2 Tawarikh (2 Books of Chronicles) Pasal 1-36

79 min read

2 Tawarikh (2 Books of Chronicles) Pasal 1-36

2 Tawarikh (atau II Tawarikh 2, disingkat 2Taw 2) adalah bagian dari Kitab 2 Tawarikh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Kitab ini mulai dengan kisah pemerintahan Raja Salomo sampai wafatnya. Setelah mengemukakan kisah pemberontakan suku-suku utara di bawah pimpinan Yerobeam melawan Raja Rehabeam, kitab ini hanya mengemukakan sejarah Kerajaan Yehuda, yaitu kerajaan selatan, sampai jatuhnya Yerusalem pada tahun 586 SM.

2 Tawarikh – Pasal 1 (Total ayat 17)

1) [Salomo Memohon Hikmat] Salomo, anak Daud, menjadi raja yang perkasa karena TUHAN Allahnya menyertainya. Ia membuat Salomo sangat berkuasa.

2) Salomo berbicara kepada umat Israel. Ia berbicara kepada kepala-kepala tentara, kepala pemerintahan, hakim, dan kepada setiap pemimpin di seluruh Israel, dan kepala keluarga.

3) Kemudian Salomo dan semua orang bersama-sama pergi ke tempat yang tinggi di Gibeon. Kemah Pertemuan ada di sana. Musa hamba TUHAN mendirikan kemah itu ketika dia dan umat Israel berada di padang gurun.

4) Daud telah memindahkan Kotak Perjanjian Allah dari Kiryat-Yearim ke Yerusalem, di mana dibangunnya kemah lain untuk itu.

5) Bezaleel anak Uri telah membuat mezbah perunggu. Mezbah perunggu itu ada di Gibeon di depan Kemah Suci, jadi Salomo dan umat itu pergi ke Gibeon meminta petunjuk kepada TUHAN.

6) Salomo naik ke mezbah perunggu di hadapan TUHAN dan mempersembahkan 1.000 kurban bakaran di atasnya.

7) Pada malam itu Allah datang kepada Salomo dan berkata, “Minta kepada-Ku apa yang engkau inginkan Kuberikan kepadamu.”

8) Salomo berkata kepada Allah, “Engkau sangat baik kepada ayahku Daud. Engkau memilihku menjadi raja yang baru di kerajaan ayahku.

9) Sekarang ya TUHAN Allah, peganglah janji-Mu kepada Daud ayahku. Engkau telah memilihku menjadi raja atas bangsa yang besar ini. Mereka sangat banyak seperti debu di bumi.

10) Sekarang berikanlah kepadaku hikmat dan pengetahuan sehingga aku dapat memimpin umat pada jalan yang benar. Tidak seorang pun yang dapat mengatur umat ini tanpa pertolongan-Mu.”

11) Allah berkata kepada Salomo, “Engkau mempunyai sikap yang baik. Engkau tidak meminta harta, kekayaan, atau kehormatan, atau kematian musuhmu, atau umur panjang, tetapi engkau meminta hikmat dan pengetahuan, supaya engkau dapat mengambil keputusan yang bijak untuk umat-Ku, umat yang Kupilih untuk kaupimpin.

12) Jadi, Aku memberikan hikmat dan pengetahuan kepadamu, tetapi Aku juga memberikan harta, kekayaan, dan kehormatan kepadamu. Sebelum engkau tidak ada raja yang pernah mendapat harta dan kehormatan sebesar itu. Dan tidak ada raja yang akan mendapat harta dan kehormatan sebesar itu kemudian hari.”

13) Salomo meninggalkan Kemah Pertemuan yang ada di tempat tinggi di Gibeon dan kembali ke Yerusalem untuk memerintah sebagai raja Israel.

14) [Salomo Memperkuat Pasukannya] Salomo mulai mengumpulkan kuda dan kereta perang untuk tentaranya. Ia mendapat 1.400 kereta perang dan 12.000 tentara berkuda. Ia menempatkannya di kota-kota kereta perang dan di Yerusalem di tempat kediamannya.

15) Di Yerusalem Salomo mengumpulkan sedemikian banyak emas dan perak sebanyak batu. Ia mengumpulkan sedemikian banyak kayu cedar sebanyak pohon kurma di daerah pebukitan negeri bagian barat.

16) Salomo memesan kuda dari Mesir dan dari Kewe. Para pedagang raja membeli kuda di Kewe.

17) Para pedagangnya membeli kereta perang dari Mesir seharga 7 kg perak, dan kuda seharga 1,7 kg perak. Kemudian mereka menjual kuda dan kereta perang itu kepada semua raja orang Het dan raja orang Aram.

2 Tawarikh – Pasal 2 (Total ayat 18)

1) [Rencana Salomo untuk Bait Tuhan dan Istana] Salomo berencana membangun Bait Tuhan untuk menghormati nama TUHAN. Dia juga berencana membangun istana raja untuk dirinya.

2) Ia memiliki 70.000 pekerja dan 80.000 tukang batu untuk memotong batu di gunung. Ia memilih 3.600 mandor untuk mengawasi para pekerja.

3) Kemudian Salomo mengirim pesan kepada Raja Huram di Tirus. Salomo mengatakan, “Tolonglah aku seperti engkau telah menolong ayahku Daud. Engkau telah mengirim kayu cedar kepadanya sehingga ia dapat membangun istana untuk tempat tinggalnya.

4) Aku akan membangun Rumah untuk menghormati nama TUHAN Allahku. Pada Rumah itu kami akan membakar kemenyan di hadapan-Nya dan kami selalu menaruh roti kudus pada meja khusus. Kami mempersembahkan kurban bakaran setiap pagi dan sore hari, setiap Hari Sabat, dan setiap Bulan Baru, dan pada hari-hari perayaan lain yang diperintahkan TUHAN Allah kami untuk dirayakan. Itu merupakan aturan bagi umat Israel untuk dipatuhi selamanya

5) Allah kami lebih besar daripada dewa yang lain, jadi aku membangun Rumah yang besar bagi-Nya.

6) Tidak seorang pun yang dapat membangun rumah untuk menaruh Allah kami ke dalamnya. Bahkan langit pun tidak dapat memegang Allah — alam semesta pun tidak dapat memegang Allah kami, jadi aku tidak dapat membangun sebuah Rumah untuk Allah. Aku hanya dapat membangun tempat untuk membakar kemenyan menghormati-Nya.

7) Sekarang aku memohon kepadamu untuk mengirimkan ahli emas, perak, perunggu, dan besi. Ia harus tahu bagaimana menyulam dengan pakaian ungu, merah, dan biru dan pandai mengukir batu berharga. Ia akan bekerja di sini, di Yehuda, dan Yerusalem dengan tukang-tukang pilihan ayahku.

8) Kirimkan juga untukku kayu dari pohon cedar, pohon sanobar, dan pohon cendana dari Libanon. Aku tahu pekerja-pekerjamu sangat terampil menebang pohon dari Libanon. Pekerjaku akan menolong pekerjamu.

9) Aku membutuhkan banyak kayu karena Rumah yang kubangun akan sangat besar dan indah.

10) Aku membayar pekerjamu yang menebang pohon dengan 4.400.000 liter gandum, 125.000 keranjang jelai, 440.000 liter anggur, dan 440.000 liter minyak.”

11) Kemudian Huram menjawab Salomo dan mengirim pesan ini kepadanya, “Salomo, Allah mengasihi umat-Nya. Itulah sebabnya, Ia memilihmu menjadi raja mereka.”

12) Huram juga mengatakan, “Terpujilah TUHAN Allah Israel! Dia menciptakan langit dan bumi. Ia memberikan anak yang bijaksana kepada Raja Daud. Salomo, engkau memiliki hikmat dan pengertian. Engkau mau membangun Rumah bagi TUHAN, dan juga istana untuk dirimu sendiri.

13) Aku mengirimkan kepadamu tukang yang ahli bernama Huram Abi.

14) Ibunya dari keturunan Dan dan ayahnya berasal dari kota Tirus. Huram Abi seorang ahli yang bekerja dengan emas, perak, perunggu, besi, batu, dan kayu. Ia juga merupakan seorang ahli yang bekerja dengan pakaian ungu, biru, merah, dan lenan yang halus. Huram Abi dapat merancang dan membangun apa saja yang kaukatakan kepadanya. Ia akan bekerja dengan tukang-tukangmu dan tukang-tukang Raja Daud ayahmu.

15) Sekarang Tuan, engkau menawarkan memberi kepada kami gandum, jelai, minyak, dan anggur. Berikanlah itu kepada hamba-hambaku.

16) Dan kami menebang pohon dari Libanon. Kami menebang sebanyak yang kaubutuhkan. Kami mengikatnya dan membawanya melalui laut ke kota Yafo, kemudian engkau dapat membawanya ke Yerusalem.”

17) Jadi, Salomo menghitung semua orang asing yang tinggal di daerah Israel. Hal itu terjadi setelah masa Daud ayah Salomo. Mereka menemukan 153.600 orang asing di negeri itu.

18) Salomo memilih 70.000 orang untuk mengangkut barang-barang, 80.000 orang untuk memahat batu di gunung, dan 3.000 orang pengawas para pekerja.

2 Tawarikh – Pasal 3 (Total ayat 17)

1) [Salomo Membangun Bait Tuhan] Salomo mulai membangun Bait TUHAN di Yerusalem di atas Gunung Moria, yaitu di tempat di mana TUHAN memperlihatkan Diri kepada Daud ayah Salomo. Salomo membangun Rumah itu di tempat yang telah disiapkan Daud, di lantai pengirikan kepunyaan Ornan orang Yebus itu.

2) Salomo memulai pekerjaan itu pada bulan kedua tahun keempat sebagai raja Israel.

3) Salomo membangun pondasi Biat Allah dengan ukuran: panjangnya 30 meter dan lebarnya 10 meter. Salomo memakai ukuran yang lama ketika ia mengukur Rumah Tuhan.

4) Serambi muka Rumah itu panjangnya 10 meter dan tingginya 10 meter. Bagian dalam serambi muka dilapisinya dengan emas murni.

5) Dia menaruh papan yang terbuat dari kayu sanobar pada dinding ruangan yang besar. Kemudian di atas papan tersebut dilapisinya dengan emas murni. Gambar pohon palem dan rantai dipasangnya di atas emas murni itu.

6) Dia mempercantik Bait Tuhan dengan menaruh batu berharga. Emas yang dipakainya adalah emas Parwaim.

7) Bagian dalam dari Rumah Tuhan dilapisinya dengan emas. Ia melapisi balok langit-langit, ambang-ambang, dinding, dan pintu-pintu dengan emas. Pada dindingnya diukirnya malaikat kerub.

8) Kemudian dia membuat Tempat Yang Mahakudus. Panjangnya 10 meter dan lebarnya 10 meter, selebar Bait Tuhan itu. Dinding Ruang Mahakudus dilapisinya dengan emas murni. Berat emas itu kira-kira 20.700 kg.

9) Berat paku emas 575 gram. Ruangan atas dilapisinya dengan emas.

10) Ia membuat dua malaikat kerub untuk diletakkan di Ruang Mahakudus. Para pekerja melapisi malaikat kerub itu dengan emas.

11) Sayap malaikat kerub panjangnya masing-masing 2,5 meter. Panjang keseluruhan sayapnya 10 meter. Salah satu sayap malaikat kerub yang pertama menyentuh sisi dinding ruangan. Sayap yang lain menyentuh sayap malaikat kerub yang kedua.

12) Dan sayap malaikat kerub kedua yang lainnya menyentuh sisi yang lain dari ruangan itu.

13) Panjang seluruh sayap malaikat kerub itu 10 meter. Malaikat kerub berdiri menghadap Ruang Kudus.

14) Dia membuat tirai dengan menggunakan bahan bewarna biru, ungu, dan merah, dan lenan yang halus. Ia menyulam malaikat kerub pada tirai itu.

15) Dia meletakkan tiang-tiang di depan Rumah Tuhan, tingginya 17,5 meter. Bagian atas dari kedua tiang itu panjangnya 2,5 meter.

16) Dia mengalungkan rantai pada bagian atas tiang-tiang itu. Ia membuat 100 buah delima dan meletakkannya pada rantai-rantai itu.

17) Kemudian dia meletakkan tiang itu di depan Bait Tuhan, satu di sebelah kanan, dan satu di sebelah kiri. Tiang yang di sebelah kanan disebutnya “Yakhin.” Dan yang di sebelah kiri disebut, “Boas.”

2 Tawarikh – Pasal 4 (Total ayat 22)

1) [Peralatan untuk Bait Tuhan] Dia membuat mezbah dari perunggu. Mezbah perunggu itu panjangnya 10 meter, lebarnya 10 meter, dan tingginya 5 meter.

2) Kemudian dia membuat tangki besar dari perunggu cair. Tangki besar itu berbentuk bulat, dengan garis tengah 5 meter, tingginya 2,5 meter dan lingkarannya 15 meter.

3) Di bagian bawah tangki perunggu besar itu terdapat gambar lembu sebanyak dua baris mengelilingi tangki yang berukuran 5 meter itu. Lembu-lembu itu dicetak ketika tangki itu masih dalam bentuk lembaran.

4) Tangki perunggu besar itu diletakkan di atas kedua belas patung lembu yang besar. Tiga patung lembu menghadap ke utara, tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan, dan tiga menghadap ke timur. Tangki perunggu besar itu ada di atas lembu itu. Semua lembu itu berdiri dengan ekornya saling berdekatan pada satu titik tengah.

5) Tangki perunggu besar itu tebalnya 3 inci. Pinggiran tangki besar itu seperti pinggiran cangkir, berbentuk bunga bakung. Tangki itu dapat menampung sekitar 66.000 liter.

6) Salomo membuat 10 baskom. Lima diletakkannya di sebelah kanan dan 5 di sebelah kiri tangki perunggu besar itu. Kesepuluh bejana itu dipakai untuk mencuci benda-benda yang dipakai untuk membakar kurban bakaran. Sedangkan tangki perunggu besar dipakai para imam untuk membasuh diri sebelum mereka memberikan persembahan.

7) Dia membuat 10 tiang lampu yang terbuat dari emas, seperti yang sudah direncanakan. Dia meletakkan tiang lampu itu di Rumah Tuhan, 5 di sebelah kanan dan 5 di sebelah kiri.

8) Dia membuat 10 meja dan meletakkannya di dalam Bait Tuhan, 5 di sebelah kanan dan 5 di sebelah kiri. Dan dia memakai emas untuk membuat 100 buah baskom.

9) Dia juga membuat halaman Para Imam, halaman yang besar, dan pintu-pintu untuk halaman itu. Ia memakai perunggu untuk melapisi pintu-pintu yang menuju halaman.

10) Kemudian dia meletakkan tangki perunggu besar di sebelah kanan Rumah Tuhan di sisi sebelah selatan.

11) Huram membuat panci, sekop, dan baskom. Kemudian pekerjaannya untuk Raja Salomo di Bait Allah selesai.

12) Huram juga membuat dua buah tiang dengan mangkuk yang besar di atasnya. Ia juga membuat dua buah jaring hiasan untuk menutup kedua mangkuk besar yang ada di atas kedua tiang itu.

13) Huram membuat 400 buah delima untuk kedua jaring hiasan itu. Ada dua baris buah delima untuk setiap jaring.

14) Dia juga membuat meja dan mangkuk di atasnya.

15) Dia membuat sebuah tangki perunggu besar dan 12 lembu di bawahnya.

16) Huram membuat panci, sekop, garpu, dan semua benda bagi Raja Salomo untuk Bait TUHAN. Benda-benda itu terbuat dari perunggu yang mengkilap.

17) Benda-benda itu mula-mula dituang Raja Salomo pada cetakan tanah liat. Cetakan itu dibuat di Lembah Yordan di antara kota Sukot dan Zereda.

18) Banyak sekali yang dibuat Salomo sehingga tidak ada yang mencoba menghitung berapa banyak perunggu yang sudah dipakai.

19) Salomo juga membuat alat-alat untuk Bait Allah. Ia membuat mezbah emas. Ia membuat meja tempat meletakkan roti sajian.

20) Dia membuat tiang-tiang lampu dan lampunya dari emas murni. Lampu itu nantinya dibakar sesuai dengan peraturannya di depan Ruang Kudus yang ada di dalam.

21) Dia memakai emas murni untuk membuat bunga, lampu, dan sepit.

22) Dia memakai emas murni untuk membuat hiasan, mangkuk, panci, dan pembaraan. Dia memakai emas murni untuk membuat pintu Bait Tuhan, pintu bagian dalam untuk Ruang Mahakudus dan pintu ruang utama.

2 Tawarikh – Pasal 5 (Total ayat 14)

1) Kemudian selesailah semua pekerjaan yang dilakukan Salomo untuk Bait TUHAN. Dia membawa semua yang telah diberikan Daud ayahnya untuk Rumah itu. Salomo membawa semua benda yang terbuat dari perak dan emas dan semua peralatan dan meletakkannya ke ruang perbendaharaan di Bait Allah.

2) [Kotak Kudus Dibawa ke Dalam Rumah Tuhan] Salomo memerintahkan penatua Israel dan semua pemimpin suku untuk berkumpul di Yerusalem, yaitu pemimpin keluarga Israel. Salomo melakukan hal itu supaya orang Lewi dapat membawa Kotak Perjanjian TUHAN ke Bait Tuhan dari Sion Kota Daud.

3) Semua orang Israel berkumpul di depan Raja Salomo pada Hari Raya Pondok Daun. Perayaan itu diadakan pada bulan 7.

4) Ketika semua tua-tua Israel datang, orang Lewi mengangkat Kotak Perjanjian

5) dan membawanya ke Rumah Tuhan. Para imam dan orang Lewi juga membawa Kemah Pertemuan dan semua benda kudus yang ada di dalamnya ke Rumah Tuhan di Yerusalem.

6) Raja Salomo dan semua orang Israel berkumpul di hadapan Kotak Perjanjian dan mengurbankan domba dan lembu sebagai persembahan yang tidak terhitung jumlahnya.

7) Kemudian para imam membawa Kotak Perjanjian TUHAN ke tempat yang sudah disediakan. Tempat itu adalah Ruang Mahakudus di dalam Bait Tuhan. Kotak Perjanjian diletakkan di bawah sayap malaikat kerub.

8) Malaikat kerub itu merentangkan sayapnya di atas tempat Kotak Perjanjian. Malaikat kerub berdiri di atas Kotak Perjanjian dan mereka menggunakan kayu untuk mengangkut Kotak itu.

9) Kayu itu cukup panjang dan ujungnya dapat terlihat dari depan Ruang Mahakudus, tetapi tidak terlihat dari luar Rumah Tuhan. Kayu itu sampai sekarang masih ada di tempat itu.

10) Tidak ada yang lain di dalam Kotak Perjanjian selain dua loh batu. Musa telah menaruh kedua loh batu itu ke dalam Kotak Perjanjian di Gunung Horeb. Horeb adalah tempat TUHAN mengadakan Perjanjian dengan orang Israel, setelah orang Israel keluar dari Mesir.

11) Semua imam membuat upacara untuk menyucikan dirinya. Ketika para imam keluar dari Ruang Kudus, mereka berdiri bersama-sama, tetapi tidak pada kelompok khusus.

12) Penyanyi Lewi berdiri di bagian timur mezbah. Semua kelompok penyanyi dari Asaf, Heman, dan Yedutun berada di sana. Anak-anak dan keluarga mereka juga ada di sana. Penyanyi Lewi memakai pakaian lenan putih. Mereka membawa ceracap, gambus, dan kecapi. Ada 120 imam bersama para penyanyi Lewi itu, mereka meniup terompet.

13) Baik pemain terompet maupun penyanyi seakan-akan satu orang. Mereka membuat satu suara ketika mereka memuji dan bersyukur kepada TUHAN. Mereka membuat suara yang nyaring dengan terompet, ceracap, dan alat-alat musik lainnya. Mereka menyanyikan lagu, “Pujilah TUHAN karena Dia Baik. Kasih Setianya Tetap Selama-lamanya.” Kemudian Bait TUHAN itu dipenuhi awan.

14) Para imam tidak dapat melanjutkan pelayanan karena awan itu. Hal itu terjadi karena kemuliaan TUHAN memenuhi Rumah Tuhan.

2 Tawarikh – Pasal 6 (Total ayat 42)

1) Kemudian Salomo mengatakan, “TUHAN berkata bahwa Dia hidup di awan yang gelap.

2) Aku telah membangun rumah untuk tempat tinggal-Mu, ya Tuhan. Sebuah rumah yang mulia, tempat Engkau tinggal selamanya”

3) [Perkataan Salomo] Raja Salomo berkeliling dan memberkati semua orang Israel yang berkumpul di depannya.

4) Dia berkata, “Pujilah TUHAN Allah Israel! Ia telah menepati janji-Nya ketika Ia berkata kepada Daud ayahku. Inilah yang dikatakan Tuhan,

5) ‘Aku dahulu memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Dan pada waktu itu, Aku tidak memilih kota dari keturunan Israel sebagai tempat untuk membangun rumah di dalam nama-Ku. Aku tidak memilih orang untuk memimpin Israel umat-Ku.

6) Sekarang Aku memilih Yerusalem sebagai tempat untuk nama-Ku dan memilih Daud memimpin umat-Ku Israel.’

7) Ayahku Daud ingin membangun Bait Tuhan bagi nama TUHAN Allah Israel.

8) TUHAN berkata kepada ayahku, ‘Daud, saat engkau berencana membangun Rumah Tuhan untuk nama-Ku, engkau berbuat benar.

9) Engkau tidak dapat membangun Rumah-Ku itu. Tetapi anakmu sendirilah yang membangun Rumah itu bagi nama-Ku.’

10) TUHAN telah menepati janji TUHAN. Aku menjadi raja sekarang di atas takhta ayahku. Sekarang aku memerintah atas umat Israel seperti yang telah dijanjikan-Nya. Dan aku telah membangun Rumah untuk TUHAN, Allah Israel.

11) Aku menaruh Kotak Kudus ke dalam Bait Tuhan. Perjanjian TUHAN dengan Israel ada di dalam Kotak itu.”

12) [Doa Salomo] Salomo berdiri di depan mezbah TUHAN di depan semua orang Israel yang berkumpul itu. Kemudian dia merentangkan tangannya ke atas.

13) Dia telah membuat mimbar perunggu, yang panjangnya 5 hasta, lebarnya 5 hasta, dan tingginya 3 hasta dan diletakkan di tengah-tengah halaman luar. Ia naik ke atas mimbar itu dan berlutut di depan seluruh bangsa Israel yang berkumpul itu. Ia merentangkan tangannya ke langit

14) dan berkata, “Ya TUHAN, Allah Israel, tidak ada allah yang serupa dengan Engkau di langit dan di bumi. Engkau membuat Perjanjian dengan umat-Mu karena Engkau mengasihinya. Dan Engkau menepati Perjanjian-Mu. Engkau baik terhadap umat yang mengikuti-Mu.

15) Engkau telah membuat janji kepada hamba-Mu Daud, ayahku, dan Engkau menepatinya. Melalui ucapan-Mu sendiri dan dengan tangan-Mu yang berkuasa Engkau telah mewujudkannya hari ini.

16) Sekarang ya TUHAN Allah Israel, peganglah janji-Mu kepada hamba-Mu Daud. Inilah yang Engkau janjikan: Engkau mengatakan, ‘Daud, engkau tidak gagal menempatkan keluargamu untuk duduk di takhta Israel di hadapan-Ku. Hal itu terjadi hanya apabila anak-anakmu hati-hati dalam bertindak. Mereka harus mematuhi hukum-Ku sama seperti engkau mematuhi hukum-Ku.’

17) Sekarang ya TUHAN Allah Israel, tepatilah janji-Mu itu. Engkau memberikan janji itu kepada hamba-Mu Daud.

18) Kami mengetahui bahwa sesungguhnya Engkau tidak tinggal di bumi bersama manusia. Surga dan bumi yang tertinggi tidak dapat memuat Engkau. Dan kami tahu bahwa Rumah yang kubangun ini pun tidak dapat memuat Engkau.

19) Tetapi dengarkanlah doa dan permohonanku akan belas kasihan. Ya TUHAN Allah, dengarkanlah seruanku kepada-Mu. Jawablah doaku kepada-Mu. Aku adalah hamba-Mu.

20) Aku berdoa agar Engkau melihat Rumah ini siang dan malam. Engkau berkata bahwa Engkau akan menaruh nama-Mu di tempat ini. Kiranya Engkau mendengar ketika aku berdoa menghadap ke Rumah ini.

21) Dengarkanlah doaku dan doa umat-Mu Israel. Dengarkanlah doa kami ketika kami menghadap Rumah-Mu ini. Dengarkanlah dari tempat-Mu di surga. Dan ketika Engkau mendengar doa kami, ampunilah kami.

22) Siapa yang bersalah terhadap yang lain akan dibawa ke mezbah ini. Jika mereka tidak bersalah, mereka harus bersumpah dan berjanji bahwa mereka tidak bersalah.

23) Dengarkanlah dari surga dan adililah mereka. Jika mereka bersalah, tunjukkanlah kepada kami bahwa mereka bersalah. Dan jika mereka adalah benar, tunjukkanlah kepada kami bahwa mereka tidak bersalah.

24) Musuh mungkin mengalahkan umat-Mu Israel karena umat-Mu berdosa terhadap Engkau. Ketika orang Israel kembali kepada-Mu dan mengakui nama-Mu dan berdoa serta memohon kepada-Mu di Rumah ini,

25) dengarkanlah dari surga dan ampunilah dosa umat-Mu Israel. Bawalah mereka kembali ke tanah yang Engkau telah berikan kepada mereka dan kepada nenek moyangnya.

26) Mungkin di sini sama seperti ketika hujan tidak turun karena dosa bangsa Israel terhadap Engkau. Orang Israel akan berdoa di hadapan Rumah ini dan mereka menghormati nama-Mu serta berhenti berdosa karena Engkau menghukumnya.

27) Jadi, dengarkanlah mereka dari surga dan ampunilah dosanya. Ajarkanlah kepada hamba-hamba-Mu jalan hidup yang benar dan berikanlah hujan kepada tanah yang Engkau berikan kepada umat-Mu.

28) Mungkin tanah sangat kering dan tidak ada makanan tumbuh di atasnya. Atau mungkin serangan penyakit akan tersebar di tengah-tengah umat. Mungkin makanan yang tumbuh di sana akan dirusak hama. Atau musuh mengepung mereka di beberapa kota atau penyakit menimpanya.

29) Setiap orang mengetahui persoalan dan kesusahannya. Jadi, di saat orang Israel mulai berdoa dan memohon pertolongan kepada-Mu — ketika mereka merentangkan tangannya ke arah Rumah-Mu ini,

30) dengarkanlah mereka dari surga tempat tinggal-Mu. Ampunilah mereka dan berikanlah kepadanya yang seharusnya ada padanya, karena hanya Engkau yang tahu yang ada di dalam hati setiap orang.

31) Orang Israel akan menghormati dan mematuhi-Mu selama mereka hidup di tanah yang Engkau berikan kepada nenek moyang mereka.

32) Orang asing akan mendengar tentang kebesaran dan kuasa-Mu. Mereka akan datang dari tempat jauh dan berdoa di dalam Rumah-Mu ini. Orang asing akan mendengar tentang kebesaran dan kuasa-Mu. Mereka akan datang dari tempat jauh dan berdoa di dalam Rumah ini.

33) Dengarkanlah dari tempat-Mu di surga dan kabulkanlah permohonannya, sehingga orang itu takut dan menghormati-Mu sama seperti umat-Mu Israel. Jadi, semua orang di mana-mana tahu bahwa aku telah mendirikan Rumah ini untuk memuliakan Engkau.

34) Bila Engkau menyuruh umat-Mu pergi berperang melawan musuhnya, mereka menghadap ke kota yang telah Kaupilih dan Rumah yang kubangun untuk memuliakan Engkau, lalu mereka berdoa kepada-Mu.

35) Dengarkanlah dari tempat-Mu di surga, dan tolonglah mereka.

36) Umat-Mu akan berdosa terhadap Engkau. Aku tahu tentang itu karena setiap orang berdosa, dan Engkau marah terhadap mereka. Engkau membiarkan musuhnya mengalahkan mereka. Musuhnya menjadikan mereka tawanan dan membawanya ke tanah yang jauh.

37) Di tempat yang jauh itu, umat-Mu berpikir tentang apa yang telah terjadi, mereka menyesal atas dosanya dan berdoa kepada-Mu. Mereka akan mengatakan, ‘Kami telah berdosa dan melakukan yang salah.’

38) Mereka berada di negeri musuhnya yang jauh, tetapi mereka mau kembali kepada-Mu. Mereka menyesal atas dosanya dengan segenap hati dan jiwa. Mereka ingin kembali ke tanah yang Engkau berikan kepada nenek moyangnya. Mereka memandang ke arah kota yang Engkau pilih dan ke arah Bait Tuhan yang kubangun, mereka berdoa kepada-Mu.

39) Ketika hal itu terjadi, dengarkanlah dari surga tempat kediaman-Mu. Terimalah doa mereka ketika mereka memohon pertolongan, dan tolonglah mereka. Ampunilah umat-Mu yang berdosa terhadap Engkau.

40) Sekarang ya Allahku, aku memohon kepada-Mu, bukalah mata dan telinga-Mu. Dengar dan jawablah doa yang kami panjatkan di tempat ini.

41) ‘Sekarang, ya TUHAN Allah, bangkitlah, dan datanglah ke tempat khusus-Mu, Kotak Perjanjian menunjukkan kekuatan-Mu. Ya TUHAN Allah, semoga para imam-Mu berpakaian keselamatan. Semoga pengikut-Mu yang setia berbahagia karena hal-hal yang baik.

42) TUHAN Allah, terimalah raja yang Kauurapi. Ingatlah akan Daud hamba-Mu yang setia.’”

2 Tawarikh – Pasal 7 (Total ayat 22)

1) [Rumah Tuhan Dipersembahkan kepada Tuhan] Ketika Salomo selesai berdoa, api turun dari langit dan membakar kurban bakaran dan persembahan. Kemuliaan TUHAN memenuhi Bait Tuhan itu.

2) Imam-imam tidak dapat masuk ke dalam Bait TUHAN karena kemuliaan TUHAN memenuhinya.

3) Semua orang Israel melihat api turun dari surga. Mereka juga melihat kemuliaan TUHAN di dalam Rumah Tuhan, mereka sujud dan menundukkan wajah ke tanah. Mereka memuji dan bersyukur kepada TUHAN. Mereka menyanyikan lagu “TUHAN itu Baik. Kasih Setianya tetap Selama-lamanya.”

4) Kemudian Raja Salomo dan semua orang memberikan persembahan di hadapan TUHAN.

5) Raja Salomo mempersembahkan 22.000 sapi dan 120.000 domba. Raja dan semua orang menguduskan Bait Allah. Tempat itu dipakai hanya untuk menyembah Allah.

6) Imam-imam siap melakukan pekerjaannya. Orang Lewi berdiri dengan alat musik yang dimainkannya ketika mereka bernyanyi bagi TUHAN. Alat musik itu dibuat oleh Raja Daud sebagai ucapan syukur kepada TUHAN. Para imam dan orang Lewi menyanyikan “Pujilah TUHAN karena Kasih Setianya Tetap Selama-lamanya.” Para imam meniup terompet dan berdiri di hadapan orang Lewi. Dan semua orang Israel berdiri.

7) Salomo menguduskan bagian tengah dari halaman. Halaman itu berada di depan Bait TUHAN. Tempat itulah tempat Salomo mempersembahkan kurban bakaran dan lemak sebagai kurban persekutuan. Ia memakai bagian tengah dari halaman karena banyak sekali persembahan, sehingga mezbah perunggu yang dibuatnya tidak sanggup menampung semua kurban bakaran, kurban sajian dan lemak.

8) Salomo dan semua orang Israel merayakan Hari Raya Pondok Daun selama 7 hari. Banyak sekali orang yang berkumpul bersama Salomo. Mereka berasal dari pinggiran kota Hamat sampai ke sungai kecil di Mesir.

9) Pada hari yang kedelapan, mereka mengadakan pertemuan kudus karena mereka telah berpesta selama 7 hari. Mereka menguduskan mezbah karena itu hanya digunakan untuk menyembah TUHAN. Dan mereka berpesta selama 7 hari.

10) Pada hari kedua puluh tiga bulan 7 Salomo menyuruh mereka kembali ke rumah masing-masing. Mereka itu sangat bahagia, hati mereka bersukacita, karena TUHAN sangat baik kepada Daud, kepada Salomo, dan kepada orang Israel.

11) [Tuhan Datang kepada Salomo] Salomo telah menyelesaikan Bait TUHAN dan istana raja. Ia berhasil menyelesaikan semua yang telah direncanakannya untuk Bait TUHAN dan istananya.

12) Kemudian TUHAN datang kepada Salomo pada waktu malam, berkata kepadanya, “Salomo, Aku telah mendengar doamu, dan Aku telah memilih tempat ini menjadi rumah persembahan untuk-Ku.

13) Apabila Aku menutup langit, maka tidak ada hujan, atau Aku memerintahkan belalang menghancurkan tanah ini, atau Aku mengirim penyakit terhadap umat-Ku,

14) dan jika umat-Ku yang memanggil nama-Ku menjadi rendah hati dan berdoa, dan mencari Aku, serta meninggalkan jalannya yang jahat, Aku mendengar mereka dari surga. Aku mengampuni dosa mereka dan Aku memulihkan negerinya.

15) Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku mendengar doa mereka dari tempat itu.

16) Aku telah memilih Rumah itu dan membuatnya suci sehingga nama-Ku tetap di sana selamanya. Ya, mata-Ku dan hati-Ku selamanya ada di Rumah-Ku itu.

17) Sekarang engkau, Salomo, jika hidupmu di hadapan-Ku sama seperti ayahmu Daud hidup, dan jika engkau melakukan semua perintah-Ku, dan mematuhi hukum dan peraturan-Ku,

18) Aku menjadikan engkau raja yang kuat dan kerajaanmu akan besar. Itulah perjanjian yang Kubuat bersama ayahmu Daud. Aku berkata kepadanya, ‘Daud, di dalam keluargamu selalu ada yang menjadi raja di Israel.’

19) Jika engkau tidak mematuhi hukum dan perintah yang Kuberikan kepadamu, dan jika engkau menyembah dan melayani allah asing,

20) maka Aku memaksa mereka meninggalkan tanah-Ku yang telah Kuberikan kepada mereka. Dan rumah yang telah Kusucikan demi nama-Ku, akan Kuhancurkan. Bangsa-bangsa lain akan membicarakan tentang yang telah terjadi atasnya dan memakai hal itu mengajar orang tentang yang dapat dilakukan oleh Allah.

21) Setiap orang yang melewati Rumah Tuhan yang sangat dipuji itu akan terkejut. Mereka berkata, ‘Mengapa TUHAN melakukan sesuatu yang mengerikan terhadap tanah dan Rumah Tuhan itu?’

22) Kemudian orang menjawab, ‘Orang Israel tidak mau mematuhi TUHAN, Allah yang dipatuhi nenek moyangnya. Dialah Allah yang memimpin mereka keluar dari negeri Mesir, namun orang Israel menerima allah lain. Mereka menyembah dan melayani berhala. Itulah sebabnya, Ia membuat semua yang mengerikan itu terjadi atas mereka.’”

2 Tawarikh – Pasal 8 (Total ayat 18)

1) [Kota Salomo Dibangun] Salomo membangun Bait TUHAN dan istananya selama 20 tahun.

2) Kemudian Salomo membangun kembali kota-kota yang diberikan Huram kepadanya dan dia memindahkan orang Israel ke kota-kota itu untuk tinggal di sana.

3) Setelah itu Salomo pergi ke Hamat-Zoba dan menguasainya.

4) Dia juga membangun kota Tadmor di padang gurun. Dia membangun semua kota di Hamat untuk tempat penyimpanan barang-barang.

5) Dia membangun kembali kota bagian atas Bet-Horon dan bagian bawah Bet-Horon, menjadi kota benteng yang kuat dengan dinding yang kokoh, gerbang dan palangnya.

6) Dia juga membangun kembali kota Baalat dan semua kotanya sebagai tempat penyimpanan barang. Ia membangun semua kota di mana kereta perang disimpan dan semua kota tempat tinggal penunggang kuda. Salomo membangun semua yang diinginkannya di Yerusalem, Libanon, dan di semua negeri di kerajaannya.

7) Banyak orang asing yang tinggal di negeri itu yang bukan orang Israel. Mereka ialah orang Het, Amori, Feris, Hewi, dan Yebus. Orang Israel tidak dapat memusnahkan mereka, tetapi Salomo memaksa mereka bekerja baginya selaku hamba. Mereka masih hamba sampai hari ini.

(8) yakni keturunan bangsa-bangsa yang masih tinggal di negeri itu dan yang tidak dibinasakan oleh orang Israel, merekalah yang dikerahkan Salomo untuk menjadi orang rodi; demikianlah mereka sampai hari ini.

9) Orang Israel tidak ada yang dijadikannya sebagai hamba. Mereka menjadi tentara, pegawai pemerintah, pejabat, pemimpin regu, komandan pasukan berkuda, dan pengemudi kereta perang.

10) Dan beberapa orang Israel menjadi pemimpin dengan jabatan yang penting, ada 250 orang yang mengawasi mereka.

11) Salomo membawa putri Firaun dari Kota Daud ke rumah yang dibangunnya bagi putri itu. Ia berkata, “Istriku seharusnya tidak tinggal di istana Daud karena tempat penyimpanan Kotak Perjanjian TUHAN adalah tempat yang kudus.”

12) Kemudian Salomo mempersembahkan kurban bakaran kepada TUHAN di mezbah TUHAN. Dia membangun mezbah di depan serambi muka Bait Tuhan.

13) Salomo memberikan persembahan setiap hari seperti yang diperintahkan Musa. Kurban dipersembahkan pada setiap Hari Sabat, pada perayaan Bulan Baru, dan tiga kali perayaan tahunan. Ketiga perayaan tahunan itu ialah Hari Raya Roti Tidak Beragi, Hari Raya Tujuh Minggu dan Hari Raya Pondok Daun.

14) Salomo mengikuti petunjuk Daud ayahnya. Ia memilih kelompok imam untuk pelayanan itu. Ia juga memilih orang Lewi untuk tugas-tugasnya. Orang Lewi memimpin dan menolong para imam dari hari ke hari untuk melakukan yang dibutuhkan dalam pelayanan di dalam Rumah Tuhan. Ia juga memilih penjaga gerbang menurut kelompoknya untuk bertugas di gerbang. Itulah petunjuk dari Daud, Abdi Allah.

15) Orang Israel tidak mengubah atau melanggar petunjuk Salomo terhadap para imam dan orang Lewi. Mereka tidak mengubah apa pun dari petunjuk itu, bahkan terhadap barang-barang berharga.

16) Jadi, Salomo menyelesaikan pekerjaannya pada Bait TUHAN. Pekerjaan mulai sejak peletakan pondasi dan berlangsung tanpa berhenti sampai pada hari selesainya Bait Tuhan.

17) Raja Salomo juga membangun kapal-kapal di Ezion-Geber. Kota itu dekat Elot di pantai Laut Merah, di negeri Edom.

18) Huram mengirim kapal kepada Salomo. Anak buah Huram yang membawa kapal itu adalah yang ahli dalam pelayaran. Mereka pergi bersama anak buah Salomo ke Ofir dan kembali membawa 15.525 kg emas kepada Raja Salomo.

2 Tawarikh – Pasal 9 (Total ayat 31)

1) [Ratu Syeba Mengunjungi Salomo] Ratu Syeba mendengar berita tentang Salomo. Ia datang ke Yerusalem untuk menguji Salomo dengan pertanyaan yang sulit. Ratu Syeba datang dengan rombongan yang sangat besar. Ia memiliki unta yang membawa rempah-rempah, emas, dan batu permata. Ia datang kepada Salomo dan berbicara kepadanya. Ia banyak bertanya kepada Salomo.

2) Salomo menjawab semua pertanyaannya. Tidak ada yang sulit baginya untuk menjelaskannya.

3) Ratu Syeba melihat hikmat Salomo dan istana yang dibangunnya.

4) Dia melihat makanan di atas meja raja. Ia melihat para pegawai pentingnya berkumpul. Ia melihat banyak hambanya di istana berpakaian yang indah. Ia melihat rombongannya dan kurban bakaran yang dipersembahkannya di Bait TUHAN. Ketika ia melihat semuanya itu, dia heran.

5) Kemudian dia berkata kepada raja, “Cerita yang kudengar di negeriku tentang pekerjaanmu yang besar dan hikmatmu adalah benar.

6) Aku tidak percaya cerita itu sampai aku datang kemari dan melihat dengan mataku sendiri. Ternyata belum setengah dari hikmatmu yang besar itu diceritakan kepadaku. Engkau ternyata lebih besar daripada cerita yang telah kudengar.

7) Istri-istrimu dan pegawai-pegawaimu sangat beruntung. Mereka dapat mendengar hikmatmu ketika mereka melayanimu.

8) Terpujilah TUHAN Allahmu. Dia senang terhadapmu dan mendudukkanmu di takhta-Nya menjadi raja bagi TUHAN Allahmu. Allahmu mengasihi Israel dan mendukung Israel selamanya. Itulah sebabnya, Ia menjadikan engkau raja Israel untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”

9) Kemudian Ratu Syeba memberikan kepada Raja Salomo 4.140 kg emas, rempah-rempah yang sangat banyak, serta batu permata. Tidak seorang pun yang pernah memberikan rempah-rempah yang terbaik seperti yang dilakukan Ratu Syeba.

10) Hamba Huram dan hamba Salomo membawa emas dari Ofir. Mereka juga membawa kayu cendana dan batu permata.

11) Raja Salomo memakai kayu cendana itu untuk membuat tangga pada Bait TUHAN dan pada istana raja. Salomo juga memakai kayu cendana untuk membuat kecapi dan harpa bagi para penyanyi. Orang Yehuda tidak pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya.

12) Raja Salomo memberikan kepada Ratu Syeba segala sesuatu yang diinginkannya dan yang dimintanya. Salomo memberi kepadanya lebih banyak daripada yang dibawa ratu kepadanya. Kemudian Ratu Syeba dan hambanya pulang ke negerinya.

13) [Kekayaan Salomo] Jumlah emas yang diperoleh Salomo dalam satu tahun seberat 22.975 kg.

14) Pedagang keliling dan saudagar membawa banyak emas untuk Salomo. Semua raja di Arab dan pemerintah di negeri itu juga membawa emas dan perak bagi Salomo.

15) Raja Salomo membuat 200 perisai besar dari lempengan emas. Untuk satu perisai dibutuhkan kira-kira 7 kg lempengan emas.

16) Dia juga membuat 300 perisai yang kecil dari lempengan emas. Masing-masing perisai membutuhkan 3,45 kg emas. Raja Salomo menempatkan semua perisai emas itu di Gudang Hutan Libanon.

17) Raja Salomo membuat takhta yang besar dari gading, dan takhta itu dilapisinya dengan emas.

18) Takhta itu terdiri dari 6 tangga, dan tumpuan kakinya terbuat dari emas. Pada kedua sisi takhta itu terdapat tangan kursi tempat meletakkan tangan, patung singa berdiri dekat kedua tangan kursi itu.

19) Pada keenam tangga berdiri 12 patung singa, satu pada tiap sisi tangga. Tidak ada takhta seperti itu yang dibuat di kerajaan lain.

20) Semua gelas Raja Salomo terbuat dari emas. Semua peralatan rumah tangga di “Hutan Libanon” terbuat dari emas murni. Pada masa Salomo sangat banyak harta sehingga perak sudah dianggap tidak berharga lagi,

21) karena Raja Salomo mempunyai kapal yang berlayar ke Tarsis dengan orang Huram, dan setiap tiga tahun kapal yang kembali dari Tarsis memuat emas, perak, gading, monyet, dan burung merak.

22) Raja Salomo sangat kaya dan bijaksana dibandingkan dengan raja lain di dunia ini.

23) Semua raja di dunia datang berkunjung kepada Salomo untuk mendengar keputusannya yang bijaksana. Mereka datang mendengar hikmat yang diberikan Allah kepadanya.

24) Setiap tahun raja-raja itu membawa hadiah kepada Salomo. Mereka membawa benda yang terbuat dari emas, pakaian, senjata, rempah, kuda, dan keledai.

25) Salomo memiliki 4.000 kandang untuk kuda dan kereta perang. Ia memiliki 12.000 tentara berkuda dan menempatkannya di kota khusus untuk kereta perang dan di Yerusalem bersamanya.

26) Salomo adalah raja yang memerintah atas raja-raja dari Sungai Efrat sepanjang jalan ke Filistin, dan sampai ke perbatasan Mesir.

27) Raja Salomo mempunyai sangat banyak perak, sebanyak batu di Yerusalem. Dan dia juga mempunyai banyak kayu cendana sebanyak pohon kurma di daerah pebukitan.

28) Orang membawa kuda kepada Salomo dari Mesir dan dari semua negeri yang lain.

29) [Salomo Meninggal] Hal-hal lain yang dilakukan Salomo dari awal sampai akhirnya tertulis dalam tulisan Nabi Natan dan dalam nubuat Ahia orang Silo dan dalam Penglihatan-penglihatan Ido, pelihat itu. Ido adalah seorang pelihat yang menuliskan tentang Yerobeam anak Nebat.

30) Salomo memerintah di Yerusalem sebagai raja selama 40 tahun.

31) Kemudian Salomo dikubur bersama nenek moyangnya. Orang menguburkannya di Kota Daud ayahnya. Anak Salomo, Rehabeam, menjadi raja yang baru menggantikannya.

2 Tawarikh – Pasal 10 (Total ayat 19)

1) [Rehabeam Bertindak Bodoh] Rehabeam pergi ke kota Sikhem karena semua orang Israel pergi ke sana untuk mengangkatnya sebagai raja.

2) Yerobeam berada di Mesir karena dia melarikan diri dari Raja Salomo. Yerobeam adalah anak Nebat. Yerobeam mendengar bahwa Rehabeam telah menjadi raja yang baru, jadi Yerobeam kembali dari Mesir.

3) Orang Israel memanggil Yerobeam untuk pulang bersama mereka. Kemudian Yerobeam dan semua orang Israel datang kepada Rehabeam. Mereka berkata kepadanya, “Rehabeam

4) ayahmu telah membuat hidup kami susah, seperti membawa beban yang berat. Ringankanlah beban kami, kami akan melayanimu.”

5) Rehabeam berkata kepada mereka, “Datanglah kembali setelah tiga hari.” Mereka pun pergi.

6) Kemudian Raja Rehabeam berbicara kepada orang tua yang dahulu melayani Salomo ayahnya. Rehabeam bertanya kepada mereka, “Menurutmu apa yang harus kukatakan kepada mereka itu?”

7) Jawab mereka, “Jika engkau baik kepada mereka dan menyenangkannya serta mengatakan hal-hal yang baik, mereka melayanimu selamanya.”

8) Namun, Rehabeam tidak menerima saran dari para orang tua itu. Ia berbicara kepada orang yang lebih muda yang seumur dengan dia dan sekarang melayaninya.

9) Rehabeam mengatakan kepada mereka, “Menurutmu apa yang harus kulakukan? Bagaimana kita menjawab mereka? Mereka memohon kepadaku untuk meringankan pekerjaannya. Dan mereka ingin agar aku meringankan beban yang diberikan ayahku kepada mereka.”

10) Kemudian orang muda yang sebaya dengan dia menjawab, “Inilah yang harus kaukatakan kepada orang yang bertanya kepadamu. Mereka berkata kepadamu, ‘Ayahmu membuat hidup kami sulit seperti membawa beban yang berat, tetapi kami ingin agar engkau meringankan beban itu.’ Katakan kepada mereka, ‘Kelingkingku lebih besar daripada pinggang ayahku.

11) Ayahku membebani kamu dengan beban yang berat, namun aku menambah bebanmu. Ayahku menghukum kamu dengan cambuk, tetapi aku menghukummu dengan cambuk yang ujungnya tajam.’”

12) Tiga hari kemudian Yerobeam dan mereka datang kepada Rehabeam. Sesuai dengan perkataan Raja Rehabeam kepada mereka ketika ia mengatakan, “Datanglah kembali setelah tiga hari.”

13) Kemudian Raja Rehabeam bertindak kasar kepada mereka dan tidak menerima nasihat orang tua itu.

14) Dia berbicara kepada mereka seperti yang dinasihatkan anak-anak muda itu, katanya, “Ayahku memberikan beban yang berat kepadamu, namun aku menambah beban itu. Ayahku menghukummu dengan cambuk, tetapi aku menghukum dengan cambuk yang tajam ujungnya.”

15) Jadi, raja tidak melakukan yang diinginkan orang itu. TUHAN membuat hal itu terjadi. Ia melakukan itu untuk memenuhi janji-Nya kepada Yerobeam anak Nebat, ketika diutus-Nya Nabi Ahia dari Silo, berbicara kepadanya.

16) Orang Israel melihat bahwa Raja Rehabeam tidak mendengarkan mereka. Kemudian mereka berkata kepada raja, “Apakah kami bagian dari keluarga Daud? Adakah kami mendapat bagian dari tanah Isai? Tidak! Jadi, hai orang Israel, mari kita pulang dan biarkan anak Daud memimpin umatnya.” Kemudian semua orang Israel pulang ke rumahnya masing-masing.

17) Ada beberapa orang Israel yang tinggal di kota-kota Yehuda, dan Rehabeam menjadi raja atas mereka.

18) Hadoram adalah kepala dari para pekerja paksa. Rehabeam mengirimnya kepada orang Israel, tetapi orang Israel melempari Hadoram dengan batu dan membunuhnya. Kemudian Rehabeam lari dan melompat ke atas kereta perangnya dan selamat. Ia lari ke Yerusalem.

19) Sejak saat itu dan sampai sekarang orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud.

2 Tawarikh – Pasal 11 (Total ayat 23)

1) Ketika Rehabeam datang ke Yerusalem, dia mengumpulkan 180.000 tentara yang terbaik. Ia mengumpulkan tentara itu dari keturunan Yehuda dan Benyamin. Dia mau berperang melawan Israel sehingga dia merebut kembali kerajaan kepadanya,

2) tetapi pesan TUHAN datang kepada Semaya abdi Allah itu, kata-Nya,

3) “Katakan kepada Rehabeam anak Salomo dan raja Yehuda itu. Dan katakan kepada semua orang Israel yang tinggal di Yehuda dan Benyamin.

4) Katakan kepada mereka, ‘Dikatakan TUHAN bahwa kamu tidak boleh berperang melawan saudaramu! Biarlah setiap orang pulang. Aku membuat hal itu terjadi.’” Jadi, Raja Rehabeam dan pasukannya mematuhi perintah TUHAN, lalu pulang. Mereka tidak menyerang Yerobeam.

5) [Rehabeam Memperkuat Yehuda] Rehabeam tinggal di Yerusalem. Dia membangun kota yang kokoh di Yehuda untuk mengalahkan penyerang yang datang.

6) Dia memperbaiki kota Betlehem, Etam, Tekoa,

7) Bet-Zur, Sokho, Adulam,

8) Gat, Mares, Zif,

9) Adoraim, Lakhis, Azeka,

10) Zora, Ayalon, dan Hebron. Kota-kota di Yehuda dan Benyamin diperkokoh.

11) Ketika Rehabeam memperkokoh kota-kota itu, ia menempatkan para panglima di sana, dan juga persediaan makanan, minyak, dan anggur.

12) Ia juga menyimpan perisai dan tombak di setiap kota dan membuat kota-kota itu sangat kuat. Ia menjaga orang dan kota Yehuda dan Benyamin di bawah pengawasannya.

13) Para imam dan orang Lewi dari seluruh Israel setuju dengan Rehabeam dan bergabung bersama dia.

14) Orang Lewi telah meninggalkan padang rumput dan ladangnya dan datang ke Yehuda dan Yerusalem. Mereka melakukan hal itu karena Yerobeam dan anak-anaknya melarang mereka melayani sebagai imam kepada TUHAN.

15) Yerobeam memilih sendiri imam-imamnya untuk melayani di tempat-tempat tinggi, di mana dia menaruh berhala kambing dan lembu yang dibuatnya.

16) Ketika orang Lewi meninggalkan Israel, semua keturunan Israel yang tetap setia kepada TUHAN Allah Israel datang ke Yerusalem untuk memberikan persembahan kepada TUHAN Allah ayah mereka.

17) Mereka membuat kerajaan Yehuda kokoh dan mendukung Rehabeam anak Salomo selama tiga tahun. Mereka melakukan itu karena selama mereka hidup, mereka hidup sama seperti cara hidup Daud dan Salomo.

18) [Keluarga Rehabeam] Rehabeam menikah dengan Mahalat anak Yerimot, ibunya Abihail. Yerimot adalah anak Daud, Abihail putri Eliab, Eliab anak Isai.

19) Mahalat melahirkan anak-anak bagi Rehabeam, yaitu: Yeusy, Semarya, dan Zaham.

20) Kemudian Rehabeam menikah dengan Maakha. Maakha adalah cucu perempuan Absalom. Dan Maakha melahirkan anak-anak bagi Rehabeam, yaitu: Abia, Atai, Ziza, dan Selomit.

21) Rehabeam mencintai Maakha lebih daripada semua istri dan para gundiknya. Rehabeam mempunyai 18 istri dan 60 gundik. Ia ayah dari 28 anak laki-laki dan 60 perempuan.

22) Rehabeam memilih Abia menjadi pemimpin di antara saudara-saudaranya. Ia melakukan itu karena ia berencana untuk menjadikan Abia seorang raja.

23) Rehabeam bertindak bijaksana dan menempatkan semua anak laki-lakinya di seluruh daerah Yehuda dan Benyamin ke setiap kota yang kuat. Dan Rehabeam memberikan persediaan makanan yang banyak kepada anak-anaknya. Ia juga mencarikan istri bagi mereka.

2 Tawarikh – Pasal 12 (Total ayat 16)

1) [Sisak, Raja Mesir Menyerang Yerusalem] Rehabeam menjadi raja yang kuat dan dia memperkuat kerajaannya. Kemudian Rehabeam dan seluruh suku Israel tidak taat kepada hukum TUHAN.

2) Sisak raja Mesir menyerang kota Yerusalem pada tahun kelima pemerintahan Raja Rehabeam. Hal itu terjadi sebab Rehabeam dan orang Yehuda tidak setia kepada TUHAN.

3) Sisak mempunyai 12.000 kereta perang, 60.000 penunggang kuda, dan sejumlah tentara yang tidak terhitung. Dalam pasukan Sisak yang besar itu terdapat perajurit Libia, Suki, dan Etiopia.

4) Sisak mengalahkan kota Yehuda yang kuat itu lalu membawa pasukannya ke Yerusalem.

5) Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan para pemimpin Yehuda. Para pemimpin Yehuda berkumpul di Yerusalem karena takut terhadap Sisak. Semaya berkata kepada Rehabeam dan para pemimpin Yehuda itu, “Inilah yang dikatakan TUHAN, ‘Rehabeam, engkau dan orang Yehuda telah meninggalkan Aku dan tidak mau mematuhi hukum-Ku, jadi sekarang Aku meninggalkan dan tidak menolongmu menghadapi Sisak.’”

6) Kemudian para pemimpin Yehuda dan Raja Rehabeam merasa sangat menyesal dan merendahkan dirinya. Mereka berkata, “TUHAN benar.”

7) TUHAN melihat raja dan para pemimpin Yehuda telah merendahkan diri. Kemudian pesan Tuhan sampai ke Semaya. TUHAN berkata, “Raja dan para pemimpin telah merendahkan dirinya, jadi Aku tidak membinasakan mereka, tetapi Aku segera menyelamatkannya. Aku tidak akan memakai Sisak untuk mencurahkan amarah-Ku di Yerusalem,

8) tetapi orang Yerusalem menjadi hamba Sisak. Itu akan terjadi sehingga mereka belajar bahwa melayani-Ku berbeda dengan melayani raja-raja dari bangsa lain.”

9) Sisak raja Mesir menyerang Yerusalem dan mengambil harta yang terdapat di dalam Bait TUHAN dan dari istana raja. Ia mengambil semuanya dan membawanya. Ia juga mengambil perisai emas yang dibuat Salomo.

10) Raja Rehabeam membuat perisai perunggu untuk mengganti perisai emas itu. Rehabeam memberikan perisai perunggu itu kepada kepala yang dipercayakan untuk menjaga jalan masuk ke istana raja.

11) Setiap kali raja masuk ke Bait TUHAN, penjaga membawa perisai perunggu itu keluar. Kemudian mereka mengembalikan perisai perunggu itu ke kamar jaga.

12) Ketika Rehabeam merendahkan dirinya, TUHAN menarik kembali amarah-Nya dari dia, jadi Ia tidak sepenuhnya menghukum Rehabeam. Masih ada hal yang baik terdapat di Yehuda.

13) Raja Rehabeam menjadikan dirinya raja yang kuat di Yerusalem. Ia berumur 41 tahun ketika diangkat menjadi raja. Ia menjadi raja di Yerusalem selama 17 tahun. Yerusalem adalah kota TUHAN yang dipilih dari seluruh suku Israel. Ia memilihnya untuk menaruh nama-Nya di Yerusalem. Ibu Rehabeam bernama Naama dari negeri Amon.

14) Rehabeam melakukan kejahatan karena dia tidak memilih untuk mencari TUHAN.

15) Segala sesuatu yang dilakukan Rehabeam ketika dia menjadi raja, dari awal hingga akhirnya, tertulis dalam tulisan Nabi Semaya dan dalam tulisan Ido, si pelihat itu. Mereka menuliskan sejarah keluarga. Di sana terdapat peperangan antara Rehabeam dan Yerobeam selama keduanya memerintah sebagai raja.

16) Rehabeam dikubur bersama nenek moyangnya. Ia dikubur di kota Daud. Kemudian Abia anak Rehabeam diangkat menjadi raja yang berikut setelah dia.

2 Tawarikh – Pasal 13 (Total ayat 22)

1) [Abia, Raja Yehuda] Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Raja Yerobeam di Israel, Abia diangkat menjadi raja Yehuda yang baru.

2) Abia memerintah di Yerusalem selama 3 tahun. Ibunya bernama Mikhaya putri Uriel berasal dari kota Gibea. Dan antara Abia dan Yerobeam terjadi perang.

3) Pasukan Abia terdiri dari 400.000 tentara yang gagah berani. Abia memimpin mereka dalam perang. Pasukan Yerobeam terdiri dari 800.000 tentara yang gagah berani. Yerobeam telah siap berperang melawan Abia.

4) Kemudian Abia berdiri di Gunung Zemaraim di pegunungan Efraim. Ia berkata, “Yerobeam dan seluruh orang Israel, dengarkanlah aku.

5) Engkau harus tahu bahwa TUHAN Allah Israel memberikan kepada Daud dan anak-anaknya kedudukan untuk menjadi raja Israel selamanya. Allah memberikan kedudukan itu kepada Daud dengan perjanjian garam,

6) tetapi Yerobeam menantang tuannya. Yerobeam anak Nebat adalah salah seorang hamba Salomo anak Daud.

7) Yang paling buruk, orang jahat dan berdosa menjadi sahabat Yerobeam. Kemudian Yerobeam dan orang jahat itu menantang Rehabeam anak Salomo. Rehabeam masih muda dan tidak berpengalaman, jadi ia tidak dapat menghentikan Yerobeam dan orang-orangnya yang jahat.

8) Sekarang kamu dapat memutuskan untuk mengalahkan kerajaan TUHAN — kerajaan yang dipimpin oleh anak Daud. Kamu mempunyai banyak pengikut dan anak lembu emas — ‘allah’ yang dibuat Yerobeam untukmu.

9) Kamu menyingkirkan imam-imam TUHAN keturunan Harun. Dan kamu menyingkirkan orang Lewi. Kemudian kamu memilih imam-imammu sendiri sama seperti bangsa lain di dunia. Dan sekarang, setiap orang yang membawa seekor lembu muda dan 7 ekor domba jantan dapat menjadi imam. Imam yang melayani ‘yang bukan allah.’

10) Bagi kami, TUHAN adalah Allah kami. Kami orang Yehuda mau mematuhi Allah. Kami tidak pernah meninggalkan-Nya. Para imam yang melayani TUHAN adalah anak Harun. Dan orang Lewi menolong para imam melayani-Nya.

11) Mereka membakar kurban bakaran dan dupa dari rempah-rempah untuk TUHAN setiap pagi dan sore. Mereka menyusun roti berbaris di meja khusus di dalam Rumah Tuhan. Dan mereka memelihara lampu-lampu pada tiang-tiang lampu emas sehingga masing-masing bercahaya setiap malam. Kami sangat hati-hati dalam melayani TUHAN Allah kami, tetapi kamu semua meninggalkan Dia.

12) Allah sendiri menyertai kami. Dialah yang memerintah, dan para imam-Nya bersama kami. Imam-imam Allah meniup terompet untuk membangunkanmu dan membuatmu segera datang kepada-Nya. Hai orang Israel, jangan menantang TUHAN Allah nenek moyangmu, karena kamu tidak akan berhasil!”

13) Yerobeam mengirim sekelompok pasukan untuk bersembunyi di belakang pasukan Abia. Pasukan Yerobeam juga berada di depan pasukan Abia.

14) Ketika tentara dari pasukan Abia dari Yehuda memandang sekelilingnya, mereka melihat pasukan Yerobeam menyerang dari depan dan dari belakang. Orang Yehuda tersebut berteriak kepada TUHAN dan para imam meniup terompet.

15) Kemudian tentara Abia berteriak. Ketika orang Yehuda itu berteriak, Allah mengalahkan pasukan Yerobeam. Seluruh pasukan Yerobeam dari Israel dikalahkan oleh pasukan Abia dari Yehuda.

16) Orang Israel melarikan diri dari orang Yehuda. Allah membiarkan pasukan Yehuda mengalahkan pasukan Israel.

17) Pasukan Abia mengalahkan pasukan Israel secara besar-besaran, dan 500.000 orang terbaik Israel terbunuh.

18) Jadi, ketika orang Israel kalah, orang Yehuda menang. Pasukan Yehuda menang karena mereka bergantung pada TUHAN Allah nenek moyangnya.

19) Pasukan Abia mengejar pasukan Yerobeam. Mereka merebut kota Betel, Yesana, dan Efron dari Yerobeam. Mereka merebut kota-kota dan desa-desa di sekitarnya.

20) Yerobeam tidak pernah lagi menjadi kuat selama Abia hidup. TUHAN membuatnya sakit lalu mati,

21) tetapi Abia bertambah kuat. Ia menikahi 14 perempuan dan menjadi ayah dari 22 anak laki-laki dan 16 anak perempuan.

22) Segala sesuatu yang dilakukan Abia tertulis dalam buku Nabi Ido.

Pasal 14 (Total ayat 15)
1) Ketika Abia meninggal, mereka menguburkannya di Kota Daud. Asa anaknya menjadi raja yang baru sesudah dia. Selama 10 tahun masa pemerintahan Asa, negeri itu damai sejahtera.

2) [Asa, Raja Yehuda] Asa melakukan yang baik dan benar di hadapan TUHAN Allahnya.

3) Dia menjauhkan mezbah-mezbah asing yang dipakai untuk menyembah berhala. Ia menjauhkan tempat-tempat tinggi, dan menghancurkan tiang peringatan. Dan dia menghancurkan tiang-tiang Asyera.

4) Dia memerintahkan orang Yehuda agar mematuhi TUHAN Allah. Ia adalah Allah yang diikuti nenek moyang mereka. Dan dia memerintahkan agar mereka mematuhi hukum Tuhan serta perintah-Nya.

5) Dia juga menjauhkan tempat-tempat tinggi dan mezbah kemenyan dari semua kota di Yehuda. Jadi, selama Asa menjadi raja, kerajaan itu damai.

6) Asa membangun kota yang kuat di Yehuda selama masa damai di Yehuda. Tidak ada perang pada tahun-tahun itu karena TUHAN memberikan damai sejahtera kepadanya.

7) Asa berkata kepada orang Yehuda, “Mari kita bangun kota-kota itu dan membuat tembok sekelilingnya. Kita membangun menara, gerbang, dan palang gerbang. Mari kita melakukannya selama kita tinggal di negeri ini. Negeri ini milik kita karena kita mengikuti TUHAN Allah kita. Ia memberikan damai di sekeliling kita.” Jadi, mereka membangun dan berhasil.

8) Asa memiliki tentara sebanyak 300.000 orang dari keturunan Yehuda dan 280.000 dari keturunan Benyamin. Tentara dari Yehuda membawa perisai yang besar dan tombak. Tentara dari Benyamin membawa perisai yang kecil dan busur anak panah. Mereka semua kuat dan gagah berani.

9) Kemudian Zerah dari Etiopia datang menyerang tentara Asa. Ia memiliki 1.000.000 tentara dan 300 kereta perang. Tentaranya maju sampai ke kota Maresa.

10) Asa pergi berperang melawan Zerah. Tentara Asa telah siap berperang di Lembah Zefata di Maresa.

11) Asa memanggil TUHAN Allahnya dan berkata, “TUHAN, hanya Engkau yang sanggup menolong orang yang lemah melawan orang yang kuat. Tolonglah kami ya TUHAN, Allah kami! Kami bergantung pada-Mu. Kami berperang melawan tentara yang besar dalam nama-Mu. TUHAN, Engkaulah Allah kami! Jangan biarkan orang lain menang melawan-Mu!”

12) Kemudian TUHAN memakai tentara Asa dari Yehuda untuk mengalahkan tentara Etiopia, dan tentara itu melarikan diri.

13) Tentara Asa mengejar tentara Etiopia sepanjang jalan ke kota Gerar. Banyak orang Etiopia yang terbunuh sehingga mereka tidak dapat bersatu dengan tentara yang lain, untuk menyerang kembali. Mereka dikalahkan dalam nama TUHAN dan tentara-Nya. Asa dan tentaranya membawa banyak barang berharga dari musuhnya.

14) Asa dan tentaranya mengalahkan semua kota dekat Gerar. Orang yang tinggal di kota itu menjadi takut kepada TUHAN. Kota-kota itu memiliki banyak barang berharga. Tentara Asa membawa barang-barang itu keluar dari kota-kota itu.

15) Tentaranya juga menyerang tenda tempat gembala tinggal. Mereka mengambil banyak domba dan keledai. Kemudian mereka pulang ke Yerusalem.

Pasal 15 (Total ayat 19)
1) [Perubahan yang Diperkenalkan Asa] Roh Allah datang kepada Azarya anak Obed.

2) Azarya pergi menemui Asa dan berkata, “Asa, dan kamu semua orang Yehuda dan Benyamin, dengarkanlah aku. TUHAN menyertaimu ketika kamu bersama Dia. Jika kamu mencari-Nya, kamu menemukan-Nya, Jika kamu meninggalkan-Nya, Dia meninggalkan kamu.

3) Sudah lama orang Israel hidup tanpa Allah yang benar. Dan mereka tidak diajar oleh para imam dan tanpa hukum.

4) Ketika orang Israel mendapat masalah, mereka berbalik lagi kepada TUHAN Allah. Ia adalah Allah Israel. Mereka mencari-Nya dan menemukan-Nya.

5) Pada waktu pencobaan, tidak seorang pun dapat melakukan perjalanan dengan aman. Sangat banyak masalah di seluruh bangsa.

6) Bangsa yang satu akan menghancurkan bangsa yang lain dan kota yang satu menghancurkan kota yang lain. Itu terjadi karena Allah memberikan banyak masalah kepada mereka.

7) Engkau Asa, orang Yehuda, dan Benyamin, berdirilah, jangan lemah, jangan menyerah, karena kamu akan memperoleh penghargaan atas pekerjaanmu yang baik.”

8) Asa merasa bersemangat ketika ia mendengar perkataan dan pesan dari Nabi Obed. Kemudian dia membuang berhala kebencian dari seluruh daerah Yehuda dan Benyamin. Dia juga membuang dewa kebencian dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Dan dia memperbaiki mezbah TUHAN yang terdapat di serambi muka Bait TUHAN.

9) Kemudian Asa mengumpulkan semua orang dari Yehuda dan Benyamin. Dia juga mengumpulkan keturunan Efraim, Manasye, dan Simeon yang pindah dari negeri Israel dan tinggal di negeri Yehuda. Banyak orang yang datang ke Yehuda karena mereka melihat bahwa TUHAN Allahnya Asa menyertai dia.

10) Asa dan semua orang itu berkumpul di Yerusalem pada bulan ketiga tahun kelima belas pemerintahannya.

11) Waktu itu mereka mempersembahkan 700 lembu jantan dan 7.000 domba jantan dan kambing jantan kepada TUHAN. Tentara Asa mengambil hewan dan barang-barang berharga dari musuh mereka.

12) Kemudian mereka berjanji untuk melayani TUHAN Allah dengan segenap hati dan jiwanya. Ia adalah Allah yang dilayani oleh nenek moyangnya.

13) Setiap orang yang tidak mau melayani TUHAN Allah akan dibunuh. Tidak masalah apakah orang penting atau tidak, apakah laki-laki atau perempuan.

14) Kemudian Asa dan mereka itu bersumpah kepada TUHAN. Mereka berteriak dengan suara yang kuat. Mereka juga meniup terompet dan tanduk domba jantan.

15) Semua orang Yehuda sangat gembira karena janji itu, karena mereka berjanji dengan segenap hatinya. Mereka mengikut Allah dengan segenap hati, mereka mencari Allah dan menemukan-Nya, jadi TUHAN memberikan damai sejahtera kepada negeri itu.

16) Raja Asa juga memecat ibunya Maakha dari ratu. Ia melakukan itu karena ibunya mendirikan sebuah tiang Asyera yang sangat menjijikkan untuk menghormatinya. Asa memotong tiang Asyera dan memecahkannya hingga berkeping-keping. Kemudian dia membakarnya di Lembah Kidron.

17) Tempat-tempat tinggi tidak dibuang dari Yehuda, walaupun Asa setia kepada Allah sepanjang hidupnya.

18) Hadiah khusus yang telah diberikannya dan diberikan ayahnya diletakkannya ke dalam Bait Allah. Semuanya terbuat dari emas dan perak.

19) Selama 35 tahun Asa memerintah tidak ada perang di sana.

Pasal 16 (Total ayat 14)
1) [Tahun-tahun Terakhir Asa] Pada tahun ke-36 Asa menjadi raja, Baesa menyerang negeri Yehuda. Baesa adalah raja Israel. Ia pergi ke kota Rama dan menjadikannya sebagai benteng. Baesa memakai kota Rama sebagai tempat peristirahatan orang yang datang dan pergi kepada Raja Asa dari Yehuda.

2) Asa mengambil perak dan emas dari perbendaharaan Bait TUHAN dan dari istana raja. Kemudian dia mengirim pegawainya kepada Benhadad raja orang Aram yang tinggal di kota Damsyik. Pegawai Asa mengatakan,

3) “Marilah kita membuat perjanjian antara aku dan engkau. Marilah kita buat perjanjian seperti yang dilakukan ayahmu dan ayahku. Lihatlah, aku mengirim perak dan emas kepadamu. Sekarang batalkanlah perjanjianmu dengan Baesa raja Israel sehingga dia membiarkan aku sendirian dan dia berhenti membuat masalah.”

4) Benhadad setuju dengan Raja Asa. Benhadad mengirim panglima tentaranya untuk menyerang kota Israel. Mereka menyerang kota Iyol, Dan, dan Abel-Maim. Mereka juga menyerang semua kota yang ada di Naftali tempat harta benda disimpan.

5) Baesa mendengar tentang penyerangan ke kota Israel, jadi dihentikannya pembangunan kota Rama menjadi benteng dan meninggalkan pekerjaannya.

6) Kemudian Raja Asa memanggil semua orang Yehuda. Mereka pergi ke kota Rama dan mengambil batu dan kayu yang dipakai Baesa untuk membangun benteng. Asa dan orang Yehuda memakai batu dan kayu untuk memperkuat kota Geba dan Mizpa.

7) Pada waktu itu Hanani pelihat itu datang kepada Asa raja Yehuda dan berkata kepadanya, “Asa, engkau berharap dari pertolongan raja Aram dan bukan dari TUHAN Allahmu. Engkau seharusnya berharap pada Tuhan, tetapi karena engkau tidak berharap pada Tuhan untuk menolong, maka engkau tidak akan mengalahkan tentara Aram dan mereka lepas dari engkau.

8) Bukankah orang Etiopia dan Libia mempunyai tentara yang besar dan kuat? Kereta perang mereka dan pengendaranya banyak. Asa, engkau telah berharap kepada TUHAN untuk menolongmu mengalahkan tentara yang besar dan kuat, dan Tuhan telah membiarkan engkau mengalahkan mereka.

9) Mata TUHAN melihat ke sekeliling dunia mencari orang yang setia kepada-Nya dan Dia dapat membuat mereka kuat. Asa, engkau melakukan suatu kebodohan, jadi mulai sekarang engkau menghadapi perang.”

10) Asa marah kepada Hanani karena perkataannya. Asa sangat marah dan memasukkan Hanani ke dalam penjara. Asa kemudian juga sangat kasar dan kejam kepada beberapa orang.

11) Semua yang diperbuat Asa dari awal sampai akhir tertulis dalam Sejarah Raja-raja Yehuda dan Israel.

12) Kaki Asa terkena penyakit pada tahun ke-39 ia sebagai raja. Penyakitnya sangat parah, tetapi dia tidak minta tolong kepada TUHAN. Dia mencari pertolongan dari dokter.

13) Asa meninggal pada tahun ke-41 ia sebagai raja. Dan dia juga dikubur bersama nenek moyangnya.

14) Orang mengubur Asa di kuburan yang telah dibuatnya untuk dirinya sendiri di Kota Daud. Mereka membaringkannya di tempat tidur yang telah dirempah-rempahi dengan berbagai rempah dan kemenyan. Mereka memasang api yang besar menghormati Asa.

Pasal 17 (Total ayat 19)
1) [Yosafat, Raja Yehuda] Yosafat anak Asa menjadi raja yang baru menggantikannya. Yosafat membuat Yehuda kuat sehingga mereka dapat berperang melawan Israel.

2) Dia menempatkan kelompok tentara di seluruh kota Yehuda dan di benteng-benteng. Yosafat membangun benteng di Yehuda dan di kota-kota Efraim yang direbut Asa ayahnya.

3) TUHAN menyertai Yosafat karena pada masa mudanya dia melakukan hal yang baik seperti nenek moyangnya Daud. Yosafat tidak mengikuti berhala Baal.

4) Yosafat mencari Allah yang diikuti nenek moyangnya. Ia mematuhi perintah Allah dan tidak hidup seperti orang Israel.

5) TUHAN menjadikan Yosafat raja yang kuat di Yehuda. Semua orang di Yehuda membawa hadiah kepadanya sehingga dia mempunyai banyak harta dan kehormatan.

6) Hatinya mendapat kesenangan dalam jalan TUHAN. Dia membuang tempat-tempat tinggi dan tiang Asyera keluar negeri Yehuda.

7) Sejak tahun ketiga pemerintahan Yosafat, ia mengirim para pemimpinnya untuk mengajar ke kota Yehuda. Mereka ialah Benhail, Obaja, Zakharia, Netaneel, dan Mikha.

8) Yosafat juga mengirim orang Lewi bersama para pemimpin itu. Mereka ialah Semaya, Netanya, Zebaja, Asael, Semiramot, Yonatan, Adonia, dan Tobia. Ia juga mengirim imam Elisama dan Yoram.

9) Para pemimpin, orang Lewi, dan para imam mengajar orang di Yehuda. Mereka memiliki Buku Hukum TUHAN. Mereka pergi ke seluruh kota di Yehuda dan mengajar orang.

10) Bangsa-bangsa di dekat Yehuda takut kepada TUHAN. Itulah sebabnya, mereka mulai memerangi Yosafat.

11) Beberapa orang Filistin membawa hadiah kepada Yosafat. Mereka juga membawa perak kepadanya karena mereka tahu bahwa ia raja yang sangat berkuasa. Beberapa orang Arab membawa ternak untuk Yosafat. Mereka membawa 7.700 domba jantan dan 7.700 kambing jantan kepadanya.

12) Yosafat menjadi bertambah kuat. Ia membangun benteng-benteng dan kota perbekalan di negeri Yehuda.

13) Dia menyimpan banyak perbekalan di sana. Dan Yosafat menempatkan tentara yang terlatih di Yerusalem.

14) Tentara itu terdaftar dalam keluarganya. Inilah daftar tentara yang ada di Yerusalem: Dari keturunan Yehuda inilah pemimpinnya: Adna memimpin 300.000 tentara.

15) Yohanan memimpin 280.000 tentara.

16) Amasia memimpin 200.000 tentara. Amasia adalah anak Zikhri. Ia sangat senang menyerahkan dirinya melayani TUHAN.

17) Dari keturunan Benyamin, inilah pemimpinnya: Elyada mempunyai 200.000 tentara yang memakai busur, panah, dan perisai. Elyada seorang tentara yang gagah berani.

18) Yozabad memiliki 180.000 orang yang siap berperang.

19) Semua tentara itu melayani Raja Yosafat. Raja juga memiliki orang lain di benteng-benteng di semua negeri Yehuda.

Pasal 18 (Total ayat 34)
1) [Mikha Memperingatkan Raja Ahab] Yosafat sangat kaya dan terhormat. Ia membuat perjanjian dengan Raja Ahab melalui pernikahan.

2) Beberapa tahun kemudian Yosafat mengunjungi Ahab di kota Samaria. Ahab mempersembahkan banyak domba dan lembu untuk Yosafat dan orang yang bersamanya. Ahab mengajak Yosafat untuk menyerang kota Ramot-Gilead.

3) Ahab berkata kepada Yosafat, “Maukah engkau pergi bersamaku menyerang Ramot-Gilead?” Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda. Yosafat menjawab Ahab, “Aku sama seperti engkau, dan orang-orangku sama seperti orang-orangmu. Kami akan bergabung dengan kamu dalam perang.”

4) Yosafat juga berkata kepada Ahab, “Pertama-tama, mari kita lihat apakah itu pesan dari TUHAN.”

5) Jadi, Raja Ahab mengumpulkan 400 nabi dan bertanya kepada mereka, “Apakah kami harus pergi memerangi kota Ramot-Gilead, atau tidak?” Para nabi menjawab Ahab, “Pergilah, karena Allah membiarkan kamu mengalahkan Ramot-Gilead.”

6) Yosafat mengatakan, “Adakah seorang nabi TUHAN di tempat itu? Kami perlu bertanya kepada Allah melalui nabi-Nya.”

7) Kemudian Raja Ahab berkata kepada Yosafat, “Hanya satu orang yang ada. Kita dapat bertanya kepada TUHAN melalui dia, tetapi aku membencinya, karena dia tidak pernah memberikan kabar yang baik dari Tuhan mengenai aku. Ia selalu memberikan kabar buruk kepadaku. Nabi itu bernama Mikha anak Yimla.” Yosafat mengatakan, “Ahab, seharusnya engkau tidak berkata demikian.”

8) Kemudian Raja Ahab memanggil salah seorang pegawainya dan berkata, “Cepat, bawa Mikha anak Yimla kemari!”

9) Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda memakai pakaian kebesarannya. Mereka duduk di takhtanya di lantai pengirikan dekat pintu gerbang kota Samaria. Ke-400 nabi ada di hadapan kedua raja itu.

10) Zedekia adalah anak Kenaana. Zedekia pembuat tanduk besi. Ia berkata, “Inilah yang dikatakan TUHAN, ‘Engkau akan memakai tanduk besi itu untuk menusuk orang Aram sampai mereka binasa.’”

11) Semua nabi itu mengatakan hal yang sama. Mereka berkata “Pergilah ke kota Ramot-Gilead. Engkau akan berhasil dan menang. TUHAN membiarkan raja mengalahkan orang Aram.”

12) Pegawai yang menjumpai Mikha berkata kepadanya, “Mikha, dengarlah, semua nabi telah mengatakan hal yang sama. Mereka berkata bahwa raja akan berhasil. Jadi, katakanlah seperti yang dikatakannya. Katakan juga hal-hal yang baik.”

13) Mikha menjawab, “Demi TUHAN yang hidup, aku hanya mengatakan yang dikatakan Allah.”

14) Kemudian Mikha datang kepada Raja Ahab. Raja berkata kepadanya, “Mikha, apakah kami harus pergi ke kota Ramot-Gilead untuk berperang atau tidak?” Mikha menjawab, “Pergi dan seranglah. Allah akan membiarkan engkau mengalahkan mereka.”

15) Raja Ahab berkata kepada Mikha, “Berulang kali aku meminta kepadamu untuk berjanji mengatakan yang benar dalam nama TUHAN.”

16) Kemudian Mikha mengatakan, “Aku melihat semua orang Israel berserak di gunung-gunung. Mereka seperti domba tanpa gembala. TUHAN berkata, ‘Mereka tidak mempunyai pemimpin. Biarlah setiap orang pulang dengan aman.’”

17) Ahab raja Israel berkata kepada Yosafat, “Sudah kukatakan kepadamu bahwa Mikha tidak pernah memberikan berita baik dari Dia tentang aku. Ia hanya mempunyai berita buruk tentang aku.”

18) Mikha mengatakan, “Dengarkanlah berita ini dari TUHAN. Aku melihat TUHAN duduk di atas takhta-Nya di surga. Para malaikat-Nya berdiri mengelilingi-Nya.

19) TUHAN berkata, ‘Siapa yang akan menipu Ahab raja Israel untuk memerangi kota Ramot-Gilead, sehingga dia mungkin terbunuh di sana?’ Para malaikat berdiri di sekeliling-Nya berbicara tentang rencana yang lain.

20) Kemudian Roh datang dan berdiri di hadapan TUHAN. Roh itu mengatakan, ‘Aku akan menipunya.’ TUHAN menjawab Roh itu, ‘Bagaimana?’

21) Roh itu mengatakan, ‘Aku akan pergi dan menjadi roh pendusta pada mulut nabi-nabi Ahab.’ Dan TUHAN mengatakan, ‘Engkau akan berhasil menipu Ahab, pergi dan lakukanlah.’

22) Sekarang Ahab lihatlah, TUHAN telah meletakkan roh dusta pada mulut nabi-nabimu. TUHAN mengatakan hal yang buruk akan terjadi padamu.”

23) Kemudian Zedekia mendatangi Mikha dan menampar mukanya. Ayah Zedekia bernama Kenaana. Zedekia mengatakan, “Bagaimana mungkin Roh TUHAN berbicara melalui engkau dan bukan melalui aku?”

24) Mikha menjawab, “Engkau akan melihat bahwa hal itu benar pada hari engkau bersembunyi di suatu kamar bagian dalam.”

25) Kemudian Raja Ahab mengatakan, “Tangkap Mikha dan kirim dia kepada Amon pejabat kota dan kepada Yoas anak raja.

26) Katakan kepada Amon dan Yoas, ‘Inilah yang dikatakan raja: Masukkan Mikha ke dalam penjara. Jangan berikan apa-apa kepadanya selain roti dan air sampai aku kembali dari perang.’”

27) Mikha menjawab, “Ahab, jika engkau kembali dari perang dengan selamat, maka TUHAN tidak berbicara melalui aku. Dengar dan ingatlah perkataanku, kamu semuanya.”

28) [Ahab Terbunuh di Ramot-Gilead] Ahab raja Israel dan Yosafat raja Yehuda menyerang kota Ramot-Gilead.

29) Raja Ahab berkata kepada Yosafat, “Aku merubah penampilanku sebelum aku pergi berperang, tetapi engkau, pakailah pakaianmu.” Jadi, Ahab raja Israel mengubah penampilannya, dan kedua raja itu maju berperang.

30) Raja Aram memberi perintah kepada kepala pasukannya, katanya, “Jangan berperang melawan siapa pun, tidak masalah seberapa besar atau kecilnya dia, tetapi berperanglah hanya dengan Ahab raja Israel.”

31) Ketika kepala pasukan itu melihat Yosafat, mereka mengatakan, “Itu Ahab raja Israel!” Mereka berpaling menyerang Yosafat, tetapi Yosafat berteriak dan TUHAN menolongnya. Allah membuat kepala pasukan itu lari meninggalkan Yosafat.

32) Ketika mereka melihat bahwa Yosafat bukan raja Israel, mereka berhenti mengejarnya.

33) Tentara menembakkan panah dari busurnya tanpa arah yang jelas. Panah itu melukai Ahab raja Israel pada baju besinya yang terbuka. Ahab berkata kepada pengendara kereta perangnya, “Berputarlah dan bawa aku keluar dari peperangan ini. Aku terluka.”

34) Pada hari itu perang semakin hebat. Ahab menyandarkan dirinya pada kereta perangnya untuk melihat orang Aram berperang hingga sore hari. Kemudian pada sore hari itu dia mati.

Pasal 19 (Total ayat 11)
1) Yosafat Raja Yehuda kembali dengan selamat ke rumahnya di Yerusalem.

2) Yehu, seorang pelihat keluar menemuinya. Ayah Yehu bernama Hanani. Yehu berkata kepada Raja Yosafat, “Mengapa engkau menolong orang jahat? Mengapa engkau mengasihi orang yang membenci TUHAN? Karena itulah, TUHAN marah kepadamu.

3) Namun, masih ada hal yang baik di dalam hidupmu. Engkau membuang tiang-tiang Asyera dari negeri itu, dan dalam hatimu engkau memutuskan mengikut Allah.”

4) [Yosafat Memilih Hakim] Yosafat tinggal di Yerusalem. Ia pergi ke luar bertemu dengan orang dari kota Bersyeba sampai ke pegunungan, kota Efraim. Ia membawa mereka kembali kepada TUHAN Allah yang diikuti nenek moyangnya.

5) Yosafat memilih para hakim di Yehuda. Ia memilih hakim yang akan ditempatkan di tiap-tiap benteng di Yehuda.

6) Yosafat berkata kepada para hakim, “Hati-hatilah terhadap yang kamu lakukan karena kamu bukan hakim untuk manusia, tetapi untuk TUHAN. Dia menyertaimu ketika kamu membuat keputusan.

7) Sekarang kamu harus takut kepada TUHAN. Hati-hatilah terhadap yang kamu kerjakan karena TUHAN Allah kita adil. Ia tidak pernah memperlakukan seseorang lebih penting daripada yang lain. Dan Dia tidak menerima uang untuk mengubah keputusan-Nya.”

8) Di Yerusalem, Yosafat memilih beberapa orang Lewi, imam, dan pemimpin dari keluarga Israel menjadi hakim. Mereka memakai hukum TUHAN untuk menyelesaikan permasalahan bagi orang yang tinggal di Yerusalem.

9) Yosafat memberikan perintah kepada mereka. Ia berkata, “Kamu harus melayani dengan setia dengan segenap hatimu. Kamu harus takut kepada TUHAN.

10) Kamu akan memperoleh perkara pembunuhan, hukum, perintah, pemerintah, atau hukum-hukum yang lain. Semua perkara itu datang kepadamu dari saudara-saudara yang tinggal di kota. Dalam semua perkara itu kamu harus mengingatkan mereka agar tidak berdosa terhadap TUHAN. Jika kamu tidak melayani dengan setia, kamu membuat Tuhan marah terhadapmu dan saudara-saudaramu. Lakukanlah itu, maka kamu tidak bersalah.

11) Amarya adalah pemimpin para imam, yang memimpin dalam masalah yang berhubungan dengan TUHAN. Dan Zebaja memimpin dalam semua hal yang berhubungan dengan raja. Zebaja adalah anak Ismael, dia pemimpin suku Yehuda. Orang Lewi juga melayani sebagai sekretarismu. Beranilah dalam semua pekerjaanmu. Semoga TUHAN beserta orang yang melakukan yang benar.”

Pasal 20 (Total ayat 37)
1) [Yosafat Menghadapi Perang] Setelah itu orang Moab, Amon, dan beberapa orang Meunim datang berperang melawan Yosafat.

2) Beberapa orang datang memberitahukan kepada Yosafat, “Pasukan yang besar telah datang dari Edom untuk menyerangmu. Mereka datang dari seberang Laut Mati. Mereka telah bersiap-siap di Hazezon-Tamar!” (Hazezon-Tamar disebut juga En-Gedi.)

3) Yosafat menjadi takut dan memutuskan untuk bertanya kepada TUHAN. Dia mengumumkan puasa bagi setiap orang Yehuda.

4) Orang Yehuda datang bersama untuk memohon pertolongan dari TUHAN. Mereka datang dari seluruh kota di Yehuda untuk bermohon kepada TUHAN.

5) Yosafat berada di Bait TUHAN di depan halaman yang baru. Ia berdiri di hadapan orang yang berkumpul dari Yehuda dan Yerusalem.

6) Dia berkata, “TUHAN Allah nenek moyang kami, Engkau Allah di surga. Engkau memerintah atas semua kerajaan di seluruh bangsa. Engkau memiliki kuasa dan kekuatan. Tidak seorang pun yang dapat bertahan di hadapan-Mu.

7) Engkaulah Allah kami! Engkau mengusir orang yang tinggal di negeri ini. Engkau melakukan itu di hadapan orang Israel umat-Mu. Engkau memberikan negeri itu kepada keturunan Abraham selamanya. Abraham adalah sahabat-Mu.

8) Keturunan Abraham tinggal di tanah itu dan membangun Rumah untuk nama-Mu.

9) Mereka berkata, ‘Jika masalah datang kepada kami — pedang, hukuman, penyakit, atau kelaparan — kami akan berdiri di depan Rumah-Mu dan di hadapan-Mu. Nama-Mu ada pada Rumah itu. Kami akan berteriak kepada-Mu ketika kami dalam masalah, sehingga Engkau mendengar dan menyelamatkan kami.’

10) Sekarang telah datang orang dari Amon, Moab, dan Pegunungan Seir. Engkau tidak mengizinkan orang Israel memasuki negeri mereka ketika orang Israel keluar dari Mesir. Jadi, orang Israel berbalik dan tidak membinasakan mereka.

11) Lihatlah penghargaan yang diberikan mereka kepada kami yang tidak membinasakan. Mereka telah datang mengusir kami dari tanah-Mu, yang telah Engkau berikan kepada kami.

12) Ya Allah kami, hukumlah mereka. Kami tidak punya kekuatan menghadapi pasukan yang begitu besar yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu yang harus kami lakukan! Itulah sebabnya, kami minta tolong kepada-Mu!”

13) Seluruh orang Yehuda berdiri di hadapan TUHAN beserta bayi, istri, dan anak-anaknya.

14) Kemudian Roh TUHAN datang kepada Yahaziel anak Zakharia. Zakharia anak Benaya. Benaya anak Yeiel. Yeiel anak Matanya. Yahaziel adalah orang Lewi keturunan Asaf. Di tengah-tengah pertemuan itu,

15) Yahaziel mengatakan, “Dengarkanlah aku, hai Raja Yosafat, kamu semua yang tinggal di Yehuda dan Yerusalem. Inilah yang dikatakan TUHAN kepadamu, ‘Jangan takut atau gentar terhadap pasukan yang besar itu karena peperangan itu bukanlah peperanganmu, tetapi peperangan Allah.

16) Besok turunlah ke sana dan perangilah mereka. Mereka akan naik melalui pendakian Ziz. Kamu menemukan mereka di ujung lembah di seberang padang gurun Yeruel.

17) Kamu tidak diperlukan dalam peperangan itu. Berdirilah teguh di tempatmu. Kamu akan melihat TUHAN menyelamatkanmu. Hai Yehuda dan Yerusalem, jangan takut. Jangan gentar! TUHAN menyertaimu, jadi pergilah menyerang mereka besok.’”

18) Yosafat membungkukkan badannya dan wajahnya menyentuh tanah. Dan semua orang Yehuda dan orang yang tinggal di Yerusalem sujud di hadapan TUHAN dan memuji-Nya.

19) Orang Lewi dari keluarga Kehat dan keluarga Korah berdiri memuji TUHAN Allah Israel. Mereka bernyanyi sangat nyaring.

20) Pagi-pagi benar tentara Yosafat berangkat ke padang gurun Tekoa. Ketika mereka mulai keluar, Yosafat berdiri dan berkata, “Dengarkanlah aku, hai orang Yehuda dan orang Yerusalem. Percayalah kepada TUHAN Allahmu, maka kamu akan berdiri teguh. Percayalah kepada para nabi-Nya, kamu akan berhasil!”

21) Yosafat memberi semangat dan perintah kepada mereka. Kemudian dia memilih penyanyi untuk TUHAN. Mereka yang dipilih memberikan pujian kepada-Nya karena Ia kudus dan ajaib. Mereka berbaris di depan para tentara dan memuji-Nya. Mereka menyanyikan lagu “Pujilah TUHAN karena Kasih Setia-Nya Tetap Selama-lamanya.”

22) Saat mereka mulai bernyanyi dan memuji Allah, TUHAN membuat penyergapan terhadap orang Amon, Moab, dan Pegunungan Seir. Merekalah yang akan menyerang Yehuda. Mereka dikalahkan.

23) Orang Amon dan Moab mulai berperang melawan orang dari Pegunungan Seir. Orang Amon dan Moab terbunuh dan dikalahkan oleh orang dari Pegunungan Seir. Setelah mereka dibunuh orang Seir, mereka saling membunuh.

24) Orang Yehuda tiba di tempat penjagaan di padang gurun. Mereka mencari pasukan musuh yang besar, tetapi mereka hanya melihat mayat-mayat tergeletak di tanah. Tidak ada yang selamat.

25) Yosafat dan tentaranya datang mengambil benda berharga dari mayat-mayat itu. Mereka mendapat banyak ternak, kekayaan, pakaian, dan benda berharga. Yosafat dan tentaranya mengambil semuanya untuk mereka. Benda-benda itu lebih banyak daripada yang bisa dibawa Yosafat dan orang-orangnya. Mereka memerlukan tiga hari untuk mengambil barang-barang itu dari mayat-mayat karena banyaknya.

26) Pada hari keempat Yosafat dan tentaranya bertemu di Lembah Pujian. Mereka memuji TUHAN, itulah sebabnya orang masih terus menyebut tempat itu, “Lembah Pujian.”

27) Kemudian Yosafat memimpin semua orang Yehuda dan Yerusalem kembali ke Yerusalem. TUHAN membuat mereka sangat bahagia karena musuhnya kalah.

28) Mereka datang ke Yerusalem dengan kecapi, harpa, dan terompet dan masuk ke Bait TUHAN.

29) Semua kerajaan di seluruh negeri takut kepada Allah karena mereka mendengar bahwa TUHAN berperang melawan musuh Israel.

30) Itulah sebabnya, kerajaan Yosafat damai. Allah Yosafat memberikan damai di sekitarnya.

31) [Akhir Pemerintahan Yosafat] Yosafat memerintah di seluruh Yehuda. Ia berusia 35 tahun ketika ia mulai memerintah, ia memerintah selama 25 tahun di Yerusalem. Ibunya bernama Azuba anak Silhi.

32) Yosafat benar seperti ayahnya, Asa. Ia tidak menyimpang dalam mengikuti jejak Asa. Ia berbuat benar dalam pandangan TUHAN,

33) tetapi tempat-tempat tinggi tidak dijauhkannya. Dan umat tidak bertobat untuk mengikuti Allah yang diikuti nenek moyangnya.

34) Hal-hal lain yang dilakukan Yosafat sejak mulanya sampai akhirnya tertulis dalam Riwayat Yehu anak Hanani. Terdapat dalam Sejarah Raja-raja Israel.

35) Kemudian Yosafat raja Yehuda membuat perjanjian dengan Ahazia raja Israel. Ahazia sangat jahat.

36) Yosafat bergabung dengan Ahazia untuk membuat kapal-kapal yang akan berlayar ke Tarsis. Mereka membuat kapal-kapal itu di kota Ezion-Geber.

37) Ada seorang yang berasal dari kota Maresa bernama Eliezer anak Dodawa. Ia berkata terhadap Yosafat, “Yosafat, karena engkau telah bergabung dengan Ahazia, TUHAN menghancurkan yang engkau telah bangun.” Kapal-kapal telah rusak sehingga Yosafat dan Ahazia tidak dapat mengirimnya ke Tarsis.

Pasal 21 (Total ayat 20)
1) Kemudian Yosafat meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya. Ia dikubur di kota Daud. Yoram anaknya menjadi raja yang baru menggantikannya.

2) Saudara-saudara Yoram ialah: Azarya, Yehiel, Zakharia, Azaraihu, Mikhael, dan Sefaca. Mereka anak-anak Yosafat raja Yehuda.

3) Yosafat memberikan banyak perak, emas, dan benda berharga lainnya kepada anak-anaknya. Ia juga memberikan kepada mereka benteng-benteng di Yehuda, tetapi ia memberikan kerajaan kepada Yoram, karena dia anak tertua.

4) [Yoram, Raja Yehuda] Yoram mengambil kerajaan ayahnya dan membuat dirinya kuat. Kemudian dia membunuh semua saudaranya dengan pedang. Ia juga membunuh beberapa pemimpin Israel.

5) Yoram berumur 32 tahun ketika ia mulai memerintah. Ia memerintah di Yerusalem selama 8 tahun.

6) Dia hidup sama seperti kehidupan raja-raja Israel. Ia hidup meniru kehidupan keluarga Ahab. Hal itu terjadi karena Yoram menikah dengan putrinya Ahab. Dan Yoram melakukan yang jahat di mata TUHAN.

7) TUHAN tidak ingin membinasakan keluarga Daud karena perjanjian-Nya dengan Daud. Ia berjanji untuk menjaga agar pelita dari Daud dan anak-anaknya tetap menyala selamanya

8) Pada masa pemerintahan Yoram, Edom melepaskan diri dari pemerintahan Yehuda. Orang Edom memilih raja mereka sendiri.

9) Jadi, Yoram pergi ke Edom dengan semua panglimanya dengan kereta perang. Tentara Edom mengepung Yoram dan panglima perangnya, tetapi Yoram menerobosnya pada malam hari.

10) Sejak saat itu dan sampai sekarang kota Edom memberontak terhadap Yehuda. Orang dari kota Libna juga memberontak terhadap Yoram. Hal itu terjadi karena Yoram meninggalkan TUHAN Allah, yang disembah nenek moyangnya.

11) Yoram juga membangun tempat-tempat tinggi di bukit-bukit Yehuda. Ia membuat orang Yerusalem berhenti melakukan yang diinginkan oleh Allah. Ia memimpin orang Yehuda menjauh dari Allah mereka.

12) Yoram mendapat pesan dari Nabi Elia, “Inilah yang dikatakan TUHAN, Allah yang diikuti ayahmu Daud, kata-Nya, ‘Yoram, engkau tidak hidup seperti ayahmu Yosafat. Engkau tidak hidup seperti Asa raja Yehuda.

13) Engkau hidup seperti raja-raja Israel. Engkau membuat orang Yehuda dan Yerusalem berhenti melakukan yang dikehendaki Allah. Itulah yang dilakukan Ahab dan keluarganya. Mereka tidak setia kepada Allah. Engkau telah membunuh saudara-saudaramu, mereka lebih baik daripada engkau.

14) Jadi sekarang, TUHAN segera menghukum bangsamu dengan hukuman yang berat. Ia menghukum anak-anakmu, istri-istrimu, dan harta bendamu.

15) Engkau akan mendapat penyakit yang sangat mengerikan dan parah. Penyakit itu ada dalam ususmu dan pada akhirnya ususmu keluar.’”

16) TUHAN membuat orang Filistin dan Arab yang tinggal dekat Etiopia marah terhadap Yoram.

17) Mereka menyerang Yehuda dan membawa semua harta dari istana raja. Mereka juga membawa anak-anak dan istri-istri Yoram. Hanya anak bungsu Yoram, Ahazia, yang tinggal.

18) Setelah hal itu terjadi, TUHAN membuat Yoram sakit dengan penyakit usus yang tidak bisa disembuhkan.

19) Setelah dua tahun, ususnya keluar karena penyakitnya. Ia meninggal dengan sangat menderita. Orang tidak memasang api yang besar untuk menghormatinya seperti yang dilakukan mereka terhadap ayahnya.

20) Yoram berumur 32 tahun ketika ia menjadi raja. Ia memerintah di Yerusalem selama 8 tahun. Tidak ada seorang pun yang sedih ketika Yoram meninggal. Mereka menguburkan Yoram di kota Daud, tetapi tidak di kuburan raja-raja.

Pasal 22 (Total ayat 12)
1) [Ahazia, Raja Yehuda] Orang Yerusalem mengangkat Ahazia menjadi raja yang baru menggantikan Yoram. Ahazia ialah anak bungsu Yoram. Orang yang datang dengan orang Arab yang menyerang tenda Yoram membunuh semua anak Yoram yang besar. Jadi, Ahazia memulai pemerintahannya di Yehuda.

2) Dia berumur 22 tahun ketika dia mulai memerintah. Ia memerintah di Yerusalem selama satu tahun. Ibunya bernama Ataya anak Omri.

3) Cara hidup Ahazia sama seperti hidup keluarga Ahab. Cara hidupnya seperti itu karena ibunya menyuruhnya melakukan yang salah.

4) Ahazia melakukan yang jahat dalam pandangan TUHAN sama seperti yang dilakukan keluarga Ahab. Keluarga Ahab memberikan nasihat kepada Ahazia setelah ayahnya meninggal. Mereka memberikan nasihat yang buruk, dan itulah yang membawanya kepada kematian.

5) Ahazia mengikuti nasihat yang diberikan keluarga Ahab kepadanya. Ahazia pergi bersama Raja Yoram menyerang Raja Hazael dari Aram di kota Ramot-Gilead. Yoram adalah anak Ahab raja Israel. Orang Aram melukai Yoram dalam peperangan.

6) Yoram pulang ke kota Yizreel untuk berobat. Ia terluka di Ramot ketika berperang melawan Hazael raja Aram. Kemudian Ahazia pergi ke kota Yizreel mengunjungi Yoram. Ayah Ahazia bernama Yoram raja Yehuda. Ayah Yoram bernama Ahab. Yoram berada di kota Yizreel karena ia terluka.

7) Allah membuat Ahazia meninggal ketika dia mengunjungi Yoram. Ahazia tiba dan pergi bersama Yoram menjumpai Yehu. Yehu anak Nimsi. TUHAN telah memilih Yehu untuk membinasakan keluarga Ahab.

8) Yehu menghukum keluarga Ahab. Ia menemui pemimpin Yehuda dan keluarga Ahazia yang melayani Ahazia. Ia membunuh pemimpin Yehuda dan keluarga Ahazia.

9) Kemudian Yehu mencari Ahazia. Anak buah Yehu menangkapnya ketika ia mencoba bersembunyi di kota Samaria. Mereka membawa Ahazia kepada Yehu. Mereka membunuh Ahazia dan menguburkannya. Mereka berkata, “Ahazia adalah keturunan Yosafat. Yosafat orang yang mengikut TUHAN dengan segenap hatinya.” Keluarga Ahazia tidak mempunyai kekuatan untuk memerintah kerajaan Yehuda.

10) [Ratu Atalya] Atalya ialah ibu Ahazia. Ketika dia melihat anaknya meninggal, dia membunuh semua anak raja di Yehuda.

11) Yosabat membawa Yoas anak Ahazia dan menyembunyikannya. Ia menyembunyikan Yoas dan perawatnya di kamar tidur. Yosabat ialah anak perempuan Raja Yoram. Ia istri Yoyada. Yoyada seorang imam. Ia adalah saudara perempuan Ahazia. Atalya tidak membunuh Yoas karena Yosabat menyembunyikannya.

12) Yoas disembunyikan bersama para imam di Bait Tuhan Allah selama 6 tahun. Selama masa itu Atalya memerintah atas negeri itu sebagai ratu.

Pasal 23 (Total ayat 21)
1) [Imam Yoyada dan Raja Yoas] Setelah 6 tahun, Yoyada memperlihatkan kekuatannya. Ia membuat perjanjian dengan para kepala pasukan. Mereka itu ialah Azarya anak Yeroham, Ismael anak Yohanan, Azarya anak Obed, Maaseya anak Adaya, dan Elisafat anak Zikhri.

2) Mereka pergi mengelilingi Yehuda dan mengumpulkan orang Lewi dari seluruh kota Yehuda. Mereka juga mengumpulkan pemimpin keluarga Israel. Kemudian mereka pergi ke Yerusalem.

3) Mereka semua berkumpul dan membuat perjanjian dengan raja di Bait Allah. Yoyada berkata kepada mereka, “Anak raja yang akan memerintah. Inilah yang dijanjikan TUHAN tentang keturunan Daud.

4) Sekarang lakukanlah ini: Sepertiga dari imam dan orang Lewi yang melakukan tugas pada Hari Sabat berjaga pada pintu-pintu.

5) Sepertiganya berada di istana raja, dan sepertiga lagi berjaga di Gerbang Dasar. Sedangkan yang lainnya tinggal di halaman Bait TUHAN.

6) Jangan biarkan ada orang lain masuk ke Bait TUHAN. Hanya para imam dan orang Lewi yang sedang melayani saja yang boleh masuk ke dalam Bait Tuhan karena mereka itu kudus, tetapi semua yang lain harus melakukan tugas yang diberikan TUHAN kepada mereka.

7) Orang Lewi harus mengelilingi raja bersama pedang mereka. Jika ada orang yang mencoba masuk ke Rumah Tuhan, bunuh dia. Pergilah bersama raja ke mana pun dia pergi.”

8) Orang Lewi dan semua orang Yehuda menaati semua yang diperintahkan imam Yoyada. Tidak seorang pun dari kelompok para imam yang dibebastugaskan Yoyada. Jadi, setiap pemimpin dan anggotanya masuk pada Hari Sabat bersama orang yang keluar pada Hari Sabat.

9) Imam Yoyada memberikan tombak dan perisai yang kecil milik Raja Daud kepada pegawainya. Senjata-senjata itu disimpan di Bait Allah.

10) Kemudian Yoyada memberitahukan kepada mereka di mana mereka berdiri. Setiap orang memiliki senjata di tangannya. Mereka berdiri di sepanjang jalan dari sisi kanan Rumah Tuhan ke sisi kirinya. Mereka berdiri dekat ke mezbah dan Tumah Tuhan, dan dekat raja.

11) Mereka membawa keluar anak raja dan memasang mahkota padanya. Mereka memberi kepadanya salinan hukum. Kemudian mereka mengangkat Yoas menjadi raja. Yoyada dan anak-anaknya mengurapi Yoas. Mereka berkata “Hidup Raja!”

12) Atalya mendengar suara orang berlari-lari ke Bait Tuhan dan memuji-muji raja. Ia datang ke Bait TUHAN menemui mereka itu.

13) Dia melihat kepada raja yang sedang berdiri dekat tiang raja di jalan masuk. Pejabat-pejabat dan orang yang meniup terompet ada dekat raja. Orang di negeri itu bergembira dan meniup terompet. Para penyanyi memainkan alat musik dan memimpin orang menyanyikan pujian, lalu Atalya merobek pakaiannya dan berkata, “Pengkhianat! Pengkhianat!”

14) Imam Yoyada membawa para kepala tentara ke luar. Ia berkata kepada mereka, “Bawa Atalya keluar dari pasukan. Pakailah pedangmu untuk membunuh siapa saja yang menjadi pengikutnya.” Kemudian para imam itu memperingatkan tentara itu, “Jangan bunuh Atalya di Bait TUHAN.”

15) Kemudian mereka menangkap Atalya ketika memasuki pintu Gerbang Kuda di istana raja, lalu mereka membunuhnya di sana.

16) Kemudian Yoyada membuat perjanjian dengan semua orang dan raja. Mereka semua setuju bahwa mereka menjadi umat TUHAN.

17) Mereka semua pergi ke rumah berhala Baal dan meruntuhkannya. Mereka juga menghancurkan mezbah dan berhala yang ada dalam rumah itu. Mereka membunuh Matan imam Baal di depan mezbah Baal.

18) Kemudian Yoyada memilih imam-imam yang bertanggung jawab atas Bait TUHAN, mereka adalah orang Lewi dan Daud telah memberikan tugas bagi mereka untuk bertanggung jawab atas Bait TUHAN. Mereka mempersembahkan kurban bakaran untuk TUHAN sesuai dengan petunjuk Hukum Musa. Mereka memberikan persembahan dengan penuh sukacita dan bernyanyi sesuai perintah Daud.

19) Yoyada menempatkan penjaga di gerbang Bait TUHAN untuk mencegah orang yang tidak kudus masuk ke dalam Rumah Tuhan.

20) Yoyada menempatkan panglima tentara, pemimpin, pemerintah, dan semua orang yang ada di negeri itu bersamanya. Kemudian Yoyada membawa raja keluar dari Bait TUHAN dan mereka pergi ke Gerbang Atas di istana raja. Mereka mendudukkan raja ke atas takhta.

21) Semua orang Yehuda sangat berbahagia dan kota Yerusalem damai karena Atalya telah dibunuh dengan pedang.

Pasal 24 (Total ayat 27)
1) [Yoas Membangun Kembali Bait Tuhan] Yoas berumur 7 tahun ketika diangkat menjadi raja. Ia memerintah selama 40 tahun. Ibunya bernama Zibya dari kota Bersyeba.

2) Yoas melakukan yang benar di hadapan TUHAN selama Imam Yoyada hidup.

3) Yoyada memilih dua orang istri bagi Yoas, dan Yoas mempunyai anak laki-laki dan perempuan.

4) Kemudian Yoas bermaksud membangun kembali Bait TUHAN.

5) Yoas memanggil para imam dan orang Lewi. Ia berkata kepada mereka, “Pergilah keluar kota Yehuda dan kumpulkanlah uang yang dibayar setiap tahun dari semua orang Israel. Pakailah itu untuk membangun kembali Bait Allah kita.” Namun, orang Lewi tidak segera melakukannya.

6) Raja Yoas memanggil Yoyada pemimpin imam-imam itu. Raja mengatakan, “Yoyada, mengapa engkau tidak menyuruh orang Lewi mengambil pajak dari orang Yehuda dan Yerusalem? Musa hamba TUHAN dan orang Israel memakai uang dari pajak untuk Kemah Suci.”

7) Sebelumnya anak-anak Atalya telah membongkar Bait Allah. Mereka memakai barang-barang kudus di Bait TUHAN untuk menyembah dewa Baal mereka. Atalya seorang perempuan yang sangat jahat.

8) Raja Yoas memerintahkan untuk membuat kotak dan meletakkannya di luar gerbang Bait TUHAN.

9) Kemudian orang Lewi membuat pengumuman di Yehuda dan Yerusalem. Mereka mengatakan agar mereka membayar pajak untuk TUHAN. Pajak itu sesuai dengan permintaan Musa, hamba Allah kepada orang Israel ketika mereka berada di padang gurun.

10) Seluruh pemimpin dan orang itu bergembira. Mereka membawa uangnya dan memasukkannya ke kotak. Mereka terus memberi sampai kotak itu penuh.

11) Kemudian orang Lewi membawa kotak itu ke pejabat raja. Mereka melihat bahwa kotak itu telah penuh dengan uang. Sekretaris raja dan pemimpin pejabat imam datang dan mengeluarkan uang itu dari kotak. Kemudian mereka membawa kotak itu ke tempatnya semula. Mereka selalu melakukannya dan mengumpulkan banyak uang.

12) Kemudian Raja Yoas dan Yoyada memberi uang itu kepada yang bekerja di Bait TUHAN. Dan mereka yang bekerja di Bait TUHAN menyewa pemahat kayu dan tukang kayu untuk memperbaiki Bait TUHAN. Mereka juga menyewa pekerja yang bisa bekerja dengan besi dan perunggu untuk memperbaiki Bait TUHAN.

13) Pengawas pekerjaan itu sangat setia, dan mereka melakukan pekerjaan itu dengan baik. Mereka membangun Bait Allah seperti semula dan membuatnya lebih kokoh.

14) Ketika pekerjaan itu selesai, mereka membawa uang yang sisa kepada Raja Yoas dan Yoyada. Mereka memakai uang itu untuk membuat barang-barang bagi Bait TUHAN. Barang-barang itu dipakai untuk pelayanan di Rumah Tuhan dan untuk mempersembahkan kurban bakaran. Mereka juga membuat mangkuk dan benda lain dari emas dan perak. Imam-imam mempersembahkan kurban bakaran di Bait TUHAN setiap hari selama Yoyada hidup.

15) Yoyada bertambah tua. Ia hidup lama, kemudian dia meninggal ketika berumur 130 tahun.

16) Mereka mengubur Yoyada di kota Daud tempat raja-raja dikubur. Mereka mengubur Yoyada di sana karena dia melakukan banyak yang baik di Israel bagi Allah dan Bait-Nya.

17) Setelah Yoyada meninggal, pemimpin-pemimpin Yehuda datang dan sujud kepada Raja Yoas. Raja mendengar mereka.

18) Raja dan para pemimpin itu menolak Bait TUHAN Allah, yang diikuti nenek moyang mereka. Mereka menyembah tiang-tiang Asyera dan berhala-berhala lain. Allah marah terhadap orang Yehuda dan Yerusalem karena raja dan para pemimpin itu bersalah.

19) Allah mengutus nabi-nabi kepada mereka untuk membawa mereka kembali kepada TUHAN. Nabi-nabi itu memperingatkan mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkannya.

20) Roh Allah datang kepada Zakharia, anak Imam Yoyada. Zakharia berdiri di hadapan mereka itu dan berkata, “Inilah yang dikatakan Allah, ‘Mengapa kamu tidak mau mematuhi perintah TUHAN? Kamu tidak akan berhasil. Kamu telah meninggalkan TUHAN, maka Ia juga akan meninggalkanmu!’”

21) Mereka itu berencana menentang Zakharia. Raja memerintahkan untuk membunuh Zakharia, jadi mereka melempar dia dengan batu sampai mati. Mereka melakukannya di halaman Bait TUHAN.

22) Yoas, raja itu tidak mengingat kebaikan Yoyada kepadanya. Yoyada adalah ayah Zakharia, tetapi Yoas membunuh Zakharia, anak Yoyada. Sebelum Zakharia mati, dia mengatakan, “Kiranya TUHAN melihat perbuatanmu dan menghukummu!”

23) Pada akhir tahun itu, pasukan Aram datang menentang Yoas. Mereka menyerang Yehuda dan Yerusalem dan membunuh semua pemimpin umat itu. Mereka mengirim semua barang berharga kepada raja Damsyik.

24) Tentara Aram datang dengan pasukan yang kecil, tetapi TUHAN membiarkan mereka mengalahkan pasukan yang besar dari Yehuda. Ia melakukannya karena orang Yehuda telah meninggalkan TUHAN Allah yang diikuti moyang mereka. Itulah hukuman bagi Yoas.

25) Ketika orang Aram meninggalkan Yoas, dia terluka parah. Hamba-hambanya membuat rencana melawan dia. Mereka melakukan itu karena Yoas membunuh Zakharia anak Yoyada, imam itu. Mereka membunuh Yoas di tempat tidurnya. Setelah ia mati, mereka menguburnya di Kota Daud, tetapi bukan di pekuburan raja-raja.

26) Para hamba yang membuat rencana melawan Yoas ialah: Zabad dan Yozabad. Ibunya bernama Simeat, perempuan Amon. Dan ibu Yozabad ialah Simri, perempuan Moab.

27) Kisah anak-anak Yoas, perkataan-perkataan nabi terhadap dia, dan bagaimana ia memperbaiki Bait Allah tertulis dalam Keterangan tentang Kitab Raja-raja. Amazia anak Yoas menggantikan dia sebagai raja.

Pasal 25 (Total ayat 28)
1) [Amazia, Raja Yehuda] Amazia berumur 25 tahun ketika diangkat menjadi raja. Ia memerintah di Yerusalem selama 29 tahun. Ibunya bernama Yoada dari Yerusalem.

2) Amazia melakukan yang diinginkan TUHAN, tetapi tidak dengan segenap hatinya.

3) Amazia menjadi raja yang perkasa. Kemudian dia membunuh pegawai-pegawai yang membunuh ayahnya.

4) Amazia mematuhi perintah yang tertulis dalam kitab Musa dan tidak membunuh anak-anak pegawai itu. Perintah TUHAN, “Orang tua tidak boleh mati karena perbuatan anak-anaknya. Dan anak-anak tidak boleh mati karena perbuatan orang tuanya. Orang harus mati hanya karena perbuatan yang dilakukannya.”

5) Amazia mengumpulkan orang Yehuda. Ia mengelompokkan mereka berdasarkan keluarganya dan memilih pemimpin dan kepala atas kelompok-kelompok itu. Para pemimpin mengepalai semua tentara dari Yehuda dan Benyamin. Semua yang terpilih menjadi tentara berumur 20 tahun ke atas. Ada 300.000 tentara yang ahli dan siap berperang dengan menggunakan tombak dan perisai.

6) Amazia juga menyewa 100.000 tentara dari Israel dengan bayaran 3.450 kg perak.

7) Abdi Allah datang kepada Amazia. Nabi itu mengatakan, “Hai raja, jangan biarkan tentara Israel pergi bersamamu. TUHAN tidak bersama mereka. Ia tidak bersama orang Efraim.

8) Engkau mungkin sudah membuat dirimu kuat dan siap berperang, tetapi Allah dapat menolongmu untuk menang atau kalah.”

9) Amazia berkata kepada nabi itu, “Bagaimana dengan uang yang telah kuberikan kepada tentara Israel itu?” Nabi itu menjawab, “TUHAN sangat kaya. Ia dapat memberikanmu lebih daripada itu.”

10) Amazia mengirim kembali tentara Israel ke Efraim. Tentara itu sangat marah kepada raja dan orang Yehuda, mereka pulang dengan sangat marah.

11) Kemudian Amazia bertambah berani dan memimpin pasukannya ke Lembah Asin di negeri Edom. Di sana tentaranya membunuh 10.000 orang dari Seir.

12) Mereka juga menangkap 10.000 orang dari Seir dan membawa mereka ke puncak tebing yang curam, lalu tentara Yehuda melemparkan mereka ke jurang itu, ketika mereka masih hidup dan tubuh mereka hancur semuanya.

13) Pada waktu yang sama, tentara Israel menyerang kota-kota di Yehuda. Mereka menyerang dari Bet-Horon, di sepanjang jalan ke Samaria. Mereka membunuh 3.000 orang dan merampas banyak barang. Mereka marah karena Amazia tidak membiarkan mereka bergabung dengan dia dalam perang.

14) Amazia pulang setelah ia mengalahkan orang Edom. Ia membawa berhala yang disembah orang Seir, dia mulai menyembah berhala itu. Ia sujud di hadapan patung-patung itu dan membakar kemenyan baginya.

15) TUHAN sangat marah terhadap Amazia, jadi dikirim-Nya nabi kepadanya. Nabi itu mengatakan, “Amazia, mengapa engkau menyembah berhala yang disembah orang itu? Patung-patung itu tidak dapat menyelamatkan umatnya dari engkau.”

16) Ketika nabi itu berbicara, Amazia berkata kepadanya, “Kami tidak pernah mengangkatmu menjadi penasihat raja. Diamlah, kalau engkau tidak diam, engkau akan dibunuh.” Nabi itu diam, tetapi kemudian dia mengatakan, “Allah telah memutuskan untuk membinasakanmu karena hal itu dan tidak mendengarkan nasihatku.”

17) Amazia raja Yehuda berbicara kepada para penasihatnya. Kemudian dia mengirim pesan kepada Yoas, raja Israel. Amazia berkata kepada Yoas, “Mari kita bertemu.” Yoas adalah anak Yoahas, Yoahas anak Yehu.

18) Kemudian Yoas mengirim jawaban kepada Amazia. Yoas adalah raja Israel dan Amazia raja Yehuda. Yoas bercerita, “Semak duri yang kecil dari Libanon mengirim pesan kepada pohon cedar yang besar di Libanon. Semak duri yang kecil itu mengatakan, ‘Biarkanlah putrimu menikah dengan putraku.’ Binatang buas datang dan berjalan di atas semak duri itu dan memusnahkannya.

19) Engkau berkata kepada dirimu, ‘Aku telah mengalahkan Edom.’ Engkau bangga dan sombong, tetapi engkau tinggal saja di rumahmu. Tidak perlu engkau mencari masalah. Jika engkau melawan aku, engkau dan Yehuda akan binasa.”

20) Amazia tidak mau mendengarkannya. Itu datang dari Allah. Allah berencana membiarkan orang Israel mengalahkan Yehuda karena orang Yehuda mengikuti berhala yang diikuti orang Edom.

21) Jadi, Yoas raja Israel bertemu dengan Amazia raja Yehuda di kota Bet-Semes, di Yehuda.

22) Israel mengalahkan Yehuda. Setiap orang Yehuda lari ke rumahnya.

23) Di Bet-Semes, Yoas raja Israel menangkap Amazia raja Yehuda anak Yoas, Yoas anak Ahazia. Yoas membawa Amazia ke Yerusalem dan meruntuhkan sebagian tembok Yerusalem dari Pintu Gerbang Efraim sampai ke Pintu Gerbang Sudut, sepanjang 200 meter.

24) Di dalam Bait Allah terdapat banyak emas, perak, dan barang-barang lain. Obed-Edom bertanggung jawab atas barang-barang itu. Yoas mengambil semuanya dan dia juga mengambil harta dari istana raja. Kemudian dia membawa beberapa orang sebagai tawanan dan kembali ke Samaria.

25) Amazia anak Yoas raja Yehuda hidup 15 tahun setelah kematian Yoas anak Yoahas, raja Israel.

26) Hal lain yang dilakukan Amazia, dari awal hingga akhirnya, tertulis dalam Sejarah Raja-raja Yehuda dan Israel.

27) Ketika Amazia berhenti mematuhi TUHAN, orang Yerusalem membuat rencana menentangnya. Ia melarikan diri ke kota Lakhis. Mereka mengirim beberapa orang ke Lakhis dan membunuh Amazia di sana.

28) Kemudian mereka membawa mayatnya dengan kuda dan menguburnya bersama nenek moyangnya di kota Yehuda.

Pasal 26 (Total ayat 23)
1) [Uzia, Raja Yehuda] Kemudian orang Yehuda memilih Uzia menjadi raja yang baru menggantikan Amazia ayahnya. Uzia berumur 16 tahun ketika itu.

2) Uzia membangun kembali kota Elot dan mengembalikannya kepada Yehuda. Ia melakukan itu setelah Amazia meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya.

3) Uzia berumur 16 tahun ketika dia menjadi raja. Ia memerintah di Yerusalem selama 52 tahun. Ibunya bernama Yekholya berasal dari Yerusalem.

4) Uzia melakukan yang diinginkan TUHAN untuk dilakukannya sama seperti yang dilakukan ayahnya Amazia.

5) Uzia mengikut TUHAN selama hidup Zakharia, yang mengajar dia bagaimana menghormati dan menaati Allah. Pada saat Uzia taat kepada Tuhan, Allah memberikan keberhasilan kepadanya.

6) Uzia maju berperang melawan Filistin. Dia merubuhkan tembok yang mengelilingi Gat, Yabne, dan Asdod. Uzia membangun kota dekat kota Asdod dan di tempat lain di antara Filistin.

7) Allah menolong Uzia berperang melawan orang Filistin, orang Arab yang tinggal di kota Gur-Baal, dan orang Meunim.

8) Orang Amon membayar upeti kepada Uzia. Namanya menjadi terkenal sampai ke Mesir. Ia terkenal karena dia sangat berkuasa.

9) Uzia membangun menara di Yerusalem di Pintu Gerbang Sudut, pada Pintu Gerbang Lebak, dan pada tempat belokan tembok. Ia membuatnya kokoh.

10) Dia membangun menara di padang gurun. Dia juga menggali sumur dan mempunyai banyak ternak di dataran tinggi dan di dataran rendah. Ia mempunyai petani di gunung-gunung dan di tanah yang subur. Ia juga mempunyai petani yang mengurus kebun anggurnya karena ia suka bertani.

11) Uzia mempunyai tentara yang terlatih. Tentara itu berada dalam kelompok Sekretaris Yeiel, dan Maaseya pegawainya. Pemimpin mereka ialah Hananya. Yeiel dan Maaseya menghitung pasukan dan mengelompokkan mereka. Hananya ialah salah seorang pegawai raja.

12) Ada 2.600 orang pemimpin pasukan.

13) Pemimpin keluarga bertanggung jawab terhadap 307.500 orang pasukan yang akan berperang dengan kekuatan yang hebat. Pasukan membantu raja dalam menghadapi musuh.

14) Uzia melengkapi tentaranya dengan perisai, tombak, ketopong, baju zirah, busur, dan batu umban.

15) Di Yerusalem Uzia membuat mesin-mesin yang diciptakan oleh orang yang pintar. Mesin-mesin itu diletakkan di menara-menara dan sudut-sudut dinding. Mereka menembakkan panah dan batu-batu besar. Uzia menjadi terkenal. Orang dari tempat yang jauh mengenal namanya. Ia banyak mendapat bantuan dan menjadi raja yang tangguh.

16) Ketika Uzia bertambah kuat, kesombongannya membuat dia binasa. Ia tidak taat kepada TUHAN Allahnya. Ia pergi ke Bait TUHAN membakar dupa di atas mezbah.

17) Imam Azarya dan kedelapan puluh imam yang gagah berani yang melayani TUHAN mengikuti Uzia ke dalam Rumah Tuhan.

18) Mereka menegur Uzia bahwa dia bersalah. Mereka berkata kepadanya, “Uzia, bukan tugasmu membakar dupa kepada TUHAN. Tidak baik bagimu melakukannya. Para imam dan keturunan Harunlah yang membakar dupa bagi Tuhan. Para imam yang mengatur pelayanan kudus untuk membakar dupa. Keluarlah dari Ruang Mahakudus. Engkau tidak setia. TUHAN Allah tidak akan menghormatimu karena hal itu.”

19) Uzia menjadi marah. Ia sedang memegang mangkuk untuk membakar dupa. Ketika dia sangat marah terhadap para imam, sakit kusta menimpa dahinya. Hal itu terjadi di hadapan para imam di depan mezbah pembakaran dupa dalam Bait TUHAN.

20) Azarya, pemimpin para imam, dan semua imam memandang kepada Uzia. Mereka bisa melihat kusta yang ada di dahinya. Imam-imam itu segera mengusirnya keluar dari Rumah Tuhan. Uzia sendiri segera keluar karena TUHAN telah menghukumnya.

21) Raja Uzia terkena penyakit kusta, dia tidak dapat masuk ke Bait TUHAN. Anaknya Yotam mengawasi istana raja dan menjadi gubernur atas bangsa itu.

22) Hal lain yang dilakukan Uzia sejak awal sampai akhir, dituliskan oleh Nabi Yesaya anak Amos.

23) Uzia meninggal dan dikuburkan dekat nenek moyangnya. Ia dikuburkan di ladang dekat pemakaman raja-raja karena mereka mengatakan, “Uzia berpenyakit kusta.” Dan Yotam anak Uzia menjadi raja yang baru menggantikannya.

Pasal 27 (Total ayat 9)
1) [Yotam, Raja Yehuda] Yotam berumur 25 tahun ketika ia menjadi raja. Ia memimpin di Yerusalem selama 16 tahun. Ibunya bernama Yerusa anak Zadok.

2) Yotam melakukan yang diinginkan TUHAN. Dia menaati Allah seperti yang dilakukan ayahnya Uzia, tetapi Yotam tidak pergi ke Bait TUHAN untuk membakar dupa seperti yang dilakukan ayahnya, tetapi bangsa itu terus melakukan kesalahan.

3) Yotam membangun kembali Pintu Gerbang Tinggi di Bait TUHAN. Dia banyak membangun di tembok Ofel.

4) Dia juga membangun kota di pegunungan Yehuda, benteng, dan menara di hutan-hutan.

5) Yotam juga berperang melawan raja Amon dan tentaranya serta mengalahkan mereka, sehingga selama tiga tahun setiap tahun orang Amon memberikan kepada Yotam 3.450 kg perak, 2.200.000 liter gandum, dan 2.200.000 liter jelai.

6) Yotam menjadi berkuasa karena dia setia menaati TUHAN Allahnya.

7) Hal-hal lain yang dilakukan Yotam, semua perangnya tertulis dalam Sejarah Raja-raja Israel dan Yehuda.

8) Yotam berumur 25 tahun ketika ia menjadi raja. Ia memimpin di Yerusalem selama 16 tahun.

9) Kemudian Yotam meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya. Orang menguburkannya di Kota Daud. Ahas anak Yotam menjadi raja menggantikannya.

Pasal 28 (Total ayat 27)
1) [Ahas, Raja Yehuda] Ahas berumur 20 tahun ketika ia menjadi raja. Ia memerintah di Yerusalem selama 16 tahun. Dia tidak benar seperti Daud nenek moyangnya. Ahas tidak melakukan yang dikehendaki TUHAN untuk dilakukannya.

2) Ahas mengikuti perbuatan yang tidak baik yang dilakukan raja-raja Israel. Ia memakai cetakan membuat berhala untuk menyembah dewa Baal.

3) Ahas membakar dupa di Lembah Ben-Hinom. Dia mempersembahkan anaknya sendiri dengan membakarnya. Ia melakukan dosa mengerikan yang sama seperti yang dilakukan orang yang tinggal di negeri itu. TUHAN mengusir mereka ketika orang Israel masuk ke tanah itu.

4) Ahas memberikan persembahan dan membakar dupa di tempat-tempat tinggi, di bukit, dan di bawah setiap pohon yang hijau.

5) Ahas berdosa, jadi TUHAN Allahnya membiarkan raja Aram mengalahkannya. Raja dan pasukannya mengalahkan Ahas dan membawa banyak orang sebagai tahanan ke kota Damsyik. Pekah raja Israel mengalahkan Ahas. Ayah Pekah bernama Remalya. Pekah dan tentaranya membunuh 120.000 tentara yang gagah berani dari Yehuda dalam satu hari. Pekah mengalahkan orang Yehuda karena mereka telah berhenti menaati TUHAN Allah, yang ditaati nenek moyangnya.

(6) Sebab dalam sehari Pekah bin Remalya menewaskan di Yehuda seratus dua puluh ribu orang, semuanya orang-orang yang tangkas, oleh karena mereka telah meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka.

7) Zikhri seorang prajurit yang gagah berani dari Efraim. Zikhri membunuh Maaseya anak Raja Ahas, Azrikam kepala istana raja dan Elkana. Elkana orang kedua dalam pemerintahan setelah raja.

8) Tentara Israel menangkap 200.000 keluarga mereka yang tinggal Yehuda. Mereka membawa perempuan, anak-anak, dan benda-benda dari Yehuda. Orang Israel membawa tawanan dan benda-benda itu ke kota Samaria.

9) Salah seorang nabi TUHAN bernama Oded ada di sana. Oded bertemu dengan tentara Israel yang pulang ke Samaria. Ia berkata kepada mereka, “TUHAN Allah yang ditaati oleh nenek moyangmu membiarkan kamu mengalahkan orang Yehuda karena Dia sangat marah kepada mereka. Kamu membunuh dan menghukum orang Yehuda dengan banyak cara. Sekarang Allah marah terhadapmu.

10) Kamu berencana menjadikan orang Yehuda dan Yerusalem sebagai tawanan. Kamu juga berdosa terhadap TUHAN Allahmu.

11) Sekarang dengarkanlah aku. Kembalikanlah saudaramu laki-laki dan perempuan yang telah kamu tangkap. Lakukanlah itu karena TUHAN sangat marah kepadamu.”

12) Kemudian beberapa pemimpin Efraim melihat tentara Israel pulang dari perang. Mereka bertemu dengan pasukan Israel dan memperingatkan mereka. Pemimpinnya ialah Azarya anak Yohanan, Berekhya anak Mesilemot, Yehizkia anak Salum, dan Amasa anak Hadlai.

13) Mereka berkata kepada tentara Israel, “Jangan membawa tawanan dari Yehuda kemari. Jika kamu membawanya, hal itu akan membuat kita sangat berdosa terhadap Dia, dosa dan kesalahan yang terburuk, dan TUHAN akan marah terhadap Israel.”

14) Jadi, tentara itu menyerahkan tawanan dan benda-benda itu kepada pemimpinnya dan kepada mereka itu.

15) Para pemimpin (Azarya, Berekhya, Yehizkia, dan Amasa) berdiri dan menolong tawanan itu. Keempat orang itu mengambil baju yang dibawa tentara Israel dan memberikannya kepada yang telanjang. Para pemimpin juga memberi sandal kepada mereka. Mereka memberi makanan dan minumam kepada tawanan dari Yehuda. Mereka menuangkan minyak untuk melembutkan dan menyembuhkan luka-lukanya. Kemudian para pemimpin dari Efraim menaikkan tawanan yang lemah ke atas keledai dan membawa mereka pulang ke keluarga mereka di Yeriko kota pohon palem, lalu keempat pemimpin itu pulang ke Samaria.

16) Pada waktu yang sama, orang dari Edom datang kembali dan mengalahkan orang Yehuda. Orang Edom menangkap orang dan membawa mereka sebagai tawanan, maka Raja Ahas memohon kepada raja Asyur untuk menolongnya.

(17) Karena orang Edom telah datang pula dan mengalahkan Yehuda serta mengangkut tawanan-tawanan.

18) Orang Filistin juga menyerang kota di bukit-bukit sebelah selatan Yehuda. Orang Filistin merebut kota Bet-Semes, Ayalon, Gederot, Sokho, Timna, dan Gimzo. Mereka juga merebut desa-desa dekat kota itu lalu orang Filistin tinggal di sana.

19) TUHAN memberikan masalah kepada Yehuda karena Raja Ahas dari Yehuda menyebabkan orang Yehuda berdosa. Ia tidak setia kepada TUHAN.

20) Tiglat Pileser raja Asyur datang dan membawa masalah bukannya menolong dia.

21) Ahas mengambil benda-benda berharga dari Bait TUHAN, dari istana raja, dan dari rumah pangeran, dan memberikannya kepada raja Asyur, tetapi itu pun tidak menolong dia.

22) Dalam persoalan itu, Ahas semakin berdosa dan semakin tidak setia kepada TUHAN.

23) Dia memberikan persembahan kepada allah yang disembah bangsa Damsyik. Orang Damsyik telah mengalahkan Ahas. Jadi, dia berkata kepada dirinya sendiri, “Allah yang disembah orang Aram menolong mereka. Jadi, kalau aku memberikan persembahan kepadanya, mungkin mereka akan menolong aku juga.” Ahas menyembah berhala. Itulah yang membuat dia dan orang Israel berdosa.

24) Ahas mengumpulkan benda-benda dari Bait Allah dan membinasakannya. Kemudian dia menutup pintu Bait TUHAN. Dia membuat mezbah dan meletakkannya di setiap sudut jalan di Yerusalem.

25) Di setiap kota di Yehuda Ahas membuat tempat tinggi untuk membakar dupa menyembah berhala. Ahas membuat TUHAN Allah yang ditaati nenek moyangnya sangat marah.

26) Semua yang dilakukan Ahas, dari awal hingga akhir, tertulis dalam Sejarah Raja-raja Yehuda dan Israel.

27) Ahas meninggal dan dikubur bersama-sama nenek moyangnya. Mereka menguburkannya di kota Yerusalem, tetapi mereka tidak menguburkannya di tempat pemakaman raja-raja Israel. Hizkia anak Ahas diangkat menjadi raja yang baru.

Pasal 29 (Total ayat 36)
1) [Hizkia, Raja Yehuda] Hizkia menjadi raja ketika ia berumur 25 tahun. Dia memerintah di Yerusalem selama 29 tahun. Ibunya bernama Abia anak Zakharia.

2) Hizkia melakukan yang diinginkan TUHAN. Dia melakukan yang benar seperti yang dilakukan nenek moyangnya Daud.

3) Hizkia memperbaiki pintu Bait TUHAN dan memperkuatnya. Ia membuka kembali Rumah itu. Ia melakukan itu pada bulan pertama pada tahun pertama pemerintahannya.

4) Hizkia mengumpulkan para imam dan orang Lewi. Ia bertemu dengan mereka di halaman terbuka sebelah timur Rumah Tuhan. Hizkia berkata kepada mereka, “Dengarkanlah aku, hai orang Lewi. Persiapkanlah dirimu untuk pelayanan kudus. Persiapkanlah Bait TUHAN Allah untuk pelayanan yang kudus. Ia adalah Allah yang ditaati nenek moyangmu. Keluarkanlah benda-benda dari Rumah ini yang seharusnya tidak boleh di sini. Benda itu membuat Rumah ini menjadi tidak kudus.

(5) dan ia berbicara dengan mereka di sana. Ia berkata, “Kamu, orang-orang Lewi, harus mengkhususkan diri untuk TUHAN, dan menyucikan Rumah TUHAN, Allah leluhurmu. Semua yang menajiskan rumah itu harus disingkirkan.

6) Nenek moyang kita telah meninggalkan TUHAN dan memalingkan muka mereka dari Bait TUHAN.

7) Mereka menutup pintu serambi muka Bait Tuhan dan membiarkan lampu mati. Mereka berhenti membakar dupa dan mempersembahkan kurban bakaran di Tempat Kudus kepada Allah Israel

8) sehingga TUHAN menjadi marah kepada orang Yehuda dan Yerusalem. Ia menghukum mereka. Orang lain menjadi takut dan terkejut ketika mereka melihat yang dilakukan-Nya kepada orang Yehuda dan Yerusalem. Mereka menggelengkan kepalanya dengan benci dan malu terhadap orang Yehuda. Kamu tahu bahwa itu benar. Kamu dapat melihatnya dengan matamu sendiri.

9) Itulah alasannya mengapa mereka dibunuh dalam perang. Anak laki-laki dan perempuan, serta para istri telah dijadikan tawanan.

10) Jadi, sekarang aku, Hizkia, memutuskan untuk membuat perjanjian dengan TUHAN Allah Israel sehingga Dia tidak marah kepada kita lagi.

11) Jadi, anak-anakku, jangan malas dan jangan buang waktu lagi. TUHAN memilihmu untuk melayani-Nya di Rumah Tuhan dan untuk membakar kemenyan.”

12) Inilah daftar orang Lewi yang memulai pekerjaan itu: Dari keluarga Kehat ialah Mahat anak Amasai dan Yoel anak Azarya. Dari keluarga Merari ialah Kisy anak Abdi dan Azarya anak Yehalelel. Dari keluarga Gerson adalah Yoah anak Zima dan Eden anak Yoab. Dari keturunan Elisafan adalah Simri dan Yeiel. Dari keturunan Asaf ialah Zakharia dan Matanya. Dari keturunan Heman adalah Yehiel dan Simei. Dan dari keturunan Yedutun adalah Semaya dan Uziel.

(13) dari bani Elisafan: Simri dan Yeiel, dari bani Asaf: Zakharia dan Matanya,

(14) dari bani Heman: Yehiel dan Simei, dan dari bani Yedutun: Semaya dan Uziel.

15) Kemudian orang Lewi mengumpulkan saudaranya dan mempersiapkan dirinya untuk pelayanan kudus di Bait Tuhan. Mereka mematuhi perintah raja yang datang dari TUHAN. Mereka masuk ke dalam Bait TUHAN untuk membersihkannya.

16) Imam-imam masuk ke bagian dalam Bait TUHAN dan membersihkannya. Mereka mengeluarkan barang-barang yang tidak kudus yang ditemukannya dalam Bait TUHAN dan membawanya ke halaman Rumah Tuhan. Kemudian orang Lewi membawa barang-barang itu ke Lembah Kidron.

17) Pada hari pertama dalam bulan pertama, orang Lewi mulai mempersiapkan diri untuk pelayanan kudus. Pada hari kedelapan bulan itu, mereka datang ke serambi muka Bait TUHAN. Selama lebih 8 hari mereka membersihkan Bait TUHAN, membuatnya siap untuk pekerjaan kudus. Mereka selesai pada hari keenam belas, pada bulan yang pertama.

18) Kemudian mereka pergi kepada Hizkia dan berkata kepadanya, “Raja Hizkia, kami telah membersihkan Bait TUHAN dan mezbah pembakaran kurban dan semua benda yang ada di dalam Bait Tuhan. Kami membersihkan meja tempat roti dan semua peralatan yang dipakai untuk meja itu.

19) Selama masa pemerintahan Raja Ahab, dia memberontak terhadap Allah. Ia membuang semua barang yang ada di dalam Rumah Tuhan, tetapi kami telah memperbaiki semua dan telah siap dipakai untuk keperluan khusus. Sekarang semua ada di hadapan mezbah TUHAN.”

20) Esok paginya Hizkia mengumpulkan pejabat kota dan pergi ke Bait TUHAN.

21) Mereka membawa 7 lembu jantan, 7 domba jantan, 7 domba betina, dan 7 kambing jantan yang muda. Hewan itu untuk kurban penghapus dosa bagi kerajaan Yehuda, dan Ruang Kudus, dan bagi orang Yehuda. Raja Hizkia memerintahkan imam-imam keturunan Harun mempersembahkan hewan itu di atas mezbah TUHAN.

22) Para imam menyembelih lembu itu dan mengambil darahnya. Mereka memercikkan darah lembu itu ke atas mezbah. Kemudian mereka menyembelih domba jantan dan memercikkan darahnya ke atas mezbah. Dan mereka menyembelih domba betina dan memercikkan darahnya ke atas mezbah.

23) Kemudian imam-imam itu membawa kambing jantan ke hadapan raja dan orang yang berkumpul. Kambing itu adalah untuk menyucikan Rumah Tuhan dari dosa umat. Imam-imam itu memegang domba dan menyembelihnya dan membuat kurban penghapus dosa melalui darah kambing di atas mezbah. Mereka melakukan itu sehingga Allah mengampuni kesalahan orang Israel. Raja berkata bahwa kurban bakaran dan kurban penghapus dosa dibuat untuk semua orang Israel.

(24) Setelah itu kambing-kambing itu disembelih oleh imam-imam dan darahnya dituangkan pada mezbah sebagai kurban pengampunan dosa seluruh rakyat. Hal itu mereka lakukan karena raja sudah memerintahkan supaya diadakan kurban bakaran dan kurban pengampunan dosa untuk seluruh rakyat Israel.

25) Raja Hizkia menempatkan orang Lewi dalam Bait TUHAN dengan ceracap, harpa, dan kecapi sesuai dengan perintah dari Daud, Gad, pelihat raja, dan Nabi Natan. Perintah itu datang dari TUHAN melalui nabi-nabi-Nya.

26) Orang Lewi berdiri siap dengan alat-alat musik Daud, dan nabi-nabi berdiri siap dengan terompetnya.

27) Kemudian Hizkia memerintahkan untuk mempersembahkan kurban bakaran di atas mezbah. Ketika persembahan kurban bakaran dimulai, pujian kepada TUHAN juga dimulai. Terompet ditiup dan alat-alat musik Daud raja Israel dimainkan.

28) Seluruh umat sujud, pemusik memainkan musiknya, dan pemain terompet meniup terompetnya sampai kurban bakaran habis.

29) Setelah pembakaran kurban selesai, Raja Hizkia dan semua yang bersamanya sujud dan menyembah.

30) Raja Hizkia dan pegawainya memerintahkan orang Lewi memuji TUHAN. Mereka menyanyikan lagu yang ditulis Daud dan Asaf si pelihat itu. Mereka memuji Allah dan bergembira. Mereka semua sujud dan menyembah Allah.

31) Hizkia mengatakan, “Sekarang kamu, hai orang Yehuda berilah dirimu kepada TUHAN. Mendekatlah dan bawalah kurban persembahan dan syukur ke Bait TUHAN.” Jadi, mereka membawa kurban persembahan dan syukur, siapa saja yang mau, juga membawa persembahan kurban bakaran.

32) Inilah jumlah kurban bakaran yang dibawa umat ke Bait Tuhan: 70 lembu jantan, 100 domba jantan, 200 domba betina, semuanya dipersembahkan sebagai kurban bakaran kepada TUHAN.

33) Persembahan kudus terdiri dari 600 lembu jantan, 3.000 domba jantan dan kambing jantan.

34) Imam yang menguliti dan memotong kurban persembahan itu tidak cukup jumlahnya, maka keluarga mereka, orang Lewi, menolongnya sampai pekerjaan itu selesai dan imam-imam yang lain selesai mempersiapkan diri untuk pelayanan kudus. Orang Lewi sungguh-sungguh menjadikan dirinya untuk melayani. Mereka lebih sungguh-sungguh daripada imam.

35) Di sana banyak kurban persembahan, lemak untuk kurban persekutuan, kurban minuman, maka pelayanan di Bait TUHAN dimulai kembali.

36) Hizkia dan mereka itu sangat bergembira karena segala sesuatu yang disiapkan Allah kepada umat-Nya. Dan mereka gembira meskipun semuanya terjadi sedemikian cepat.

Pasal 30 (Total ayat 27)
1) [Hizkia Merayakan Paskah] Raja Hizkia mengirim pesan kepada semua orang Israel dan Yehuda. Ia juga menulis surat kepada orang Efraim dan Manasye. Ia mengundang semua orang untuk datang ke Bait TUHAN di Yerusalem, sehingga mereka semua dapat merayakan Paskah bagi TUHAN Allah Israel.

2) Raja Hizkia dan semua pegawainya dan yang berkumpul di Yerusalem setuju untuk merayakan Paskah pada bulan kedua.

3) Mereka tidak dapat merayakan Paskah pada hari biasa karena jumlah imam yang telah siap untuk melakukan pelayanan kudus tidak cukup. Dan alasan lain adalah orang belum berkumpul di Yerusalem.

4) Keputusan itu memuaskan Raja Hizkia dan semua yang berkumpul itu.

5) Jadi, mereka mengumumkannya ke seluruh Israel, dari kota Bersyeba ke sepanjang jalan menuju kota Dan. Mereka menyuruh orang datang ke Yerusalem merayakan Paskah bagi TUHAN Allah Israel. Tidak banyak yang pernah merayakannya seperti yang diuraikan dalam hukum.

6) Jadi, para pegawai itu membawa surat raja ke seluruh Israel dan Yehuda. Inilah yang tertulis dalam surat itu, “Hai anak-anak Israel, kembalilah kepada TUHAN Allah yang dipatuhi Abraham, Ishak, dan Israel, maka Allah kembali kepada kamu yang masih hidup dan lolos dari raja Asyur.

7) Jangan seperti ayah atau saudaramu. TUHAN adalah Allah mereka, tetapi mereka berpaling dari Dia, jadi Ia membuat orang membenci mereka dan mengatakan yang jahat tentang mereka. Kamu dapat melihatnya dengan matamu sendiri bahwa hal itu benar.

8) Jangan keras kepala seperti nenek moyangmu dahulu, tetapi patuhilah TUHAN dengan sukarela. Datanglah ke Rumah-Nya yang telah dikuduskan-Nya. Layanilah TUHAN Allahmu maka amarah-Nya yang menakutkan itu akan jauh dari kamu.

9) Jika kamu kembali dan mematuhi TUHAN, maka saudara-saudaramu dan anak-anakmu mendapat belas kasihan dari orang lain yang menangkap mereka, dan mereka kembali ke negeri itu. TUHAN Allahmu baik dan berbelaskasihan. Dia tidak menjauh dari kamu jika kamu kembali kepada-Nya.”

10) Utusan itu pergi ke setiap kota di Efraim dan Manasye. Mereka pergi ke semua jalan dan tempat di Zebulon, tetapi orang di sana menertawakan utusan itu dan mengolok-olokkannya.

11) Beberapa orang dari daerah Asyur, Manasye, dan Zebulon merendahkan diri mereka dan datang ke Yerusalem.

12) Juga, di Yehuda kuasa Allah menyatukan mereka sehingga mereka mematuhi raja dan pegawainya yang memperhatikan perkataan TUHAN.

13) Banyak orang datang ke Yerusalem merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi pada bulan kedua. Kumpulan itu sangat besar.

14) Mereka membuang mezbah-mezbah yang ada di Yerusalem yang dipakai untuk berhala dan mezbah pedupaan untuk berhala. Mereka melemparkannya ke Lembah Kidron.

15) Kemudian mereka menyembelih domba untuk Paskah pada hari keempat belas bulan kedua. Imam-imam dan orang Lewi merasa malu. Mereka mempersiapkan dirinya untuk pelayanan kudus. Imam dan orang Lewi membawa persembahan kurban bakaran ke Bait TUHAN.

16) Mereka mengambil tempat yang telah ditentukan bagi mereka di Rumah Tuhan seperti yang diterangkan dalam Hukum Musa, hamba Allah. Orang Lewi memberikan darah kepada imam-imam. Kemudian imam-imam memercikkan darah itu ke atas mezbah.

17) Dalam kelompok itu banyak yang belum mempersiapkan diri untuk pelayanan kudus. Mereka tidak meminta izin untuk menyembelih domba untuk Hari Raya Paskah. Itulah sebabnya, orang Lewi berusaha menyembelih domba pada Hari Raya Paskah bagi setiap orang yang tidak kudus. Orang Lewi menjadikan domba itu kudus bagi TUHAN.

18) Banyak orang dari Efraim, Manasye, Isakhar, dan Zebulon tidak mempersiapkan dirinya dengan benar untuk Hari Raya Paskah. Mereka tidak merayakan Paskah dengan cara yang benar seperti yang dikatakan Musa, tetapi Hizkia berdoa untuk mereka. Ia berkata dalam doanya, “TUHAN Allah, Engkau baik. Orang itu sungguh ingin menyembah-Mu dengan cara yang benar, tetapi mereka tidak membersihkan dirinya sesuai dengan hukum. Ampunilah mereka. Engkaulah TUHAN, Allah yang dipatuhi nenek moyang kami. Ampunilah, sekiranya ada orang yang tidak membersihkan dirinya seperti peraturan yang terdapat dalam Ruang Mahakudus.”

(19) “TUHAN, Allah, pujaan leluhur kami, semoga dari kebaikan hati-Mu Engkau mengampuni mereka yang sedang beribadat kepada-Mu dengan sepenuh hati, sekalipun mereka belum menyucikan diri.”

20) TUHAN mendengarkan doa Raja Hizkia. Ia mengampuni mereka.

21) Anak-anak dari Israel yang ada di Yerusalem merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi selama 7 hari. Mereka sangat bergembira. Orang Lewi dan para imam memuji TUHAN setiap hari dengan memakai alat musik.

22) Raja Hizkia memberi semangat kepada semua orang Lewi yang mengerti dengan baik bagaimana melayani TUHAN. Mereka merayakan hari raya itu selama 7 hari dan mempersembahkan kurban persekutuan. Mereka bersyukur dan memuji TUHAN Allah nenek moyang mereka.

23) Mereka semua setuju tinggal 7 hari lagi. Mereka bersukacita atas perayaan Paskah yang diadakannya selama 7 hari berikutnya.

24) Hizkia raja Yehuda memberikan 1.000 lembu jantan dan 7.000 domba jantan kepada umat itu untuk disembelih dan dimakan. Para pemimpin memberikan 1.000 lembu jantan dan 10.000 domba jantan kepada umat. Banyak imam mempersiapkan dirinya untuk pelayanan kudus.

25) Semua umat dari Yehuda, para imam, orang Lewi, semua umat yang datang dari Israel, dan perantau yang datang dari Israel dan pindah ke Yehuda, sangat bergembira.

26) Banyak sukacita di Yerusalem. Tidak ada perayaan seperti itu sejak pemerintahan Salomo anak Daud raja Israel.

27) Imam-imam dan orang Lewi berdiri dan memohon kepada-Nya untuk memberkati umat. Allah mendengar mereka. Doa mereka sampai kepada-Nya di tempat kediaman-Nya di surga.

Pasal 31 (Total ayat 21)
1) [Raja Hizkia Membuat Kemajuan] Ketika perayaan Paskah telah selesai, orang Israel yang berada di Yerusalem untuk perayaan Paskah pergi ke kota-kota Yehuda. Kemudian mereka menghancurkan berhala-berhala batu yang dipakainya untuk menyembah allah-allah palsu. Mereka juga merubuhkan tiang-tiang Asyera, dan menghancurkan tempat-tempat tinggi dan mezbah-mezbahnya di seluruh Yehuda dan Benyamin. Mereka melakukan hal yang sama di Efraim dan Manasye. Mereka melakukan semuanya sampai semua benda yang dipakai untuk menyembah allah-allah palsu dibinasakannya. Kemudian semua orang Israel kembali ke kotanya sendiri.

2) Imam-imam dan orang Lewi telah dibagi dalam kelompok, dan masing-masing kelompok melakukan pekerjaan khusus. Jadi, Raja Hizkia mengatakan kepada kelompok-kelompok itu, untuk memulai pekerjaannya kembali. Jadi, imam dan orang Lewi bekerja lagi mempersembahkan kurban bakaran dan kurban persekutuan. Mereka melakukan pekerjaan melayani di Bait Tuhan dan bernyanyi dan memuji Allah di pintu-pintu rumah-Nya.

3) Hizkia memberikan beberapa dari hewannya sebagai persembahan kurban bakaran. Hewan itu dipakai untuk kurban bakaran harian yang diberikan setiap pagi dan sore hari, pada Hari Sabat, selama perayaan Bulan Baru dan Pertemuan Khusus lainnya. Itu dilakukan seperti yang tertulis dalam hukum TUHAN.

4) Orang-orang itu mengira bahwa mereka memberi sebagian dari panen dan hartanya untuk para imam dan orang Lewi. Hizkia memerintahkan mereka yang tinggal di Yerusalem untuk memberikan bagian mereka. Dengan cara demikian, imam dan orang Lewi dapat memakai seluruh waktunya melakukan yang harus dilakukannya menurut Hukum Taurat yang diperintahkan TUHAN kepada mereka untuk ditaati.

5) Orang di sekeliling negeri itu mendengarkan perintah itu. Orang Israel memberikan hasil pertama dari panen padi, anggur, minyak, madu, dan semua yang tumbuh di ladang mereka. Mereka membawa sepersepuluh dari semua barang itu.

6) Orang Israel dan Yehuda yang tinggal di kota-kota Yehuda juga membawa sepersepuluh dari ternak dan domba mereka. Mereka juga membawa sepersepuluh dari barang yang ditaruhnya di tempat khusus hanya untuk Tuhan. Semua benda itu dibawanya kepada TUHAN Allahnya. Mereka menumpukkan semua barang itu.

7) Umat itu mulai membawa barang-barang itu pada bulan ketiga dan mereka selesai membawa dan mengumpulkannya pada bulan ketujuh.

8) Ketika Hizkia dan para pemimpin datang, mereka melihat tumpukan dari barang yang telah dikumpulkan. Mereka memuji TUHAN dan memberkati umat-Nya Israel.

9) Kemudian Hizkia bertanya kepada imam dan orang Lewi mengenai tumpukan itu.

10) Azarya imam agung dari keluarga Zadok berkata kepada Hizkia, “Sejak pertama kali orang membawa persembahan ke rumah TUHAN, kami mempunyai makanan yang berlimpah. Kami makan sampai kenyang dan masih banyak yang sisa. TUHAN sungguh-sungguh memberkati umat-Nya. Itulah sebabnya, masih banyak yang tertinggal.”

11) Kemudian Hizkia memerintahkan imam-imam untuk menyiapkan ruang penyimpanan di Bait TUHAN. Dan hal itu dilakukan.

12) Kemudian imam-imam membawa persembahan, persepuluhan, dan barang yang lainnya yang telah diberikan hanya untuk Allah. Semua barang itu dikumpulkan dan diletakkan di ruang penyimpanan di Bait Tuhan. Konanya orang Lewi itu mengawasi semua barang yang telah dikumpulkan. Simei adalah orang kedua, dia saudara Konanya.

13) Konanya dan saudaranya Simei merupakan pengawas terhadap Yehiel, Asasya, Nahat, Asael, Yerimot, Yozabad, Eliel, Yismakhya, Mahat, dan Benanya. Raja Hizkia dan Azarya kepala Bait Allah yang memilih mereka semua.

14) Kore mengawasi persembahan yang diberikan secara sukarela kepada Allah. Ia bertanggung jawab untuk pengeluaran barang-barang yang diberikan kepada TUHAN. Dan dia juga bertanggung jawab untuk mengeluarkan pemberian yang kudus bagi Tuhan. Kore seorang penjaga gerbang di Gerbang Timur. Ayahnya Yimna seorang Lewi.

15) Eden, Minyamin, Yesua, Semaya, Amarya, dan Sekhanya menolong Kore. Mereka melayani dengan setia di kota-kota tempat tinggal para imam. Mereka memberikan barang-barang yang dikumpulkan itu kepada keluarga dan kelompok para imam. Mereka membagikan barang-barang yang sama baik kepada orang penting maupun yang tidak begitu penting.

16) Mereka juga memberikan barang-barang yang dikumpulkan itu kepada anak-anak yang berumur tiga tahun dan yang lebih tua yang namanya tertulis dalam sejarah keluarga Lewi. Semua anak laki-laki itu setiap hari pergi ke Bait TUHAN untuk melakukan yang bisa dilakukannya. Tiap-tiap kelompok orang Lewi mempunyai tanggung jawab masing-masing.

17) Para imam mendapat bagian dari barang-barang yang dikumpulkan berdasarkan keluarganya, dengan demikian mereka tercatat dalam sejarah keluarganya. Orang Lewi yang berumur 20 tahun atau lebih mendapat bagian dari barang-barang itu, menurut kelompok dan tanggung jawabnya.

18) Bayi-bayi orang Lewi, istri-istri, anak laki-laki dan perempuan juga mendapat bagian. Hal itu dilakukan bagi semua orang Lewi yang terdaftar dalam sejarah keluarga. Itu terjadi karena mereka setia selalu menjaga dirinya kudus dan siap melakukan pelayanan.

19) Beberapa keturunan Harun, imam-imam, mendapat tanah pertanian dekat kota tempat tinggal orang Lewi. Dan beberapa keturunan Harun juga tinggal di kota-kota itu. Laki-laki dipilih berdasarkan namanya dalam tiap kota untuk memberi pembagian itu kepada keturunan Harun. Laki-laki dan semua orang yang namanya tercantum dalam sejarah orang Lewi mendapat bagian dari barang-barang itu.

20) Jadi, Raja Hizkia telah melakukan hal yang baik di seluruh Yehuda. Ia melakukan yang baik dan benar dan setia kepada TUHAN Allahnya.

21) Dia berhasil dalam semua pekerjaan yang dimulainya — pelayanan di Bait Allah dan mematuhi hukum dan perintah, dan dalam mengikuti Allahnya. Hizkia melakukan semuanya itu dengan sepenuh hatinya.

Pasal 32 (Total ayat 33)
1) [Raja Asyur Membuat Kesukaran kepada Hizkia] Setelah semua hal yang menunjukkan kesetiaan Hizkia dilakukan, Sanherib raja Asyur datang menyerang negeri Yehuda. Sanherib dan pasukannya berkemah di luar benteng. Ia melakukan itu sehingga dapat diaturnya rencana mengalahkan kota itu. Sanherib ingin merebut kota-kota itu.

2) Ketika Hizkia mengetahui bahwa Sanherib datang ke Yerusalem menyerangnya,

3) Hizkia berbicara kepada pegawai dan komandannya. Mereka semua setuju membendung semua air yang mengalir ke luar kota. Para pegawai dan komandannya menolong Hizkia.

4) Banyak orang yang datang dan membendung semua aliran air dan sungai kecil mengalir ke tengah-tengah negeri itu. Mereka berkata, “Raja Asyur tidak mendapat cukup air ketika dia datang kemari!”

5) Hizkia memperkuat Yerusalem. Inilah yang dibuatnya: Dia membangun kembali semua bagian tembok yang telah rubuh. Ia membangun menara-menara pada tembok. Ia juga membangun tembok yang lain di luar dinding yang pertama. Ia memperkuat dasar tembok istana di bagian timur dari bagian Yerusalem yang lama. Ia membuat pedang dan perisai.

6) Hizkia memilih kapten-kapten perang memimpin mereka. Ia bertemu dengan para kapten itu di tempat terbuka dekat gerbang kota. Ia berbicara kepada mereka dan membesarkan hati mereka. Katanya, “Tabah dan teguhlah. Jangan takut atau gentar terhadap raja Asyur atau pasukan besar yang bersamanya. Kekuatan yang ada pada kita lebih besar daripada yang ada pada mereka!

(7) “Tabahlah dan yakinlah; janganlah takut kepada raja Asyur atau kepada pasukannya. Kekuatan di pihak kita lebih besar daripada yang di pihak dia.

8) Raja Asyur hanyalah manusia, tetapi kita mempunyai TUHAN Allah kita yang bersama kita. Allah kita akan menolong kita. Ia bertempur dalam peperangan kita!” Hizkia raja Yehuda memberi semangat kepada mereka dan membuat mereka merasa lebih kuat.

9) Sanherib raja Asyur dan semua tentaranya berkemah dekat kota Lakhis sehingga mereka dapat mengalahkannya. Kemudian Sanherib mengirim utusannya kepada Hizkia raja Yehuda dan kepada semua orang Yehuda di Yerusalem. Utusan itu membawa pesan kepada Hizkia dan semua orang di Yerusalem.

10) Mereka berkata, “Sanherib raja Asyur mengatakan: ‘Apa yang kamu percayai sehingga kamu tinggal di Yerusalem?

11) Hizkia membodohimu. Kamu telah ditipu untuk tinggal di Yerusalem sehingga kamu mati kelaparan dan kehausan. Hizkia berkata kepadamu, “TUHAN Allah kami akan menyelamatkan kami dari raja Asyur.”

12) Bukankah Hizkia sendiri meruntuhkan tempat-tempat tinggi dan mezbah-mezbah TUHAN? Dan bukankah dia juga yang mengatakan kepadamu orang Yehuda dan Yerusalem bahwa kamu harus memuji dan membakar kurban hanya pada satu mezbah di Yerusalem?

13) Tentu saja, kamu tahu bahwa nenek moyangku dan aku telah menaklukkan semua bangsa lainnya. Dewa-dewa dari negeri lain tidak dapat menyelamatkan umatnya. Dewa-dewa itu tidak dapat menghentikan aku membinasakan umatnya.

14) Nenek moyangku membinasakan negeri-negeri itu. Tidak ada dewa yang dapat menghentikan aku menyelamatkan umatnya, jadi kamu pikir dewamu dapat menyelamatkanmu dari aku?

15) Jangan biarkan Hizkia membodohi atau menipumu. Jangan percaya kepadanya karena tidak ada allah dari bangsa atau kerajaan lain yang dapat menjaga umatnya selamat dari aku atau nenek moyangku, jadi jangan pikir Allahmu dapat menghentikan aku membinasakanmu.’”

16) Para pegawai juga mengatakan hal-hal yang buruk menantang TUHAN Allah dan Hizkia hamba Allah.

17) Raja Asyur juga menulis menghina TUHAN Allah Israel. Inilah yang dikatakan raja Asyur dalam surat itu, “Allah bangsa-bangsa lain tidak dapat menghentikan aku membinasakan umatnya. Begitu juga dengan Allah Hizkia tidak dapat menghentikan aku membinasakan umat-Nya.”

18) Kemudian pegawai Asyur berteriak kepada orang Yerusalem yang berada di tembok kota. Mereka berbicara dalam bahasa Yehuda sehingga semua orang yang di tembok itu dapat mengerti dan takut karena orang Asyur dapat meruntuhkan kota Yerusalem.

19) Kemudian mereka menghina Allah Yerusalem seperti mereka menghina semua allah dari bangsa-bangsa lain — walaupun dewa-dewa itu hanyalah buatan tangan manusia.

20) Raja Hizkia dan Nabi Yesaya anak Amos mendoakan masalah itu. Mereka berdoa dengan suara nyaring ke surga.

21) Kemudian TUHAN mengirim malaikat-Nya ke kemah raja Asyur. Malaikat itu membunuh semua tentara, pemimpin, dan pegawai yang ada dalam pasukan Asyur, maka raja Asyur kembali ke negerinya dengan rasa malu. Ia masuk ke Bait Tuhan allahnya dan beberapa anaknya dibunuhnya dengan pedang.

22) TUHAN menyelamatkan Hizkia dan orang Yerusalem dari Sanherib raja Asyur dan dari orang lain. Tuhan menjaga Hizkia dan penduduk Yerusalem.

23) Banyak orang membawa persembahan kepada TUHAN ke Yerusalem. Mereka membawa benda berharga kepada Hizkia raja Yehuda. Sejak saat itu, semua bangsa menghormati Hizkia.

24) Satu ketika Hizkia sakit dan hampir mati. Ia berdoa kepada TUHAN. Dia berbicara kepada Hizkia dan memberi tanda kepadanya.

25) Namun, Hizkia menjadi sombong dan tidak bersyukur kepada Allah atas kebaikan-Nya. Itulah sebabnya, Allah marah kepada Hizkia dan kepada orang Yehuda dan Yerusalem,

26) tetapi Hizkia dan orang yang tinggal di Yerusalem bertobat dan mereka hidup. Mereka menjadi rendah hati dan berhenti menyombongkan diri, amarah TUHAN tidak sampai kepada mereka selama Hizkia hidup.

27) Hizkia mendapat banyak kekayaan dan kehormatan. Dia membuat tempat untuk menyimpan perak, emas, batu permata, rempah-rempah, perisai, dan barang-barang lain.

28) Hizkia mempunyai gudang untuk menyimpan padi, anggur baru, dan minyak yang diberikan kepadanya. Ia mempunyai kandang ternak dan kandang domba.

29) Hizkia juga banyak membangun kota dan mempunyai banyak kawanan domba dan ternak. Allah memberikan banyak kekayaan kepadanya.

30) Hizkialah yang membendung air di hulu air Gihon dan mengalirkannya ke Yerusalem, ke bagian barat Kota Daud. Dan dia berhasil dalam segala sesuatu yang dilakukannya.

31) Satu waktu pemimpin dari Babel mengirim utusan kepada Hizkia. Utusan itu bertanya mengenai tanda-tanda ajaib yang terjadi pada bangsa itu. Ketika mereka datang, Allah membiarkan Hizkia sendirian untuk mengujinya dan untuk mengetahui seluruh isi hatinya.

32) Segala sesuatu yang dilakukan Hizkia dan bagaimana kasihnya kepada Allah tertulis dalam Penglihatan Yesaya Anak Amos dan dalam Sejarah Raja-raja Yehuda dan Israel.

33) Hizkia meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya. Mereka menguburkannya di bukit tempat kuburan nenek moyangnya Daud. Semua orang Yehuda dan orang yang tinggal di Yerusalem memberikan hormat kepadanya ketika dia meninggal. Manasye anak Hizkia menjadi raja yang baru menggantikannya.

Pasal 33 (Total ayat 25)
1) [Manasye, Raja Yehuda] Manasye berumur dua belas tahun ketika diangkat menjadi raja. Ia memerintah di Yerusalem selama 55 tahun.

2) Ia melakukan perbuatan yang salah menurut TUHAN. Dia melakukan hal yang menjijikkan yang dilakukan bangsa-bangsa lain. TUHAN mengusir bangsa-bangsa itu dari negerinya ketika orang Israel datang.

3) Manasye membangun kembali tempat-tempat tinggi yang sudah dihancurkan oleh Hizkia ayahnya. Ia juga membangun mezbah untuk Baal dan sebuah tiang Asyera seperti yang dilakukan oleh Ahab raja Israel. Ia sujud menyembah bintang-bintang di langit.

4) Ia mendirikan mezbah untuk menghormati dewa-dewa lain di dalam Bait TUHAN, di mana TUHAN sudah mengatakan, “Di Yerusalem Aku akan menaruh nama-Ku selama-lamanya.”

5) Dia membangun mezbah untuk semua kumpulan bintang di kedua halaman Bait TUHAN.

6) Bahkan dia mempersembahkan anaknya sendiri dengan membakarnya di atas mezbah di Lembah Ben-Hinom. Dia melakukan praktek-praktek peramalan. Dia mengunjungi para dukun dan tukang sulap. Ia terus-menerus melakukan hal yang salah menurut TUHAN, yang menyebabkan-Nya marah.

7) Manasye juga membuat patung berhala dan menempatkannya dalam Bait Allah. Allah pernah berkata kepada Daud dan anaknya Salomo tentang Rumah-Nya, “Aku telah memilih Yerusalem dari antara semua kota Israel. Aku akan menaruh nama-Ku dalam Bait Tuhan di situ untuk selamanya.

8) Aku tidak terus menjaga orang Israel di luar tanah yang Kupilih untuk diberi kepada nenek moyangnya, tetapi mereka harus menaati yang Kuperintahkan kepadanya. Orang Israel harus menaati semua hukum, peraturan, dan perintah yang Kuberikan kepada Musa untuk diberikan kepada mereka.”

9) Manasye mendorong orang Yehuda dan orang yang tinggal di Yerusalem untuk berbuat salah. Mereka lebih jahat daripada bangsa-bangsa yang tinggal di negeri itu sebelum orang Israel — dan TUHAN memaksa mereka keluar dari negeri mereka.

10) TUHAN berbicara kepada Manasye dan bangsa-Nya, tetapi mereka tidak mau mendengar.

11) TUHAN membawa pemimpin pasukan Asyur menyerang Yehuda. Pemimpin itu menangkap Manasye dan menawannya. Mereka memborgolnya dan membawanya ke Babel.

12) Ketika hal itu terjadi padanya, Manasye memohon pertolongan kepada TUHAN Allahnya. Ia merendahkan dirinya di hadapan Allah nenek moyangnya.

13) Manasye berdoa kepada Allah dan memohon pertolongan kepada-Nya. Allah mendengar permohonannya dan memaafkannya. Allah menuntunnya kembali ke Yerusalem ke takhtanya. Kemudian Manasye mengetahui bahwa TUHANlah Allah yang benar.

14) Setelah semua terjadi, Manasye membangun tembok luar bagi Kota Daud. Tembok itu ada di sebelah barat Gihon di Lembah Kidron, sampai ke pintu Gerbang Ikan, mengelilingi pegunungan Ofel. Ia membuat tembok itu sangat tinggi. Kemudian dia menempatkan pegawainya di seluruh benteng di Yehuda.

