10 Perintah Allah Katolik | The Ten Commandments (Bahasa Indonesia – Inggris)

4 min read

10 Perintah Allah Katolik – The Ten Commandments

10 Perintah Allah merupakan rangkaian perintah moral dan religius yang diakui sebagai suatu landasan moral dalam agama Katolik. Berikut adalah 10 Perintah Allah Katolik:

1. Akulah Tuhan, Allahmu, Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada-Ku saja, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.
2. Jangan menyebut Nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat.
3. Kuduskanlah hari Tuhan.
4. Hormatilah ibu-bapamu.
5. Jangan membunuh.
6. Jangan berzinah.
7. Jangan mencuri.
8. Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu.
9. Jangan mengingini istri sesamamu.
10. Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil.

Bagian Alkitab yang berkaitan: Keluaran 20Ulangan 5Matius 5, Matius 19Markus 10Lukas 18Roma 13Yakobus 2


Penjelasan 10 Perintah Allah Katolik – The Ten Commandments

Berikut adalah penjelasan-penjelasannya:

1. Akulah Tuhan, Allahmu, Jangan menyembah berhala, berbaktilah kepada-Ku saja, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.

Perintah ini melarang penyembahan berhala, penyembahan dewa dan dewi palsu, dan itu mengecualikan politeisme, kepercayaan pada banyak dewa, sebaliknya bersikeras pada monoteisme, kepercayaan pada satu Tuhan. Perintah ini melarang pembuatan anak lembu emas, membangun kuil untuk Isis, dan menyembah patung Kaisar, misalnya.

2. Jangan menyebut Nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat.

Umat ​​beriman dituntut untuk menghormati nama Tuhan. Masuk akal jika Anda mencintai Tuhan dengan segenap hati, jiwa, pikiran, dan kekuatan, maka secara alami Anda menghormati nama Tuhan dengan semangat dan kekuatan yang sama.

3. Kuduskanlah hari Tuhan.

Umat Katolik bersama dengan sebagian besar umat Kristen merayakan hari Minggu sebagai suatu hari khusus, yang mereka sebut “Hari Tuhan”.

Praktik ini dimulai pada abad pertama, timbul dari keyakinan jemaat saat itu bahwa Yesus bangkit dari antara orang mati pada hari pertama minggu tersebut

4. Hormatilah ibu-bapamu.

Perintah ini mewajibkan umat beriman untuk menghormati orang tua mereka – sebagai anak-anak dan orang dewasa. Anak-anak harus mematuhi orang tua mereka, dan orang dewasa harus menghormati serta memperhatikan orang tua mereka, ketika mereka menjadi tua dan lemah.

5. Jangan membunuh.

Membunuh orang yang tidak bersalah dianggap pembunuhan. Membunuh penyerang yang tidak adil untuk mempertahankan hidup Anda sendiri masih membunuh, tetapi itu tidak dianggap pembunuhan atau tidak bermoral. Yesus memperluasnya dengan melarang kemarahan yang tidak dapat dibenarkan, kebencian dan dendam, serta mewajibkan umat Kristen untuk mengasihi musuh-musuh mereka.

6. Jangan berzinah.

Perintah keenam dan kesembilan menghormati seksualitas manusia. Menurut Gereja, manusia adalah makhluk seksual yang identitas seksualnya harus diterima dalam kesatuan tubuh dan jiwanya. Perintah ini melarang tindakan fisik yang sebenarnya dari melakukan aktivitas seksual yang amoral, khususnya perzinahan, yaitu berhubungan seks dengan pasangan orang lain atau pasangan yang berselingkuh.

Perintah ini juga termasuk percabulan, yaitu hubungan seks antara orang yang belum menikah, prostitusi, pornografi, seks berkelompok, pemerkosaan, inses, pedofilia, hubungan seks dengan binatang dan nekrofilia (seksual manusia terhadap mayat).

7. Jangan mencuri.

Perintah ketujuh dan kesepuluh berfokus pada menghormati dan menghormati barang milik orang lain. Perintah ini melarang tindakan mengambil harta milik orang lain.Perintah ini mengatur juga tentang barang-barang duniawi, melarang perusakan, penggunaan, atau pengambilan secara tidak adil dan tidak benar atasnya yang adalah milik orang lain.

Gereja Katolik percaya bahwa perintah ini juga mencela orang yang curang atas uang atau harta benda mereka, merampas gaji pekerja yang wajar, atau tidak memberi majikan kerja sehari penuh dengan gaji sehari penuh.

