Apakah homoseksualitas bertentangan dengan alam? Apa benar?

Apakah homoseksualitas bertentangan dengan alam?

Di Iran, hubungan homoseksual dihukum mati. Di Chechnya, mereka yang mengidapnya disiksa atau dibunuh. Di Prancis, mereka distigmatisasi dalam demonstrasi tertentu. Alasannya sering dikemukakan? Homoseksualitas akan menjadi “tidak wajar”. Kita sering bertanya apakah homoseksualitas bertentangan dengan alam? Ya, tentu saja, karena itulah argumen homofobik utama. Namun, alasan ini didasarkan pada dasar yang sedikit ilmiah. Oleh karena itu, spesies manusia akan menjadi satu-satunya yang melarang homoseksualitas di dalamnya. Dengan kata lain, yang tidak wajar adalah homofobia. Apakah kita setuju?

Baca juga 👉 Seksualitas Hetero, Gay, Sapio, Aromantik, Panseksual… yang mana kamu?

Namun, banyak spesies hewan juga memiliki hubungan sesama jenis. Pada tahun 1999, Bruce Bagemihl, seorang ahli biologi Kanada, mempelajari hubungan antara 1.500 spesies dan menemukan bahwa hampir sepertiga dari mereka mengidapnya. Kenapa? Untuk bersenang-senang tentu saja, tetapi juga, yang mengejutkan, untuk mempromosikan kelangsungan hidup spesies mereka. Sampai sekarang banyak orang terus menanyakan apakah homoseksualitas bertentangan dengan alam?

Di 12 negara, termasuk Qatar dan Iran, homoseksualitas dapat dihukum mati. Itu ilegal di 70 negara. Maroko, Malaysia, Suriah, Sri Lanka, dan bahkan Tanzania menghukum hubungan homoseksual.

I respect culture, tradition and religion, but they can never justify the denial of basic rights – Ban Ki Moon

Saya menghargai budaya, tradisi dan agama, namun mereka tidak dapat membenarkan penolakan hak-hak dasar – Ban Ki Moon (Sekretaris Jenderal PBB. Masa jabataan 1 Januari 2007 – 31 Desember 2016).
Diskriminasi tidak bisa dibenarkan. [UNFE]

17 Mei – Hari Internasional Menentang Homofobia

Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia

Tanggal 17 Mei dipilih (atas prakarsa Louis-Georges Tin) sebagai tanggal simbolis hari internasional melawan homofobia dan transfobia untuk memperingati keputusan WHO pada 17 Mei 1990 untuk tidak lagi menganggap homoseksualitas sebagai penyakit mental.

Tujuan dari hari ini adalah untuk mempromosikan kesadaran dan tindakan pencegahan untuk melawan homofobia, lesbofobia, biphobia dan transphobia.

Mulai tahun 2004, 17 Mei kini diperingati di lebih dari 130 negara dan merupakan momen untuk bersatu mendukung pengakuan hak asasi manusia bagi semua, tanpa memandang orientasi seksual, identitas atau ekspresi gender, serta merayakan keberagaman gender dan seksual.

Sumber bacaan: May 17, WHO, BBC

Sumber foto: Pixabay

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

By | 2021-03-07T03:24:15+07:00 Februari 16th, 2021|Sehat dan Cantik | Kesehatan & Pengobatan|0 Comments

Leave A Comment