fbpx

Nyeri Haid – Kram Menstruasi – Penyebab dan Pengobatan (Dismenore)

Pengertian Nyeri Haid (Dismenore)

Dismenore adalah salah satu bagian yang paling umum dan mengganggu sebelum atau selama periode menstruasi. Banyak wanita mendapatkan nyeri haid atau kram pada saat menstruasi secara rutin. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengenal gejala dan penyebab dismenore. Terdapat 2 tipe dismenore, yakni dismenore primer dan sekunder.

Dismenore primer

Merupakan nama lain dari kram menstruasi yang biasa terjadi. Kram biasanya terjadi pada satu atau dua hari sebelum seorang wanita mendapatkan menstruasi.

Nyeri biasanya terasa di perut bawah atau punggung, bisa nyeri ringan sampai nyeri berat. Kram menstruasi sering mulai sesaat sebelum atau pada awal periode dan terus berlanjut satu sampai tiga hari. Nyeri akan berkurang seiring bertambahnya usia wanita dan dapat berhenti sepenuhnya setelah wanita memiliki bayi pertamanya.

Dismenore sekunder

Adalah nyeri yang disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi wanita. Kram ini biasanya mulai lebih awal dalam siklus menstruasi dan berlangsung lebih lama dari kram menstruasi.

 

Gejala Nyeri Haid

Gejala-gejala dismenore atau kram menstruasi meliputi:

  • Nyeri di perut, nyeri bisa menjadi berat dalam beberapa waktu.
  • Merasa tertekan di perut.
  • Nyeri pada pinggul, punggung bawah, dan bagian dalam paha.

Ketika kram yang parah, gejala mungkin termasuk:

  • Sakit perut, kadang-kadang dengan muntah.
  • Diare.

 

Pengobatan Nyeri Haid (Dismenore)

Berikut cara untuk meredakan dismenore atau kram menstruasi:

  • Konsumsi parasetamol atau ibuprofen sebagai pereda nyeri. Sebaiknya Anda mengonsumsi segera setelah perdarahan mulai (pastikan Anda tidak ada alergi dengan parasetamol atau ibuprofen). Atau segera kunjungi Dokter Anda untuk meminta resep obat pereda nyeri lainnya.
  • Letakkan botol berisi air hangat atau handuk hangat di punggung bawah atau perut Anda.

Untuk meredakan keram menstruasi, Anda juga perlu:

  • Beristirahat secukupya.
  • Menghindari makanan yang mengandung kafein dan garam.
  • Menghindari merokok dan minum alkohol.
  • Pijat punggung bawah dan perut Anda.

Wanita juga perlu berolahraga teratur untuk mengurangi nyeri menstruasi. Untuk membantu mencegah keram, lakukan dengan rutin setiap minggu. Jika langkah-langkah di atas tidak meredakan nyeri Anda, maka dokter dapat memberikan obat untuk Anda, seperti:

  • Ibuprofen, dosis yang lebih tinggi daripada yang dijual di apotek tanpa resep atau resep lain untuk pereda nyeri.
  • Kontrasepsi oral, wanita yang mengonsumsi pil KB akan mengalami nyeri yang lebih ringan.

 

Nyeri haid

Nyeri Haid Menstruasi – Penyebab dan Pengobatan (Dismenore). Sumber foto untuk ilustrasi: Pixabay

 

Masalah Organ Reproduksi saat Nyeri Haid

Ketika seorang wanita memiliki penyakit pada organ reproduksinya, kram bisa menjadi gejalanya. Inilah yang disebut dengan dismenore sekunder. Kondisi yang mendasari meliputi:

  • Terjadi kondisi di mana ada sel-sel yang terlihat dan bertindak seperti sel-sel lapisan rahim (endometrium) dan ditemukan di bagian lain dari rongga perut (endometriosis) atau tumbuh ke jaringan otot tambahan di dinding rahim (adenomiosis). Nyeri biasanya terjadi 1-2 hari sebelum menstruasi dimulai dan terus berlangsung sepanjang periode menstruasi.

  • Pertumbuhan jaringan di panggul yang tidak bersifat kanker (pertumbuhan jinak), seperti kista ovarium, serviks atau rahim polip, atau fibroid.

  • Infeksi panggul. Risiko wanita untuk mengalami infeksi lebih tinggi ketika menstruasi karena pembukaan jalan serviks (leher rahim) melebar saat menstruasi. Tapi infeksi panggul, terutama yang disebabkan oleh infeksi menular seksual, dapat terjadi setiap saat selain ketika periode menstruasi.

  • Menggunakan alat kontrasepsi intrauterine (IUD). IUD dapat menyebabkan peningkatan kram selama periode menstruasi untuk beberapa bulan pertama penggunaan. Jika kram menstruasi berlanjut atau memburuk, Anda mungkin perlu mencari cara KB lainnya.

  • Masalah anatomi tubuh struktural yang hadir pada saat lahir (kongenital), seperti penyempitan bagian bawah rahim yang terbuka ke dalam vagina (serviks).