Penggelapan, penipuan, penggelapan pajak, dan vandalisme semuanya dianggap sebagai perpanjangan dari pelanggaran Perintah Ketujuh.

8. Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu.

Perintah Kedelapan melarang kebohongan. Karena Tuhan dianggap sebagai pencipta semua kebenaran, Gereja percaya bahwa manusia wajib menghormati kebenaran. Cara paling jelas untuk memenuhi perintah ini bukanlah berbohong – dengan sengaja menipu orang lain dengan mengucapkan dusta.

Gereja mewajibkan mereka yang telah merusak reputasi orang lain untuk melakukan pemulihan atas ketidakbenaran yang telah mereka sampaikan.

Meskipun demikian seseorang tidak memiliki kewajiban untuk mengungkapkan suatu kebenaran kepada orang yang tidak berhak mengetahuinya, dan disyaratkan juga penghormatan terhadap hak atas privasi atau hal-hal pribadi.

Termasuk juga dalam ajaran Gereja mengenai perintah ini yaitu kewajiban umat Kristen untuk memberikan kesaksian iman mereka “dengan jelas” dalam situasi-situasi yang menuntut demikian. Gereja mengecam penggunaan media modern untuk menyebarkan ketidakbenaran baik oleh individu, institusi bisnis, ataupun pemerintah.

9. Jangan mengingini istri sesamamu.

Perintah Kesembilan melarang keinginan yang disengaja dan kerinduan akan seksualitas yang amoral. Berdosa di dalam hati, Yesus berkata, adalah bernafsu terhadap seorang wanita atau pria di dalam hati Anda dengan keinginan dan keinginan untuk melakukan hubungan seks yang amoral dengan mereka.

Yesus mengatakan, “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Kemurnian hati, diperkenalkan oleh perintah kesembilan, merupakan “prasyarat untuk memandang Allah” serta memungkinkan seseorang untuk melihat situasi dan orang lain sebagaimana Allah melihatnya.

Sebagaimana kehidupan manusia adalah anugerah dari Tuhan dan perlu dihormati, dipertahankan, dan dilindungi, demikian pula seksualitas manusia. Katolikisme menganggap seksualitas manusia sebagai anugerah ilahi, jadi itu dianggap sakral dalam konteks yang tepat – pernikahan.

10. Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil.

Perintah Kesepuluh melarang keinginan untuk atau mengambil properti orang lain. Bersamaan dengan Perintah Ketujuh, perintah ini melarang pencurian dan perasaan iri hati, keserakahan dan kecemburuan sebagai reaksi terhadap apa yang orang lain miliki.

Hal ini dapat dicapai melalui pengembangan kemauan baik, kerendahan hati, dan rasa syukur atas berkat-berkat yang dimiliki sendiri dan orang lain sembari bersandar pada rahmat Allah.

Baca juga ? Doa Aku Percaya (Katolik) – Bahasa Indonesia dan Inggris) The Apostles Creed Prayer


10 Perintah Allah Katolik - The Ten Commandments (Bahasa Indonesia - Inggris)
Musa menerima kedua loh batu yang berisikan 10 Perintah Allah (lukisan oleh João Zeferino da Costa).
Artikel: 10 Perintah Allah Katolik – The Ten Commandments (Bahasa Indonesia – Inggris). Sumber foto: Wikimedia Commons

10 Perintah Allah Katolik (Bahasa Inggris) The Ten Commandments

1. I am the LORD your God: you shall not have strange Gods before me.

2. You shall not take the name of the LORD your God in vain.

3. Remember to keep holy the LORD’S Day.

4. Honor your father and your mother.

5. You shall not kill.

6. You shall not commit adultery.

7. You shall not steal.

8. You shall not bear false witness against your neighbor.

9. You shall not covet your neighbor’s wife.

10. You shall not covet your neighbor’s goods.

Baca juga ? Jumat Agung (Good Friday) – Pekan Suci Pra Paskah – Wafat Yesus Kristus

Jumat agung wafatnya yesus
Jumat Agung (Good Friday) – Pekan Suci Pra Paskah – Wafat Yesus Kristus. Ilustrasi dan sumber foto: Magnus Bråth / Flickr

Bacaan Lainnya

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Beginning Catholic, Vatican, Learn Religions

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *