Site icon PINTERpandai

Makro dan Mikro Ekonomi – Penjelasan, Perbedaan, Persamaan dan Contohnya

Makro dan mikro ekonomi - Mikro ekonomi Model permintaan dan penawaran

Perbedaan Makro dan Mikro Ekonomi

Perbedaan Makro dan Mikro Ekonomi

Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan makro dan mikro ekonomi:

Pengertian Ekonomi Makro: ilmu yang mempelajari fenomena ekonomi secara luas, termasuk inflasi, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi.

Pengertian Ekonomi Mikro: ilmu yang mempelajari bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan berinteraksi di pasar.

Makro dan Mikro Ekonomi – Model permintaan dan penawaran menjelaskan bagaimana harga beragam sebagai hasil dari keseimbangan antara ketersediaan produk pada tiap harga (penawaran) dengan kebijakan distribusi dan keinginan dari mereka dengan kekuatan pembelian pada tiap harga (permintaan). Grafik ini memperlihatkan sebuah pergeseran ke kanan dalam permintaan dari D1 ke D2 bersama dengan peningkatan harga dan jumlah yang diperlukan untuk mencapai sebuah titik keseimbangan (equibilirium) dalam kurva penawaran (S).

Secara umum hubungan antar variabel imu ekonomi terdiri dari 4 tipe yaitu:

1. Hubungan perilaku, merupakan gamabaran hubungan satu variabel ataubeberapa variabel.Contoh : bentuk formal hubngan antar jumlah konsusmsi dan faktor-faktor yangmempengaruhinya adalah pendapatan (Y) maka dapat ditulis C = a + cY

2. Hubungan identitas, yang merupakan hubungan defesional yang tepat samaantara satu variabel dengan satu atau beberapa variabel lainContoh : GDP = C + I + G + ( X – M )

3. Hubungan teknologi, menggambarkan hubungan antara variabel yangdisebabkan oleh sifat fisik dari variabel tersebut.

Contoh : reaksi biaya total karena merupakan jumlah output yang diproduksi.

4. Hubungan kelembagaan, yaitu hubungan yang terjadi karena pengaruhtindakan suatu lembaga.


Ekonomi Makro

Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan.

Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan dan pasar.

Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Pentingnya makro ekonomi

Untuk menjaga stabilitas di tingkat harga umum dan menyelesaikan masalah utama ekonomi seperti inflasi, deflasi, reflation, pengangguran dan kemiskinan secara keseluruhan.

Model operasi ekonomi makro

Ekonomi Makro kelebihan dan kekurangan

Contoh permasalahan ekonomi makro


Ekonomi Mikro

Ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang diperjual-belikan.

Ekonomi mikro membahas tentang alokasi dan efisiensi sumber daya pasar.

Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya.

Individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi secara optimal, bersama-sama individu lainnya di pasar, akan membentuk suatu keseimbangan dalam skala makro; dengan asumsi bahwa semua hal lain tetap sama (ceteris paribus).

Pentingnya ekonomi mikro

Bermanfaat dalam menentukan harga suatu produk bersama dengan harga faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, pengusaha, dll.) dalam perekonomian.

Dalam ekonomi mikro, manfaat yang dimiliki yakni agar dapat menentukan besarnya harga dari sebuah produk.

Sedangkan dalam ekonomi makro, fungsi dan manfaat dititikberatkan kepada stabilitas agar penyelesaian masalah ekonomi dapat dilakukan.

Contoh model operasi ekonomi mikro

Diasumsikan bahwa semua perusahaan mengikuti pembuatan keputusan rasional, dan akan memproduksi pada keluaran maksimalisasi keuntungan. Dalam asumsi ini, ada empat kategori di mana keuntungan perusahaan akan dipertimbangkan:

Ekonomi Mikro kelebihan dan kekurangan

Contoh permasalahan ekonomi makro


Perbedaan utama antara makro dan mikro ekonomi


Persamaan antara makro dan mikro ekonomi

Ketika ekonomi mikro berfokus pada alokasi sumber daya yang terbatas di antara individu, ekonomi makro memeriksa bahwa bagaimana distribusi sumber daya yang terbatas harus dilakukan di antara banyak orang, sehingga akan memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya yang langka.

Sebagai studi ekonomi mikro tentang unit individu, pada saat yang sama, studi ekonomi makro tentang variabel agregat. Dengan cara ini, kita dapat mengatakan bahwa mereka saling bergantung.


Perbedaan dalam Fokus Mikroekonomi dan Makroekonomi

Fokus Mikroekonomi:
1. Mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya.
2. Mencapai kepuasan yang paling maksimum.

