Susunan Tata Surya dan Komposisinya

Susunan Tata Surya

Berikut susunan tata surya yang terdiri dari:

1. Matahari.

2. Planet bagian dalam (Merkurius, Venus, Bumi & Mars).

3. Sabuk asteroid.

4. Planet bagian luar (Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus).

Ini mencakup: satelit dari planet-planet; banyak komet, asteroid, dan meteoroid; dan media antarplanet. Matahari adalah sumber energi elektromagnetik terkaya (kebanyakan dalam bentuk panas dan cahaya) di tata surya.

5. Di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper (cincin raksasa mirip dengan sabuk asteroid, tetapi komposisi utamanya adalah es).

Baca juga 👉 Urutan Planet-Planet Terdekat Dengan Matahari

Susunan Tata Surya Lengkap

Tata surya kita terdiri dari bintang rata-rata yang kita sebut Matahari, planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Ini mencakup: satelit dari planet-planet; banyak komet, asteroid, dan meteoroid; dan media antarplanet. Matahari adalah sumber energi elektromagnetik terkaya (kebanyakan dalam bentuk panas dan cahaya) di tata surya. Tetangga bintang terdekat Matahari yang diketahui adalah bintang katai merah yang disebut Proxima Centauri, pada jarak 4,3 tahun cahaya. Seluruh tata surya, bersama dengan bintang-bintang lokal yang terlihat pada malam yang cerah, mengorbit pusat galaksi asal kita, piringan spiral 200 miliar bintang yang kita sebut Bima Sakti (Milky Way). Bima Sakti memiliki dua galaksi kecil yang mengorbit di dekatnya, yang terlihat dari belahan bumi selatan. Mereka disebut Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil. Galaksi besar terdekat adalah Galaksi Andromeda. Ini adalah galaksi spiral seperti Bima Sakti tetapi berukuran 4 kali lebih masif dan berjarak 2 juta tahun cahaya. Galaksi kita, salah satu dari milyaran galaksi yang diketahui, sedang melakukan perjalanan melalui ruang antargalaksi.

Planet-planet, sebagian besar satelit dari planet-planet dan asteroid-asteroid berputar mengelilingi Matahari ke arah yang sama, dalam orbit yang hampir melingkar. Saat melihat ke bawah dari atas kutub utara Matahari, planet-planet mengorbit berlawanan arah jarum jam. Planet-planet mengorbit Matahari di dalam atau dekat bidang yang sama, yang disebut ekliptika. Pluto adalah kasus khusus karena orbitnya paling miring (18 derajat) dan paling elips dari semua planet. Karenanya, untuk sebagian orbitnya, Pluto lebih dekat ke Matahari daripada Neptunus. Sumbu rotasi untuk sebagian besar planet hampir tegak lurus dengan ekliptika. Pengecualiannya adalah Uranus dan Pluto, yang berujung miring.

Komposisi Susunan Tata Surya

Matahari mengandung 99,85% dari semua materi di Tata Surya. Planet-planet, yang terkondensasi dari piringan material yang sama yang membentuk Matahari, hanya mengandung 0,135% massa tata surya.

Jupiter mengandung lebih dari dua kali materi dari gabungan semua planet lain. Satelit dari planet, komet, asteroid, meteoroid, dan medium antarplanet merupakan 0,015% sisanya. Tabel berikut adalah daftar distribusi massa di Tata Surya kita.

  • Matahari: 99,85%
  • Planet: 0,135%
  • Komet: 0,01%?
  • Satelit: 0,00005%
  • Planet Kecil: 0,0000002%?
  • Meteoroid: 0,0000001%?
  • Media Antarplanet: 0,0000001%?

Bacaan Lainnya

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan? Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Sumber bacaan: Britannica

Sumber foto: Pixabay

Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya | Business & Marketing

By | 2021-01-14T14:58:03+07:00 Januari 12th, 2021|IPA|0 Comments

Leave A Comment