Ketidakstabilan Ekonomi – Ekonomi Yang Tak Tertentu – Penjelasan, Penyebab, Solusi dan Contoh

Ketidakstabilan Ekonomi

Apa yang dimaksud dengan ketidakstabilan ekonomi?

Ketidakstabilan ekonomi melibatkan guncangan terhadap cara kerja ekonomi yang biasa. Ketidakstabilan cenderung mengurangi kepercayaan dan menyebabkan investasi yang lebih rendah, pengeluaran yang lebih rendah, pertumbuhan yang lebih rendah dan pengangguran yang lebih tinggi. Ketidakstabilan ekonomi dapat disebabkan oleh. Perubahan harga komoditas (terutama minyak, misalnya guncangan harga minyak 1974).

Ketidakstabilan Ekonomi Parah

Hal ini menggambarkan konvergensi (mengarahkan kepada satu titik pertemuan) faktor-faktor ekonomi, politik, iklim, dan yang benar-benar tidak dapat diprediksi yang menyebabkan peningkatan ketidakpastian, dengan konsekuensi yang sangat besar bagi pasar keuangan dan masyarakat.

Pastinya merupakan awal yang menantang dan meresahkan, karena kita semua bergulat untuk memahami peristiwa di sekitar kita. Apa dampak langsungnya pada pekerjaan, bisnis, investasi, serta kesehatan fisik dan emosional kita? Kapan kita bisa NEW NORMAL “kembali normal”? Dan apa implikasi jangka panjangnya terhadap ekonomi kita, anak-anak kita, masa pensiun kita?

Baca juga 👉 Hiperinflasi – Definisi, Penyebab, Efek, Cara Mengatasi dan Contoh

Apa contoh Ketidakstabilan Ekonomi?

Perekonomian dengan pertumbuhan output yang cukup konstan dan inflasi yang rendah dan stabil akan dianggap stabil secara ekonomi. Perekonomian dengan resesi besar yang sering terjadi, siklus bisnis yang jelas, inflasi yang sangat tinggi atau variabel, atau seringnya krisis keuangan akan dianggap tidak stabil secara ekonomi.

Baca juga 👉 Perbedaan Makro dan Mikro Ekonomi


Penyebab Ketidakstabilan Ekonomi

Inflasi

Inflasi adalah akibat dimana kenaikan harga secara terus menerus, dan penambahan atau permintaan uang yang berlebihan tanpa adanya pertambahan produksi dan penawaran barang.
Dan akibat buruk inflasi ini juga cenderung menurunkan tarif kesejahteraan masyarakat. Dan prospek pembangunan ekonomi jangka panjang juga akan semakin buruk.

Baca juga 👉 Pengertian Inflasi Contoh, Indikator, Pengelompokan, Cara Mengatasi & Menghitung

Terbatasnya alat pemuas kebutuhan

Alat pemuas kebutuhan manusia ini bersifat umum baik yang berhubungan dengan sesuatu yang dapat memuaskan kebutuhan baik barang maupun jasa.

Keterbatasan ini terjadi dengan sikap manusia yang cenderung konsumtif dan meningkat sedangkan sumber daya alam  yang banyak belum ditemukan atau belum ada bahan penggantinya dan sifat serakah sebagian besar manusia yang mengakibatkan cepat berkurang dan rusaknya persediaan sumber daya alam dan keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya alam.

Melonjaknya angka pengangguran

Melonjaknya pengganguran ini sangat berdampak pada ketidakstabilan pada kegiatan ekonomi, karena dengan ini maka akan berdampak pada pendapatan perkapita suatu negara. Pengangguran banyak dan sedangkan lapangan kerja tidak dapat mencakup semua , sehingga tidak semua dapat berproduktifitas.

Korupsi yang semakin meningkat

Tindakan korupsi ini semakin meningkat di negara kita, bahkan sudah menjadi budaya dalam dunia politik. Uang korupsi ini sendiri adalah uang untuk rakyat yang bisa digunakan untuk membenahi strutur berbagai macam yang terjadi di negara. Namun dengan adanya korupsi maka dana untuk masyrakat juga akan mengurang, sehingga yang tadinya harga berbagai macam bahan dan kebutuhan biasa , bisa naik dengan drastic dan menyebabkan adanya ketidakstabilan ekonomi.

Pendapatan masyarakat yang rendah dan tambah melemah

Pendapatan masyarakat adalah alat dimana sebagai pemenuhan kebutuhan , jika pendapatan masyarakat rendah ini juga akan berakibat pada daya beli masyarakat itu sendiri. Apabila daya beli semakin turun dan permintaan semakin turun akibatnya para produsen juga akan gulung tikar jika terus terjadi dan semakin rendah. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sudah tidak dapat berjalan lancar, maka otomatis kemakmuran sulit dicapai.

Ekspor yang tinggi

Ekspor yang terlalu tinggi, sehingga produk di dalam negeri kalah saing jika di bandingkan dengan produk luar negeri. Dan ini tidak memungkinkan jika terus menerus ekpor meningkat maka juga akan berimbas dengan melemahnya daya produktivitas dalam negeri sendiri dan pada akhrinya justru akan berdampak dengan kegiatan ekonomi di dalam negeri.



Cara dan upaya-upaya untuk memperbaiki ketidakstabilan ekonomi bagi pemerintah

Upaya-upaya tersebut adalah:

1. Pemberdayaan ekonomi untuk bisnis mikro/kecil (UKM, LKM)

Pemberdayaan ekonomi yang dimaskud adalah untuk menstabilkan perekonomian dalam ruang lingkup kecil adalah pengembangan kegiatan simpan pinjam dan lembaga keuangan mikro (LKM) dan pengembangan usaha kecil mikro (UKM).

2. Membuka lapangan kerja

Membuka lapangan kerja dan lebih banyak mengadakan padat karya, jadi dengan adapnya lapangan kerja yang memadai dan lebih diutamakan padat karya maka akan membantu untuk mengurangi pengganguran. Sehingga yang tadinya tidak dapat pekerjaan sekarang dapat bekerja dan bisa berproduktifitas.

Dengan ini maka juga akan berdampak pada pendapatan perkapita suatu negara, karena semakin tingginya angkatan kerja yang bekerja maka akan tinggi pula peningkatan perkapitanya.

3. Hemat sumber daya alam

Menghilangkan sifat konsumtif dan lebih bersikap hemat untuk sumber daya alam yang belum ditemukan penggantinya atau lebih kreatif untuk menciptakan barang pengganti, sehingga dengan peningkatan kebutuhan dan sumber daya alam mampu berjalan dengan seimbang.

4. Kebijakan pemerintah dalam UMR

Pemerintah lebih bijak dalam menetapkan UMR dengan mempertimbanngkan kebutuhan dan hajat hidup masyarakatnya, sehingga kebutuhan dapat digunakan semaksimal mungkin sehingga kesejahteraan masyarakatnya dapat terpenuhi dengan baik.

5. Pelatihan yang lebih baik

Bagi pemerintah lebih banyak membuka pelatihan On The Job Training , dengan adanya pelatihan untuk masyarakat yang kurang terampil, maka bisa menjadikan kegiatan tersebut sebagai pelatihan untuk mendapat pekerjaan.

6. Pembangunan lebih di fokuskan pada infrastruktur

Bagi pemerintah dapat mengorientasikan pembangunan lebih di fokuskan pada infrastruktur yang bernilai tambah tinggi, baik dalam sector industry maupun pangan, sehingga mungkin dapat menjadikan negara kita tidak hanya sebagai pengimpor namun sebagai pengekspor terlebih bahan mentah.

Baca juga 👉 Rumus Neraca Perdagangan (Balance of Trade) – Contoh Soal dan Jawaban


Jenis ketidakstabilan ekonomi dan contohnya

Ketidakstabilan ekonomi dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah menyaksikan beberapa contoh tentang ini. Jenis utama ketidakstabilan adalah:

1. Kepercayaan

Ketidakstabilan ekonomi terkait dengan kepercayaan. Ketika ekonomi menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan, konsumen dan perusahaan menjadi menghindari risiko.

Biasanya, ketika orang mengkhawatirkan masa depan, mereka menabung dari pendapatan mereka lebih tinggi. Tingkat tabungan yang lebih tinggi ini dapat menyebabkan penurunan output yang lebih besar dan lebih banyak ketidakstabilan. Ini dikenal sebagai paradoks penghematan.

2. Kerusuhan / pemogokan buruh

Pemogokan skala besar dapat menyebabkan hilangnya output dan kekurangan layanan publik utama. (misalnya Musim Dingin ketidakpuasan di tahun 1970-an)

3. Sistem perbankan melemah

Ketika sistem perbankan kehabisan kredit dan ada jatuhnya pinjaman antar bank, banyak yang menyadari betapa bergantung pada sektor perbankan perekonomian.