Fokus Makroekonomi:
1. Bagaimana segi permintaan dan penawaran menentukan kegiatan
perekonomian.
2. Masalah utama yang dihadapi perekonomian.
3. Peranan kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mengatasi masalah.


Kesimpulan makro dan mikro ekonomi

Makro dan mikro ekonomi tidak saling bertentangan, pada kenyataannya, mereka saling melengkapi. Karena setiap koin memiliki 2 aspek – mikro dan makroekonomi juga merupakan 2 aspek dari koin yang sama, di mana kekurangan seseorang adalah yang lain dan dengan cara ini mereka menutupi seluruh ekonomi.

Satu-satunya hal penting yang membuat mereka berbeda adalah area aplikasi.


Contoh ekonomi mikro

Permintaan dan penawaran
Monopoli pasar/perdagangan
Perilaku konsumen
Perilaku produsen
Pembangunan infrastruktur
Pasar
Penetapan harga terendah
Penetapan harga tertinggi
Penerimaan.
Biaya


Contoh ekonomi makro


Contoh-Contoh Ekonomi Mikro di Indonesia

Proses terjadinya perekonomian mikro bisa terlihat saat produsen dan konsumen melakukan kegiatan ekonomi. Berikut ini merupakan contoh-contoh perekonomian mikro yang ada di Indonesia.

1. Permintaan

Contoh ekonomi mikro yang pertama adalah permintaan. Permintaan merupakan jumlah barang dan jasa yang diminta dan mampu dibeli oleh konsumen dalam tingkat harga dan pada waktu tertentu. Ketika ada permintaan, apalagi ketika harga barang dan jasa semakin tinggi, maka semakin turun jumlah permintaan terhadap barang dan jasa tersebut.

Sebaliknya, ketika harga barang dan jasa semakin rendah, maka semakin tinggi permintaan konsumen terhadap barang dan jasa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pelaku yang melakukan permintaan terhadap barang dan jasa merupakan konsumen.

2. Penawaran

Contoh selanjutnya adalah penawaran. Penawaran dapat didefinisikan sebagai jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk dijual atau ditawarkan kepada pihak produsen atau penjual dengan berbagai tingkat harga dan pada waktu-waktu tertentu. Dan dalam penawaran, pelaku yang melakukan penawaran adalah produsen.

Dalam teori penawaran yang berlaku adalah semakin tinggi harga, maka semakin naik pula jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah suatu harga, semakin turun pula jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.

3. Perilaku konsumen dan produsen

Perilaku konsumen dan produsen menjadi contoh selanjutnya dalam ekonomi mikro. Definisi perilaku konsumen dan produsen adalah segala aktivitas dan proses yang dilalui oleh seseorang dalam pemilihan, pencarian, pembelian, pengevaluasian, dan penggunaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya.

4. Harga

Harga menjadi contoh perekonomian mikro yang terjadi di Indonesia. Harga biasanya berhubungan dengan suatu nilai barang dan dirupakan dengan uang. Menurut Kotler, harga adalah salah satu unsur bauran dalam pemasaran yang menghasilkan keuntungan.

Harga juga berfungsi sebagai alat ukur nilai suatu barang dan jasa. Ketika harga ditentukan, kondisi perekonomian, kurva permintaan, dan biaya menjadi faktor yang memengaruhi terjadinya perubahan harga. Untuk mengetahui lebih jelas tentang pentingnya penentuan harga, Anda bisa membacanya melalui link ini.

5. Biaya dalam

Contoh ekonomi mikro di Indonesia adalah biaya. Biaya lebih didefinisikan sebagai pengorbanan yang dilakukan perusahaan atau seseorang agar dapat memperoleh lebih banyak manfaat dari berbagai aktivitas yang dilakukan. Biaya juga dapat memengaruhi terjadinya perubahan harga, misalnya biaya bahan baku yang tinggi berakibat pada naiknya harga produk.

Dalam ekonomi, biaya juga sering disebut cost karena biaya ini yang akan dikeluarkan dengan tujuan agar output produksi yang dihasilkan dapat tercapai sesuai dengan target.

6. Pasar

Pasar merupakan contoh ekonomi mikro yang ada di Indonesia. Pasar sendiri merupakan tempat atau wadah di mana penjual dan pembeli bertemu dan melakukan transaksi jual beli. Namun, pengertian mengenai pasar tidak harus berkaitan dengan bentuk fisik karena pasar tidak memiliki letak geografis dan bisa dilakukan secara daring.


Bacaan Lainnya

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “ohh begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber: Consultant4CompaniesCleverlySmartEconomic HelpsBrown ConsultancyWall Street Mojo

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

Exit mobile version