 

Penyebab Nyeri Haid

Penyebab dismenore adalah terjadinya kontraksi otot di rahim. Jika kontraksi rahim terlalu kuat, hal itu dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, memotong pasokan oksigen ke jaringan otot rahim.

Selama periode menstruasi, dinding uterus memproduksi hormon yang disebut prostaglandin. Hormon ini menyebabkan uterus berkontraksi dan sering kali menimbulkan rasa sakit. Wanita dengan jumlah prostaglandin yang lebih dari normal dapat mengalami keram. Nyeri terjadi ketika bagian dari otot kehilangan pasokan oksigen selama beberapa waktu.

Seiring berjalannya waktu, ketika kondisi hormon sudah mulai stabil, maka kram menstruasi ini akan berhenti. Namun, untuk dismenore sekunder terdapat penyebab lain seperti:

  • Terjadi kondisi di mana ada sel-sel yang terlihat dan bertindak seperti sel-sel lapisan rahim (endometrium) dan ditemukan di bagian lain dari rongga perut (endometriosis) atau tumbuh ke jaringan otot tambahan di dinding rahim (adenomiosis). Nyeri biasanya terjadi 1-2 hari sebelum menstruasi dimulai dan terus berlangsung sepanjang periode menstruasi.

  • Pertumbuhan jaringan di panggul yang tidak bersifat kanker (pertumbuhan jinak), seperti kista ovarium, serviks atau rahim polip, atau fibroid.

  • Infeksi panggul. Risiko wanita untuk mengalami infeksi lebih tinggi ketika menstruasi karena pembukaan jalan serviks (leher rahim) melebar saat menstruasi. Tapi infeksi panggul, terutama yang disebabkan oleh infeksi menular seksual, dapat terjadi setiap saat selain ketika periode menstruasi.

  • Menggunakan alat kontrasepsi intrauterine (IUD). IUD dapat menyebabkan peningkatan kram selama periode menstruasi untuk beberapa bulan pertama penggunaan. Jika kram menstruasi berlanjut atau memburuk, Anda mungkin perlu mencari cara KB lainnya.

  • Masalah anatomi tubuh struktural yang hadir pada saat lahir (kongenital), seperti penyempitan bagian bawah rahim yang terbuka ke dalam vagina (serviks).

Dismenore sekunder juga dapat terjadi setelah prosedur medis, seperti kauter, cryotherapy, konisasi, radiasi, biopsi endometrium, atau pemasangan AKDR (IUD).

 

Penyebab Dismenore primer

Diduga disebabkan oleh kadar prostaglandin yang berlebihan, hormon yang membuat rahim berkontraksi saat menstruasi dan melahirkan. Rasa sakit dihasilkan dari pelepasan hormon-hormon ini ketika lapisan (endometrium) mengelupas selama periode menstruasi Anda. Hal ini menyebabkan kontraksi rahim dan penurunan aliran darah ke rahim.

Faktor-faktor yang dapat membuat nyeri dismenore primer lebih buruk adalah rahim yang miring ke belakang (uterus yang terbalik) alih-alih ke depan; periode menstruasi yang lebih lama, lebih berat, atau tidak teratur; kurang olahraga; tekanan psikologis atau sosial; merokok; minum alkohol; kelebihan berat badan; riwayat keluarga dismenore; dan mulai menstruasi sebelum usia 12.

 

Penyebab Dismenorea sekunder

Dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi, termasuk:

  • Fibroid – tumor jinak yang berkembang di dalam dinding rahim atau melekat padanya

  • Adenomyosis – jaringan yang melapisi rahim (disebut endometrium) mulai tumbuh di dalam dinding ototnya

  • Infeksi menular seksual (IMS)

  • Endometriosis – fragmen dari lapisan endometrium yang ditemukan pada organ panggul lainnya

  • Penyakit radang panggul (PID), yang terutama merupakan infeksi saluran tuba, tetapi juga dapat mempengaruhi ovarium, rahim, dan leher rahim

  • Kista atau tumor ovarium

  • Penggunaan alat kontrasepsi (IUD), metode kontrasepsi

 

Kapan Harus Diperiksakan ke Dokter Jika Anda Mengalami Nyeri Haid?

Jika Anda memiliki keram menstruasi berat atau tidak biasa, atau keram berlangsung sampai lebih dari beberapa hari (2-3 hari) setelah menstruasi selesai, periksakan ke doker. Keram menstruasi apapun penyebabnya dapat diobati, sehingga jangan takut dan segeralah periksa ke dokter.

 

Cara Mendeteksi (Dismenore) Nyeri haid

Pertama, Anda akan diminta menceritakan gejala dan siklus menstruasi Anda. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan pelvis di mana dokter akan memasukkan alat spekulum untuk melihat vagina dan serviks Anda. Sampel dari cairan vagina akan diambil untuk diuji. Dokter juga akan memasukkan jarinya ke dalam vagina untuk memeriksa kondisi rahim dan indung telur.

Jika bukan dismenore primer, maka dokter akan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Dan tatalaksana selanjutnya akan didiskusikan dengan Anda.

 

Bacaan Lainnya

 

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

                       

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2018-12-29T14:37:45+07:00 Desember 22nd, 2018|Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment