fbpx

15 Faktor Kegagalan Dalam Bisnis atau Wirausaha

Faktor Kegagalan Dalam Bisnis

Berikut adalah beberapa faktor kegagalan dalam bisnis atau wirausaha dalam menjalankan usaha barunya.

“Kegagalan bukanlah pilihan” Kegagalan terjadi, terkadang Anda menang dan kadang-kadang Anda harus belajar, tetapi sebagai pengusaha atau pemimpin bisnis, Anda memiliki tanggung jawab untuk karyawan dan rekan direksi Anda, Anda harus melakukan semua yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya.

 

Faktor kegagalan dalam bisnis

Faktor kegagalan dalam bisnis. Ilustrasi dan sumber foto: Pexels

 

1. Tidak kompeten dalam manajerial

Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.

  • Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.
  • Gagal dalam perencanaan keseluruhan dan tidak memiliki plan B.
  • Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.

Manajemen yang buruk. Manajemen bisnis meliputi sejumlah kegiatan: perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan dan komunikasi. Aturan utama manajemen usaha kecil adalah mengetahui di mana Anda berdiri setiap saat. Masalah umum yang dihadapi oleh perusahaan yang sukses adalah berkembang di luar sumber daya atau keterampilan manajemen.

 

2. Tidak ada perencanaan

Jika Anda tidak tahu ke mana Anda pergi, Anda tidak akan pernah sampai di sana. Memiliki strategi yang komprehensif dan dapat ditindaklanjuti memungkinkan Anda untuk menciptakan keterlibatan, keselarasan dan kepemilikan dalam organisasi Anda. Ini adalah peta jalan yang jelas yang menunjukkan di mana Anda berada, di mana Anda berada dan kemana Anda akan pergi berikutnya.

Jika Anda tersesat dalam sebuah perjalan, seharusnya Anda memiliki plan B atau jalan keluar lainnya.

Faktor lain untuk kesuksesan bisnis adalah perumusan “Rencana Bisnis” atau Business Plan yang komprehensif. Mengetahui tentang industri dan membuat sketsa visi hanyalah awal dari sebuah perusahaan yang sukses. Langkah selanjutnya adalah mengambil apa yang Anda ketahui dan apa yang ingin Anda capai dan tuliskan strategi terperinci untuk bagaimana mewujudkannya. Sebuah rencana bisnis mencakup semua faktor terkait yang penting untuk perusahaan yang menang termasuk visi, deskripsi pasar, keuangan yang diproyeksikan, hubungan karyawan dan manajemen hubungan pelanggan (CRM).

 

3. Kurang cermat atau tidak dapat mengendalikan keuangan

Untuk mengatur arus kas uang yang masuk dan keluar bukan hal yang mudah. Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan secara cermat. Kekeliruan memelihara aliran kas menyebabkan operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.

Pembiayaan yang tidak memadai. Bisnis membutuhkan arus kas untuk mengapungkan mereka melalui siklus penjualan dan pasang surut alami dan arus bisnis. Menjalankan rekening bank kering bertanggung jawab atas sebagian besar kegagalan bisnis. Uang tunai adalah raja dan banyak bisnis yang membutuhkan uang tunai dengan cepat dan gagal untuk mendapatkan pinjaman.

Keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis Anda. Jika Anda kurang mampu untuk mengelola keuangan bisnis Anda, hal ini merupakan salah satu faktor kegagalan dalam bisnis.

 

4. Kurangnya Pemasaran (marketing) dan Penjualan (sales)

Pemasaran (bahasa Inggris: marketing) adalah aktivitas, serangkaian institusi, dan proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.

Penjualan (sales) adalah aktivitas atau bisnis menjual produk atau jasa. Dalam proses penjualan, penjual atau penyedia barang dan jasa memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada pembeli untuk suatu harga tertentu. Penjualan dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti penjualan langsung, dan melalui agen penjualan.

 

5. Lokasi yang kurang memadai atau Website yang tidak ada pengunjungnya

Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.

Dengan lokasi yang kurang memadai, hal ini merupakan salah satu faktor kegagalan dalam bisnis.

Termasuk, jika Anda memiliki bisnis di internet, jika website Anda tidak berada di papan pencarian teratas seperti Google, Bing atau yang lainnya, pada halaman 1, dua atau 3, sangat sulit untuk diketemukan oleh para calon pelanggan.

 

6. Kurangnya pengawasan dan perawatan peralatan

Pengawasan erat berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.

Peralatan merupakan salah satu dari keseluruhan dalam bisnis Anda. Dengan kurangnya pengawasan dan perawatan alat-alat, hal ini merupakan salah satu faktor kegagalan dalam bisnis.

 

7. Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha

Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi lebih besar.

 

8. Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan

Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.

 

9. Gagal memahami pasar dan pelanggan Anda

Kami sering bertanya kepada klien kami, “Di mana Anda akan bermain dan bagaimana Anda akan menang?”. Singkatnya, penting untuk memahami ruang pasar Anda yang kompetitif dan kebiasaan membeli pelanggan Anda. Menjawab pertanyaan tentang siapa pelanggan Anda dan seberapa besar mereka bersedia membelanjakan merupakan langkah besar dalam menempatkan langkah terbaik Anda ke depan.

 

10. Membuka bisnis di industri yang tidak menguntungkan

Terkadang, bahkan ide terbaik pun tidak dapat diubah menjadi bisnis dengan keuntungan tinggi. Penting untuk memilih industri tempat Anda dapat mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Kami semua belajar pelajaran dot-com – untuk bertahan hidup, Anda harus memiliki arus kas positif. Dibutuhkan lebih dari ide yang bagus dan semangat untuk tetap dalam bisnis.

 

11. Gagal memahami dan mengkomunikasikan apa yang Anda jual

Anda harus mendefinisikan proposisi nilai Anda dengan jelas. Berapa nilai yang saya berikan kepada pelanggan saya? Setelah Anda memahaminya, tanyakan pada diri Anda apakah Anda berkomunikasi secara efektif. Apakah pasar Anda terhubung dengan apa yang Anda katakan?

 

12. Kurangnya sikap reaktif

Kegagalan untuk mengantisipasi atau bereaksi terhadap persaingan, teknologi atau perubahan pasar dapat membawa bisnis ke zona bahaya. Tetap inovatif dan sadar akan membuat bisnis Anda tetap kompetitif.

 

13. Terlalu bergantung pada satu pelanggan

Jika pelanggan terbesar Anda keluar dari pintu dan tidak pernah kembali, apakah organisasi Anda akan baik-baik saja? Jika jawabannya tidak, Anda dapat mempertimbangkan untuk mendiversifikasi basis pelanggan Anda sebagai tujuan strategis dalam rencana strategis Anda.


14. Tidak ada strategi pelanggan (CRM)

Sadarilah bagaimana pelanggan memengaruhi bisnis Anda. Apakah Anda berhubungan dengan mereka? Apakah Anda tahu apa yang mereka sukai atau tidak sukai dari Anda? Memahami pelanggan Anda ke depan dan ke belakang dapat memainkan peran besar dalam pengembangan strategi Anda. Dengan tidak ada strategi pelanggan, hal ini merupakan salah satu faktor kegagalan dalam bisnis.

Pengertian lain mengatakan bahwa ia adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi. CRM melingkupi semua aspek yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan saat ini, termasuk di dalamnya adalah pusat panggilan (call center), tenaga penjualan (sales force), pemasaran, dukungan teknis (technical support) dan layanan lapangan (field service).

Sasaran utama dari CRM adalah untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan (behavior) pelanggan. CRM bertujuan untuk menyediakan umpan balik yang lebih efektif dan integrasi yang lebih baik dengan pengendalian return on investment (ROI) di area ini.


15. Tidak tahu kapan harus berkata “Tidak”

Untuk melayani pelanggan Anda dengan baik, Anda harus fokus pada kualitas, pengiriman dan tindak lanjut. Menolak sebuah (tidak semuanya)  bisnis, terkadang Anda bisa mendapatkan uang lebih banyak secara keseluruhan. Terkadang tidak masalah untuk menolak proyek atau bisnis sehingga Anda dapat berfokus pada kualitas, bukan kuantitas.

 

Faktor kegagalan dalam bisnis wirausaha

Faktor kegagalan dalam wirausaha Anda. Sumber foto dan ilustrasi: Pexels


Bacaan Lainnya

 

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan atau jasa Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Moe NawazConsultant 4 Companies

             
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2019-02-12T15:21:02+07:00 Desember 2nd, 2018|Lainnya|0 Comments

Leave A Comment