Tanah Aridisol – Penjelasan, Karakteristik dan Contoh

4 min read

Tanah aridisol

Penjelasan Tanah Aridisol

Tanah Aridisol (dari bahasa Latin: aridus untuk “kering”, dan solum untuk “tanah”) terbentuk dalam iklim kering atau semi-kering. Tanah aridisol mendominasi padang pasir dan semak belukar, yang menempati sekitar sepertiga dari permukaan bumi. Aridisol memiliki konsentrasi bahan organik yang sangat rendah, yang mencerminkan kurangnya produksi vegetatif pada tanah kering ini. Kekurangan air adalah karakteristik utama Aridisols.

Tanah kering terbentuk di bawah kondisi padang pasir yang memiliki kelembaban kurang dari 90 hari berturut-turut selama musim tanam dan tidak terurai. Mereka mencakup hampir 12% tanah di Bumi. Pembentukan tanah lambat, dan akumulasi bahan organik langka. Mereka mungkin memiliki zona caliche atau duripan di bawah permukaan. Banyak aridisol memiliki cakrawala Bt yang berkembang dengan baik yang menunjukkan pergerakan tanah liat dari periode kelembaban yang lebih tinggi.

Diperlukan juga usia yang cukup untuk menunjukkan pelapukan dan pengembangan lapisan tanah bawah tanah. Pencucian terbatas pada aridisol sering menghasilkan satu atau lebih cakrawala tanah bawah permukaan di mana mineral tersuspensi atau terlarut telah disimpan: lempung silikat, natrium, kalsium karbonat, gipsum atau garam yang larut. Cakrawala lapisan tanah ini juga dapat disemen oleh karbonat, gipsum atau silika. Akumulasi garam di permukaan dapat menyebabkan salinisasi.

Di Pangkalan Referensi Dunia untuk Sumberdaya Tanah (WRB: World Reference Base for Soil Resources), sebagian besar Aridisols adalah milik Calcisols, Gypsisols, Durisols dan Solonchaks.

 

Sifat /Ciri Utama Tanah Aridisol

Reaksi-eaksi fisik, kimia dan biologi berjalan lambat karena kurangnya air. Akibatnya aridisol merupakan tanah yang memiliki sifat hampir sama dengan bahan induknya. Aridisol memiliki KB tinggi karena rendahnya proses pencucian.

Tanah aridisol memiliki kandungan bahan organik yang rendah dan tidak adanya proses feritisasi. Serta tidak ditemukannya horizon eluviasi. Pada beberapa aridisol, di permukaan tanah sering ditemukan adanya gravel pavement.

Ditemukanya caliche atau lapisan akumulasi karbonat, ini terjadi karena CaCO3 di endapkan oleh air perkolasi yang mulai habis. Selain itu juga ditemukan horizon salik dan  natrik.

 

Tanah aridisol
Tanah aridisol. Sumber foto: USDA

 

Faktor  Kendala Tanah Aridisol

  1. Tanah-tanah yang berada di daerah-daerah dengan tingkat kekeringan yang ekstrem (sangat kering), bahkan sekalipun untuk petumbuhan vegetasi-vegetasi mesopit (seperti rumput).
  2. Selama musim kering biasanya terganggu oleh gundukan pasir serata erosi yang disebabkan arah angin yang cepat.
  3. Terjadinya pengerasan alga yang menyebabkan penurunan laju masuknya air (infiltrasi) bahkan dapat mencapai nol, hal ini dapat meningkatkan besarnya run off, banjir bandang, erosi parit yang parah saat musim penghujan yang berkepanjangan.
  4. Ketersediaan air sedikit bahkan tidak ada.

 

Cara Pengendalian Tanah Aridisol

  1. Dilakukannya pengolahan tanah dengan penambahan bahan organik dalam tanah
  2. Penanaman sistem cover crop serta penambahan vegetasi di area yang dibutuhkan guna melindungi dari terjadinya run off yang besar.
  3. Penggunaan sistem irigasi seperti teras bangku atau gulutan.
  4. Penggunaan mulsa plastik.

 

Lokasi/ Ha Tanah Aridisol

Di Indonesia tanah jenis ini hamper tidak ditemukan. Bahan induk tanah ini adalah batu kapur.Adapun di jumpai hanya sedikit tersebar di daerah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

 

Usaha Pertanian Yang Cocok Untuk Tanah Aridisol

karena lingkungannya yang kering, Aridisol termasuk sangat sulit dimanfaatkan sebagai lahan untuk bercocok tanam. Tetapi dapat dilakukan budidaya tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya matahari yang tinggi dan membutuhkan air yang sedikit, misalnya tebu dan nanas.

 

Jenis Tanah Lainnya

Pembagian jenis tanah yang dilakukan oleh para ilmuwan dapat berbeda-beda dari negara satu pada lainnya. Terdapat 12 jenis tanah berdasarkan USDA (United States Department of Agriculture). Dan yang lainnya adalah jenis tanah diluar sistem USDA. Klik disini untuk membaca: Jenis Tanah: Alfisol, Andisol, Aridisol, Entisol, Gelisol, Histosol, Inceptisol, Mollisol, Oxisol, Spodosol, Ultisol, Vertisol (Bersama Contoh Soal dan Jawaban)

 

Bacaan Lainnya

 

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com
Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis
3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan sering terdengar jika Anda memasang applikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Wikipedia (Inggris)USDA

                      

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *