Corona Virus dapat disebarkan melalui udara sekitar yang Anda hirup

Corona Virus

Menurut para ilmuwan Amerika, corona virus dapat ditularkan dan menyebar melalui udara sekitar yang kita hirup. Mengenakan masker bisa segera menjadi hal yang sangat penting, terutama di AS, untuk mengekang epidemi Covid-19.

WHO mempertimbangkan ‘tindakan pencegahan melalui udara’ untuk staf medis setelah penelitian menunjukkan corona virus dapat bertahan hidup di udara.

Sementara planet ini mengalami krisis kesehatan bersejarah akibat Covid-19, para ilmuwan Amerika percaya bahwa virus itu dapat menyebar dengan baik di udara sekitar, melalui aerosol. Bagaimanapun, inilah yang dilaporkan majalah Science, yang juga mengindikasikan bahwa AS akan mendorong penduduk untuk secara sistematis memakai topeng di ruang publik, untuk mengekang epidemi.

Para peneliti dari National Institutes of Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, UCLA dan Princeton University meneliti berapa lama COVID-19 bertahan di udara serta pada tembaga, kardus, plastik, dan stainless steel dan kemudian membandingkannya dengan SARS, coronavirus yang muncul pada akhir 2002 dan menewaskan hampir 800 orang.

Mereka menemukan bahwa COVID-19 terdeteksi dalam aerosol hingga tiga jam, hingga empat jam pada tembaga dan hingga 24 jam pada kardus. Coronavirus baru juga dapat bertahan hingga 3 hari pada plastik dan stainless steel, para ilmuwan menyimpulkan, menambahkan jumlah virus yang tersisa pada permukaan tersebut berkurang dari waktu ke waktu. Aerosol adalah partikel padat atau cair yang menggantung di udara, termasuk kabut, debu, dan gas yang biasa digunakan dalam prosedur medis seperti ventilasi.

Hasilnya menunjukkan “bahwa orang dapat memperoleh virus melalui udara dan setelah menyentuh benda yang terkontaminasi,” Dr. Neeltje van Doremalen, seorang ilmuwan dari NIH dan seorang peneliti utama dalam penelitian ini.

Siapa yang paling berisiko terkena penyakit coronavirus?

Orang-orang dari segala usia dapat terinfeksi oleh coronavirus baru (2019-nCoV). Orang yang lebih tua, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung) tampaknya lebih rentan untuk menjadi sakit parah dengan virus.

WHO menyarankan orang-orang dari segala usia untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari virus, misalnya dengan mengikuti kebersihan tangan yang baik dan kebersihan pernapasan yang baik.

Apa yang terjadi ketika Anda mendapatkan penyakit coronavirus?

Orang yang terkena dengan Corona Virus (COVID-19) umumnya mengembangkan tanda dan gejala, termasuk gejala pernapasan ringan dan demam, rata-rata 5-6 hari setelah infeksi (rata-rata periode inkubasi 5-6 hari, kisaran 1-14 hari). Sebagian besar orang yang terinfeksi virus COVID-19 memiliki penyakit ringan dan sembuh.

Berapa waktu pemulihan untuk penyakit coronavirus?

Menggunakan data awal yang tersedia, waktu rata-rata dari awal hingga pemulihan klinis untuk kasus-kasus ringan adalah sekitar 2 minggu dan 3-6 minggu untuk pasien dengan penyakit parah atau kritis.

Baca juga ūüĎȬ†Virus Korona – Pengertian, Gejala, Tanda Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

Bacaan Lainnya

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons¬†‚ÄúOoo begitu ya‚Ķ‚Ä̬†akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.


By | 2020-04-04T23:55:39+07:00 April 4th, 2020|Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment