Lidah – Fungsi, Struktur, Penyakit Lidah Putih dan Cara Perawatan

5 min read

Permukaan lidah manusia di bawah mikroskop

Lidah Manusia

Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indra pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah manusia juga turut membantu dalam tindakan bicara, serta membantu membolak balik makanan dalam mulut.

 

Gambar lidah Anda dibawah sorotan mikroskop elekronik

Beginilah permukaan lidah Anda, dibawah sorotan mikroskop elektronik.

 

Permukaan lidah di bawah mikroskop

 

Struktur lidah manusia

Sebagian besar, lidah manusia tersusun atas otot rangka yang terlekat pada tulang hyoideus, tulang rahang bawah dan processus styloideus di tulang pelipis. Terdapat dua jenis otot pada lidah yaitu otot ekstrinsik dan intrinsik.

Lidah memiliki permukaan yang kasar karena adanya tonjolan yang disebut papila. Terdapat 3 jenis papila yaitu:

  1. papila filiformis (fili=benang); berbentuk seperti benang halus dan berada di dorsum linguae
  2. papila sirkumvalata (sirkum=bulat); berbentuk bulat, tersusun seperti huruf V di belakang lidah;
  3. papila fungiformis (fungi=jamur); berbentuk seperti jamur. Berada di depan lidah (apex linguae

Terdapat satu jenis papila yang tidak terdapat pada manusia, yakni papila folliata pada hewan pengerat.

Tunas pengecap adalah bagian pengecap yang ada di pinggir papila, terdiri dari dua sel yaitu sel penyokong dan sel pengecap. Sel pengecap berfungsi sebagai reseptor, sedangkan sel penyokong berfungsi untuk menopang.

 

Penyebab lidah berwarna putih

Lidah putih sering kali berhubungan dengan kebersihan mulut. Lidah Anda bisa menjadi putih saat benjolan kecil (papila) yang melengkung membengkak hingga kemudian meradang. Bakteri, jamur, kotoran, makanan, dan sel mati semuanya bisa terjebak di antara papila yang membesar. Hal inilah yang akhirnya membuat lidah menjadi berwana putih.

Berikut ini ada beberapa faktor yang juga bisa menyebabkan lidah putih, yaitu:

  • Jarang menyikat gigi dan melakukan flossing.

  • Mulut kering.

  • Bernapas melalui mulut.

  • Dehidrasi.

  • Memakan banyak makanan bertekstur lunak.

  • Iritasi karena gigi yang tajam atau peralatan pembersih gigi.

  • Demam.

  • Merokok atau mengunyah tembakau.

  • Mengonsumsi alkohol berlebihan.

 

Beberapa penyebab lidah berwarna putih

Berikut ini merupakan beberapa kondisi yang dapat menyebabkan lidah berwarna putih:

1. Leukoplakia

Kondisi ini biasanya menyebabkan bercak putih di pipi bagian dalam, sepanjang gusi, dan terkadang di lidah Anda. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan, merokok, dan mengunyah tembakau menjadi penyebab dari kondisi ini. Adanya bercak putih pada lidah yang menjadi tanda kondisi leukoplakia umumnya tidak berbahaya. Tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, leukoplakia bisa berkembang menjadi kanker mulut.

2. Sifilis

Penyakit kelamin ini bisa menyebabkan luka di mulut Anda. Penularan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum ini yaitu melalui kontak dengan orang yang terinfeksi saat melakukan aktivitas seksual. Bakteri memasuki tubuh Anda melalui luka ringan atau lecet di kulit atau selaput lendir.

Sifilis dapat menyebar melalui kontak tertutup tanpa pelindung langsung dengan lesi aktif (seperti saat berciuman) atau melalui ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan (sifilis kongenital). Jika sifilis tidak diobati, maka bercak putih yang disebut leukoplakia sifilis bisa muncul di lidah Anda.

3. Infeksi jamur (oral thrush / oral candidiasis)

Kondisi ini merupakan infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur candida. Oral thrush umumnya menyerang lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria. Anda berisiko terkena oral thrush jika menderita diabetes, kekurangan zat besi atau vitamin B, memakai gigi palsu, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena menderita penyakit tertentu.

4. Oral lichen planus

Merupakan kondisi yang menandai adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh Anda. Akibatnya, bercak putih di mulut dan lidah tidak dapat terhindarkan. Kondisi juga mengakibatkan gusi yang terasa sakit. Kemungkinan Anda mengalami luka di sepanjang lapisan dalam mulut Anda juga cukup tinggi.

5. Kanker mulut

Kanker mulut terjadi saat sel di bibir atau mulut Anda mengalami mutasi DNA. Mutasi ini memungkinkan sel kanker untuk terus tumbuh dan membelah saat sel sehat akan mati. Akumulasi sel kanker mulut abnormal ini bisa membentuk tumor yang akan menyebar ke dalam mulut dan area kepala serta leher.

Kanker mulut sering ditandai dengan adanya sel tipis (skuamosa) yang melapisi bibir dan bagian bagian dalam mulut Anda termasuk lidah.

6. Geographic tongue

Kondisi ini menandai peradangan pada lidah, namun tidak berbahaya yang akan memengaruhi permukaan lidah Anda. Jika pada lidah yang sehat permukaanya ditutupi oleh papila berwarna merah muda, maka pada geographic tongue sebagian lidah akan terlihat seperti bercak yang tidak berpapila karena terlihat mulus dan licin dengan garis putih di sekitarnya.

7. Kanker lidah

Kanker lidah adalah bentuk kanker yang dimulai di sel-sel lidah. Kanker lidah seringkali dimulai pada sel skuamous tipis dan datar yang melapisi permukaan lidah. Gejala kanker lidah umumnya mirip dengan gejala kanker mulut lainnya seperti kesulitan menelan, nyeri didaerah yang terinfeksi dan tidak kunjung sembuh, berat badan menurun, pendarahan di mulut, adanya bercak merah atau putih di lidah, dan nyeri pada benjolan di lidah.

8. Konsumsi obat-obatan seperti antibiotik

Mengonsumsi obat seperti antibiotik bisa menyebabkan tumbuhnya infeksi jamur di mulut Anda yang sering ditandai dengan lidah yang berwana putih.

 

Infeksi jamur (oral thrush / oral candidiasis)
Infeksi jamur (oral thrush / oral candidiasis).

 

Perawatan dan cara mengatasi lidah putih

Lidah putih umumnya tidak perlu diobati. Biasanya gejala akan hilang dengan sendirinya. Beberapa cara ini bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  • Sikat secara lembut menggunakan bulu sikat yang lembut.
  • Menggunakan pembersih lidah khusus.
  • Minum banyak air juga dapat membantu menghilangkan bakteri dan sisa-sisa makanan yang tersangkut di lidah yang menjadi penyebab lidah berwarna putih.

Namun, jika hal-hal tersebut sudah Anda lakukan tetapi tidak juga hilang, maka Anda perlu menemukan penyebabnya untuk tahu perawatan yang paling tepat.

  • Leukoplakia biasanya tidak perlu diobati. Namun, Anda perlu pergi ke dokter gigi untuk melakukan check up rutin guna memastikan kondisinya tidak bertambah parah. Untuk menghilangkan lapisan atau bercak putihnya, Anda perlu berhenti merokok atau mengunyah tembakau, dan mengurangi asupan alkohol ke tubuh Anda.
  • Oral lichen planus juga tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika kondisinya parah dokter akan meresepkan steroid berbentuk semprot atau pembersih mulut yang terbuat dari pil steroid yang dilarutkan ke dalam air.
  • Oral thrush dapat diobati dengan obat antijamur. Obat ini berbentuk gel atau cair yang bisa dioleskan ke mulut dan berupa pil.
  • Sifilis diobati dengan penisilin. Antibiotik ini dapat membunuh bakteri penyebab sifilis.

 

Bacaan Lainnya

 

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com
Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis
3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: WikipediaMayo ClinicNHS

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.