fbpx

Rasio Rentabilitas (Profitability Ratio) – Rumus, Penjelasan, Soal dan Jawaban

Apa itu Rasio Rentabilitas (Profitability Ratio)?

Rasio Rentabilitas atau Profitability Ratio adalah rasio untuk mengukur tingkat perolehan keuntungan dibandingkan dengan penjualan atau aktiva pada periode tertentu. Artinya, rasio rentabilitas ini berkaitan erat dengan kelangsungan hidup perusahan. Rumus umum yang dipakai untuk menghitung rasio rentabilitas ini sendiri adalah laba (L) per Modal (M).

Rasio Rentabilitas =  Jumlah Laba / Modal yang digunakan x 100

Berdasarkan pengertian yang sudah diungkap di atas, dapat diketahui bahwa rasio rentabilitas biasa dipakai perusahaan untuk menilai kemampuannya dalam mendapat laba yang berkaitan dengan kelangsungan perusahaan tersebut.  Melalui perhitungan rasio rentabilitas ini pula bisa diketahui kondisi kesehatan perusahaan. Secara sederhananya, semakin besar rasionya maka semakin baik kondisi keuangan perusahaan.

Faktor yang mempengarui rentabilitas

  1. Volume penjualan.

  2. Efisiensi manajemen terutama dalam hal menekan biaya.

  3. Produktivitas tenaga.

  4. Biaya modal.

Jenis-Jenis Rasio Rentabilitas Berdasar Sumber Modal

Berdasarkan sumber modalnya, ada dua jenis rasio rentabilitas yang perlu diketahui yaitu rentabilitas usaha dan rentabilitas ekonomi.

  1. Rentabilitas Usaha

Rentabilitas Usaha atau biasa juga disebut rentabilitas modal sendiri merupakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang berasal dari modal keuangan milik pribadi alias tidak memperhitungkan modal asing. Laba yang diperhitungkan untuk menghitung rentabilitas modal sendiri adalah laba usaha setelah dikurangi dengan modal asing dan pajak perseroan atau income tax EAT (Earning after tax). Sedangkan modal yang diperhitungan hanyalah modal sendiri yang bekerja di dalam perusahaan.

Rumus :

EAT / Modal Sendiri x 100%

  1. Rentabilitas Ekonomi

Rentabilitas ekonomi merupakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang berasal dari modal asing dan modal pribadi. Oleh karena itu, pengertian rentabilitas ekonomi sering pula dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang bekerja di dalamnya untuk menghasilkan laba. Salah satu faktor yang menentukan tinggi rendahnya rentabilitas ekonomi ini adalah profit margin.

Rumus :

Laba / Modal x 100%

Jenis-Jenis Perhitungan Rasio Rentabilitas

Ada lima jenis rasio rentabilitas yang dipakai untuk proses perhitungannya. Kelima hal tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Profit Margin

Profit margin merupakan cara menghitung kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dalam tingkat penjualan tertentu. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menekan biaya-biaya atau ukuran efisiensi pada periode tertentu. Jika rasionya semakin besar berarti menunjukkan kondisi perusahaan yang semakin baik.

Rumus profit margin:

Profit Margin = Laba Bersih / Penjualan x 100%

  1. Gross Profit Margin (Marjin Laba Kotor)

Gross profit margin adalah perbandingan pendapatan laba kotor yang didapat perusahaan dibandingkan dengan besarnya tingkat penjualan pada periode yang sama. Perhitungan rasio ini untuk mengetahui seberapa besar laba kotor yang didapatkan perusahaan sebelum dikurangi dengan beberapa biaya operasional serta produksi. Ini artinya, nilai rasio yang semakin besar menunjukkan kondisi keuangan perusahaan yang semakin baik.

Rumus profit margin:

Gross Profit Margin = Laba Kotor / Penjualan Bersih x 100%

  1. Net Profit Margin (Marjin Laba Bersih)

Net profit margin adalah rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari penjualan terhadap efisiensi seluruh kegiatannya, seperti produksi, administrasi, pemasaran, pendanaan, dan manajemen pajak. Semakin tinggi rasionya maka menunjukkan semakin tinggi pula kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba pada tingkat penjualan tertentu.

Rumus net profit margin:

Net Profit Margin = Laba Bersih setelah pajak / Penjualan Bersih x 100%

  1. Return on Investment (ROI)

Return on Investment (ROI) merupakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya untuk menutupi biaya yang dikeluarkan untuk investasi. Keuntungan yang dipakai untuk menutupi biaya investasi tersebut adalah laba bersih setelah dikenakan pajak (EAT).

Rumus return on investment:

ROI = Laba Bersih setelah Pajak / Investasi x 100%

  1. Return on Assets (ROA)

Return on Assets (ROA) adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan cara mengandalkan seluruh aktiva yang dimilikinya. Keuntungan yang digunakan untuk menutupi aset ini adalah laba sebelum terkena bunga pajak dan pajak (EBIT).

Rumus return on assets:

ROA = EBIT / Total Aktiva x 100%

 

Contoh Cara Perhitungan Rasio Rentabilitas

Berikut contoh laporan keuangan dari perusahaan PT.X:

Nilai (Rp)

Aktiva

Aktiva Lancar

  Kas

2.000.000

  Piutang

3.000.000

  Persediaan

2.000.000

Total Aktiva Lancar

7.000.000

Aktiva Tetap

  Tanah

1.000.000

  Bangunan

1.000.000

  Etalase

500.000

Total Aktiva Tetap

2.500.000

TOTAL AKTIVA

9.500.000

Pasiva

  Utang Lancar

5.000.000

  Utang Jangka Panjang

7.000.000

  Modal Sendiri

5.000.000

Total Pasiva

17.000.000

Laporan Laba Rugi

Nilai (Rp)

Penjualan

10.000.000

HPP

5.000.000

Laba Kotor

5.000.000

Biaya Lain

1.000.000

Laba Usaha (EBIT)

4.000.000

i (10%)

400.000

EBT

3.600.000

Tax (10%)

360.000

Laba Bersih (EAT)

3.240.000

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terdapat dua jenis Rasio Rentabilitas yang bisa digunakan, yaitu Rentabilitas Usaha dan Rentabilitas Ekonomi.

Rentabilitas Usaha

Rentabilitas  = EBIT/Modal Sendiri x 100% = 4.000.000/5.000.000 x 100%

= 80%

Ini artinya perusahaan mendapat keuntungan 80% jika dilihat dari modal sendiri.

Rentabilitas Ekonomi

Rentabilitas  = EBIT/Total Aktiva x 100% = 4.000.000/9.500.000 x 100%

= 42%

Ini artinya perusahaan mendapat keuntungan 42% jika dilihat dari keseluruhan modal.

Kesimpulan

Pada intinya semua perusahaan ingin mendapat rasio Rentabilitas yang tinggi, bukan hanya soal nominal labanya yang besar. Rentabilitas ini bisa menjadi tolok ukur bagi manajemen perusahaan untuk melihat kondisi keuangan perusahaannya. Hasil tersebut juga penting untuk pihak manajerial keuangan dalam merencanakan strategi di masa mendatang.

Bacaan Lainnya

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah untuk berjualan secara gratis 100% di tokoPINTER: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Wikipedia, Corporate Finance Institute

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya

By | 2019-11-20T07:08:14+07:00 November 24th, 2019|Matematika|0 Comments

Leave A Comment