sumber energi terbarukan.

Jenis sumber energi terbarukan (renewable energy) yang dimiliki Indonesia cukup banyak. Jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik diyakini dapat menggantikan energi fosil. inilah daftar 8 sumber energi terbarukan di Indonesia yang dapat dimanfaatkan.

1. Biofuel

Biofuel atau bahan bakar hayati adalah sumber energi terbarukan berupa bahan bakar (baik padat, cair, dan gas) yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Sumber biofuel adalah tanaman yang memiliki kandungan gula tinggi (seperti sorgum dan tebu) dan tanaman yang memiliki kandungan minyak nabati tinggi (seperti jarak, ganggang, dan kelapa sawit).

2. Biomassa

Biomassa adalah jenis energi terbarukan yang mengacu pada bahan biologis yang berasal dari organisme yang hidup atau belum lama mati. Sumber biomassa antara lain bahan bakar kayu, limbah dan alkohol. Pembangkit listrik biomassa di Indonesia seperti PLTBM Pulubala di Gorontalo yang memanfaatkan tongkol jagung.

3. Panas bumi

Energi panas bumi atau geothermal adalah sumber energi terbarukan berupa energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam bumi. Energi panas bumi diyakini cukup ekonomis, berlimpah, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Namun pemanfaatannya masih terkendala pada teknologi eksploitasi yang hanya dapat menjangkau di sekitar lempeng tektonik. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang dimiliki Indonesia antara lain: PLTP Sibayak di Sumatera Utara, PLTP Salak (Jawa Barat), PLTP Dieng (Jawa Tengah), dan PLTP Lahendong (Sulawesi Utara).

4. Air

Energi air adalah salah satu alternatif bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energi ini didapatkan dengan memanfaatkan energi potensial dan energi kinetik yang dimiliki air. Sat ini, sekitar 20% konsumsi listrik dunia dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Di Indonesia saja terdapat puluhan PLTA, seperti : PLTA Singkarak (Sumatera Barat), PLTA Gajah Mungkur (Jawa Tengah), PLTA Karangkates (Jawa Timur), PLTA Riam Kanan (Kalimantan Selatan), dan PLTA Larona (Sulawesi Selatan).

5. Angin

Energi angin atau bayu adalah sumber energi terbarukan yang dihasilkan oleh angin. Kincir angin digunakan untuk menangkap energi angin dan diubah menjadi energi kinetik atau listrik. Pemanfaat energi angin menjadi listrik di Indonesia telah dilakukan seperti pada Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTBayu) Samas di Bantul, Yogyakarta.

6. Matahari

Energi matahari atau surya adalah energi terbarukan yang bersumber dari radiasi sinar dan panas yang dipancarkan matahari. Pembankit Listrik Tenaga Surya yang terdapat di Indonesia antara lain : PLTS Karangasem (Bali), PLTS Raijua, PLTS Nule, dan PLTS Solor Barat (NTT)

7. Gelombang Laut

Energi gelombang laut atau ombak adalah energi terbarukan yang bersumber dari dari tekanan naik turunnya gelombang airlaut. Indonesia sebagai negara maritim yang terletak diantara dua samudera berpotensi tinggi memanfaatkan sumber energi dari gelombang laut. Sayangnya sumber energi alternatif ini masih dalam taraf pengembangan di Indonesia.

8. Pasang Surut

Energi pasang surut air laut adalah energi terbarukan yang bersumber dari proses pasang surut air laut. Terdapat dua jenis sumber energi pasang surut air laut, pertama adalah perbedaan tinggi rendah air laut saat pasang dan surut. Yang kedua adalah arus pasang surut terutama pada selat-selat yang kecil. Layaknya energi gelombang laut, Indonesia memiliki potensi yang tinggi dalam pemanfaatan energi pasang surut air laut. Sayangnya, sumber energi ini belum termanfaatkan.

Dari berbagai sumber energi terbarukan yang tersedia, baru energi air yang banyak dimanfaatkan. Jumlah pembangkit listrik bersumber dari energi panas bumi, angin, dan matahari pun masih bisa dihitung dengan jari, dengan kapasitas energi yang sangat kecil. Apalagi sumber energi yang berasal dari laut, meski pun potensinya sangat besar, nyatanya belum satupun yang berhasil dikembangkan.


Bacaan Lainnya

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Atomberg, Energy Sage

By | 2020-09-18T15:45:46+07:00 September 18th, 2020|Geografi & Sejarah, IPA|0 Comments

Leave A Comment