fbpx

Penyebab jamur pada vagina – Macam-macam Bakteri di dalam vagina

Penyebab jamur pada vagina

Jamur dapat tumbuh secara alami di seluruh tubuh, terutama jika lembap dan gelap seperti di vagina. Umumnya bakteri baik (probakteria) terutama acidophilus berusaha menciptakan lingkungan yang asam agar jamur tidak berkembang biak. Tapi jika acidophilus sedikit dan kadar gula dalam tubuh tinggi, maka jamur akan mulai berkembang biak. 3 dari 4 wanita setidaknya mengalami satu kali infeksi jamur dalam hidupnya. Jika hal ini terus datang lagi, berarti ada yang salah dengan sistem pertahanan tubuh. Di bawah ini adalah penyebab jamur pada vagina.

Biasanya infeksi jamur banyak ditemukan pada bagian tubuh yang memiliki lipatan lemak seperti di ketiak dan tentu saja di vagina. Selain karena sistem kekebalan tubuh yang lemah atau pakaian ketat, ada penyebab tersembunyi lain dari infeksi jamur di vagina ini, yaitu:

 

Makan terlalu banyak gula

Dimana ada gula maka disitu mungkin akan terdapat jamur. Lonjakan kadar gula darah menunjukkan banyak glukosa di dalam sistem tubuh yang akan mengundang jamur, karena jamur menyukai glikogen (cadangan glukosa), hal tersebut adalah salah satu penyebab jamur pada vagina.

 

Perubahan hormon

Perubahan selama kehamilan, menyusui atau menopause (atau jika Anda mengonsumsi pil KB) dapat mengubah keseimbangan ekosistem di vagina Anda.

 

Kadar estrogen rendah

Estrogen memberi makan bakteri acidophilus sehingga jamur tidak mudah muncul, tetapi jika kadar estrogen rendah maka jamur akan mudah tumbuh.

Karena itu menjelang haid terkadang wanita bisa terkena infeksi jamur akibat menurunnya kadar estrogen. Jika memang mengalami infeksi jamur yang hormonal maka seminggu sebelum haid disarankan untuk mengkonsumsi probiotik, menghindari makanan manis serta makan yoghurt tawar.

Menggunakan pantyliners

Jika menggunakan pantyliners agar celana dalam bersih, maka pemikiran yang salah karena pantyliners menyebabkan iritasi ringan yang dapat menurunkan kekebalan kulit dan jamur sangat menyukai lingkungan yang lembap atau udara sedikit.

Hal ini karena serat sintetis dari pantyliners menghalangi aliran udara yang membuat jamur nyaman untuk berkembang biak. Baca juga: Penyebab Dan Cara Mengatasi Iritasi Atau Lecet Pada Daerah Kewanitaan Akibat Pembalut Wanita

 

Memiliki eksem vagina

Eksem memicu ruam yang bisa muncul pada jaringan vulva dan vagina. Kondisi ini menyebabkan peradangan kronis dan iritasi pada beberapa orang sehingga mengembangkan infeksi jamur. Untuk itu, sangat perlu mengobati eksem vagina dan membersihkan jamur dengan segera, karena penyebab jamur pada vagina dapat juga disebabkan oleh eksem vagina.

 

Menggunakan kondom spermisida

Bahan aktif yang terkandung di dalam spermisida bisa mengganggu kekebalan vagina dan memungkinkan bagi jamur untuk mengambil keuntungan. Jika menduga spermisida sebagai penyebabnya, maka pilihlah kondom yang bebas spermisida.

 

Sistem kekebalan yang lemah

Jika Anda HIV-positif atau memiliki gangguan sistem kekebalan lain, jamur juga bisa tumbuh tidak terkontrol. Hal ini adalah salah satu penyebab jamur pada vagina.

 

Hubungan intim

Meskipun infeksi jamur tidak dianggap sebagai penyakit infeksi menular seksual, tetapi dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak seksual.

 

Bakteri pada vagina

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang sangat rentan terhadap infeksi. Hal ini disebabkan batas antara uretra dengan anus sangat dekat, sehingga kuman penyakit seperti jamur, bakteri, parasit, maupun virus mudah masuk ke liang vagina. Untuk itu, wanita harus rajin merawat kebersihan wilayah pribadinya ini. Infeksi juga terjadi karena terganggunya kesimbangan ekosistem di vagina.

Ekosistem vagina merupakan lingkaran kehidupan yang dipengaruhi oleh dua unsur utama, yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus atau bakteri baik. Di sini estrogen berperan dalam menentukan kadar zat gula sebagai simpanan energi dalam sel tubuh (glikogen).

Glikogen merupakan nutrisi dari Lactobacillus, yang akan dimetabolisme untuk pertumbuhannya. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat, yang menentukan suasana asam di dalam vagina, dengan potential Hydrogen (pH) berkisar 3,8 – 4,2. Dengan tingkat keasaman ini, Lactobacillus akan subur dan bakteri patogen (jahat) akan mati.

 

Macam-Macam Bakteri di dalam vagina

Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri, 95% Lactobacillus, 5%patogen. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang, bakteri patogen tidak akan mengganggu.

Bila keseimbangan itu terganggu, misalnya tingkat keasaman menurun, pertahanan alamiah juga akan turun, dan rentan mengalami infeksi. Ketidakseimbangan ekosistem vagina disebabkan banyak faktor. Di antaranya kontrasepsi oral, penyakit diabetes mellitus, antibiotika, darah haid, cairan sperma, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching), dan gangguan hormon seperti saat pubertas, kehamilan, atau menopause.

 

Penyebab infeksi jamur pada vagina

Pemeriksaan spekulum pada vulvovaginitis candidal, menunjukkan plak tebal seperti gambar pada dinding vagina anterior. Basis yang sedikit eritematosa terlihat dekat dengan pusat gambar, di mana sebagian plak dikikis. Foto: Mikael Häggström / Wikimedia

 

Gejala jamur pada vagina

Gatal dan tidak nyaman adalah gejala utama infeksi jamur, tetapi ada yang lain. Anda mungkin juga mengalami salah satu atau semua hal berikut:

  • Serasa terbakar, kemerahan, dan pembengkakan vagina dan vulva (bagian luar alat kelamin wanita).

  • Rasa sakit atau terbakar ketika Anda kencing.

  • Nyeri saat berhubungan seks.

  • Seperti embun putih, tidak berbau, mirip dengan keju.

 

Perawatan jamur pada vagina

  • Krim antijamur, krim atau supositoria yang dijual bebas (dengan miconazole atau clotrimazole) adalah cara paling umum untuk mengobati infeksi jamur. Ini bisa memakan waktu 1 hingga 7 hari. Dokter Anda mungkin juga meresepkan pil dosis tunggal dengan flukonazol (obat antijamur) untuk Anda minum. Jika Anda hamil, aman untuk menggunakan krim atau supositoria, tetapi bukan flukonazol yang Anda ambil melalui mulut.
  • Penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa beberapa obat infeksi jamur memperlemah kondom atau diafragma. Itu membuat Anda lebih mudah hamil atau tertular penyakit menular seksual. Pastikan untuk membaca instruksi dan peringatan sebelum menggunakan.
  • Jika Anda menderita diabetes atau sistem kekebalan tubuh yang lemah, Anda mungkin akan terkena infeksi jamur berulang kali. Ini adalah kondisi yang disebut kandidiasis vulvovaginal berulang (RVVC). Jika Anda mendapatkan infeksi jamur setidaknya empat kali setahun, dokter Anda mungkin menyarankan Anda minum pil flukonazol mingguan selama 6 bulan untuk melawannya.

 

Bacaan Lainnya

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Health LineWeb MD

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-06-29T22:47:07+07:00 Juni 30th, 2017|IPA, Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment