fbpx

Tidur Berjalan (Sleepwalking) – Gangguan Tidur – Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan

Tidur Berjalan

Tidur berjalan (tidur sambil berjalan) atau somnambulisme merupakan kelainan perilaku motorik kompleks yang mengganggu tidur malam. Prosesnya diawali dengan stimulasi tiba-tiba saat seseorang sedang tidur gelombang lambat dan puncaknya ditandai dengan aktivitas berpindah tempat dalam kondisi kesadaran yang berubah.

Sleep walking atau tidur berjalan ini membuat pasien bangun dan berjalan sambil tidur. Beberapa pasien cenderung melakukan aktivitas lain juga saat tidur.

Bagian yang menakutkan tentang tidur berjalan

Bagian yang menakutkan tentang sleepwalking adalah, pasien mungkin bisa melukai atau mati saat berjalan tanpa rasa dunia luar. Hal ini terjadi saat tidur seseorang bergeser dari tidur nyenyak ke tidur lebih nyenyak atau keadaan terjaga.

Contoh yang sering terjadi pada penyakit tidur berjalan

Contoh yang sering terjadi, penderita Sleep Walking ini biasanya akan berjalan sambil tidur lalu berbicara sendiri seperti orang sadar. Padahal setelah dia terbangun dia sama sekali tak ingat apa yang sudah terjadi padanya.

Jenis gangguan tidur ini disebabkan oleh jadwal tidur yang sangat kurang, frustrasi dan terlalu sering mengonsumsi alkohol. Namun Sleep Walking ini dikatakan masih bisa diobati.

Somnambulisme adalah

Tidur berjalan yang merupakan kelainan perilaku motorik kompleks yang mengganggu tidur malam.

Jika kita berpapasan dengan orang yang mengalami penyakit tidur berjalan, biasanya dia hanya memandang lurus dan tampak seperti tidak mengenali kita. Matanya yang terbuka terkesan seperti terjaga padahal dia sebenarnya masih tertidur.

Jika disapa, biasanya penderita tidak merespons atau berkomunikasi dengan orang lain, sebagian lagi akan merespons dengan jawaban meracau atau mengigau. Penderita akan sulit dibangunkan. Tetapi apabila penderita bangun, dia akan tampak kebingungan dan tidak ingat dengan aktivitas yang dilaluinya. Gejala yang dialami berlangsung berulang kali.

Gangguan tidur yang terjadi pada orang dewasa dapat melibatkan perilaku yang lebih rumit, seperti memasak, makan, memainkan alat musik, dan bahkan menyetir.

Jika terjadi pada orang dewasa, penyakit ini juga dapat mengakibatkan gangguan dalam pekerjaan dan hubungan sosial dengan lingkungan sekitar. baca juga: Membangunkan Seorang Yang Tidur Sambil Berjalan – Apa Yang Akan Terjadi? Apakah Bahaya?

Pengobatan penyakit tidur berjalan

Hal terpenting dalam pengobatan penyakit ini adalah memastikan bahwa tidak ada gangguan atau penyakit lain yang menyertai penyakit tidur berjalan.

Karena, pada kebanyakan kasus, bukan merupakan penyakit serius dan dapat hilang sendiri. Bila ditemukan gangguan lain yang menyertai, seperti sleep apnea, penyakit tersebut harus diatasi.

Hal ini termasuk memastikan penderita tidur dengan cukup dengan jadwal tidur yang teratur dan tidak terjadi cedera selama tidur berjalan.

Pastikan pintu dan jendela sudah dikunci dan tidak menyimpan benda tajam di dalam kamar merupakan bentuk upaya untuk menghindari cedera.

Perawatan tidur berjalan

Tidak ada obat-obatan secara khusus untuk mengobati penyakit ini, tetapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini, di antaranya adalah dengan:

  • Mengurangi stres.
  • Melakukan aktivitas yang bisa merelaksasi pikiran sebelum tidur, misalnya mandi air hangat atau membaca buku.
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein sebelum tidur.
  • Membuang air kecil terlebih dahulu.
  • Membuat kamar tidur kita menjadi senyaman mungkin.
  • Mendisiplinkan waktu tidur.

 

Tidur Berjalan (Sleepwalking) - Gangguan Tidur - Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan

Tidur Berjalan (Sleepwalking) – Gangguan Tidur – Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan. Ilustrasi dan sumber foto: Pixabay

 

Penyebab penyakit tidur berjalan

Ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit tidur berjalan atau meningkatkan risiko pada seseorang untuk mengalaminya. Di antaranya adalah:

  • Faktor genetik. Penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini 10 kali lebih berisiko menimpa individu yang memiliki riwayat kondisi ini dalam keluarganya.
  • Faktor lingkungan. Kurang tidur, jadwal tidur yang tidak teratur, demam, stres, kekurangan magnesium, dan keracunan alkohol bisa memicu penyakit ini. Obat-obatan tertentu juga dikaitkan dengan penyakit ini, di antaranya adalah:
    • Obat penenang.
    • Obat antipsikotik.
    • Obat antihistamin
    • Obat antikonvulsan.
    • Obat antidepresan.
  • Faktor fisik. Faktor fisik yang diduga berkaitan dengan penyakit ini:
    • Menstruasi
    • Kehamilan.
    • Penyakit seperti gangguan irama jantung, demam, kekurangan magnesium, migraine, penyakit refluks asam lambung, dan sleep apnea.
    • Sindrom Tourette (penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya).
    • Tirotoksikosis (kondisi di mana kerja dari hormon tiroid berlebihan yang disebabkan oleh kadar hormon tiroid yang berlebih dalam tubuh).
    • Gangguan psikiatri, seperti PTSD, serangan panik, dan kepribadian ganda.

Baca juga: Nama Obat dan Untuk Penyakit Apa ? – Daftar Nama Obat Esensial diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Diagnosis penyakit tidur berjalan

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan menanyakan riwayat dan gambaran jelas gejala yang dialami pasien, serta melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui kemungkinan lain yang menyertai atau menyebabkan penyakit ini.

Penting untuk mengajak orang yang biasa tidur dengan pasien atau orang yang pernah melihat kejadiannya, saat konsultasi dengan dokter.

Jika pasien dicurigai menderita penyakit tidur berjalan, maka dokter dapat melakukan polisomnografi untuk merekam semua kegiatan tidur guna mengamati gelombang otak, kadar oksigen dalam darah, denyut jantung, pola napas, serta pergerakan mata dan kaki yang dilakukan selama tidur.

Bagaimana Anda bisa tahu jika seseorang berjalan dalam tidur?

  • Seseorang yang sedang berjalan sambil tidur mungkin:
  • Bangun dari tempat tidur dan berjalan-jalan.
  • Duduk di tempat tidur dan buka matanya.
  • Memiliki ekspresi kaca, bermata kaca.
  • Tidak menanggapi atau berkomunikasi dengan orang lain.
  • Menjadi sulit untuk bangun selama terjadinya tidur berjalan.
  • Menjadi bingung atau bingung untuk waktu yang singkat setelah bangun.

Apa yang terjadi ketika Anda membangunkan seseorang yang sedang tidur berjalan? Apakah bahaya?

Adalah mitos bahwa membangunkan sleepwalker berbahaya karena dapat menyebabkan mereka terkena serangan jantung, syok, kerusakan otak, atau yang lainnya. Selanjutnya baca disini: Membangunkan Seorang Yang Tidur Sambil Berjalan – Apa Yang Akan Terjadi? Apakah Bahaya?
 

Baca Masalah atau Gangguan Tidur Lainnya

Gangguan atau masalah tidur dapat menyebabkan kesusahan dan ketidaknyamanan, fungsi siang hari terganggu dan komplikasi serius. Gangguan tidur adalah kelainan yang bisa menyebabkan masalah pada pola tidur, baik karena tidak bisa tertidur, sering terbangun pada malam hari, atau ketidakmampuan untuk kembali tidur setelah terbangun.

Contohnya: hipersomnia, parasomnia, insomnia, ketindihan, sleep apnea, narkolepsi, sexomnia, saat hamil, gerakan mata cepat (rem) jet lag, ngompol, teror malam, tidur berjalan, gerakan tubuh, tidur berlebihan, dll… Klik disini untuk membaca lebih lanjut.
 

Bacaan Lainnya

 

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

 
Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Sumber bacaan: Mayo Clinic, The Register, Live Science

                       
 
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2019-06-05T00:58:14+07:00 Mei 1st, 2019|Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment