fbpx

Masalah Tidur – Hipersomnia, Insomnia, Parasomnia, Narkolepsi, Mendengkur, Apnea tidur, dll (Gangguan Tidur)

Jenis Masalah Tidur

Gangguan tidur atau masalah tidur di bawah ini dapat menyebabkan kesusahan dan ketidaknyamanan, fungsi siang hari terganggu dan komplikasi serius. Gangguan tidur adalah kelainan yang bisa menyebabkan masalah pada pola tidur, baik karena tidak bisa tertidur, sering terbangun pada malam hari, atau ketidakmampuan untuk kembali tidur setelah terbangun.

Ada lebih dari 96 gangguan atau masalah tidur yang dapat didiagnosis. Inilah beberapa gangguan tidur yang paling umum:

Hipersomnia

Merupakan salah satu kelainan tidur atau masalah tidur yang ditandai rasa kantuk yang berlebihan. Sehingga pasien sering kali membutuhkan waktu tidur yang jauh lebih lama dari orang normal.

Klasifikasi

Hipersomnia idiopatik primer adalah gangguan neurologis di mana pasien tidur malam hari daam jangka waktu lama tetapi tidak menyegarkan. Sehingga sering kali pasien melakukan tidur siang yang juga lama dan tidak memuaskan

Pasien hipersomnia mungkin tidur selama jangka waktu kurang lebih 20 jam sehari. Hasil pemeriksaan biasanya menunjukkan arsitektur tidur relatif normal dibandingkan dengan arsitektur tidur yang terganggu pada narkolepsi. Hipersomnia mungkin juga sekunder yang diakibatkan oleh kondisi medis seperti infeksi virus, terutama mononukleosis dan ensefalitis, atau hidrosefalus. Baca selanjutnya: Hipersomnia – Penjelasan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pengobatan
 

Insomnia

Insomnia adalah masalah tidur di mana orang mengalami kesulitan tidur atau tertidur. Orang dengan insomnia memiliki satu atau lebih dari gejala berikut:

  • Kesulitan tidur
  • Sering terbangun di malam hari dan kesulitan tidur kembali
  • Bangun terlalu pagi
  • Memiliki setidaknya satu masalah di siang hari seperti kelelahan; kantuk; masalah dengan suasana hati, konsentrasi; kecelakaan di tempat kerja atau saat mengemudi, dll, karena kurang tidur.

Insomnia bervariasi dalam berapa lama berlangsung dan seberapa sering itu terjadi. Sekitar 50% orang dewasa kadang-kadang menderita insomnia dan 1 dari 10 menderita insomnia kronis. Insomnia dapat terjadi dengan sendirinya atau dapat dikaitkan dengan kondisi medis atau kejiwaan.

Insomnia dapat bersifat jangka pendek (insomnia akut atau penyesuaian) atau dapat bertahan lama (insomnia kronis). Itu juga bisa datang dan pergi, dengan periode waktu ketika seseorang tidak memiliki masalah tidur.

Insomnia akut atau penyesuaian dapat berlangsung dari satu malam hingga beberapa minggu. Insomnia disebut kronis ketika seseorang menderita insomnia setidaknya tiga malam seminggu selama sebulan atau lebih. Baca selanjutnya: Insomnia (susah tidur) – Penjelasan, Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pengobatan
 

Parasomnia

Parasomnia adalah gangguan atau masalah tidur yang melibatkan kegiatan fisik yang tidak diinginkan atau pengalaman yang terjadi selama tidur, masuk ke tidur, atau gairah dari tidur.

Gangguan tidur jenis ini lebih umum ditemukan pada anak-anak (5% -15%) dibandingkan orang dewasa (1%). Biasanya bersifat jinak, akan tetapi tidak menutup kemungkinan hubungan dengan adanya luka trauma. Baca selanjutnya: Parasomnia – Gangguan Tidur – Penjelasan, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
 

Insomnia Familial Fatal – masalah tidur

Insomnia familial fatal (sering disebut sebagai insomnia fatal), penyakit keturunan. Mempengaruhi sekitar 100 orang di dunia. Orang tersebut tidak bisa tidur siang & malam. Pasien meninggal 7-36 bulan setelah terdeteksi.
Diagnosis insomnia familial fata dapat dikonfirmasi dengan tes genetik. Baca selanjutnya: Insomnia Familial Fatal, Pasien Meninggal Dalam 7 – 36 Bulan
 

Masalah tidur gangguan tidur

Masalah Tidur – Hipersomnia, Insomnia, Parasomnia, Narkolepsi, Mendengkur, Apnea tidur, dll (Gangguan Tidur). Sumber foto: Pixabay dan Ilustrasi: PinterPandai

 

Narkolepsi

Merupakan gangguan atau masalah tidur yang menyebabkan seseorang merasa mengantuk pada siang hari yang tidak dapat diatasi dan berlebihan. Hal ini biasanya disebabkan kesalahan dalam mekanisme otak yang mengatur tidur dan bangun seseorang.

Seseorang yang mengalami narcolepsy dapat tiba-tiba tertidur pada saat sedang beraktivitas. Meskipun masih belum ada obatnya, penanganan khusus dari ahli dapat mengendalikan gejala sehingga seseorang dapat hidup normal.
 

Mendengkur (ngorok) – masalah tidur

Mendengkur adalah suara yang ditimbulkan saat tidur karena adanya getaran jaringan pada saluran udara bagian atas.

Mendengkur biasa terjadi pada > 3% anak-anak dan 32% dewasa. Seiring bertambahnya usia, timbulnya dengkuran saat tidur akan makin meningkat hingga hampir 50% manusia di atas 60 tahun mengalami hal tersebut. Umumnya, dengkuran lebih banyak terjadi pada saat menghirup napas (inspirasi). Baca juga: Ngorok atau Mendengkur – Penjelasan, Penyebab, Pengobatan
 

Apnea tidur (sleep apnea)

Sleep apnea adalah gangguan tidur dengan kesulitan bernapas dan ketika napas mendadak berhenti saat tidur.

Mengapa sleep apnea berbahaya?

Gangguan tidur yang serius yang terjadi ketika pernapasan seseorang terganggu bahkan terhenti saat tidur. Seseorang dengan sleap apnea yang tidak diobati, akan berhenti bernapas secara berulang selama tidurnya, kadang hingga ratusan kali. Hal ini menyebabkan otak dan juga tubuh yang sedang istirahat tidak mendapatkan oksigen dalam jumlah yang cukup. Baca selanjutnya: Sleep Apnea – Gangguan Tidur Ketika Napas Mendadak Berhenti – Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan
 

Tidur berjalan – masalah tidur

Tidur sambil berjalan atau somnambulisme merupakan kelainan perilaku motorik kompleks yang mengganggu tidur malam. Prosesnya diawali dengan stimulasi tiba-tiba saat seseorang sedang tidur gelombang lambat dan puncaknya ditandai dengan aktivitas berpindah tempat dalam kondisi kesadaran yang berubah.

Sleep walking alias tidur berjalan ini membuat pasien bangun dan berjalan sambil tidur. Beberapa pasien cenderung melakukan aktivitas lain juga saat tidur.

Bagian yang menakutkan tentang tidur berjalan adalah, pasien mungkin bisa melukai atau mati saat berjalan tanpa rasa dunia luar. Tidur berjalan terjadi saat tidur seseorang bergeser dari tidur nyenyak ke tidur lebih nyenyak atau keadaan terjaga.

Contoh yang sering terjadi, penderita Sleep Walking ini biasanya akan berjalan sambil tidur lalu berbicara sendiri seperti orang sadar. Padahal setelah dia terbangun dia sama sekali tak ingat apa yang sudah terjadi padanya. Baca selanjutnya: Tidur Berjalan – Gangguan Tidur – Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan

 

Mengompol

Mengompol atau Ngompol adalah kencing secara tidak sengaja sambil tidur, berdiri, duduk atau tidak bisa menahan air urin lalu keluar membasahi celana dan sekitarnya. Biasanya anak perempuan berhenti ngompol pada usia 6 tahun dan anak laki-laki pada usia 7 tahun.

