Demam Berdarah atau Demam Dengue (disingkat DBD) Penularan, Penyebab, Gejala, Perawatan, Pencegahan, Diteksi Dini

Demam Berdarah Atau Demam Dengue

Demam berdarah dengue atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan dari nyamuk genus Aedes. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai “breakbone fever” atau “bonebreak fever” (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.

Demam berdarah adalah penyakit virus yang ditularkan dari nyamuk genus Aedes. Gejala yang paling umum adalah demam dan nyeri sendi. Komplikasinya bisa parah.

Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam; sakit kepala; kulit kemerahan yang tampak seperti campak; dan nyeri otot & persendian. Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa.

Tanggal 15 Juni adalah Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN.

ASEAN merupakan pelopor peringatan Hari Demam Berdarah Dengue (DBD). Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan kembali seruan mereka, pada semua sektor masyarakat untuk bersatu melawan penyakit.

Adakah Vaksinasi Untuk Demam Berdarah?

Belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue. Akan tetapi, terdapat beberapa tindakan pencegahan demam dengue. Orang-orang dapat melindungi diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk.

Baca juga: Penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Disebabkan oleh virus dengue yang penyebarannya terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Karena diperantarai oleh kedua serangga tersebut, maka demam dengue tidak bisa menular dari orang ke orang secara langsung selayaknya penyakit flu.

Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus banyak berkembang biak di daerah padat penduduk, misalnya di kota-kota besar beriklim lembap dan hangat. Biasanya dialami oleh negara-negara subtropis dan tropis, termasuk Indonesia.

Penyebab dan asalnya

Demam berdarah disebabkan oleh arbovirus (virus yang ditularkan oleh serangga), yang termasuk dalam famili Flaviviridae, dari genus flavivirus, seperti virus West Nile dan demam kuning. Hal ini ditularkan ke manusia oleh nyamuk dari genus Aedes selama makan darah. Strain virus dengue terbagi menjadi empat serotipe yang berbeda: DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4.

Kekebalan yang diperoleh sebagai respons terhadap infeksi dengan salah satu serotipe memberikan kekebalan protektif terhadap serotipe yang menginfeksi tetapi tidak terhadap serotipe lainnya. Akibatnya, seorang individu kemungkinan akan terinfeksi dengan masing-masing dari empat serotipe dengue selama hidup mereka.

Infeksi berikutnya dengan serotipe lain meningkatkan risiko berkembangnya demam berdarah parah, yang dikenal sebagai demam berdarah. Oleh karena itu, vaksin yang efektif melawan demam berdarah harus dapat memberikan kekebalan protektif terhadap semua serotipe.

Cara Pencegahan Demam Dengue

Perang melawan nyamuk pembawa demam berdarah adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko epidemi. Orang-orang yang tinggal di daerah yang mungkin terkena endemik atau epidemi demam berdarah dapat membantu mengurangi risiko ini dengan cara:

  • Mensterilkan bagian dalam rumah Anda dengan menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk (harus berhati-hati).
  • Menutup, membalik atau jika perlu menyingkirkan media-media / benda-benda kecil penampung air lainnya yang ada di rumah.
  • Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan lain sebagainya.
  • Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air di lemari es dan dispenser dan lain-lain.
  • Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah Anda.
  • Mengadakan fogging untuk mensterilkan lingkungan dari nyamuk dan jentik-jentiknya.
  • Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
  • Memasang kelambu di ranjang tidur Anda.
  • Memakai losion antinyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
  • Mengenakan pakaian yang longgar yang bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.
  • Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan.

Gejala Demam Berdarah Dengue

Berikut ini beberapa gejala demam dengue, di antaranya:

  • Suhu badan tinggi yang bisa mencapai 41 derajat celcius.
  • Tubuh menggigil.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Badan terasa lelah.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Wajah berwarna kemerahan.
  • Nyeri sendi, tulang dan otot.
  • Mual-mual / muntah.
  • Nyeri pada bagian belakang mata.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Munculnya bintik-bintik merah di kulit (terutama pada anak-anak).

Pada kasus yang jarang terjadi, demam dengue juga dapat menyebabkan hidung dan gusi mengeluarkan darah yang jumlahnya sangat sedikit (berbeda dengan pendarahan yang terjadi pada hemorrhagic dengue fever yang mana volume darah yang dikeluarkan cukup banyak).

Komplikasi – demam berdarah dengue

Pada beberapa pasien, untuk alasan yang tidak jelas, gambaran klinis penyakit ini dapat berkembang menjadi dua bentuk serius: demam berdarah dengue kemudian demam berdarah dengan sindrom syok yang berakibat fatal.

Bentuk penyakit hemoragik, yang menyumbang sekitar 1% dari kasus demam berdarah di seluruh dunia, sangat parah: demam berlanjut dan beberapa perdarahan, termasuk gastrointestinal, kulit dan otak, sering terjadi. Pada anak-anak di bawah usia lima belas tahun khususnya, keadaan syok hipovolemik dapat terjadi (kulit dingin, lembab dan denyut nadi yang tidak terlihat menandakan kegagalan sirkulasi), menyebabkan sakit perut, dan, tanpa infus, menyebabkan kematian. Dalam semua kasus, diagnosis virologi, tepat dan cepat, berguna untuk mengkonfirmasi etiologi baik untuk manajemen pasien maupun untuk sistem surveilans kesehatan masyarakat untuk meluncurkan peringatan dan memperkuat sarana pengendalian vektor.

Derajat atau Stadium Penyakit Demam Berdarah Dengue

Derajat penyakit DBD diklasifikasikan dalam 4 derajat (pada setiap derajat sudah ditemukan trombositopenia dan hemokonsentrasi)

Derajat I Demam disertai gejala tidak khas dan satu-satunya manifestasi perdarahan ialah uji bendung.
Derajat II Seperti derajat I, disertai perdarahan spontan di kulit dan atau perdarahan lain.
Derajat III Didapatkan kegagalan sirkulasi, yaitu nadi cepat dan lambat, tekanan nadi menurun (20 mmHg atau kurang) atau hipotensi, sianosis di sekitar mulut, kulit dingin dan lembap dan anak tampak gelisah.
Derajat IV Syok berat (profound shock), nadi tidak dapat diraba dan tekanan darah tidak terukur.

Cara Mengobati Demam Berdarah Dengue?

Tidak ada penanganan spesifik untuk demam berdarah DBD, kebanyakan pasien pulih dalam 2 minggu. Jangan ragu-ragu untuk berkonsultasi kepada Dokter Anda atau pergi ke rumah sakit.

Penting untuk menangani gejala-gejala untuk menghindari komplikasi. Dokter biasanya merekomendasikan pilihan pengobatan berikut:

  • Istirahat yang banyak di tempat tidur.
  • Minum banyak cairan.
  • Minum obat untuk menurunkan demam. Paracetamol (Tylenol®, Panadol®) dapat meringankan rasa sakit dan menurunkan demam. Hati-hati dengan dosis!
  • Hindari penghilang rasa sakit yang dapat meningkatkan komplikasi perdarahan, seperti aspirin, ibuprofen (Advil®, Motrin®) dan naproxen sodium (Aleve®). Hati-hati dengan dosis! Sebagai bagian dari saran pengobatan demam dengue, umumnya Dokter akan melarang untuk mengonsumsi ibuprofen, aspirin atau naproxen sodium untuk meredakan gejala demam dan nyeri. Karena obat tersebut dapat memicu terjadinya pendarahan internal apabila dikonsumsi oleh penderita demam dengue.

Untuk kasus yang lebih serius, demam berdarah dapat menyebabkan shock atau hemorrhagic fever yang memerlukan perhatian medis lebih.

15 Juni Demam berdarah dengue ASEAN

Pencegahan terhadap suatu penyakit adalah hal yang paling baik. Jika Anda tidak memiliki asuransi kesehatan, Anda dapat ikut serta program pemerintahan dengan biaya iuaran yang cukup ringan. Info BPJS Kesehatan

Bagaimana dengan rakyat miskin atau yang kurang mampu? Tidak perlu khawatir, semua rakyat miskin atau PBI (Penerima Bantuan Iuran) ditanggung kesehatannya oleh pemerintah. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi rakyat miskin untuk memeriksakan penyakitnya ke fasilitas kesehatan. Kartu Indonesia Sehat (KIS) menjamin dan memastikan masyarakat kurang mampu untuk mendapat manfaat pelayanan kesehatan seperti yang dilaksanakan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Info KIS (Kartu Indonesia Sehat)

Bacaan Terkait Tentang Kesehatan

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Sumber Bacaan: Mayo ClinicEliminate Dengue, WHO (World Health Organization)National Institutes of Health

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

By | 2021-06-22T20:53:54+07:00 Agustus 12th, 2015|Sehat dan Cantik | Kesehatan & Pengobatan|0 Comments

Leave A Comment