4. Inflasi

Inflasi yang mendorong biaya pada tahun 1970-an. Dalam kasus ekstrim, hiperinflasi, mis. Zimbabwe 2008.

5. Credit crunch (pengurangan tiba-tiba dalam ketersediaan umum pinjaman)

Ketika sektor keuangan kekurangan likuiditas yang menyebabkan jatuhnya pinjaman bank, mis. 2008/09.

6. Gelembung / kehancuran aset (buble market)

Ketika harga aset naik dengan cepat karena kegembiraan yang tidak rasional – tetapi kemudian turun.

7. Pertumbuhan / resesi ekonomi

Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan yang berlangsung selama lebih dari beberapa bulan. Namun, ekonomi yang tumbuh tetapi juga berkembang lebih lambat daripada tingkat pertumbuhan berkelanjutan jangka panjangnya mungkin masih terasa seperti resesi, atau resesi pertumbuhan.

Baca juga 👉 Resesi Ekonomi – Resesi Global – Pengertian, Contoh, Indikator, Penyebab, Jenis, Cara Mengatasi & Menghitung

8. Krisis neraca pembayaran (balance of payments crisis)

Negara-negara yang bergantung pada komoditas seperti minyak, dapat terpengaruh secara negatif oleh penurunan harga – yang menyebabkan arus modal keluar, mis. Venezuela, Rusia (2016).

9. Krisis obligasi (bond crisis)

Krisis zona euro pada tahun 2012 memperlihatkan peningkatan yang cepat dalam imbal hasil obligasi karena hutang yang tinggi dan kekurangan likuiditas.


Bagaimana cara bertahan di waktu yang tidak pasti?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda harus berpikiran terbuka dan mempertimbangkan semua faktor dan variabel yang mengidentifikasi peluang investasi. Penting juga untuk melihat situasi dari sudut yang berbeda.

Ini semua menjadi lebih penting ketika variabel-variabel saling berhubungan dengan jelas dan merupakan sumber ketidakstabilan yang begitu besar.

Sekarang, lebih dari sebelumnya, memiliki visi seluas mungkin adalah penting saat ini untuk memeriksa masalah, merangsang perdebatan melalui data yang obyektif, dan membuat keputusan investasi yang terinformasi.

Dengan bagian baru dari seri Investigator, menganalisa adalah salah satu hal yang harus dilakukan, kami akan menganalisis secara detail tema utama yang mendasari “ketidakstabilan besar” ini.

Melalui analisis dan skenario investor mengatasi waktu yang tidak pasti ini dan memberi mereka pengetahuan yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan investasi yang paling tepat.

1. Cari tahu berapa banyak yang Anda butuhkan untuk menutupi pengeluaran Anda

Percaya atau tidak, ini bisa lebih membebaskan daripada menakutkan. Khawatir tentang bagaimana Anda akan bertahan hidup dengan pendapatan yang berkurang adalah semakin banyak kecemasan yang muncul ketika Anda tidak benar-benar tahu berapa banyak yang Anda butuhkan untuk hidup.

Cari tahu berapa pengeluaran dasar Anda – kemungkinan besar Anda sekarang membelanjakan lebih sedikit dari biasanya untuk pengeluaran ekstra dan Anda bisa lebih realistis dengan apa yang Anda butuhkan vs. yang menyenangkan.

2. Bersiaplah untuk mengambil keputusan sulit dengan cepat

Masa-masa sulit memunculkan karakter pemimpin yang sebenarnya, jadi lakukan yang terbaik untuk memperkuat kepemimpinan Anda di perusahaan. Rencanakan yang terburuk, tetap fokus… Jangan lupakan karyawan Anda!

Karena ini adalah persimpangan jalan dalam bisnis Anda, bersiaplah untuk membuat keputusan yang sulit dan cepat. Gunakan waktu untuk menilai kembali semua urusan bisnis Anda mulai dari kepegawaian hingga pengembangan produk dan rencanakan sesuai dengan prioritas dan dengan mengingat biaya operasional Anda serendah mungkin.

3. Kembangkan kebiasaan menabung uang tunai

Berhemat

Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kebiasaan menghemat biaya di rumah. Perencanaan makan adalah cara yang bagus untuk memastikan Anda menggunakan semua bahan makanan yang Anda beli dan tidak membuang-buang uang dengan membuang makanan yang tidak Anda gunakan. Anda tidak hanya menghabiskan uang secara efisien, tetapi dengan merencanakan makanan, Anda dapat memastikan bahwa Anda dan keluarga membuat pilihan diet yang sehat.

Mengurangi “Hal-hal yang menyenangkan / senang dimiliki”

Luangkan waktu untuk memeriksa kembali kebiasaan dan prioritas pengeluaran Anda. Setelah krisis berlalu, mungkin perjalanan mingguan ke salon untuk manikur, sementara camilan yang bagus, adalah sesuatu yang harus dikurangi menjadi sebulan sekali atau mungkin hanya untuk acara-acara khusus. Pengeluaran diskresioner lainnya seperti perjalanan, makan di luar, atau dekorasi rumah adalah pengeluaran yang ingin Anda evaluasi ulang. Tidak serta merta menghilangkan seluruhnya, tetapi mengurangi dan mengarahkan kembali dana untuk pelunasan hutang atau tabungan.

Lakukan tindakan penghematan tanpa penundaan

Sangat penting bahwa selama periode yang tidak pasti ini, sbagai karyawan atau pemilik perusahaan memiliki rencana darurat untuk bertahan dari resesi sebelum angka penjualan turun.

Bagaimana jika dalam skenario terburuk, Anda kehilangan pelanggan utama Anda atau jika mereka menunda pembayaran, apakah perusahaan Anda akan menjadi ramping dan cukup gesit untuk menangani siklus pelanggan baru dengan cepat? Apa rencana cadangan Anda?

Memiliki rencana kontingensi dan mempersiapkan skenario kasus stres membantu menerapkan strategi implementasi untuk mengelola kerugian mendadak ketika hal itu terjadi.

4. Menabung untuk dana darurat

Dalam situasi seperti yang kita semua hadapi, memiliki keamanan tambahan dari dana darurat adalah meyakinkan dan dalam beberapa kasus kritis.

Jika Anda dapat mengumpulkan dana darurat, mungkin inilah saat yang tepat untuk menggunakan dana tersebut. Jika tidak, Anda mungkin memiliki jalur kredit yang mungkin berguna untuk menutupi sebagian pengeluaran jangka pendek Anda.

Jika Anda merasa memiliki uang ekstra saat ini, Anda dapat memulai atau menambah dana darurat dengan menabung uang yang tidak Anda belanjakan untuk perjalanan, pergi keluar untuk minum kopi, makan, atau minum setelah bekerja.

5. Ingatkan diri Anda sendiri mengapa Anda berinvestasi, bukan pada apa yang terjadi di pasar sekarang

Sulit untuk tidak mengambil uang dan lari ketika pasar berubah bergejolak, tetapi sebelum Anda menguangkan, pikirkan kembali tujuan investasi awal Anda. Jika masa pensiun Anda masih 7 sampai 10 tahun lagi, ada waktu bagi pasar untuk pulih dan pasti ada pasang surut di sepanjang jalan. Jika Anda sudah pensiun, jika memungkinkan, danai pengeluaran Anda dengan uang yang Anda miliki dalam dana pensiun, uang tunai atau investasi cair lainnya untuk menutupi kebutuhan Anda sementara investasi Anda pulih. Jika Anda tidak memiliki tabungan tunai, bicarakan dengan penasihat investasi Anda untuk memastikan bahwa pendapatan investasi Anda berasal dari obligasi atau bagian tunai dari portofolio Anda.

Sekarang sangat penting untuk melihat investasi secara lebih lama. Jika Anda tidak berencana untuk mencairkan semua saham atau reksa dana Anda sekarang, tidak ada waktu untuk panik dan mengubah rencana tersebut. Pasar bergerak dalam siklus dan ini tidak mungkin menjadi pengecualian. Bahkan ada beberapa investor, dengan cepat melihat lapisan perak, yang mengambil saham dengan harga yang lebih rendah ini.

6. Dapatkan dukungan

Cntohnya terdapat banyak inisiatif daari pemerintah untuk membantu warga yang pekerjaannya terkena dampak COVID-19 termasuk pembayaran langsung dan peluang untuk menunda pembayaran hipotek dan biaya lainnya, seperti bunga pinjaman pelajar di beberapa provinsi.

Jika Anda khawatir tentang mempertahankan pembayaran hutang atau kartu kredit Anda, hubungi pemberi pinjaman Anda lebih cepat daripada nanti.