15) Manasye menjauhkan berhala-berhala asing. Ia mengeluarkan berhala dari Bait TUHAN. Dia membuang semua mezbah yang dibangunnya di Rumah Tuhan yang ada di gunung dan di Yerusalem. Manasye melemparkan semua mezbah keluar kota Yerusalem.

16) Kemudian membangun kembali mezbah TUHAN dan mempersembahkan kurban persekutuan dan kurban syukur di atasnya. Ia memerintahkan agar semua orang Yehuda melayani TUHAN Allah Israel.

17) Mereka terus memberikan persembahan di tempat-tempat tinggi, tetapi persembahan mereka hanya untuk TUHAN Allah mereka.

18) Semua yang dilakukan Manasye, doanya kepada Allah, dan perkataan-perkataan para pelihat yang berbicara kepadanya dalam nama TUHAN Allah Israel, semuanya tertulis dalam Sejarah Raja-raja.

19) Doa Manasye dan bagaimana Allah mendengar dan memaafkannya tertulis dalam Buku Para Pelihat. Bahkan semua dosanya dan kesalahannya sebelum dia merendahkan diri, dan istana tempat dia membangun tempat-tempat tinggi dan tiang-tiang Asyera tertulis dalam Buku Para Pelihat.

20) Manasye meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya. Mereka menguburkan Manasye di istananya sendiri. Amon anak Manasye menjadi raja yang baru menggantikannya.

21) [Amon Raja Yehuda] Amon berumur 22 tahun ketika ia menjadi raja Yehuda. Ia menjadi raja selama dua tahun di Yerusalem.

22) Amon melakukan yang jahat di hadapan TUHAN. Dia tidak melakukan yang diinginkan Tuhan sama seperti Manasye ayahnya. Amon memberikan persembahan bagi semua berhala dan patung yang dibuat ayahnya Manasye. Amon menyembah berhala-berhala itu.

23) Amon tidak merendahkan dirinya di hadapan TUHAN seperti Manasye ayahnya yang merendahkan diri, tetapi Amon berdosa lebih banyak lagi.

24) Hamba Amon berencana menantang dia. Mereka membunuh Amon di rumahnya sendiri.

25) Orang Yehuda membunuh semua hambanya yang menantang Raja Amon. Kemudian mereka memilih Yosia anak Amon menjadi raja yang baru.

Pasal 34 (Total ayat 33)
1) [Yosia, Raja Yehuda] Yosia berumur 8 tahun ketika diangkat menjadi Raja. Ia menjadi raja selama 31 tahun di Yerusalem.

2) Cara hidupnya berkenan pada TUHAN, dia selalu melakukan yang benar seperti yang dilakukan Daud nenek moyangnya. Yosia tidak pernah mengubah cara hidupnya.

3) Pada tahun kedelapan masa pemerintahan Yosia sebagai raja, ia mulai mengikuti Allah, yang diikuti nenek moyangnya Daud. Ia masih muda ketika mulai taat kepada Allah. Pada tahun kedua belas pemerintahannya dia memusnahkan tempat-tempat tinggi, tiang-tiang Asyera, dan berhala yang dipahat dan patung yang dicetak dalam tuangan dari Yehuda dan Yerusalem.

4) Orang menghancurkan mezbah-mezbah bagi dewa Baal. Mereka melakukannya di hadapan Yosia. Kemudian memecahkan pedupaan yang menjulang tinggi di atasnya. Ia menghancurkan berhala-berhala yang dipahat dan yang dicetak dalam tuangan. Dia menghancurkan berhala-berhala itu menjadi serpihan dan menaburkannya ke atas kuburan orang yang menyembah dewa Baal.

5) Yosia juga membakar tulang imam-imam yang melayani dewa Baal di atas mezbah-mezbah. Begitulah caranya menghancurkan berhala-berhala dan penyembahannya dari Yehuda dan Yerusalem.

6) Yosia melakukan hal yang sama di kota Manasye, Efraim, Simeon, dan sepanjang jalan ke Naftali. Ia juga melakukannya terhadap puing-puing yang ada di sekitar kota-kota itu.

7) Yosia memusnahkan semua mezbah dan tiang Asyera. Ia membinasakan berhala-berhala berkeping-keping. Ia meruntuhkan semua pedupaan yang dipakai untuk menyembah Baal di seluruh negeri Israel. Kemudian dia kembali ke Yerusalem.

8) Pada tahun kedelapan belas Yosia memerintah sebagai raja Yehuda, dia mengutus Safan, Maaseya, dan Yoah untuk membangun kembali dan memperbaiki Bait Allahnya. Ayah Safan bernama Azalya. Maaseya adalah pemimpin kota, dan ayah Yoah bernama Yoahan. Yoahlah yang menuliskan yang telah terjadi. Yosia memerintahkan agar Bait Tuhan diperbaiki sehingga ia dapat membuat suku besar Yehuda dan Bait Tuhan bersih.

9) Mereka datang kepada Hilkia imam agung itu. Mereka memberi uang kepadanya untuk Bait Allah. Orang Lewi yang menjaga gerbang mengumpulkan uang dari orang Manasye, Efraim, dan semua orang Israel yang telah pergi. Mereka juga mengumpulkan uang dari seluruh Yehuda, Benyamin, dan semua orang yang tinggal di Yerusalem.

10) Kemudian orang Lewi membayar pengawas pekerjaan di Bait TUHAN, dan para pengawas itu membayar para pekerja yang memperbaiki Bait TUHAN.

11) Mereka memberikan uang kepada tukang kayu dan tukang bangunan untuk membeli batu-batu besar yang telah dipecahkan dan membeli kayu. Kayu-kayu itu dipakai untuk membangun kembali bangunan dan membuat balok-baloknya. Raja-raja Yehuda sebelumnya tidak memelihara bangunan Rumah Tuhan itu. Bangunan itu menjadi tua dan runtuh.

12) Para pekerja bekerja dengan setia. Pengawas mereka ialah Yahat dan Obaja orang Lewi keturunan Merari. Pengawas yang lain adalah Zakharia dan Mesulam keturunan Kehat. Orang Lewi yang ahli memainkan musik juga mengawasi para pekerja dan pekerja terampil. Beberapa dari orang Lewi diangkat sebagai sekretaris, pegawai, dan penjaga pintu gerbang.

(13) diberi tugas mengawasi pengangkutan bahan-bahan, mengepalai buruh pada berbagai macam pekerjaan, mengerjakan administrasi, dan menjaga pintu.

14) [Kitab Taurat Ditemukan] Orang Lewi mengambil uang yang ada di Bait TUHAN. Pada saat itu Nabi Hilkia menemukan Kitab Taurat TUHAN yang diberikan melalui Musa.

15) Hilkia berkata kepada Safan sekretaris itu, “Aku menemukan Kitab Taurat dalam rumah TUHAN.” Hilkia memberikan buku itu kepada Safan.

16) Safan membawanya kepada Raja Yosia. Safan melapor kepada raja, “Hamba-hambamu melakukan semua yang engkau katakan kepada mereka untuk dilakukan.

17) Mereka mengambil uang yang ada di Bait TUHAN dan membayar para pengawas dan pekerja.”

18) Kemudian Safan berkata kepada Raja Yosia, “Hilkia nabi itu memberikan buku ini kepadaku.” Kemudian Safan membaca buku itu di hadapan raja.

19) Ketika Raja Yosia mendengar kata-kata dari hukum yang sedang dibaca itu, ia mengoyakkan pakaiannya.

20) Kemudian raja memberikan perintah kepada Hilkia, Ahikam anak Safan, Abdon anak Mikha, Sekretaris Safan, dan Asaya hambanya.

21) Raja mengatakan, “Pergilah, tanya kepada TUHAN demi aku dan demi semua orang yang tinggal di Israel dan di Yehuda. Tanyakan tentang perkataan yang terdapat di dalam buku yang ditemukan itu. TUHAN sangat marah kepada kita karena nenek moyang kita tidak menaati perkataan TUHAN. Mereka tidak melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam buku itu.”

22) Hilkia dan hamba-hamba raja pergi kepada Nabiah Hulda. Hulda ialah istri Salum. Salum anak Tokhat, Tokhat anak Hasra, seorang yang mengurus pakaian raja. Hulda tinggal dekat Yerusalem. Hilkia dan hamba raja memberi tahu kepada Hulda yang telah terjadi.

23) Kemudian Hulda berkata kepada mereka, “TUHAN Allah Israel mengatakan: Katakanlah kepada orang yang menyuruh kamu menemui aku.

24) TUHAN berkata, ‘Aku akan membawa bencana ke tempat ini dan juga orang yang tinggal di sini. Itulah bencana yang disebutkan dalam kitab yang telah dibaca raja Yehuda.

25) Orang Yehuda telah menjauh dari Aku dan membakar kemenyan untuk dewa-dewa lain yang membangkitkan amarah-Ku. Mereka membuat banyak patung. Karena itulah, Aku menunjukkan marah-Ku terhadap tempat ini. Marah-Ku seperti api yang tidak dapat dipadamkan.’

26) Katakan kepada Raja Yosia dari Yehuda supaya ia menyuruh engkau bertanya kepada TUHAN: Inilah yang dikatakan TUHAN Allah Israel tentang perkataan yang kaudengar,

27) ‘Yosia, engkau menyesal dan engkau merendahkan dirimu, mengoyakkan pakaianmu. Engkau menangis di hadapan-Ku. Jadi, karena engkau lembut hati,

28) kamu akan mati dan bergabung bersama nenek moyangmu. Engkau pergi ke kubur dengan damai. Engkau tidak akan melihat bencana yang Kubawa ke tempat itu dan kepada orang yang tinggal di situ.’” Hilkia dan para hamba raja membawa pesan itu kepada Raja Yosia.

29) Kemudian Raja Yosia memanggil semua tua-tua di Yehuda dan Yerusalem untuk datang dan bertemu dengan dia.

30) Raja pergi ke Bait TUHAN. Semua orang Yehuda, orang yang tinggal di Yerusalem, para imam, orang Lewi, dan semua orang, baik orang penting maupun yang tidak penting, pergi bersama Yosia. Yosia membacakan bagi mereka semua perkataan yang tertulis dalam Kitab Taurat yang telah ditemukan dalam Bait TUHAN.

31) Kemudian raja berdiri di tempatnya. Ia membuat perjanjian dengan TUHAN. Dia berjanji mengikuti TUHAN dan menaati perintah Tuhan, hukum, dan peraturan. Dia berjanji menaati dengan seluruh hati dan jiwa. Ia berjanji menaati perkataan dalam perjanjian yang tertulis dalam buku itu.

32) Kemudian Yosia membuat seluruh orang yang ada di Yerusalem dan Benyamin berjanji menerima perjanjian itu. Orang Yerusalem menaati Perjanjian Allah, Allah yang ditaati nenek moyangnya.

33) Orang Israel mempunyai berhala dari berbagai negeri, tetapi Yosia memusnahkan semua berhala itu. Ia menjadikan semua orang Israel melayani TUHAN, Allah mereka. Dan selama Yosia hidup, mereka terus melayani TUHAN, Allah nenek moyang mereka.

Pasal 35 (Total ayat 27)
1) [Yosia Merayakan Paskah] Raja Yosia merayakan Paskah bagi TUHAN di Yerusalem. Domba Paskah dibunuh pada hari keempat belas bulan pertama.

2) Yosia memilih nabi-nabi untuk melakukan tugasnya. Ia memberi dorongan bagi para imam ketika mereka melayani di Bait TUHAN.

3) Yosia berbicara kepada orang Lewi yang mengajar bangsa Israel dan mereka yang menguduskan pelayanan bagi TUHAN. Dia berkata kepada orang Lewi, “Ambillah Kotak Kudus di Rumah Tuhan yang dibangun Salomo anak Daud raja Israel. Jangan membawa Kotak Kudus dari satu tempat ke tempat lain di bahumu lagi. Sekarang layanilah TUHAN Allahmu. Layanilah Tuhan bangsa Israel.

4) Persiapkanlah dirimu melayani di Bait Tuhan bagi suku-sukumu. Lakukanlah pekerjaan yang telah diberikan Raja Daud dan anaknya Raja Salomo kepadamu.

5) Berdirilah di depan Tempat yang Kudus dengan kelompok Lewi. Lakukanlah itu untuk setiap suku yang berbeda sehingga kamu dapat menolong mereka.

6) Sembelihlah domba Paskah dan kuduskanlah dirimu bagi Tuhan. Bersiaplah menolong laki-laki Israel. Lakukanlah segala sesuatu yang diperintahkan Tuhan kepadamu. TUHAN memberikan kepada kita semua perintah itu melalui Musa.”

7) Yosia memberikan kepada bangsa Israel 30.000 domba jantan dan kambing jantan untuk disembelih sebagai persembahan Paskah. Ia juga memberikan 3.000 ternak kepada bangsa itu. Semua hewan itu milik raja.

8) Pejabat pemerintah Yosia juga memberikan hewan dan barang mereka kepada bangsa itu, para imam, orang Lewi untuk keperluan Paskah. Hilkia, imam agung, Zakharia, dan Yehiel adalah pemimpin di Rumah Tuhan. Mereka memberikan kepada imam-imam 2.600 domba jantan dan kambing jantan dan 300 lembu jantan untuk kurban Paskah.

9) Konanya dengan Semaya dan Netaneel saudaranya, dan Hasabya, Yeiel, dan Yozabad juga memberikan 5.000 domba jantan dan kambing jantan, dan 500 lembu jantan untuk kurban Paskah bagi orang Lewi. Mereka itulah pemimpin orang Lewi.

10) Ketika segala persiapan untuk Paskah sudah siap untuk dimulai, para imam dan Lewi pergi ke tempatnya. Itulah perintah raja.

11) Domba Paskah sudah disembelih. Kemudian orang Lewi menguliti hewan itu dan menyerahkan darahnya kepada imam. Imam memercikkan darah itu ke atas mezbah.

12) Kemudian mereka memberikan hewan itu untuk kurban bakaran bagi suku yang berbeda. Hal itu dilakukan sehingga kurban bakaran dapat dipersembahkan kepada TUHAN seperti yang diajarkan Hukum Musa.

13) Orang Lewi memasak kurban Paskah di atas api seperti yang diperintahkan. Dan mereka merebus persembahan kudus di dalam panci, teko, dan kuali. Kemudian mereka segera memberikan daging kepada bangsa itu.

14) Setelah semuanya selesai, orang Lewi mengambil daging untuk dirinya sendiri dan untuk imam keturunan Harun. Imam-imam itu sangat sibuk, mereka bekerja sampai malam hari. Mereka bekerja keras membakar kurban bakaran dan minyak untuk persembahan.

15) Para penyanyi Lewi dari keluarga Asaf mengambil tempat pada tempat yang sudah dipilih Raja Daud. Mereka ialah Asaf, Heman, dan Yedutun nabi raja. Para penjaga gerbang di tiap-tiap gerbang tidak perlu meninggalkan tempatnya karena saudara mereka orang Lewi mempersiapkan segala sesuatu untuk Paskah.

16) Jadi, segala sesuatu telah dilakukan pada hari penyembahan kepada TUHAN seperti yang diperintahkan Raja Yosia. Paskah dirayakan dan kurban bakaran sudah dipersembahkan di mezbah TUHAN.

17) Bangsa Israel merayakan Paskah dan Hari Raya Roti Tidak Beragi selama 7 hari.

18) Paskah tidak pernah lagi dirayakan seperti itu sejak masa Nabi Samuel. Tidak seorang pun raja-raja Israel yang pernah merayakan Paskah seperti itu. Raja Yosia, para imam, orang Lewi, dan bangsa Yehuda dan Israel, dan semua orang Yerusalem merayakan Paskah itu dengan cara yang istimewa.

19) Mereka merayakannya pada tahun kedelapan belas pada masa pemerintahan Yosia.

20) [Kematian Yosia] Yosia melakukan semua yang baik untuk Bait Tuhan. Kemudian Nekho raja Mesir memimpin pasukannya untuk berperang menyerang kota Karkemis di tepi Sungai Efrat. Raja Yosia keluar untuk bertemu dengan Nekho,

21) tetapi Nekho mengutus orang kepada Yosia. Mereka berkata, “Raja Yosia, perang itu bukan urusanmu. Aku tidak datang menantang engkau. Aku datang memerangi musuhku. Allah menyuruhku segera, Dia bersamaku, jadi jangan ganggu aku. Jika engkau berperang melawan aku, Allah akan membinasakanmu.”

22) Yosia tidak menjauh. Ia memutuskan melawan Nekho, jadi dia mengubah penampilannya dan masuk ke dalam pertempuran. Yosia tidak mau mendengarkan yang dikatakan Nekho, yang merupakan perintah Allah. Yosia menuju perang di Megido.

23) Kemudian Raja Yosia terkena panah ketika ia dalam peperangan. Dia berkata kepada hambanya, “Bawa aku pergi, lukaku sangat parah!”

24) Jadi, hambanya itu mengeluarkan Yosia dari kereta perangnya dan membawanya dengan kereta perang yang lain yang dibawanya ke peperangan. Kemudian mereka membawa Yosia ke Yerusalem. Raja Yosia meninggal di Yerusalem. Ia dikuburkan di pekuburan nenek moyangnya. Seluruh orang Yehuda dan Yerusalem sangat sedih karena kematian Yosia.

25) Yeremia menulis dan menyanyikan beberapa lagu sedih. Sampai sekarang penyanyi laki-laki dan perempuan masih terus menyanyikan lagu sedih itu. Beberapa orang Israel selalu melakukannya — mereka menyanyikan lagu sedih bagi Yosia. Lagu tersebut tertulis dalam Nyanyian Pemakaman.

26) Semua yang telah diperbuat Yosia ketika ia menjadi raja, dari awal hingga akhir pemerintahannya, tertulis dalam Sejarah Raja-raja Israel dan Yehuda. Buku itu menceritakan kesetiaannya kepada TUHAN dan bagaimana hukum TUHAN ditaatinya.

(27) singkatnya, mengenai seluruh riwayat hidupnya dari mula sampai akhir, sudah dicatat dalam buku Sejarah Raja-raja Israel dan Yehuda.

Pasal 36 (Total ayat 23)
1) [Yoahas, Raja Yehuda] Umat Yehuda memilih Yoahas menjadi raja yang baru di Yerusalem. Yoahas ialah anak Yosia.

2) Ia berumur 23 tahun ketika diangkat menjadi raja di Yehuda. Ia memerintah selama tiga bulan.

3) Kemudian Raja Nekho dari Mesir menawan Yoahas, dan dia menyuruh orang Yehuda membayar denda sebesar 3.450 kg perak dan 34,5 kg emas.

4) Nekho memilih saudara Yoahas menjadi raja yang baru di Yehuda dan Yerusalem. Saudara Yoahas bernama Eliakim. Kemudian Nekho memberi nama baru kepada Eliakim, yaitu Yoyakim. Nekho membawa Yoahas ke Mesir.

5) [Yoyakim, Raja Yehuda] Yoyakim berumur 25 tahun ketika ia diangkat menjadi raja Yehuda. Ia menjadi raja di Yerusalem selama 11 tahun. Yoyakim tidak melakukan yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Ia berdosa terhadap TUHAN Allahnya.

6) Raja Nebukadnezar dari Babel menyerang Yehuda. Ia menawan Yoyakim dan mengikatnya dengan rantai perunggu. Kemudian Nebukadnezar membawa Raja Yoyakim ke Babel.

7) Nebukadnezar mengambil beberapa benda dari Bait TUHAN dan membawanya ke Babel serta menaruhnya di rumahnya sendiri.

8) Semua yang diperbuat Yoyakim, serta dosa-dosa yang dilakukannya, serta kejahatannya tertulis dalam Sejarah Raja-raja Israel dan Yehuda. Yoyakhin anak Yoyakim menjadi raja yang baru di kerajaannya.

9) [Yoyakhin, Raja Yehuda] Yoyakhin berumur 18 tahun ketika diangkat menjadi raja Yehuda. Ia memerintah di Yerusalem selama 3 bulan 10 hari. Ia tidak melakukan yang diperintahkan Tuhan. Dia berdosa terhadap TUHAN.

10) Pada musim semi, Raja Nebukadnezar mengirim beberapa hambanya menangkap Yoyakhin. Mereka membawa Yoyakhin dan beberapa harta berharga dari Bait TUHAN ke Babel. Nebukadnezar memilih Zedekia menjadi raja yang baru di Yehuda dan Yerusalem. Zedekia adalah teman Yoyakhin.

11) [Zedekia, Raja Yehuda] Zedekia berumur 21 tahun ketika diangkat menjadi raja Yehuda. Ia memerintah di Yerusalem selama 11 tahun.

12) Zedekia tidak melakukan yang diinginkan TUHAN. Nabi Yeremia telah mengatakan pesan dari TUHAN, tetapi Zedekia tidak merendahkan dirinya dan tidak menaati perkataan Yeremia.

13) [Yerusalem Binasa] Zedekia berbalik menantang Raja Nebukadnezar. Sebelumnya Nebukadnezar memaksa Zedekia berjanji untuk setia kepadanya. Dengan memakai nama Allah, Zedekia berjanji setia kepada Nebukadnezar. Namun, Zedekia sangat keras kepala dan tidak mau mengubah hidupnya dan tidak mematuhi TUHAN Allah Israel.

14) Bahkan seluruh pemimpin imam dan pemimpin umat Yehuda semakin berdosa dan semakin tidak setia kepada Tuhan. Mereka meniru perbuatan jahat dari bangsa-bangsa lain. Mereka merubuhkan Bait TUHAN yang telah dikuduskan oleh Tuhan di Yerusalem.

15) TUHAN, Allah nenek moyang mereka terus mengutus para nabi untuk memperingatkan umat itu. Ia melakukannya karena Dia sedih melihat mereka dan Rumah-Nya. Ia tidak mau membinasakan mereka atau Rumah-Nya,

16) tetapi umat Allah menertawakan nabi-nabi itu dan tidak mau mendengarkannya. Mereka membenci pesan TUHAN. Akhirnya Allah tidak dapat menahan amarah-Nya lebih lama lagi. Allah menjadi marah terhadap umat-Nya dan tidak ada yang dapat menghentikannya.

17) Jadi, Allah mengirim Raja Babel menyerang orang Yehuda dan Yerusalem. Raja tersebut membunuh orang muda dengan pedang ketika mereka di dalam Rumah Tuhan. Ia tidak berbelaskasihan terhadap orang Yehuda dan Yerusalem. Ia membunuh baik yang muda dan yang tua, laki-laki dan perempuan, yang sakit dan yang sehat. Allah membiarkan Nebukadnezar menghukum orang Yehuda dan Yerusalem.

18) Nebukadnezar membawa semua barang yang di Bait Allah ke Babel. Ia mengambil semua barang berharga dari Bait TUHAN, dari raja, dan dari pejabat kerajaan.

19) Lalu Nebukadnezar dan tentaranya membakar Bait Tuhan itu. Mereka mer untuhkan tembok Yerusalem dan membakar semua rumah milik raja dan pejabatnya. Mereka mengambil atau menghancurkan setiap barang berharga yang ada di Yerusalem.

20) Nebukadnezar membawa orang yang masih hidup kembali ke Babel dan memaksa mereka menjadi budak. Mereka tinggal di Babel sebagai hamba sampai kerajaan Persia mengalahkan kerajaan Babel.

21) Jadi, yang telah dikatakan TUHAN kepada umat Israel melalui Nabi Yeremia sungguh-sungguh terjadi. Ia berkata melalui Yeremia, “Tempat itu akan menjadi kosong selama 70 tahun. Hal itu terjadi untuk memaklumi peristirahatan Sabat yang tidak pernah dilakukan oleh mereka.”

22) Pada tahun pertama Koresy menjadi raja Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresy untuk membuat pengumuman. Koresy menulis pengumuman tersebut dan dibacakan di seluruh kerajaannya. Hal itu dilakukan supaya firman TUHAN yang disampaikan melalui Nabi Yeremia sungguh-sungguh terjadi. Inilah pengumuman tersebut:

23) “Inilah yang dikatakan Koresy raja Persia: TUHAN, Allah di surga, mengangkat aku menjadi raja seluruh bumi. Ia memberikan tanggung jawab kepadaku membangun Rumah-Nya di Yerusalem. Sekarang kamu umat Allah bebas pergi ke Yerusalem. Dan kiranya TUHAN Allahmu menyertaimu.”

Bacaan Lainnya

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com
Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com
Pasang iklan gratis di toko pinter
Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com
Cara daftar pasang iklan gratis
3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Ligonier, Biblica

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.