Selain bayi, balita dan anak-anak. Mengompol juga terjadi pada remaja, dewasa dan lansia. Secara tidak sengaja atau memang memiliki masalah kesehatan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ngompol, misalnya alarm ngompol yang akan mengeluarkan suara keras bila sensornya mendeteksi cairan, atau dengan hormon vasopresin untuk mengurangi produksi urin pada malam hari. Baca juga: Ngompol atau Mengompol – Gejala dan Penyebabnya
 

Gangguan Tidur Saat Hamil

Kejadian insomnia, pencerahan malam hari dan parasomnia (terutama sindrom kaki gelisah) hingga mendengkur dan mengantuk berlebihan. Terdapat beberapa gangguan tidur pada ibu hamil yang harus Anda ketahui.

Gangguan ini terjadi sebagai akibat dari perubahan fisiologis, hormonal, dan fisik yang terkait dengan kehamilan. Meskipun mereka adalah yang paling umum selama trimester ketiga. Namun, sifat pasti dan kejadian gangguan tidur dalam kehamilan tidak diketahui. Mengingat keterbatasan itu, kami menyajikan ulasan terkini tentang hubungan saat ini antara tidur dan kehamilan. Baca juga: Gangguan Tidur Pada Ibu Hamil – Contoh, Penjelasan, Penyebab dan Pengobatan

 

Sexsomnia

Ini gangguan yang lebih parah dari pada Sleep Walking atau Nocturnal Eating Disorder. Sexsomnia adalah gangguan saat di mana seseorang melakukan aktivitas seks, padahal masih tidur. Dalam studi kasus 1996 dari tujuh orang yang mengidap sexsomnia, gangguan berkisar dari rintihan, masturbasi bahkan kekerasan seksual atau pemerkosaan.

Setidaknya lima kasus, lima orang telah dibebaskan dari dakwaan kekerasan seksual dengan menyatakan bahwa mereka tertidur selama serangan itu.

Penelitian terbesar, sebuah survei internet dari 219 orang yang mengatakan bahwa mereka mengalami Sexsomnia. Penelitiyn ang diterbitkan tahun 2007 dalam jurnal Psychiatry Sosial dan Psikiatri Epidemiologi, menyarankan bahwa kurang tidur, stres, alkohol, obat-obatan dan kontak fisik dengan pasangan tempat tidur memainkan peran. Baca selanjutnya: Sexsomnia – Gangguan Tidur – Penjelasan, Penyebab, Gejala dan Pengobatan
 

Kelumpuhan tidur (ketindihan) – masalah tidur

Kelumpuhan tidur merujuk pada keadaan ketidakmampuan bergerak ketika sedang tidur ataupun ketika bangun tidur. Seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur biasanya akan mengalami masalah untuk menggerakkan anggota badan, tidak bisa mengeluarkan suara dan sebagainya. Kelumpuhan tidur biasanya juga disertai dengan halusinasi seram atau mimpi buruk.

Kelumpuhan tidur terjadi dalam keadaan si penderita sedang setengah tidur, sedang tertidur lelap, ataupun dalam keadaan terjaga sewaktu mengalami kelumpuhan tidur. Kondisi ini umumnya terjadi bila si penderita tidur menelentang atau menghadap ke atas, yang ditandai dengan merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan tidak bisa bergerak dan sulit bersuara. Selanjutnya baca: Arti Mimpi Ketindihan Saat Tidur – Kelumpuhan Tidur / Sleep Paralysis – Penyebab, Gejala, Perawatan dan Pencegahan
 

Jet lag (mabuk pasca terbang)

Penat terbang atau Mabuk pascaterbang (bahasa Inggris: Jet lag), secara medis disebut desinkronosis, adalah sebuah kondisi fisiologis yang terjadi akibat gangguan terhadap ritme sirkadian tubuh; hal ini dikelompokkan sebagai salah satu gangguan tidur ritme sirkadian. Mabuk pascaterbang muncul akibat perjalanan cepat lintas meridian (timur-barat atau barat-timur) jarak jauh, sebagaimana yang dilakukan menggunakan pesawat jet.

Kondisi mabuk pascaterbang mungkin berlangsung selama beberapa hari, dan tingkat kesembuhan satu hari per zona waktu yang dilintasi adalah pedoman yang diketahui umum. Baca juga: Cara Mengatasi Jet Lag
 

Kaki bergerak tak terkontrol atau Sindroma kaki gelisah (Restless Legs Syndrome)

Restless Legs Syndrome (RLS), adalah gangguan tidur yang menyebabkan keinginan untuk menggerakkan tangan pada malam hari. Keinginan tersebut terjadi pada saat tidur atau berbaring dan biasanya terjadi karena merasa tidak nyaman, kebas, nyeri, atau sensasi merinding.

Restless legs syndrome (RLS), atau sering disebut sebagai Penyakit Willis-Ekbom (Willis-Ekbom disease), adalah kondisi neurologis yang menyebabkan orang memiliki keinginan tidak terkontrol untuk menggerakkan kaki mereka, biasanya karena rasa tidak nyaman pada kaki. Menggerak-gerakkan kaki akan mengurangi perasaan tidak nyaman untuk sementara. Perasaan tidak nyaman ini juga dapat terjadi pada lengan.

RLS umumnya terjadi di malam hari pada waktu tidur atau saat seseorang mencoba untuk berelaksasi. Ini dapat mengganggu tidur —yang menyebabkan kantuk di siang hari— dan menyulitkan saat traveling. Baca selanjutnya: Kaki Bergerak Tak Terkontrol atau Sindroma Kaki Gelisah (Restless Legs Syndrome) – Penjelasan, Penyebab, Gejala, Pengobatan
 

Gesekan Gigi (Bruxism) – masalah tidur

Kebanyakan orang mungkin melakukan gesekan gigi, menggiling dan menggertakkan giginya saat tidur dari waktu ke waktu dengan secara tidak sadar. Terdengar sangat menyebalkan bagi seseorang yang tidur disebelahnya!

Terdengar seperti penggerindaan atau pengesekan gigi, hal tersebut secara medis disebut bruxism, biasanya tidak menyebabkan kerusakan, tetapi ketika pengesekan gigi terjadi setiap saat, gigi dapat rusak dan komplikasi lain dapat timbul, seperti ketidaknyamanan otot rahang atau nyeri. baca lebih lanjut: Gesekan Gigi Saat Tidur – Seperti digerinda atau menggerinda gigi
 

Tidur berlebihan – Sindrom Kleine Levin (SKL)

Sindrom Kleine-Levin (SKL) atau yang dalam medis disebut KLS adalah kelainan tidur yang berlebihan, namun sebenarnya sangat sedikit mempengaruhi orang di dunia.

KLS adalah kelainan yang sangat langka dan kompleks yang berkaitan dengan sistem saraf yang terjadi terus menerus. Kelainan ini dikenal sebagai ‘Sleeping Beauty Syndrome’ karena pasien tidur lebih dari 15 sampai 20 jam.

Gangguan tidur ini serius dan menyeramkan. Kelainan itu terkait dengan garis genetik tertentu yang biasanya terjadi pada laki-laki remaja. Sindrom Kleine-Levin ini termasuk jenis gangguan tidur yang paling mengerikan karena sampai kini belum ditemukan obat pastinya. Baca selanjutnya: Penyakit Tidur Berlebihan – Sindrom Kleine Levin (SKL) – Gangguan Tidur
 

Gerakan Mata Cepat (REM) – masalah tidur

Salah satu fase tidur adalah REM (Rapid Eye Movement). Gangguan perilaku REM adalah kondisi otak tidak bisa mengirim sinyal tubuh untuk tetap diam selama tidur. Pengidap gangguan ini mimpi dalam tidurnya. Namun mereka tak hanya mimpi tapi juga bisa bertindak keluar dari mimpianya. Berteriak, memukul, menendang dan bahkan berlari-lari. Ketika terbangun, mereka biasanya akan ingat mimpinya, tapi tidak ingat aksi brutalnya.

Jarang yang mengalami kondisi ini. Umumnya menyerang orang tua. Gangguan ini diduga merupakan gejala dari penyakit Parkinson, gangguan saraf degeneratif.
 

Teror malam

Teror malam atau teror tidur adalah gangguan tidur yang bisa membuatmu takut saat tidur atau tiba-tiba terbangun dari tidur karena mimpi buruk yang mengerikan. Umumnya, Night Terrors ini terjadi pada anak-anak tapi juga bisa menyerang orang dewasa. Gangguan ini biasanya mulai terjadi pada tahap pra-tidur REM, yang dikenal dengan gerakan tidur non-rapid eye movement (NREM).

Penderita Night Terrors biasanya sering terbangun sambil berteriak dan bisa langsung menangis. Sejauh ini ilmu kedokteran pun belum bisa menemukan misteri ada apa di gangguan Night Terrors ini. Namun medis mempercayai bahwa jenis gangguan ini terkait langsung dengan sistem saraf pusat dan otak manusia. Baca juga: Teror Malam Saat Tidur – Penjelasan, Penyebab, Gejala, Pengobatan
 

Gangguan Jadwal tidur / Gangguan tidur irama sirkadian

Sleep wake schedule disorders (gangguan jadwal tidur) yaitu
gangguan dimana penderita tidak dapat tidur dan bangun pada waktu yang
dikehendaki,walaupun jumlah tidurnya tatap. Gangguan ini sangat
berhubungan dengan irama tidur sirkadian normal.

Bagian-bagian yang berfungsi dalam pengaturan sirkadian antara lain
temperatur badan,plasma darah, urine, fungsi ginjal dan psikologi. Dalam
keadan normal fungsi irama sirkadian mengatur siklus biologi irama tidurbangun, dimana sepertiga waktu untuk tidur dan dua pertiga untuk
bangun/aktivitas. Selanjutnya baca: Gangguan Tidur Irama Sirkadian – Gangguan Jadwal Tidur – Penjelasan, Penyebab, Pengobatan
 

Gangguan gerakan Tubuh

Periodic Limb Movement Disorder (PLMD)

Gangguan tidur yang melibatkan gerakan berulang anggota badan selama tidur dan dapat dikaitkan dengan aktivitas gairah di otak selama tidur. Beberapa pasien yang didiagnosis dengan gerakan tungkai periodik selama tidur mungkin juga mengalami Sindrom Kaki yang Restless (RLS) yang terjadi pada siang hari. Baca selanjutnya: Gangguan Gerakan Tubuh Saat Tidur – Periodic Limb Movement Disorder (PLMD)
 

Penyakit Tidur (African trypanosomiasis)

African trypanosomiasis atau penyakit tidur adalah penyakit parasit manusia dan hewan lain. Hal ini disebabkan oleh parasit disebabkan oleh gigitan lalat Tsetse dengan parasit dari spesies Trypanosoma brucei yang menyerang sistem saraf pusat dan bisa berujung pada kematian.

Apa yang dirasakan seseorang yang terkena penyakit tidur?

Penderita yang terserang lalat ini akan merasakan ngantuk yang amat sangat di siang hari, tapi mengalami insomnia di malam hari. Tidur menjadi tak terkendali jika penyakitnya semakin memburuk yang akhirnya menyebabkan koma.

Penderita juga sering cedera akibat jatuh karena tertidur tiba-tiba saat mengemudi atau melakukan kegiatan lain dan kerusakan progresif terhadap sistem saraf pun mulai terjadi.
 

Bacaan Lainnya

 

Pasang iklan gratis di toko pinter

Apakah Anda memiliki sesuatu untuk dijual, disewakan, layanan apa saja yang ditawarkan atau lowongan pekerjaan?
Pasang iklan & promosikan jualan Anda sekarang juga! 100% GRATIS di: www.TokoPinter.com

 

Cara daftar pasang iklan gratis

3 Langkah super mudah: tulis iklan Anda, beri foto & terbitkan! semuanya di Toko Pinter

 

Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai

Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jika Anda mengunduh aplikasi kita!

Siapa bilang mau pintar harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan informasi yang membuat Anda menjadi lebih smart!

Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.
 
Sumber bacaan:Health CommunitiesAccqSleepLabs, Very Well Health, Cleveland Clinic,

                       
 
Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”
Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya


By | 2019-06-04T14:02:25+07:00 Mei 31st, 2019|IPA, Lainnya, Sehat & Cantik|0 Comments

Leave A Comment