Baca juga 👉 10 Cara Menjadi Pengusaha Sukses dan Bisnis Anda Menjadi Lebih Lancar

7. Jika Anda sebagai pengusaha, fokus pada bisnis inti dan pelanggan Anda

Sebagai pengusaha, ada kecenderungan untuk terlalu optimis dan melebih-lebihkan apa yang bisa dicapai. Sekarang adalah waktunya untuk mengevaluasi kembali investasi dalam produk atau pasar baru.

Pertimbangkan untuk menahan investasi pada produk baru atau peluang pasar baru untuk fokus pada produk yang lebih matang dan menguntungkan. Dengan cara ini Anda dapat fokus pada pengeluaran uang secara efisien untuk pertumbuhan.

Bergantung pada apa yang dilakukan perusahaan Anda dan apakah bisnis Anda memungkinkan, mungkin ini saat yang tepat untuk memfokuskan kembali beberapa aktivitas Anda dari bisnis inti Anda dan beralih ke pembukaan “jendela baru” ini dan memposisikan produk Anda sesuai dengan itu.

Hindari memotong biaya penjualan dan pemasaran secara keseluruhan tanpa mempertimbangkan bagaimana hal ini akan berdampak pada hubungan pelanggan dan nilai merek Anda yang sudah ada sekarang.

Tentu saja, biaya penjualan dan pemasaran Anda perlu diselaraskan dengan aliran pendapatan Anda dan tetap konsisten dengan biaya-biaya harian, tetapi terutama di masa-masa sulit ini, bahwa lebih penting bagi perusahaan Anda untuk menyoroti produk pengiriman dan pemasaran.

Pada tahap ini, perusahaan Anda mungkin tidak dapat berekspansi ke pasar pelanggan baru, jadi fokuslah untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan inti Anda dan tidak kehilangan mereka.

Jaga komunikasi yang erat dengan pelanggan Anda yang ada dan berikan jaminan kepada pelanggan Anda bahwa Anda ada di sini untuk membantu mereka dengan memberikan layanan terbaik. Ini akan terus memberikan loyalitas dan kredibilitas merek yang dibutuhkan perusahaan Anda di masa-masa sulit, dan menciptakan persepsi positif bagi pemangku kepentingan yang ada dan pelanggan masa depan.

Jadikan bisnis Anda online, jika bisa

Pada saat PSBB, pembatasa pergerakan orang dan barang masuk dan keluar dari daerah masing-masing asalkan mereka telah mendapat izin daripihak yang berwenang.

Bisnis perlu memfokuskan upaya mereka ke penjualan online. Dengan menggunakan situs web dan platform media sosial, bisnis dapat mengembangkan kehadiran mereka dan tetap menawarkan produk kepada pelanggan.

Jasa pengangkutan dan pengiriman masih berjalan lancar, sehingga klien masih dapat menerima barang fisik dari bisnis.

Bisnis berorientasi layanan mungkin harus berpikir “out of the box” untuk menyediakan kiriman kepada pelanggan, bahkan jika itu berarti menempatkan penekanan pada kartu hadiah, yang tidak hanya memberi pelanggan sesuatu untuk dinantikan, tetapi menghasilkan pendapatan di sini dan sekarang.

8. Jika Anda sebagai pengusaha, perhatikan sumber daya uang Anda. Uang adalah raja!

Satu pertanyaan langsung di antara pengusaha adalah bagaimana tetap stabil secara finansial dan menjaga perusahaan tetap bertahan. Dalam konteks ketidakpastian ekonomi dan penjualan yang terganggu, uang tunai adalah aset terpenting dalam neraca Anda. Selama beberapa minggu ke depan, nilai cash runway Anda dengan berbagai skenario. Rencanakan skenario dasar untuk pemulihan ekonomi dalam 3 hingga 6 bulan ke depan dan dalam skenario terburuk hingga 12 bulan.

Pastikan Anda dapat mengelola piutang dan hutang Anda dengan meninjau modal kerja Anda, saldo penuaan dan siklus pelanggan. Jika model bisnis Anda tidak didasarkan pada siklus pembayaran di muka, ini adalah kesempatan bagi Anda untuk mengevaluasi kembali model bisnis Anda dan memaksimalkan pembayaran di muka.

