fbpx

Krama Inggil Alus dan Krama Madya: Lugu, Andhap dan Alus – Bahasa Jawa – Beserta Contoh Soal dan Jawaban

Penjelasan Krama

Krama adalah salah satu tingkatan bahasa dalam Bahasa Jawa. Bahasa ini paling umum dipakai di kalangan orang Jawa. Pemakaiannya sangat baik untuk berbicara dengan orang yang dihormati atau orang yang lebih tua.

2 Jenis Krama

Terdapat 2 Jenis Bahasa Krama:

  • Krama Inggil (krama alus) merupakan bahasa jawa yang paling tinggi, biasa digunakan untuk menghormati orang-orang yang lebih tua atau lebih berilmu.
  • Krama madya adalah bahasa jawa yang setingkat berada dibawah krama inggil, biasa digunakan kepada orang yang setingkat namun untuk menunjukkan sikap yang lebih sopan.
Deskripsi tentang krama

Yang dimaksud dengan ragam krama adalah bentuk unggah-ungguh bahasa Jawa yang berintikan leksikon (kosakata) krama, atau yang menjadi unsur inti di dalam ragam krama adalah leksikon krama bukan leksikon yang lain.

Afiks yang muncul dalam ragam ini pun semuanya berbentuk krama (misalnya, afiks dipun-, -ipun, dan –aken).

Ragam krama digunakan oleh mereka yang belum akrab dan oleh mereka yang merasa dirinya lebih rendah status sosialnya daripada lawan bicara. Ragam krama mempunyai 3 bentuk varian, yaitu krama lugu, karma andhap dan krama alus (Sasangka 2004:104).

Krama Lugu (kehalusannya rendah)

Secara semantis ragam krama lugu dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk ragam krama yang kadar kehalusannya rendah. Meskipun begitu, jika dibandingkan dengan ngoko alus, ragam krama lugu tetap menunjukkan kadar kehalusan (Sasangka 2004:105).

Contoh:

Niki bathike sing pundi sing ajeng diijolake? ‘Batik ini yang mana yang akan ditukarkan?’.
Mbak, njenengan wau dipadosi bapak. ‘Mbak, Anda tadi dicari bapak’.

Tampak afiks di- pada diijolake ‘ditukarkan’ dan dipadosi “dicari’ merupakan afiks ngoko yang lebih sering muncul dalm unggah-ungguh ini darpada afiks dipun-, -ipun, dan –aken. Contoh kalimat di atas bertujuan untuk menurunkan derajat kehalusan (Sasangka2004:108-109)

Krama andhap (kehalusannya menengah)

Krama andhap yaitu bentuk krama yang digunakan untuk menghormati lawan bicara dengan cara merendahkan diri sendiri.

Contoh:

Bapak kajenge sowan mareng griyani njenengan. “bapak ingin berkunjung kerumah anda”.

Krama alus (kehalusannya tinggi)

Yang dimaksud dengan krama alus adalah bentuk unggah-ungguh bahasa Jawa yang semua kosakatanya terdiri atas leksikon krama dan dapat ditambah dengan leksikon krama inggil atau krama andhap.

Meskipun begitu, yang menjadi leksikon inti dalam ragam ini hanyalah leksikon yang berbentuk krama.

Leksikon madya dan leksikon ngoko tidak pernah muncul di dalam tingkat tutur ini. Selain itu, leksikon krama inggil atau krama andhap –secara konsisten- selalu digunakan untuk penghormatan terhadap mitra wicara.

Secara semantis ragam krama alus dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk ragam krama yang kadar kehalusannya tinggi (Sasangka 2004:111).

Contoh:

Arta punika kedah dipunlintokaken wonten bank ingkang dumunung ing kitha Surabaya. ‘uang ini harus ditukarkan di bank yang berada di kota Surabaya’.
Bapak sare wonten kasur.’bapak tidur di kasur.

Tampak bahwa afiks dipun- ‘di’ seperti pada dipunlintokaken ‘ditukarkan’ merupakan afiks penanda leksikon krama (Sarangka 2004:113). Cafid (Pend. Bahasa dan Sastra Jawa Unnes).
 

 

Contoh dari kosakata bahasa Jawa ngoko dan bahasa Jawa Krama Inggil

Pastinya Anda pernah mendengar seseorang mengucapkan kalimat ono opo?. Dalam kamus bahasa jawa berarti ada apa. Sedangkan jika Anda ingin menyapa seseorang di pagi hari, gunakan saja kalimat sugeng enjang. Mandi jika diterjemahkan kedalam jawa adalah siram, sementara menulis menjadi nyerat. Masih banyak kosa kata lainnya yang dapat Anda pelajari secara mandiri. Baca juga 👉 Kamus Jawa – Indonesia dan Kamus dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa

No Bahasa Indonesia Bahasa Jawa Ngoko Bahasa Krama Inggil
1 Saya Kulo Dalem
2 Kamu Kowe Panjenengan
3 Kami Awakedhewe Kito
4 Dia Deweke Piyambakipun
5 Ini Iki Meniko
6 Itu Kui Niku
7 Apa Opo Menopo
8 Kapan Kapan Kapan
9 Dimana Ngendhi Wonten Pundhi
10 Yang Mana Singendhi Ingkangpundhi
11 Siapa Sopo Sinten
12 Mengapa Ngopo Kadhosmenopo
13 Bagaimana Piye Kadhospundi
14 Ya Yoh Inggih/Injih
15 Tidak Ora Mboten
16 Barangkali Menowo Menawi
17 Satu Siji Setunggal
18 Dua Loro Kalih
19 Tiga Telu Tigo
20 Empat Papat Sekawan
21 Lima Limo Gangsal
22 Sepuluh Sedasa Sedoso
23 Seratus Satus Setunggalatus
24 Seribu Sewu Setunggalewu
25 Orang Uwong Tiyang/Piyantun
26 Laki-Laki Lanang Kakong
27 Perempuan Wedhok/Wadhon Estri
28 Ayah Rama Romo
29 Ibu Ibu Ibu
30 Anak Lare/Putra Putro
31 Nama Jeneng/Asma Asmo
32 Uang Duwit Artho
33 Kamar Kecil (Kamar) Mburi (Kamar) Wingking
34 Air Banyu Toya
35 Jalan Dalan Mergi
36 Kira-Kira Kiro-Kiro Kinten-Kinten
37 Semua Kabeh Sedanten/Sedaya
38 Kalau/Jika Menowo Menawi
39 Lebih Luwih Langkung
40 Sangat/Sekali Banget Sanget
41 Dari Seko Saking
42 Ke Dateng Dateng
43 Sekarang Saiki Sakmeniko
44 Baru Anyar Enggal
45 Tua Tuwo Sepuh
46 Panjang Dowo Panjang
47 Pendek Cendek Cendak
48 Murah Merah Mirah
49 Mahal Larang Awis
50 Panas Benther Benther
51 Dingin Adem Asrep
52 Kemarin Wingi Kolowingi
53 Hari Ini Saiki Sakmeniko
54 Besok Sesuk Mbenjang
55 Atas Nduwur Nginggil
56 Bawah Ngisor Ngandhap
57 Lapar Ngelih Luwe
58 Bahagia Seneng Rahayu
59 Sakit Lara Gerah
60 Maaf Ngapunten Ngapura/Ngapuro
61 Pagi Esuk Enjing-Injing
62 Siang Awan Siang
63 Malam Bengi Dalu/Ndalu
64 Apa Kabar Piyekabare Pripun/Kadospundi
65 Berapa Piro Pinten
66 Silahkan Monggo Monggopunaturi
67 Terima Kasih Muwun Maturnuwun
68 Selamat Jalan Segeng Tindak Sugeng Tindak
69 Belum Durung Dereng
70 Karena Sebabe/Mergo Amargi
71 Tetapi Mergane Amargi
72 Disini Nangkene Wontenmriki
73 Baik Apik Sae
74 Jelek Elek Kirangsae
75 Betul Bener Leres
76 Cantik/Indah Apik Endah
77 Besar Gedhe Ageng
78 Kecil Cilik Alit
79 Banyak Akeh Kathah
80 Sedikit Sithik Sakedhik
81 Sama Podho Sami
82 Bisa Iso Saget
83 Punya Duwe Kagungan
84 Ada Ana Wonten
85 Mau Gelem Kersa
86 Jangan Ojo Ampun
87 Pergi Lungo Tindhak
88 Datang Teko Rawuh
89 Berjalan Mlaku Mlampah/Tindak
90 Bicara Omong Ngendika/Ngendiko
91 Bilang Ngomong Dawuh
92 Lihat Ndelok Mrisani
93 Mengerti Ngerti Ngertos
94 Makan Mangan Dahar/Nedo
95 Minum Ngombe Ngunjuk
96 Dengar Krungu Miereng
97 Tahu Ngerti Ngertos
98 Kasi Wenehi Paringi
99 Suka Seneng Remen
100 Cinta Seneng Tresna/Tresno
 

Contoh Soal dan Jawaban

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Eyang kakung maos koran kalihan ngujuk kopi…

Jawaban:

Eyang kakung maos koran kalihan ngujuk kopi. Bahasa indonesia = Kakek membaca koran sambil minum kopi.

Bapak wis kondur saka Bandhung. Kondur basa ngokone yaiku:

a. mulih
b. lunga
c. manggon
d. omahe

Jawaban: A. mulih.

Terjemahkan dari bahasa jawa krama inggil ke Bahasa Indonesi: Budhe tindak datheng peken nitih sepeda motor…

Jawaban:

Budhe tindak datheng peken nitih sepeda motor. Dalam bahasa indonesia = Tante pergi ke pasar menaiki sepeda motor.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Simbah padharanipun gerah…

Jawaban:

Simbah padharanipun gerah. Bahasa indonesia = Perutnya nenek sakit

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Bapak badhe sare…

Jawaban:

Bapak badhe sare. Bahasa indonesia = Bapak sedang tidur.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Eyang mboten purun dahar amargi wajanipun gerah…

Jawaban:

Eyang mboten purun dahar amargi wajanipun gerah. Bahasa indonesia = Kakek tidak mau makan karena giginya sakit.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Simbah kula saben enjang mirengake radio kalihan maos koran…

Jawaban:

Simbah kula saben enjang mirengake radio kalihan maos koran. Bahasa indonesia = nenek saya setiap pagi mendengatkan radio dan membaca koran

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Ibu kula kanda badhe mundhut gendis…

Jawaban:

Ibu kula kanda, badhe mundhut gendis. Bahasa indonesia = ibu saya bilang, akan beli gula.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Pakdhe mrisani pameran ing lapangan…

Jawaban:

Pakdhe mrisani pameran ing lapangan. Bahasa indonesia = paman melihat pameran dilapangan.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Bulik kula badhe dhahar…

Jawaban:

Bulik kula badhe dhahar. Bahasa indonesia = tante saya sedang makan.

Terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Bu Dewi mboten rawuh datheng pawiyatan…

Jawaban:

Bu Dewi mboten rawuh datheng pawiyatan. Bahasa indonesia = Ibu Dewi tidak berangkat ke sekolahan.
 

Bacaan Lainnya

 

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 
Sumber bacaan: Ilanguages, My Languages
 

By | 2019-12-24T16:53:23+07:00 Desember 24th, 2019|Geografi & Sejarah, Lainnya|0 Comments

Leave A Comment