Periksa siklus pembayaran Anda dan temukan cara untuk mengumpulkan piutang Anda secepat mungkin. Di Asia misalnya, di mana pelanggan terbiasa membayar dengan cicilan 30/60/90 hari, keterlambatan pembayaran sering menjadi masalah sehingga Anda harus memperkenalkan taktik agar pelanggan membayar sebagian di muka. Pikirkan tentang menawarkan diskon kepada pelanggan Anda untuk mendorong mereka membayar di muka daripada menunggu pembayaran dalam siklus yang lama.

Di mana pembayaran cek biasa dilakukan, rencanakan metode pembayaran alternatif untuk menerima uang tunai di muka untuk mengatasi situasi darurat yang tidak terduga seperti penguncian negara baru-baru ini yang disebabkan oleh dampak virus corona.

Di tengah kesuraman pandemi virus Corona, perhatikan peluang. Setiap orang terbuka untuk diskusi atau negosiasi ulang di masa-masa sulit ini. Jangan berasumsi bahwa kontrak sudah final karena bisnis dan penyedia semuanya mencari arus kas yang lebih baik dan kesepakatan baru.

Selalu dapatkan informasi terbaru tentang insentif pemerintah. Sekaranglah waktunya bagi Anda untuk memanfaatkan setiap peluang atau fleksibilitas yang disediakan oleh pemerintah.

Saat Anda mencari semua cara yang mungkin untuk menurunkan pengeluaran bisnis Anda, tinjau kontrak pihak ketiga Anda. Pertimbangkan untuk menurunkan biaya variabel Anda seperti persediaan atau penyedia layanan untuk mengurangi biaya operasional secara keseluruhan. Periksa ruang kantor karena menjadi lebih murah dengan lebih sedikit perusahaan yang mampu membelinya, untuk mengurangi biaya sewa.

Baca juga 👉 Apa Yang Mempengaruhi Nilai Tukar Mata Uang? Beserta Contoh Soal dan Jawaban

9. Jaga kesehatan dan berolahraga

Dalam ketidakstabilan ekonomi, kesehatan adalah segalanya. Anda membutuhkan energi untuk tetap dapat berpikir jernih, melakukan aktifitas sehari-hari.

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak biasanya dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis, kehilangan gerakan, dan penurunan kesehatan kekebalan

Oleh karena itu, aktivitas fisik dan pergerakan menjadi sangat penting selama pandemi virus corona.

Baca juga 👉 Coping Stress adalah cara untuk individu untuk mengatasi stress – Cara mengatasi stres selama wabah Coronavirus

10. Rencanakan skenario kasus terburuk

Merencanakan keadaan darurat finansial dapat membantu menenangkan pikiran Anda ketika ekonomi tidak dapat diprediksi. Dan itu membantu untuk memiliki rencana jika hal yang tidak terduga membawa biaya tambahan atau hilangnya pendapatan.

Misalnya, mungkin berguna untuk mempertimbangkan apa yang akan Anda lakukan jika kehilangan pekerjaan. Anda dapat secara proaktif mencari tahu penghasilan tambahan atau tunjangan yang mungkin Anda dapatkan — seperti pesangon, pengangguran, atau perlindungan asuransi kesehatan. Anda juga dapat melihat keuangan Anda dengan jujur dan membuat rencana — apakah itu mengambil sisi keramaian, mengevaluasi kembali kebiasaan belanja Anda, atau meminta bantuan kerabat.

Merencanakan skenario terburuk dapat membantu Anda membuat Rencana B.

Untuk lebih banyak tip untuk membantu Anda melewati masa ketidakpastian ekonomi, Anda dapat mempertimbangkan untuk bertemu dengan penasihat keuangan yang berkualifikasi. Mereka dapat membantu Anda membuat keputusan finansial yang tepat sehingga Anda dapat membuat rencana untuk jangka panjang.


Bacaan Lainnya

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Economics Help, Money Coaches Canada

Informasi: investasi melibatkan risiko. Sebagai aturan umum, Anda hanya boleh memperdagangkan produk keuangan yang Anda kenal dan memahami risiko yang terkait dengannya. Peringatan risiko yang dijelaskan dalam setiap produk keuangan di atas ini tidak lengkap, Anda harus mempertimbangkan dengan cermat pengalaman investasi Anda, situasi keuangan, tujuan investasi, tingkat toleransi risiko dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen Anda mengenai kesesuaian situasi Anda sebelum melakukan investasi apa pun.

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

By | 2020-09-18T15:56:39+07:00 September 18th, 2020|Business Marketing|0 Comments

Leave A Comment